cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 26857111     EISSN : 23386061     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian pendidikan dosen, dan penelitian disertasi mahasiswa S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil-hasil penelitian yang disampaikan pada jurnal ini tidak terbatas pada bidang evaluasi pendidikan tetapi juga hasil penelitian dan evaluasi pendidikan dalam arti luas, seperti bidang teknologi dan kejuruan, ilmu pengetahuan sosial, pendidikan luar sekolah, linguistik terapan, teknologi pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan sains, dan pendidikan matematika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan Nomor ISSN cetak 1410-4725 dan ISSN online 2338-6061 telah terakreditasi kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 040/P/2014 yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan pada tanggal 18 Februari 2014
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2004)" : 10 Documents clear
Minat Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Siswa SLTP Negeri di Palangkaraya Analaila Soufia
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i1.2041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untulc (1) mendeskripsikan kualitas sarana dan prasarana belajar yang dimiliki siswa, lingkungan keluarga, dan lingkungan sekolah, (2) mengetahui hubungan antara sarana dan prasarana belajar yang dimiliki siswa dengan minat belajar IPS; lingkungan keluarga dengan minat belajar IPS; lingkungan sekolah dengan minat belajar IPS; sarana dan prasarana belajar yang dimiliki siswa, lingkungan keluarga, dan lingkungan sekolah secara bersama-sama dengan minat belajar IPS. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas II SLTP Negeri Palangkaraya tahun ajaran 2002/2003 sebanyak 1.340 siswa dengan sampel 194 siswa yang dipilih secara acak. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dengan skala Likert. Data dianalisis secara deskriptif dan regresi. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa minat belajar berada pada kategori baik. Dari perhitungan regresi, terungkap ketiga variabel bebas berpengaruh secara signifikan terhadap minat belajar siswa. Besarnya sumbangan masing-masing variabel bervariasi. Sarana dan prasarana belajar yang dimiliki siswa memiliki sumbangan paling kecil. Dua variabel lain, yakni lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah juga memberikan sumbangan yang tidak begitu besar. Variabel yang memberikan sumbangan terbesar terhadap minat belajar siswa adalah lingkungan keluarga. Kata kunci: minat belajar, ilmu pengetabuan sosial
Pengembangan Instrumen Evaluasi Perkembangan Moral Keagamaan Mahasiswa IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Mawardi Lubis
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i1.2036

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen evaluasi perkembangan moral keagamaan mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN. Untuk itu, perlu dicari indikator-indikator moral keagamaan mahasiswa dan menyelidiki karakteristik instrumen tersebut Populasi penelitian ini adalah 2.260 mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, sedangkan sampel penelitian 10% dari populasi yakni 226 mahasiswa ditentukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini adalah inventori dan menggunakan analisis faktor. Hasil analisis data menunjukkan adanya sebaran butir yang merata pada semua faktor, di mana instrumen ini memiliki dua faktor yakni moral terhadap Allah swt. dan moral terhadap sesama manusia dengan dua indikator serta 18 deskriptor. Pada inventori ini, dari hasil uji validitas konstruk dapat ditemukan nilai varians kumulatif sebesar 34,576% atau hanya mampu mengungkap 34,576% dan belum mengungkap semua konstruk teori yang diasumsikan. Nilai koefisien reliabilitas yang diperolehnya sebesar 0,9501 dengan nilai SEM sebesar 5,2897. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas instrumen masih rendah. Kata kunci: instrumen perkembangan moral keagamaan.
Implementasi Sistem Jaminan Mutu (Quality Assurance) Proses Pembelajaran di Perguruan Tinggi Ari Basuki
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i1.2042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memonitor implementasi sistem jaminan mutu (Quality Assurance) proses pembelajaran jenjang SI di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Unhrersitas Gadjah Mada. Fokus penelitian melipuri proses pelaksanaan, problema yang dihadapi, serta dampak atau perubahan yang dihasilkannya. Model penelitian yang digunakan ialah monitoring kebijakan yang diadopsi dan teori William N. Dunn. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Responden yang dipilih dalam penelitian ini ialah Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi UGM, Ketua Jurusan Manajemen, Direktur Eksekutif QUE-Project Jurusan Manajemen, Dosen Jurusan Manajemen, para Kepala Sub Bagian, serta 200 mahasiswa Jurusan Manajemen yang dipilih secara acak. Teknik analisis data dilakukan dengan sajian tabel, sajian grafik, dalam hubungannya dengan fungsi monitor­ing yaittu compliance (kepatuhan), eksplanasi, auditing (pemeriksaan), dan akuntansL Temuan pokok dalam penelitian ini ialah pelaksanaan sistem jaminan mutu proses pembelajaran di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UGM secara eksplisit dimulai sejak Jurusan ini menerima dukungan dana QUE-Project pada tahun 1998. Pelaksanaan program berjalan dan berhasil baik karena komitmen para pelaku, manajemen bagus dengan indikator yang bisa diukur, dan dukungan dana yang memadai. Dampak positif yang terjadi antara lain: (1) terciptanya kultur organisasi yang makin kondusif, (2) peningkatan mutu kinerja dosen, (3) mutu proses pembelajaran yang cukup baik, dan (4) tingkat kepuasan mahasiswa yang cukup tinggL Adapun problema yang dihadapi antara lain: (1) keterbatasan SDM karena cukup banyaknya dosen yang sedang menempuh studi lanjut, dan (2) tidak mudahnya mengintegrasikan antara penilaian kinerja dengan reward and punishment system. Kata kunci: sistem jaminan mutu, pembelajarun diperguruan tinggL
Otonomi Daerah Bidang Pendidikan di Kota Salatiga (Profil, Problematika, dan Strategi Mengatasinya) Wasitohadi Wasitohadi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i1.2037

