cover
Contact Name
A. Syafi' AS.
Contact Email
sumbula.ejournal@gmail.com
Phone
+6282288830166
Journal Mail Official
sumbula.ejournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gus Dur No.29A, Mojongapitindah, Mojongapit, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61419
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Sumbula : Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya
Published by Universitas Darul Ulum
ISSN : 25282867     EISSN : 25483900     DOI : 10.32492/sumbula
The focus of the themes and topics of this journal are understanding of religious, social and cultural studies, both locally and internationally through the publication of articles, research reports, and book reviews, Contains religious studies, whether educational, legal, political, economic, social, or cultural.
Articles 198 Documents
Eksploitasi Psikologis Mahasiswa dalam Dunia Bisnis Ponzi Perspektif Hadis Nabi Azza, Rahma Alfinatul; Azizah, Wafiqoh; Shobrina, Tsamrotus; Muhid, Muhid
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 11 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v11i1.11119

Abstract

Maraknya fenomena bisnis ponzi dikalangan mahasiswa, dilatarbelakangi oleh minimnya pengetahuan dalam berbisnis dan kuatnya dorongan untuk memperoleh keuntungan dalam waktu singkat. Sistem tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga menyebabkan eksploitasi psikologis berupa tekanan mental, kecemasan serta hilangnya kepercayaan diri. Penelitian ini menggunakan metode kulitatif dengan jenis studi kepustakaan dan kitab-kitab hadis klasik yang bertujuan untuk menganalisis berbagai bentuk eksploitasi psikologis yang dialami mahasiswa dalam bisnis ponzi serta menelaah relevansi nilai-nilai etika bisnis dalam hadis Nabi sebagai pedoman dalam menghadapi praktik manipulatif tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ponzi berjalan melalui kebohongan sistematis dan manipulasi emosional sehingga dapat menjerumuskan mahasiswa pada pengambilan keputusan yang kurang rasional. Selain itu hadis Nabi juga menekankan nilai-nilai etika dalam bisnis yaitu, kejujuran, tanggung jawab dan keadilan yang menunjukkan sangat relevan sebagai landasan moral untuk mencegah eksploitasi dalam praktik bisnis modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai etika Islam juga memiliki peran penting dalam membentuk kehati-hatian, integritas, dan pertimbangan moral mahasiswa agar tidak mudah terjerumus dalam bisnis ponzi sehingga mampu menjalankan aktivitas ekonomi secara adil dan manusiawi. Hal ini juga memperkuat kemampuan mahasiswa dalam mengenali potensi penipuan, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong untuk berperilaku bisnis yang lebih transparan, etis, bertanggung jawab, dan berorientasi pada keberlanjutan untuk terciptanya lingkungan ekonomi yang sehat.
Peran TPQ dalam meningkatkan kualitas kemampuan baca AL-Qu'ran pada anak di TPQ An-Nahdliyah Arrasyid Siak Riau Rohaini, Eva
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 11 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v11i1.11121

Abstract

Kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki setiap muslim. TPQ sebagai lembaga pendidikan nonformal memegang peran penting dalam menanamkan kemampuan baca Al-Qur’an sejak usia dini. Namun, berdasarkan observasi awal di TPQ An-Nahdliyah Arrasyid Siak Riau, masih ditemukan anak-anak yang belum mampu membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid sehingga kualitas kemampuan baca Al-Qur’an belum merata.Tujuan penelitian: (1) Mengetahui peran TPQ dalam meningkatkan kualitas kemampuan baca Al-Qur’an pada anak. (2) Mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pembelajaran Al-Qur’an di TPQ An-Nahdliyah Arrasyid. Metode Penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis dilakukan secara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan penelitian ini memfokuskan pada peran kelembagaan TPQ (manajemen, metode, supervisi, kurikulum praktik, dan kendala pembelajaran) yang belum banyak dikaji pada penelitian lain yang umumnya fokus pada efektivitas metode An-Nahdliyah. Hasil penelitian TPQ An-Nahdliyah Arrasyid telah menjalankan perannya melalui perencanaan, penggunaan metode variatif, pembinaan adab santri, serta supervisi pembelajaran. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan guru, kurangnya dorongan orang tua, dan heterogenitas kemampuan santri.
Tradisi Suronan Sebagai Ekspresi Budaya Islam Jawa: Studi Sosio-Religius Tentang Nilai Dan Simbol Keislaman Dalam Ritual Suro Inda Nursifa, Aisha; Naila Nurhusna, Khansa; Nihayatur Rohmah; Habibi, Rohim
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 11 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v11i1.11123

Abstract

Tradisi Suronan merupakan wujud akulturasi antara Islam dan budaya Jawa yang menampilkan keharmonisan antara nilai religius dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna sosio-religius, simbolisme, dan nilai keislaman yang terkandung dalam ritual Suronan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan kajian pustaka (library Research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Suronan memiliki tiga dimensi utama: spiritual, sosial, dan budaya. Secara spiritual, Suronan menjadi sarana introspeksi dan penguatan tauhid, secara sosial, ia menumbuhkan nilai-nilai solidaritas, gotong royong, dan kepedulian, sedangkan secara budaya, ia menampilkan Islam yang toleran dan adaptif terhadap tradisi lokal. Tradisi ini juga berperan sebagai media pendidikan nilai dan moderasi beragama yang menumbuhkan Islam yang damai dan membumi. Dengan demikian, Suronan tetap relevan di era modern sebagai ekspresi Islam Nusantara yang harmonis dan humanis. hasil dan kesimpulan dalam bentuk singkat dan jelas. Jumlah kata dalam abstrak tidak lebih dari 200 kata. Kata Kunci : Suronan, Akulturasi budaya, Nilai keislaman
Implementasi Tradisi Tahlilan pada Kegiatan Keagamaan Harian Masyarakat Karanganyar Mahardika, Hurin Aghniya’ Ridhwanah
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 11 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v11i1.11122

Abstract

Tradisi tahlilan merupakan salah satu praktik keagamaan yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Muslim Indonesia, khususnya di Jawa, sebagai hasil akulturasi antara ajaran Islam dan budaya lokal. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana mendoakan orang yang telah meninggal dunia, tetapi juga memiliki peran sosial, spiritual, dan budaya dalam memperkuat solidaritas serta kohesi sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi tradisi tahlilan dalam kehidupan keagamaan sehari-hari masyarakat, serta mengidentifikasi nilai-nilai religius, sosial, dan budaya yang terkandung di dalamnya, termasuk tantangan yang dihadapi di tengah arus modernisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui penelaahan berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan publikasi terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa tahlilan merupakan tradisi yang mengakar kuat dan berfungsi sebagai media dakwah, penguatan spiritual, sarana silaturahmi, serta dukungan sosial dan psikologis bagi masyarakat. Meskipun menghadapi perdebatan teologis dan penurunan partisipasi generasi muda akibat perubahan sosial dan modernisasi, tradisi tahlilan tetap relevan sebagai mekanisme sosial yang menjaga nilai kebersamaan, empati, dan gotong royong. Dengan demikian, tahlilan tidak hanya dipahami sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai bagian penting dari kearifan lokal yang perlu dilestarikan dalam dinamika masyarakat modern. Kata Kunci: tahlilan, tradisi keagamaan, akulturasi budaya
Studi Literatur : Penerapan Akad Salam dalam Transaksi Marketplace Ditinjau dari Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (HES) Riyanto, Yudi; Fazriah, Siti
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 11 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v11i1.11117

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi berbasis digital mendorong terjadinya dinamika baru dalam praktik transaksi jual beli, sehingga masyarakat kini dapat melakukan pembelian secara berani tanpa pertemuan fisik. Pola transaksi di marketplace memungkinkan pembayaran dilakukan lebih awal, sementara produk dikirimkan pada waktu yang disepakati. Fenomena tersebut memiliki keterkaitan dengan konsep akad salam, mekanisme pembayaran yang dilakukan di awal saat penyerahan barang dilakukan kemudian. Penelitian diarahkan untuk menganalisis implementasi akad salam dalam praktik transaksi online melalui marketplace dari sudut pandang hukum ekonomi syariah. Penelitian disusun menggunakan pendekatan kualitatif yang termasuk dalam jenis penelitian yuridis dengan kajian kepustakaan yang bersumber dari buku, artikel jurnal ilmiah, serta berbagai dokumen akademik yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa akad salam dapat diimplementasikan dalam transaksi jual beli online sepanjang memenuhi persyaratan syariah, khususnya terkait kejelasan spesifikasi objek yang di perjual belikan, transaksi harga, serta waktu pengiriman. Sistem pasar yang menyediakan fitur pembayaran di muka, pilihan metode pembayaran, serta mekanisme pengiriman yang terjadwal mendukung terlaksananya akad salam secara sah. Dengan demikian, transaksi pada marketplace dapat dinilai sesuai syariah selama penjual dan pembeli mematuhi kesepakatan dan terhindar dari praktik penipuan maupun gharar. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital telah mendorong dinamika baru dalam transaksi jual beli online, memungkinkan orang untuk melakukan pembelian online tanpa kontak fisik. Pola transaksi marketplace memungkinkan pembayaran di muka, dengan pengiriman produk pada waktu yang disepakati. Fenomena ini terkait dengan konsep kontrak salam, sebuah mekanisme di mana pembayaran dilakukan di muka dan pengiriman dilakukan kemudian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kontrak salam dalam transaksi marketplace online dari perspektif hukum ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang dikategorikan sebagai yuridis, dengan tinjauan pustaka yang diambil dari buku, artikel jurnal ilmiah, dan berbagai dokumen akademis yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa kontrak salam dapat diimplementasikan dalam transaksi jual beli online selama memenuhi persyaratan Syariah, khususnya mengenai kejelasan spesifikasi objek yang diperdagangkan, kesepakatan harga, dan waktu pengiriman. Sistem marketplace yang menyediakan fitur pembayaran di muka, pilihan metode pembayaran, dan mekanisme pengiriman terjadwal mendukung implementasi legal kontrak salam. Oleh karena itu, transaksi marketplace dapat dianggap sesuai Syariah selama penjual dan pembeli mematuhi perjanjian dan menghindari penipuan dan praktik gharar.
Peran Esensial Pendidikan Tauhid dalam Membangun Karakter Anti-Perundungan Mashudi Latif, Imam; Jannah, Roikhatul
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 11 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v11i1.11116

Abstract

Abstract Bullying is a serious social and psychological problem in educational settings that demands fundamental preventive solutions. This study aims to analyze the essential role of tauhid education—a fundamental foundation of Islamic teachings that affirms the oneness of Allah Swt.—in developing anti-bullying character. Using a qualitative-descriptive approach, this article describes how the core values ​​of tauhid, such as the belief in the equality of all human beings before Allah and the awareness of divine supervision (muraqabah), effectively protect individuals from oppressive behavior. The analysis shows that tauhid fosters empathy, eliminates arrogance, and provides mental resilience for victims. Integrating the principles of tauhid and morals into the curriculum and school culture is key to creating a safe educational environment. Keywords : tauhid education, anti-bullying, student character, noble morals.
Membudayakan Minat Baca Anak-Anak Desa Tunggul Wulung Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan Melalui Taman Baca Wing Artha, Gratia
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 11 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v11i1.11120

Abstract

Abstract College student can actualize scholarship learned on campus and be trained together with leadership through Real Work Lecturer or we mostly said Kuliah Kerja Nyata (KKN). From here, we need to develop literature for village students. So in this KKN-BBM, our group 149 whose held a Kuliah Kerja Nyata in Tunggul Wulung Village, Pandaan District, Pasuruan Regency had been doing observation first. From our observation, the reading interest of children in Tunggul Wulung Village has not been weel-established because they did not have the village library yet. So, we took the initiative to provide reading socialization to children of Madrasah Ibtidaiyah Mitahul Ulum where MI Miftahul Ulum is the only primary school in Tunggul Wulung Village that still needs to learn face-toface in this New Normal period, although it cannot be fully applied as it was before pandemic. Through reading socialization in MI Miftahul Ulum, we held a Reading Park at Hamlet Hall Rejoso, Tunggulwulung Village for two days, Wednesday and Thursday. Through the Reading Park we held, MI Miftahul Ulum’s Children begin to feel interested in reading. It is happened beacuse the event supported by presenting snacks, quiz that cointained social knowledges, basic knowledge of Islamic religion, natural science, and also mathematics. From here, we will discuss about the development of children in Tunggul Wulung Village through the Reading Park movement which will support the spirit of the children of Tunggul Wulung Village to read and and this will be very beneficial for them. After this Reading Park ended, we assembled book that we bought to be donated to Tunggul Wulung Village that will build the village library. From her, we need to improve literacy networks for children in Tunggul Wulung. Keywords : scientific actualization, literacy development, fond of reading socialization, cultivating interest in reading, Tunggul Wulung Village.
Kecerdasan Spiritual dalam Persepektif Al-Qur’an (Kajian Tafsir Tematik) Riswan, Riswan; Rokim, Syaeful; Bafadhol, Ibrahim
Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya Vol. 11 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/sumbula.v11i1.11124

Abstract

ABSTRACT This study intends to describe the concept of spiritual intelligence in the perspective of the Koran based on the study of thematic interpretations, using qualitative method. The sources for this research are the Qur'an and the commentary. Muhammad Rasyid Ridha said in his commentary that in the view of the Qur'an, reason is more meaningful as a function for humans themselves to function their intelligence, namely spiritual intelligence and carry responsibility for directing to a good and right path. In which Allah specializes them with His commands, or greets them with all forms of greeting from the verses of the Qur'an, they are greeted with the greeting ulū al-Albāb or uly al-Albāb repeated 16 times in the Qur'an, people who have spiritual intelligence that is like the criteria of Uly al-Albāb. Spiritual intelligence according to the concept of the Qur'an is a person who is able to function his mind properly and correctly according to the guidance of the Islamic religion, so that it is clean from the dirt of lust, which of course brings luck and safety in the world and in the hereafter, which has ten characteristics. Keywords: spiritual intelligence, uly al-albāb