cover
Contact Name
Ummu Harmain
Contact Email
jrp.pasca.usi@gmail.com
Phone
+628126449719
Journal Mail Official
jrp.pasca.usi@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Sekolah Pascasarjana - Universitas Simalungun Jl. Sisingamangaraja - Pematangsiantar
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Regional Planning (Edisi Elektronik)
Published by Universitas Simalungun
ISSN : -     EISSN : 23025980     DOI : https://doi.org/10.36985
Jurnal Regional Planning (JRP) merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Simalungun yang berisikan tentang artikel ilmiah Perencanaan Wilayah dan Kota. Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ini diharapkan dapat menambah khasanah pengetahuan di bidang Perencanaan Wilayah dan Kota serta menjadikan sarana bagi para profesional baik dari dunia usaha, pendidikan, ataupun peneliti untuk menyebarluaskan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang Perencanaan Wilayah dan Kota melalui publikasi hasil penelitian. Terbit Februari dan Agustus
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Bah Bolon Untuk Pengembangan Ruang Terbuka Hijau Berkelanjutan Anggiat Sinurat; Benteng H Sihombing; Rameria Saragih; Ahmad Rizki Setiawan; Vandelina Pasaribu
Jurnal Regional Planning Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Regional Planning Vol 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/1ktyrx26

Abstract

Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Bah Bolon memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) berkelanjutan di Kota Pematang Siantar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan DAS Bah Bolon, mengidentifikasi permasalahan utama, serta merumuskan strategi pengembangan RTH berbasis keberlanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen, serta didukung analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan DAS Bah Bolon menghadapi beberapa persoalan, antara lain lemahnya implementasi kebijakan tata ruang, rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan anggaran pemerintah, serta maraknya alih fungsi lahan di sempadan sungai. Meskipun demikian, terdapat peluang strategis berupa lahan kosong di sempadan sungai yang dapat direhabilitasi menjadi koridor hijau perkotaan. Strategi pengembangan yang diusulkan meliputi: rehabilitasi vegetasi bantaran sungai dengan tanaman lokal, penguatan regulasi dan penegakan hukum, pemberdayaan masyarakat melalui program lingkungan, kolaborasi multipihak, serta pembangunan infrastruktur adaptif terhadap perubahan iklim. Temuan ini sejalan mendukung pencapaian SDG 11 tentang Sustainable Cities and Communities. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan DAS Bah Bolon dapat menjadi fondasi pengembangan RTH berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan kualitas ekologis, tetapi juga memperbaiki estetika kota, memperkuat ketahanan sosial, dan membuka peluang ekonomi berbasis ekowisata
Perencanaan Dan Penataan Sempadan Jalan Di Kawasan Universitas Simalungun Kota Pematang Siantar M Ade Kurnia Harahap; Ummu Harmain; Sofian Purba; Viyona Leonita Sembiring; Riski Winanda
Jurnal Regional Planning Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Regional Planning Vol 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/knhhjs75

Abstract

Kajian ini dilakukan untuk merespons permasalahan tata ruang pada sempadan jalan di kawasan Universitas Simalungun yang mengalami kesemrawutan akibat pertumbuhan aktivitas sosial, ekonomi, dan pendidikan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi kondisi eksisting sempadan jalan, menganalisis kriteria perencanaan berbasis konsep livable street, serta menyusun rekomendasi desain penataan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan tahapan observasi lapangan, pemetaan, serta diskusi kelompok masyarakat. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi eksisting terhadap standar peraturan PUPR No. 07/P/BM/2023 dan SNI 03-1733-2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jalur pedestrian belum memenuhi standar, terdapat ketidakteraturan penggunaan lahan sempadan jalan, serta minimnya fasilitas penunjang kenyamanan. Rekomendasi desain yang diajukan meliputi pengaturan ulang jalur pedestrian, penambahan street furniture, ruang hijau, serta tata parkir yang ramah lingkungan. Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan sempadan jalan terintegrasi untuk meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan citra kawasan pendidikan yang berkelanjutan