Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 1 (2019): June 2019"
:
10 Documents
clear
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Aritmatika Sosial
Emerensiana Nona Ana;
Toto Nusantara
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpms.v7i1.19655
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan-kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita aritmatika sosial. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIA SMP Muallimin Wonodadi yang berjumlah 28 orang pada semester ganjil Tahun ajaran 2018/2019. Metode pengumpulan data yang digunakan tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan-kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal cerita aritmatika sosial antara lain: siswa masih kesulitan dalam memahami soal, siswa kesulitan dalam menentukan rumus untuk menyelesaikan soal aritmatika sosial, dan siswa kesulitan dalam melakukan operasi hitung dalam menyelesaikan soal aritmatika sosial tersebut.
Analisis Hubungan Kuesioner Cinta Tanah Air dengan Soal Karakteristik Zat pada Mata Pelajaran IPA Terpadu di SMP N 17 Kota Jambi
Tety Astuti;
Ana Ferawati;
Febri Berthalita Pujaningsih
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpms.v7i1.25216
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap cinta tanah air terhadap pembelajaran IPA dengan materi karakteristik Zat yang dimiliki oleh masing-masing peserta didik Dengan memilih kelas VII A dan VII C SMPN 17 Kota Jambi sebagai sampel dan kesimpulan bahwa Sikap rasa cinta tanah air tidak mempengaruhi kegiatan belajar peserta didik dimana sikap tersebut tidak dapat mendorong diri peserta didik untuk semangat dan aktif dalam kegiatan belajar, yang menyebabkan kelangsungan dari kegiatan belajar tidak berjalan dengan baik. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan data yang digunakan yaitu kuantitatif. Penelitian deskriptif adalah suatu bentuk penelitian yang ditunjukkan untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun fenomena buatan manusia. Pendidikan dan pengajaran adalah suatu proses yang sadar tujuan. Pelaksanaan pendidikan karakter cinta tanah air lebih menekankan kepada kecintaan terhadap budaya Indonesia mengajarkan untuk menjaga kelestarian Indonesia dengan menanam pohon dan membuang sampah pada tempatnya. Sedangkan disekolah dapat mengajarkan peserta didik untuk tertib dan disiplin serta bertanggung jawab. Para peserta didik SMPN 17 Kota Jambi memiliki sikap disiplin dan bertanggung jawab dalam mengerjakan dan menyelesaikan tugas.
Pemodelan Faktor Lama Penyelesaian Skripsi Mahasiswa Menggunakan Analisis Regresi Dummy
Nanang Supriadi;
Anna Fajriyah;
Fraulein Intan Suri
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpms.v7i1.19417
Beragam kondisi akademis mahasiswa mengakibatkan perbedaan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan skripsi. Ada mahasiswa yang dapat menyelesaikan skripsi tepat enam bulan sesuai dengan target akademik universitas, tetapi ada juga yang kurang atau lebih dari enam bulan. Faktor-faktor yang mempengaruhi lama penyelesaian skripsi mahasiswa anatar lain adalah topik penelitian, jenis penelitian, jenis data, IPK, bidang keahlian dosen pembimbing, jenis kelamin mahasiswa dan jenis kelamin dosen pembimbing. Tujuan tulisan ini adalah mengkaji model terbaik untuk memprediksi atau menggambarkan lama penyelesaian skripsi mahasiswa berdasarkan faktor-faktor tersebut di atas. Beberapa faktor tersebut mempunyai bentuk data kualitatif (kategorik), salah satu metode untuk mengkuantitatifkan atribut yang bersifat kualitatif dengan cara membentuk variabel yang sifatnya artifisial (dummy) ke dalam model persamaan regresi dengan mengambil nilai 1 dan 0. Variabel dummy sering juga disebut variabel boneka, binary, kategorik atau dikotom. Sehingga analisis yang digunakan untuk menjelaskan hubungan suatu variabel tak bebas Y dengan menggunakan satu atau lebih variabel bebas X dalam tulisan ini adalah analisis regresi dummy. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh persamaan model terbaik dalam memprediksi lama penyelesaian skripsi yaitu dimana X1adalah variable besar IPK mahasiswa.
