cover
Contact Name
Prof. Dr. Eli Rohaeti, M.Pd.
Contact Email
jpms@uny.ac.id
Phone
+62 822-2095-3934
Journal Mail Official
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta Jalan Colombo No 1, Karangmalang, Yogyakarta
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains)
ISSN : 14101866     EISSN : 25491458     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas MIPA UNY, yang berisi tentang artikel hasil kajian dan penelitian di bidang Matematika dan Sains.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2021): December 2021" : 10 Documents clear
Pengembangan Instrumen Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Matematika Peserta Didik Kelas VII SMP Neng Siti Ratna Gumilang; Wahidin Wahidin; Ayu Tsurayya
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v9i2.27349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur dan menganalisis kualitas pengembangan instrumen tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan desain development research tipe formative research Tessmer. Pada penelitian ini, dilakukan analisis dengan teori respon butir soal. Hasil analisis terhadap instrumen kemampuan berpikir kritis dan kreatif yaitu valid karena fit. Reliabilitas instrumen berada pada kategori bagus sekali dengan nilai Alpha Crombach sebesar 0,87 untuk instrumen kemampuan berpikir kritis dan 0,95 untuk instrumen kemampuan berpikir kreatif. Tingkat kesukaran instrumen kemampuan berpikir kritis berada pada kategori tinggi dan sedang. Tingkat kesukaran instrumen kemampuan berpikir kreatif berada pada kategori tinggi, sedang, dan rendah. Analisis bias soal pada instrumen berpikir kritis dan kreatif mengandung bias jika nilai probabilitas kurang dari 5%. Pada instrumen berpikir kritis semua butir soal tidak mengandung bias karena nilai probabilitas melebihi 5%. Pada instrumen kemampuan berpikir kreatif ada dua soal yang mengandung bias yaitu butir 5 dengan nilai probabilitas 0,0176 dan butir 4 dengan nilai probabilitas 0,0049.
Kontribusi Manipulatif Berbasis Aplikasi terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Tunarungu Risa Rachmania; Wahidin Darwis
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v9i2.35131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi manipulatif berbasis aplikasi terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa anak berkebutuhan khusus (ABK) tunarungu. Manipulatif berbasis aplikasi yang digunakan adalah Shapes 3D Geometry Learning. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang siswa ABK tunarungu kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi yang diberikan pada indikator mendefinisikan konsep secara tulisan, mengidentifikasi unsur-unsur konsep, mengubah bentuk representasi ke bentuk lain, serta mengenal berbagai makna dan interpretasi konsep siswa tunarungu dikategorikan rendah yaitu sebesar 50%. Mengaitkan sesuatu dengan hal lainnya dan menyadari proses yang dilakukan siswa tunarungu dikategorikan sedang yaitu sebesar 75%. Mengidentifikasi contoh dan bukan contoh suatu jaring-jaring kubus dan mempresentasikan konsep dalam bentuk model, diagram, dan simbol dikategorikan tinggi yaitu sebesar 100%.
Etnomatematika pada Bentuk Jajanan Tradisional di Desa Kemiren Banyuwangi Khas Suku Osing sebagai Bahan Pembelajaran Matematika Arifatul Hasanah; Susanto Susanto; Dina Trapsilasiwi
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v9i2.29893

Abstract

Etnomatematika hadir dalam rangka menjembatani antara peserta didik dan kebudayaan, sehingga matematika mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan etnomatematika pada bentuk jajanan tradisional di desa Kemiren, Banyuwangi khas suku Osing dan menyusun lembar kerja peserta didik dengan melibatkan etnomatematika. Jajanan tradisional khas Osing di desa Kemiren, Banyuwangi dijadikan sebagai objek penelitian karena jajanan tersebut diyakini masih tetap terjaga keunikannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Metode pengumpulan data yaitu observasi oleh 3 orang observer, wawancara dengan 3 pembuat jajanan tradisional khas suku Osing, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat etnomatematika pada bentuk jajanan tradisional di desa Kemiren, Banyuwangi khas suku Osing yaitu konsep bilangan pecahan dan bilangan bulat, konsep aljabar dan perbandingan, konsep bangun datar dan ruang, konsep transformasi, konsep kesebangunan dan kekongruenan, serta konsep aritmatika sosial.
Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi dengan Model Problem Based Learning pada Materi Bakteri Lestari, Siti
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v9i2.42921

