cover
Contact Name
Annisa Retno Utami
Contact Email
annisa_utami@usahid.ac.id
Phone
+6281297435966
Journal Mail Official
snpk@usahid.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Soepomo No 84, Tebet, Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK)
ISSN : -     EISSN : 28292006     DOI : https://doi.org/10.36441/snpk.vol1.2022
Tujuan: Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) bertujuan menjadi wadah ilmiah nasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan untuk mendiseminasikan hasil penelitian, kajian konseptual, dan praktik terbaik di bidang pariwisata dan kewirausahaan. SNPK mendorong pertukaran gagasan inovatif yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, penguatan UMKM, ekonomi kreatif, transformasi digital, serta peningkatan daya saing destinasi dan bisnis, khususnya dalam konteks Indonesia dan kawasan berkembang. Selain itu, SNPK bertujuan memperkuat kolaborasi lintas disiplin dan lintas sektor guna menghasilkan rekomendasi kebijakan, model pemberdayaan masyarakat, serta solusi aplikatif yang relevan dengan tantangan aktual industri pariwisata dan kewirausahaan di era digital dan ekonomi berkelanjutan. Scope: Proceeding SNPK menerima artikel hasil penelitian empiris, kajian konseptual, studi kasus, maupun laporan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan tema besar pariwisata dan kewirausahaan, meliputi namun tidak terbatas pada bidang-bidang berikut: 1. Bidang Pariwisata (Pariwisata berkelanjutan dan pengembangan destinasi, Pariwisata budaya, heritage, dan berbasis komunitas, Pariwisata gastronomi dan kuliner lokal, Ekonomi kreatif berbasis pariwisata, Smart tourism dan transformasi digital pariwisata, Pengalaman wisata, kepuasan, dan loyalitas wisatawan, Branding destinasi dan komunikasi pemasaran pariwisata, Kebijakan pariwisata dan tata kelola destinasi, Pariwisata halal dan pariwisata inklusif) 2. Bidang Kewirausahaan dan UMKM (Kewirausahaan dan inovasi bisnis, Literasi keuangan dan manajemen keuangan UMKM, Digital marketing, e-commerce, dan adopsi teknologi UMKM, Inovasi produk dan pengembangan model bisnis, Pemberdayaan UMKM dan ekonomi lokal, Green entrepreneurship dan ekonomi berkelanjutan, Keuangan inklusif dan akses pembiayaan usaha, Perilaku konsumen dan keputusan pembelian. Kolaborasi multipihak dalam penguatan ekosistem wirausaha 3. Bidang Pendukung (Komunikasi bisnis dan pemasaran, Manajemen sumber daya manusia, Akuntansi dan keuangan bisnis) 4. Bidang Hukum (Hukum bisnis dan perlindungan konsumen, Regulasi UMKM dan pariwisata, Hak kekayaan intelektual produk kreatif, Legalitas usaha dan perizinan, Hukum lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, Kebijakan publik terkait pariwisata dan kewirausahaan) 5. Bidang Teknik dan Rekayasa (Teknologi tepat guna untuk UMKM dan pariwisata, Rekayasa infrastruktur pariwisata, Sistem informasi dan aplikasi digital bisnis, Smart city/smart village pendukung destinasi wisata, Teknologi pangan dan pengolahan hasil lokal, Rekayasa lingkungan dan pengelolaan limbah usaha) 6. Bidang Kesehatan (Kesehatan masyarakat dalam kawasan wisata, Keamanan pangan dan higienitas produk UMKM, Wellness tourism dan health tourism, Sanitasi lingkungan destinasi, Edukasi kesehatan berbasis komunitas, Kesiapsiagaan kesehatan dalam industri pariwisata) dan lain lain
Articles 376 Documents
PERAN MODAL SOSIAL DALAM KETAHANAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA PENGRAJIN GENTENG DI BANJARDOWO Amalia Friska Dyah Nugraheni; Mahendra Wijaya; Trisni Utami3
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.118