Hubungan Hasil Belajar Siswa terhadap Karakter Kemandirian di SMP Negeri 09 Muaro Jambi
Rahma Julia Hastirani;
Niza Prima Yeni
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpms.v7i1.25214
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui hubungan antara hasil belajar terhadap karakter kemandirian belajar siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif atau lebih tepatnya Deskriptif Asosiatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini ialah lembar observasi berupa angket karakter kemandirian dan soal pilihan ganda yang berjumlah 30 soal terhadap mata pelajaran IPA yang sudah di validasi oleh validator ahli. Berdasarkan tabel dan data hasil tersebut dapat dilihat bahwa nilai signifikansi dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada variabel angket kemandirian belajar 0,200 0,05 dan pada variabel hasil belajar 0,200 0,05. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa data dari kedua variabel berdistribusi normal. Pada uji korelasi, hasil perhitungan menunjukkan nilai r hitung 0,035 0,05 pada kelas 8B dan pada kelas 8C nilai r hitung 0,040 0,05. Berdasarkan nilai koefisien korelasi dan nilai sig, dapat di sebutkan bahwa hipotesis yang diajukan yaiutu adanya hubungan positif dan signifikan antara kemandirian belajar dengan hasil belajar siswa kelas 8B dan 8C SMPN 09 Muaro Jambi dapat diterima dengan tingkat korelasi atau hubungannya rendah.
Implementasi Permainan Tradisional Patak Suku dalam Pembelajaran Matematika
Putri Balqis
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpms.v7i1.29027
Konsentrasi dan minat belajar siswa hanya di awal kegiatan pembelajaran. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya penggunaan media pembelajaran di kelas, guru mengalami kesulitan dalam memilih media pembelajaran dan terbatasnya media pembelajaran di sekolah. Guru perlu menggunakan media pembelajaran yang menarik dalam menyampaikan pembelajaran, salah satu solusinya dengan menggunakan media permainan tradisional patak suku. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimanakah implementasi permainan tradisional patak suku dapat menjadi media dalam upaya meningkatkan budaya dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika. Seiring dengan pembelajaran di era sekarang ini tidak lagi memandang siswa sebagai gelas kosong yang merupakan hanya sebatas target untuk memenuhi kewajiban pengajaran. Pembelajaran yang ditergetkan pada abad ke-21 adalah pembelajaran yang bisa merangsang siswa menjadi pembelajar yang aktif, kreatif, kritis serta menyenangkan sehingga tercipta pembelajaran bermakna. Berdasarkan solusi di atas, permainan patak suku dapat dijadikan alternatif media pembelajaran yang dapat diterapkan untuk meningkatkan budaya dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Analisis Hubungan Hasil Belajar Siswa terhadap Karakter “Menghargai Prestasi” di SMPN 5 Muaro Jambi
Vetty Milyani;
Wenny Sutomo
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpms.v7i1.25221
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara hasil belajar siswa terhadap angket karakter “menghargai prestasi” di SMPN 5 Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 5 Muaro Jambi, dengan sampel yaitu kelas VIII A dan VIII E sebanyak 45 responden. Instrumen yang digunakan berupa soal pilihan ganda dan angket karakter siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis parametrik, yaitu dengan melakukan uji asumsi atau uji prasyarat berupa uji normalitas dan linearitas serta melakukan uji hipotesis berupa uji korelasi. Pengujian hipotesis yang digunakan yaitu uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara angket karakter siswa dengan hasil belajar siswa, baik itu kelas VIII A atau kelas VIII E. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig 0,05. Oleh karena kedua variabel memiliki korelasi, maka Ha diterima.