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar biologi siswa kelas X MIPA 3 SMA Negeri 1 Piyungan, Bantul pada materi bakteri melalui penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL). Penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada 34 siswa kelas X MIPA 3 SMA Negeri 1 Piyungan yang terdiri dari  19 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Instrumen pengumpulan data meliputi tes evaluasi hasil belajar biologi, lembar observasi guru, lembar observasi  keaktifan siswa, angket siswa, catatan lapangan, dan dokumentasi. Data tes hasil belajar biologi dianalisis secara deskriptif kuantitatif serta data hasil observasi dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar biologi pada siklus pertama untuk materi ciri-ciri, struktur, dan pengelompokan bakteri dengan persentase siswa yang mendapat nilai 65 mencapai 73,53%. Pada siklus kedua dengan materi reproduksi, pertumbuhan, dan peranan bakteri dengan persentase siswa mendapat nilai 65 mencapai 88,24%. Aktivitas belajar siswa pada siklus I dari 88,5% menjadi 93,0% dan siklus II dari 92,1% menjadi 97,0% yang berarti aktivitas belajar biologi siswa meningkat. Respon siswa terhadap pembelajaran PBL menunjukkan respon positif, siswa tertarik, dan senang pada siklus I yang persentasenya 88,24% atau 30 siswa menjadi 94,12% atau 32 siswa pada siklus II, sehingga ada peningkatan aktivitas belajar siswa.
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Peserta didik SMP pada Materi Persamaan Garis Lurus Ditinjau Berdasarkan Gender Rihi, Febriana; Saija, Louise M
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v9i2.44944

Abstract

Penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman matematis peserta didik SMP pada materi persamaan garis lurus yang ditinjau berdasarkan gender. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IX SMP Advent di Cimindi, Setia Budi, Parongpong dan Bogor, Jawa Barat pada tahun ajaran 2021/2022 yang terdiri dari 31 peserta didik laki-laki dan 35 peserta didik perempuan. Instrumen penelitian ini adalah tes kemampuan pemahaman matematis dan pedoman wawancara. Metode triangulasi digunakan untuk menguji keabsahan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemahaman matematis peserta didik laki-laki berada pada kategori rendah sedangkan peserta didik perempuan berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil wawancara dengan peserta didik yang memiliki kemampuan pemahaman matematis tinggi, peserta didik perempuan lebih unggul dalam mendeskripsikan masalah secara lengkap daripada peserta didik laki-laki. Tidak terdapat perbedaan antara peserta didik perempuan dan laki-laki dengan kemampuan pemahaman matematis sedang dan rendah.
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematika dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Bangun Ruang Allifia Nur Chasanah; Abdur Rahman As’ari; I Made Sulandra
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v9i2.31642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi bangun ruang. Penelitian kualitatif ini dilakukan menggunakan metode deskriptif. Partisipan yaitu siswa kelas VIII di salah satu MTsN di Ponorogo yang dipilih melalui pertimbangan hasil tes dan tanggapan guru. Instrumen terdiri dari soal pemecahan masalah, pedoman wawancara, dan angket yang di validasi. Tes yang dikerjakan siswa diberi skor dan dilakukan analisis terhadap kesalahan jawaban. Angket digunakan untuk memperoleh informasi tentang tanggapan siswa dalam menyelesaikan masalah. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa masih kesulitan mengerjakan soal cerita bangun ruang. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah tinggi dapat mengerjakan soal dengan benar. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah tinggi juga dapat menjelaskan pemahamannya terkait soal dengan baik. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah sedang mampu mengerjakan soal tes baik, namun dalam pengerjaannya mengalami kesalahan dalam menafsirkan informasi sehingga menyebabkan kesalahan pada penyelesaiannya. Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah rendah cukup mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal tes yang diberikan.
Eksplorasi Etnomatematika Motif Batik Lampung pada Penerapan Materi Grafik Fungsi Emiliana Ningtyas Sutrisno; Louise M Saija
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v9i2.44943