Abstract

Adanya sentra industri genteng menjadi wadah para pengrajin dalam memproduksi dan memasarkan hasil produknya. Modal sosial menjadi salah satu hal yang menjadi poin penting dalam proses produksi dan pemasaran genteng di Banjardowo. Penelitian ini bertujuan untuk memfokuskan kajian pada peran modal sosial dalam ketahanan sosial ekonomi keluarga pengrajin genteng di Banjardowo. Penelitian menggunakan teori modal sosial dari Robert Putnam dan ketahanan sosial ekonomi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan naturalistic inquiry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran modal sosial pengrajin genteng dalam produksi genteng di Banjardowo terdapat tiga modal sosial yang semuanya berperan, yaitu bonding, bridging, dan linking. Dari ketiga modal sosial tersebut yang paling mendominasi dalam proses produksi adalah modal sosial bonding. Peran modal sosial pengrajin genteng dalam pemasaran genteng di Banjardowo yang paling mendominasi adalah modal sosial bonding. Dianalisis menggunakan SWOT diketahui faktor pendorong dan penghambat diantaranya yaitu adanya dukungan dari berbagai pihak (S), adanya perijinan pembakaran (S), cakupan pemasaran belum meluas (W), kerjasama pemasaran kurang (W), pengrajin memiliki peluang kerjasama & jaringan pasar yang masih terbuka lebar (O), pergeseran alih fungsi lahan & penurunan minat masyarakat menggunakan genteng tradisional (T). Peran modal sosial dalam ketahanan sosial ekonomi keluarga pengrajin genteng di pelawanan atau resistance yaitu dengan menetapkan harga genteng seperti biasa dengan menurunkan kualitas ketebalan genteng, pemulihan pengrajin genteng dalam proses pemulihan atau recovery melakukan beberapa usaha yaitu seperti adanya transaksi online. Adapun kreativitas yang tercipta adalah memberikan fasilitas kepada para konsumen berupa pengantaran produk yang telah dibeli hingga ketujuan dengan jaminan barang tetap aman dan bagus.
ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN USAHA KALIBRASI PT. INDRALOKA KABUPATEN SUKOHARJO Dyah Ayu Permata Sari; Sumadi
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.119

Abstract

Kalibrasi adalah sebuah cara untuk medeteksi dan mengukur akurasi sebuah alat ukur dengan cara membandingkan sebuah alat ukur dengan instrumen standar. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memperlihatkan kelayakan pakai sebuah alat. Alat dikatakan layak apabila hasil ukur kalibrasi menunjukkan hasil yang sesuai dengan Standar Internasional (SI). Meskipun pasar kalibrasi yang ada cukup besar, namun potensi untuk pengembangan bisnis masih sangat terbuka lebar. Oleh karena itu, penting untuk melakukan feasibility analysis sebelum memutuskan untuk mengembangkan usaha kalibrasi. Metode yang digunakan dalam analisis kelayakan pengembangan usaha kalibrasi meliputi metode analisis kelayakan, teknik pengumpulan data, alat dan bahan yang diperlukan. Artikel ini akan membahas tentang definisi kalibrasi, fungsi kalibrasi, jenis kalibrasi, metode analisis kelayakan, teknik pengumpulan data, alat dan bahan yang diperlukan, analisis SWOT, analisis kelayakan finansial, analisis pasar, dan analisis potensi pelanggan. Fungsi dari kalibrasi adalah untuk memastikan bahwa alat ukur memberikan hasil yang akurat dan konsisten. Kalibrasi juga membantu mengidentifikasi masalah dengan alat ukur dan memperbaikinya sebelum menghasilkan kesalahan yang significant.
DIGITALISASI EKONOMI UMKM BERBASIS KEMASYARAKATAN Iqbal Hasyim; Ziadatu Zzulfa; Ardila Riski Lukmana
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.120

Abstract

Pada penulisan artikel ini bertujuan agar masyarakat dalam usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pada digitalisasi menjadi inovasi yang baik dalam menjalankan usaha. Sehingga pelaku UMKM di zaman sekarang lebih banyak menggunakan teknologi melalui media sosial untuk meningkatkan keuntungan dari ekonomi mereka. Oleh karena itu, strategi penjualan perlu diterapkan dari pelaku bisnis, alat media atau sumber daya, kegiatan dan sasaran, dan tujuan. Supaya nanti bersinergi dalam pemasaran produk dan jasa yang pelaku bisnis jalankan. Semoga dalam penulisan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam menjalankan usaha baik dari bidang kuliner, bidang fashion, bidang teknologi, dan lain sebagainya. Metode yang kami pakai dalam penyusunan penelitian ini menggunakan metode kajian literatur untuk memperkenalkan topik baru dan inovasi dari berbagai sumber yang relevan. Sehingga penelitian ini untuk mengupayakan mendorong pelaku bisnis untuk menjalankan usaha secara digitalisasi.
PENGARUH KUALITAS PRODUK, PROMOSI, DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MISTER DONUT INDONESIA (STUDI KASUS CABANG PIK AVENUE JAKARTA UTARA ) Muhammad Fahrul Riadhi; Miswan
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.121

Abstract

Donut merupakan jenis makanan yang banyak diminati masyarakat Indonesia sehingga menjadi peluang bisnis di Indonesia. Banyaknya bermunculan produk donut di Indonesia menjadikan semakin ketatnya persaingan di antara produsen donut di Indonesia. Mister Donut Indonesia merupakan salah satu gerai makanan donut yang beroperasi sejak lama di Indonesia dibawah anak usaha waralaba PT. Indomarco Prismatama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk, promosi, dan citra merek terhadap keputusan pembelian Mister Donut Indonesia cabang PIK Avenue, Jakarta Utara. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan wawancara dengan metode purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang pernah melakukan pembelian pada produk Mister Donut Indosesia cabang PIK Avenue, Jakarta Utara. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 100 responden dengan menggunakan google form. Metode analisis data yang digunakan adalah dengan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis inferensial dengan analisis regresi linier berganda dan dilanjutkan dengan uji F dan uji t. Hasil yang diperoleh adalah kualitas produk, promosi, dan citra merek berpengaruh signifikan baik secara simultan maupun secara parsial terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan keeratan hungungan, terdapat hubungan yang sangat erat antara kualitas produk, promosi, dan citra merek dengan keputusan pembelian Mister Donut Indonesia kasus Cabang PIK Avenue, Jakarta Utara. Untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen maka perusahaan perlu meningkatkan kualitas produk, promosi dan citra merek mister donut Indonesia
PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DESTINASI WISATA WADUK CENGKLIK PARK Miko Riyanto; Iin Emy Prastiwi
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.122

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui sejauhmana pengembangan obyek wisata berdampak kepada keberadaan UMKM di Destinasi Wisata Waduk Cengklik Park. Penelitian ini menggunakan metodelogi kualitatif dengan analisis diskriptif, sumber data diperoleh dari data primer dan sekunder. Data primer data yang diperoleh dari hasil observasi dilapangan secara langsung, mewancarai beberapa nara sumber yang dapat memberikan informasi, data sekunder didapat dari buku-buku pustaka, dokumentasi-dokumentasi, serta Undang-Undang dan peraturan-peraturan terkait dengan Destinasi Wisata, UMKM dan makanan tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Boyolali, pengembangannya disesuaikan dengan potensi-potensi obyek wisata yang ada saat ini, dengan menyempurnakan dukungan sarana dan prasarana serta infrastruktur jalan menuju kelokasi wisata. Guna dapat mempermudah para wisatawan berkunjung kelokasi wisata di Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali. Dengan disempurnakannya dukungan sarana dan prasarana serta penyempurnaan insfrastruktur jalan, menuju destinasi wisata di Boyolali, semakin banyak pengunjung yang datang, dan dampaknya, semakin tumbuhnya UMKM-UMKM yang berdagang, untuk menjual produk-produk yang hasilkan dari masyarakat sekitar destinasi tersebut.
PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DEPARTMENT FOOD AND BEVERAGE DI HOTEL 1O1 URBAN KELAPA GADING JAKARTA UTARA Artina Mayunita; Kania Ratnasari
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan department food and beverage di Hotel 1O1 Urban Kelapa Gading Jakarta Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 19 orang. Cara pengambilan sampelnya dengan teknik Non Probability yaitu sampel jenuh atau sering disebut total sampling. Data penelitian terdiri dari data primer untuk variabel disiplin kerja dan data sekunder untuk variabel kinerja karyawan. Data dikumpulkan menggunakan angket berdasarkan skala likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, analisis regresi linear sederhana, uji t, dan uji determinasi. Berdasarkan hasil dari penelitian ini nilai disiplin kerja tergolong dalam katagori baik sebesar 63% dan kinerja karyawan tergolong dalam katagori baik sebesar 63%. Hasil penelitian menunjukan juga bahwa variabel disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan sebesar 84,5% sedangkan sisanya 15,5% dipengaruhi dan dijelaskan oleh variabel lain dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,005.
PENGEMBANGAN PRODUK DAN ANALISIS KELAYAKAN USAHA SABUN CASCARA SEBAGAI SOUVENIR DI OBYEK WISATA TANGGA SERIBU, CIBIRU WETAN, KABUPATEN BANDUNG Asri Widyasanti; S.Rosalinda
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.124

Abstract

Limbah kulit buah kopi merupakan salah satu limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan kopi secara basah. Minimnya informasi dan kurangnya kepedulian masyarakat tentang berbagai manfaat penggunaan limbah kulit buah kopi menjadi penyebab tidak adanya pemanfaatan lanjut dari limbah kulit buah kopi. Desa Cibiru Wetan mempunyai beberapa obyek wisata salah satu diantaranya adalah kawasan ekowisata Tangga Seribu. Desa ini juga merupakan salah satu penghasil kopi rakyat yang dikenal luas sebagai kopi manglayang. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan produk souvenir non-pangan dalam bentuk sabun handmade berbahan kulit kopi (cascara) sebagai upaya memperkuat sektor agrowisata. Metode penelitian menggunakan metode partisipasi dan metode survei melalui media sosial. Hasil analisis kelayakan usaha menunjukkan bahwa sabun handmade cascara dapat dinyatakan layak secara ekonomi untuk dilanjutkan, Sabun handmade yang dihasilkan selanjutnya dapat dijadikan souvenir khas obyek wisata Tangga Seribu dengan sistem bundling di tiket masuk obyek wisata. Pengelolaan dan pemasaran kerajinan sabun handmade cascara ke depan perlu mendapat perhatian serius dari pihak setempat dan bumdes.
STUDI KELAYAKAN BISNIS PENGEMBANGAN USAHA BATIK DIANA HADI DI KOTA SOLO Riski Yuniarsih; Harum Melathi; Sumadi; Budiyono
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.125

Abstract

Batik salah satu produk tekstil karya tradisional bangsa Indonesia. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki hasil karya batik dengan kekhasan motifnya. Ini merupakan salah satu ragam kekayaan bangsa yang perlu dilestarikan dan dijaga kualitasnya. Pengukuhan batik sebagai warisan budaya oleh United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) tahun 2009 memberikan kebanggaan sekaligus tantangan bagi pemangku kepentingan di Indonesia. Metode ini menggunakan metode kualitatif, dengan wawancara, obervasi dan pengumpulan data dari berbagai literatur yang terkait dengan pengembangan usaha batik Diana Hadi di Kota Solo. Proses analisis setiap aspek saling berketerkaitan antara satu aspek dan aspek lainnya sehingga hasil analisis aspek -aspek tersebut menjadi terintegrasi. Beberapa aspek yang akan dinilai dalam studi kelayakan bisnis yaitu aspek finansial dan nonfinansial meliputi aspek pasar, aspek pemasaran, aspek teknis, aspek manajemen, aspek ekonomi dan sosial, aspek yudiris, dan aspek lingkungan. Sebelum menjalankan bisnis perlu untuk melakukan studi terlebih dahulu. Berdasarkan hasil yang dicapai, Batik Diana Hadi sangat memiliki peluang yang berkembang pesat salah satunya dengan mengikuti pameran di dalam maupun diluar negri dan memiliki strategi yang khusus untuk mengembangkat usahanya. Batik Diana Hadi mampu membuka UMKM bagi masyarakat sekitar untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak. Dapat disimpulkan bahwa Batik Diana Hadi layak dan mampu dalam studi kelayakan bisnis karena perusahaan ini mampu mengatasi dalam berbagai aspek dan berbagai ancaman dalam usahanya,mampu bersaing didalam pemasaran dalam maupun diluar negri.
PERAN DAN KONTRIBUSI TEKNOLOGI DALAM MENUNJANG POTENSI EKONOMI MASYARAKAT DI WILAYAH PEDESAAN Alamsyah Agit; Hasmawati; Sahurri; Sari Yunus; Fitriyani Syukri
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.126