Perbedaan Penerapan Model Accelerated Learning Cycle dengan Inquiry Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa
Desti Sapitri;
Wahidin Wahidin;
Ayu Tsurayya
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpms.v7i1.28118
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis dengan menggunakan model accelerated learning cycle dan dengan menggunakan model inquiry learning pada siswa kelas X SMA Negeri 7 Jakarta pada semester genap tahun ajaran 2018-2019. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian the posstest-only control design. Sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Pada uji validitas dengan menggunakan korelasi product moment. Sedangkan uji realibilitas menggunakan rumus Alpha diperoleh data yang memiliki instrumen dengan reliabilitas sedang. Selanjutnya data dianalisis uji persyaratan yaitu uji normalitas dengan menggunakan uji Lilliefors diperoleh data berdistribusi normal. Sedangkan uji homogenitas dengan menggunakan uji Fisher diperoleh data yang memiliki varians kelompok berdistribusi homogen. Pada uji hipotesis digunakan uji- diperoleh ditolaknya yang menyatakan bahwa adanya perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis dengan menggunakan model accelerated learning cycle dan dengan menggunakan model inquiry learning pada siswa kelas X SMA Negeri 7 Jakarta.
Pengaruh Sikap Gemar Membaca dan Program Literasi terhadap Hasil Belajar IPA Fisika
Ayudiah Angelia Siahaan
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpms.v7i1.25212
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh serta hubungan antara sikap gemar membaca dan program literasi terhadap hasil belajar IPA Fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitattif dengan metode penelitian korelasi. Sampel penelitian ini adalah siswa/siswi SMP Negeri 9 Kota Jambi kelas VII-C dan VII-E dengan total jumlah adalah 60 orang. Teknik yang digunakan adalah cluster random sampling. Untuk mendapatkan data yang baik, maka dilakukan teknik analisis data dengan menggunakan 2 aplikasi yaitu Microsoft Excel dan SPSS versi 25. Bentuk uji yang dilakukan untuk data angket dan soal adalah uji normalits dan uji korelasi. Hasil yang diperoleh adalah sikap gemar membaca mempengaruhi hasil belajar IPA Fisika dan keduanya memiliki hubungan dan pelaksanaan program literasi mempengaruhi gemar membaca siswa dan hasil belajar IPA SMP.
Deskripsi Kemandirian Belajar Siswa SMA Kelas X pada Mata Pelajaran Fisika
Dinda Desma Romadona;
Hestiwidayani Hestiwidayani
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpms.v7i1.27910
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta mengukur kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran fisika. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif, dengan metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Peneltian dilakukan di salah satu sekolah yang ada di Jambi yaitu MAN Insan Cendekia Jambi kelas X MIA 1 dengan jumlah 23 siswa. Pengumpulan data melalui penyebaran angket tertutup. Data di analisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil data statistik deskriptif menunjukan skor rata-rata kemandirian belajar siswa termasuk dalam kriteria tinggi dan skor yang paling banyak termasuk dalam kriteria cukup. Dapat dikatakan bahwa siswa di sekolah ini tergolong mandiri dalam belajar pada mata pelajaran fisika. Agar mengetahui lebih lanjut keterkaitan antara tingkat kemandirian belajar siswa dengan hasil belajar yang dicapai siswa perlu di teliti.
Pemahaman Konsep Fluida Statis Siswa SMA dan Kesulitan yang Dialami
Syaiful Rizal Wicaksono;
Dionisius Bukifan;
Sentot Kusairi
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jpms.v7i1.22380
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman konsep fisika siswa pada salah satu SMA di kota Malang pada materi gaya apung dan prinsip Archimedes. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 34 siswa pada kelas X. Instrumen yang digunakan berupa soal esai berjumlah empat butir soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemahaman konsep siswa mencapai 63,47% dan tergolong baik. Kesulitan yang dialami siswa terletak pada konsep gaya apung dalam keadaan benda melayang. Perlu upaya untuk guna meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa.