cover
Contact Name
Ahmad Rayhan
Contact Email
ahmadrayhan30@gmail.com
Phone
+62 819-1763-7016
Journal Mail Official
noorjis@sinesia.id
Editorial Address
Puri Cempaka Azalea A9 No. 22, Panancangan, Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Noor: Journal of Islamic Studies
ISSN : -     EISSN : 31100066     DOI : https://doi.org/10.69836/noor
Noor: Journal of Islamic Studies (E-ISSN 3110-0066)is a peer-reviewed, open-access academic journal that serves as a platform for the dissemination of high-quality research in the field of Islamic studies. The word “Noor”, meaning “light” in Arabic, symbolizes the enlightenment brought by knowledge and divine guidance.The journal welcomes contributions from scholars, researchers, and practitioners across various disciplines within Islamic studies, including but not limited to Qur’anic studies, Hadith, Islamic law (Shariah), theology (Aqidah), Sufism, Islamic philosophy, Islamic education, Islamic history and civilization, and contemporary issues related to Islam and Muslim societies.Noor: Journal of Islamic Studies publishes 2 (two) issues a year in June And December, however articles that have been declared accepted will be queued in the In-Press issue before published in the determined time. Scope includes: Qur’anic and Hadith sciences Islamic jurisprudence and legal theory Theology and Islamic philosophy Spirituality and Sufism Islamic education and pedagogy Islamic history and civilization Contemporary Islamic thought and global issues Interfaith dialogue and Islamic ethics Noor aims to illuminate the diverse dimensions of Islam by fostering scholarly dialogue, critical engagement, and the integration of classical and contemporary perspectives.
Articles 24 Documents
Integrasi Ilmu dalam Konsep Berpikir Menurut Perspektif Al-Qur'an: Implementasi dan Akal Sebagai Landasan Berpikir Fhadila Damayanti
Noor: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Islam Facing Modern Challenges?
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/noor.v2i1.332

Abstract

Integrasi keilmuan Islam merupakan konsep fundamental untuk menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan pada era kontemporer. Perkembangan sains dan teknologi yang semakin maju mampu menghubungkan dua ilmu yang berbeda, yakni ilmu agama dan ilmu umum yang saling melengkapi dan tidak bertentangan satu sama lain. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengertian, unsur-unsur, manfaat integrasi ilmu dalam konsep berpikir menurut perspektif Islam, konsep akal dalam perspektif Al-Qur’an, dan kesalahan berpikir manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian integrasi ilmu, menganalisis unsur-unsur yang membentuknya, menelaah manfaat integrasi ilmu, memganalisis konsep akal dalam perspektif Al-Qur’an, dan memahami kesalahan berpikir manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripsi dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai sumber yang kredibel dan relevan terkait topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memandang ilmu agama dan ilmu umum sebagai satu kesatuan utuh yang saling berkaitan dan berperan penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Globalisasi abad ke-21 mengalami perubahan signifikan dari segi sosial, budaya, dan teknologi, sehingga sektor pendidikan harus beradaptasi. Pendidikan tidak hanya bertujuan sebagai wadah ilmu melainkan menjadi pondasi utama dalam membentuk karakter, kreativitas, dan pola pikir seseorang agar dapat bersaing dalam lingkup global. Teknologi yang semakin berkembang berdampak pada pembentukan pola pikir masyarakat. Konsep unity of knowledge juga menekankan bahwa seluruh cabang ilmu berasal dari sumber yang sama tanpa dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Integrasi ilmu juga dibangun melalui dua unsur utama, yaitu landasan filosofis yang berperan dalam pembentukan pola pikir dan strategi implementasi yang berperan dalam pembentukan pendidikan dan kehidupan bermasyarakat. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan integrasi ilmu memberikan dampak positif untuk pemecahan masalah, memperkuat nilai moral dan etika, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membentuk keseimbangan antara spiritual dan intelektual setiap individu.
Analisis SWOT dan Strategi PAIKEMI pada Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MI Ar-Rahmah Karawang Nabilah Nur Lathifah; Afiyatun Kholifah
Noor: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2026): Noor
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/noor.v2i2.325

Abstract

Pembelajaran SKI tidak hanya diarahkan pada penguasaan aspek kognitif berupa pengetahuan sejarah, tetapi juga memiliki tujuan untuk membentuk karakter peserta didik melalui nilai-nilai keteladanan. Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan mampu memahami, menghayati, serta meneladani perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, para sahabat, dan tokoh-tokoh Islam lainnya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Pada tingkat SD/MI, materi SKI pada dasarnya telah disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala yang cukup berpengaruh terhadap proses pembelajaran. Di MI Ar-Rahmah Karawang, pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), permasalahan yang ditemukan meliputi dominasi metode ceramah, terbatasnya variasi media pembelajaran, serta rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di kelas. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap pemahaman siswa pada materi SKI yang cenderung bersifat historis dan abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang memengaruhi pembelajaran SKI serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru SKI, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan pembelajaran terletak pada pemanfaatan media video yang membantu siswa memahami materi secara lebih konkret. Kelemahan utama terdapat pada dominasi metode ceramah yang menyebabkan pembelajaran kurang interaktif. Sementara itu, peluang muncul dari tingginya rasa ingin tahu siswa serta perkembangan teknologi pembelajaran, sedangkan ancaman berkaitan dengan kurangnya pengulangan materi yang menyebabkan siswa mudah lupa terhadap materi yang telah dipelajari. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran SKI di MI Ar-Rahmah masih memerlukan peningkatan pada aspek metode dan strategi pembelajaran. Oleh karena itu, penerapan strategi PAIKEMI direkomendasikan sebagai alternatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, inovatif, dan bermakna.
Revitalisasi Pendidikan Islam di Era Digital dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Siti Agisna Alfiana; Nur Putri Azahra; Afiyatun Kholifah; Tiara Nur Wijayanti; Tasfi Aulia Ahmad
Noor: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2026): Noor
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/noor.v2i2.324

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam periode globalisasi telah membawa dampak besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk di dalam pendidikan Islam. Di satu sisi, kemajuan teknologi mempermudah akses terhadap informasi dan sumber belajar yang lebih bervariasi, fleksibel, dan efisien. Namun demikian, di sisi lain, muncul banyak tantangan seperti penurunan nilai-nilai moral, berkurangnya interaksi sosial, serta penyalahgunaan teknologi yang dapat memengaruhi pengembangan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan pendidikan Islam di era digital, peranannya dalam pembentukan karakter siswa, dan upaya revitalisasi pendidikan Islam yang berbasis teknologi. Studi ini menerapkan metode penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk jurnal akademis, buku, serta hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Proses analisis data dilakukan dengan teknik analisis konten, yang mencakup pengumpulan, pengurangan, pengelompokan, penyajian, dan penarikan Kesimpulan. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam menghadapi tantangan utama berupa ketidakmerataan akses teknologi, penurunan moral akibat arus informasi digital, dan perlunya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman. Meskipun demikian, pendidikan Islam memiliki peluang besar untuk memperkuat karakter siswa melalui literasi digital yang berlandaskan pada nilai-nilai moral dan spiritual. Upaya revitalisasi dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, meningkatkan kompetensi digital para pendidik, serta mengembangkan kurikulum yang mengintegrasikan IPTEK dan nilai-nilai Islam. Dengan demikian, pendidikan Islam pada era digital memegang peranan penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya terampil dalam teknologi, tetapi juga berakhlak baik, kritis, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Dari Takfir Ke Tafahum Sebagai Pergeseran Orientasi Berteologi Dalam Islam Kontemporer Indonesia Nur Manna; Firdaus Sutan Mamad; Urwatul Wusqa
Noor: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2026): Noor
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/noor.v2i2.353

Abstract

Perkembangan Islam kontemporer di Indonesia menunjukkan adanya perubahan orientasi dalam menyikapi perbedaan teologis, dari kecenderungan yang bercorak eksklusif menuju pendekatan yang lebih dialogis dan inklusif. Fenomena ini menarik untuk dikaji karena praktik takfir yang pernah mendominasi sebagian diskursus keagamaan mulai diimbangi oleh berkembangnya paradigma tafahum yang menekankan saling memahami dan penghormatan terhadap keragaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis pergeseran orientasi berteologi dari takfir menuju tafahum dalam Islam kontemporer Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong perubahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui proses reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran orientasi berteologi tidak terjadi pada aspek substansi akidah, melainkan pada cara umat Islam memahami dan mengelola perbedaan teologis. Pergeseran tersebut dipengaruhi oleh demokratisasi kehidupan beragama, perkembangan media digital, kontribusi organisasi-organisasi Islam, berkembangnya tradisi akademik di perguruan tinggi keagamaan, serta menguatnya paradigma moderasi beragama. Penelitian ini menawarkan sintesis konseptual yang memperlihatkan hubungan antara takfir dan tafahum sebagai perubahan orientasi berteologi dalam konteks Islam kontemporer Indonesia. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya kajian teologi Islam serta menjadi landasan konseptual bagi penguatan dialog intraumat Islam dan kohesi sosial dalam masyarakat Indonesia yang majemuk.

Page 3 of 3 | Total Record : 24