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin cepat, memunculkan berbagai perubahan di masyarakat, dampak teknologi dapat dilihat dalam berbagai bidang, salah satunya pada bidang ekonomi, baik pada industri besar, multinasional, maupun industri lokal, hal ini menjadikan adanya pembeda antara industri yang memiliki modal besar dan industri. Industri lokal yang umumnya ditemukan di pedesaan, namun industri tersebut banyak memiliki produk yang tercipta dari kreativitas pemilik usaha, masalah yang umumnya terjadi terletak pada kemampuan para pemilik usaha untuk menggunakan dan memaksimalkan teknologi untuk mendukung bisnis mereka. Kemudahan akses informasi yang tidak terbatas konteksnya, menjadikan proses belajar menjadi mudah, begitupun untuk para pemilik usaha di wilayah pedesaan. Tujuan penelitian ini untuk menelusuri bagaimana teknologi berkontribusi dalam menunjang potensi yang dimiliki industri-industri kreatif di wilayah pedesaan. berbagai penelitian dan data empiris, penelitian ini menemukan hasil yang menyatakan bahwa akses teknologi yang semakin mudah dipahami, mendorong masyarakat untuk belajar, terutama dalam hal social media marketing dan digital marketing, selain melalui internet, upaya dalam menunjang potensi ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan juga dilakukan oleh akademisi melalui pelaksanaan pelatihan, seminar, dan workshop yang tujuannya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan teknologi dalam pengelolaan bisnis. Selain itu ditemukan indikasi yang menyatakan bahwa dengan adanya teknologi, jangkauan wilayah pemasaran pemilik usaha menjadi lebih luas, dengan memanfaatkan media online dan melakukan pemasaran secara offline.
ANALISIS PERANAN MANAJEMEN TERHADAP KEPERCAYAAN MASYARAKAT SUKOHARJO KEPADA BMT TUMANG MELALUI ANALISIS SWOT Adi Tri Budianto; Wulan Widia Astutik; Iin Emy Prastiwi; Indra Lila Kusuma
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.132

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui peran pengembangan manajemen terhadapkepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat Sukoharjo. Jaminan keamanan uang yang telahdititipkan oleh masyarakat kepada Lembaga keuangan syariah merupakan suatu suatu Amanah yang bisadimanfaatkan untuk memperoleh kepercayaan dari masyarakat. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) adalahsalah satu lembaga yang menjamin atas keamanan dari asset dan yang yang nasabah yang dititipkan kepadalembaga keuangan syariah. Sedangkan pada BMT tidak memliki Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) danbaru bisa mendapatkan penjamin LPS setelah melalui program penjamin terhadap dana koperasi (LPS-KJK). Untuk menjaga usahanya, BMT harus meningkat faktor kejujuran, pelayanan, dan Sumber DayaManusia (SDM). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yaitu penelitian yangmemberikan uraian atau gambaran secara mendalam tentang fakta-fakta dilapangan dan juga ditambahdengan dokumentasi temuan-temuan selama melakukan penelitian. Serta juga melakukan pendekatansecara berkomunikasi langsung dengan pelaksana kegiatan di BMT Tumang KCS Sukoharjo. Kemudiandata disesuaikan dengan menggunakan metode studi pustaka dengan mengamati dan menganalisis semuainformasi. Kemudian menggunakan metode kepustakaan adalah mencari informasi dari penelitian, buku,dan artikel yang digunakan untuk referensi untuk penyunan artikel.. Hasil analisis menunjukan bahwa BMTtumang KCS Sukoharjo menggunakan dua manajemen yaitu manajemen anggaran dan manajemenoperasional. Pengembangan dua manajemen sangat berpengaruh kepada kepercayaan masyarakat kepadaBMT Tumang.

Page 9 of 38 | Total Record : 376