Abstract

Etnomatematika merupakan gabungan antara materi pelajaran matematika dengan kearifan lokal potensial untuk diterapkan dan digunakan oleh para guru di Indonesia dalam upaya memperkenalkan konsep matematis. Hal ini disebabkan banyaknya tradisi dan kebudayaan pada setiap daerah di Indonesia, salah satunya dari Provinsi Lampung. Lampung memiliki motif batik khas yang dipengaruhi oleh lingkungan dan kebudayaan. Tujuan penelitian ini untuk melakukan eksplorasi terhadap motif batik khas Lampung dengan materi grafik fungsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif Siger terbentuk dari fungsi trigonometri. Mutlak dan ln motif Sembagi/Cilugam terbentuk dari fungsi mutlak dan persamaan garis motif Pucuk Rebung terbentuk dari fungsi mutlak motif Payung Agung terbentuk dari fungsi trigonometri, mutlak, kuadrat, dan persamaan garis.
Pengaruh Tingkat Kemandirian Belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika selama Pandemi COVID-19 Asif Mas Bahul Maghfirin; Lenny Kurniati; Ratih Kusumawati
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v9i2.34258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan tingkat kemandirian belajar terhadap  prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika selama pandemi COVID-19. Mengetahui tingkat kemandirian belajar dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika selama pandemi COVID-19. Menentukan pengaruh tingkat kemandirian belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika selama pandemi COVID-19. Menentukan faktor penyebab tingkat kemandirian belajar selama pandemi COVID-19. Penelitian kuantitatif ini dilakukan terhadap siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Gubug. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan instrumen angket yang mengukur tingkat kemandirian belajar siswa. Analisis data menggunakan analisis korelasi dan regresi. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan angket. Kelayakan instrumen dianalisis menggunakan konversi skor skala 4. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kemandirian belajar berhubungan terhadap prestasi belajar. Tingkat kemandirian belajar berpengaruh sedang terhadap prestasi belajar matematika selama pandemi COVID-19 sebesar 23%. Persentase faktor penyebab tingkat kemandirian belajar selama pandemi COVID-19 yaitu keturunan orang tua sebesat 22%, pola asuh orang tua sebesar 26%, sistem pendidikan sebesar 22%, dan sistem kehidupan sebesar 30%.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berupa Alat Peraga Jam Sudut Krisela Tia Permatasari; Eka Apriyani; Zahra Nur Fitriyana
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v9i2.25823

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui validitas, respon, dan hasil belajar peserta didik terhadap media pembelajaran matematika berupa alat peraga jam sudut. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi awal dengan guru kelas IV. Pemberian angket penilaian media dilakukan kepada ahli media, ahli materi, dan guru kelas. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, dan evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran matematika berupa alat peraga jam sudut yang sudah divalidasi ahli media, ahli materi, dan guru dengan nilai kelayakan secara berturut-turut yaitu 77%, 85%, 87%, dan 85%. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran matematika berupa alat peraga jam sudut layak digunakan peserta didik kelas IV SD dan dapat meningkatkan hasil belajar sebesar 79,1%.
Penerapan Soal Programme for International Student Assessment (PISA) Konteks Virus Corona F. Intan Turyana; Chika Rahayu
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v9i2.34648

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika model Programme for International Student Assessment (PISA) dalam konteks virus Corona di SMP Xaverius Pagaralam. Metode penelitian ini menggunakan pre-experimental dengan desain one shot-case study. Metode ini merupakan eksperimen yang dilakukan tanpa adanya kelompok pembanding. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Xaverius Pagar Alam yang terdiri dari 30 siswa yaitu 13 laki-laki dan 17 perempuan. Hasil penelitian ini tergolong baik yang dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 77,66 dan termasuk kategori baik. Adapun siswa yang mendapat nilai sangat baik berada dalam rentang 86-100 yaitu sebanyak 2 siswa dengan persentase 6,66%. Siswa yang tergolong baik berada pada rentang 76-85 yaitu sebanyak 9 siswa dengan persentase 30,00% dan cukup berada pada rentang 56-75 yaitu sebanyak 17 siswa dengan persentase 56,66%. Terdapat 2 siswa mendapat kategori kurang yang berada pada rentang 10-55 dengan persentase 6,66%.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026): February 2026 Vol. 13 No. 2 (2025): December 2025 Vol. 13 No. 1 (2025): June 2025 Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina Vol. 12 No. 2 (2024): December 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): June 2024 Vol. 11 No. 2 (2023): December 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): June 2023 Vol 10, No 2 (2022): December 2022 Vol 10, No 1 (2022): June 2022 Vol 9, No 2 (2021): December 2021 Vol 9, No 1 (2021): June 2021 Vol 8, No 2 (2020): December 2020 Vol 8, No 1 (2020): June 2020 Vol 7, No 2 (2019): December 2019 Vol 7, No 1 (2019): June 2019 Vol 6, No 2 (2018): December 2018 Vol 6, No 1 (2018): June 2018 Vol 5, No 2 (2017): December 2017 Vol 5, No 1 (2017): June 2017 Vol 4, No 2 (2016): December 2016 Vol 4, No 1 (2016): June 2016 Vol 3, No 2 (2015): December 2015 Vol 3, No 1 (2015): June 2015 Vol 2, No 2 (2014): December 2014 Vol 2, No 1 (2014): June 2014 Vol 1, No 2 (2013): December 2013 Vol 1, No 1 (2013): June 2013 No 1 (2011): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XVI No 2 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV No 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV No 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV No 1 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV No 2 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI No 1 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI No 2 (2005): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun X More Issue