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memperoleh gambaran tentang usaha Dinas Pendidikan Kota Salatiga dalam mengelola pendidikan di era otonomi, persepsi sekolah terhadap kebijakan otonomi pendidikan di beberapa aspek, usaha yang sudah dilakukan, masalah yang dihadapi, dan strategi mengatasinya dalam upaya menuju otonomi pendidikan yang diharapkan. Sumber informasinya adalah pihak-pihak yang terkait, terutama pejabat Dinas Pendidikan, warga sekolah, dan pengurus komite sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara dan studi dokumen. Data yang diperoleh disajikan secara deskriptif dan dianalisis secara kualitatif. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa dalam rangka mengelola pendidikan di era otonomi Pemerintah Kota Salatiga telah merumuskan kebijakan umum bidang pendidikan. Berdasarkan temuan tersebut pemberdayaan terhadap para aktor perencana pendidikan dan organisasi pendukung otonomi pedu dilakukan oleh pemerintah kota bekerjasama dengan Perguruan Tinggi dan LSM sehingga pendidikan menjadi tanggung jawab bersama stakeholders. Kata kunci: otonomi daerah bidang pendidikan.
Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Bahasa Inggris secara Komunikastif dengan Teknik Picture Cue Cards di SMK Negeri 3 Purwokerto Endar Yuniarti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i1.2043

Abstract

Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkat-kan kualitas pembelajaran bahasa Inggris secara komunikatif dengan teknik Picture Cue Cards (PCQ dan prestasi hasil belajar siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMK Negeri 3 Purwokerto kelas II jurusan Akomodasi Perhotelan (AF) tahun akademik 2002/2003. Kelas II AP dipilih berdasarkan prasurvei bahwa kualitas proses pembelajaran pada kelas II AP rendah serta kemampuan berkomunikasi siswa dalam bahasa Inggris dan nilainya tidak menggembirakan. Tindakan kelas dilaksanakan dalam tiga siklus. Data dan informasi tentang peningkatan kualitas pembelajar-an bahasa Inggris secara komunikatif dengan teknik PCC ini diperoleh melalui tes hasil belajar, kaji dokumentasi, observasi, wawancara, angket, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa selama proses pembelajaran meningkat Siswa juga menjadi lebih perhatian, berani berpendapat, dan aktif. Di samping itu, sikap afektif siswa juga meningkat, terbukti dalam menggalang kerja sama kelompok lebih menghargai pendapat orang lain, saling membantu, dan disiplin. Penguasaan materi menjadi lebih baik dan prestasi hasil belajarnya meningkat daripada sebelum diberikan perlakuan. Empat keterampilan berbahasa siswa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis juga meningkat Kata kunci: pembelajaran babasa inggris, teknik picture cue cards.
Pengelolaan Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Mengunakn Metode Kontekstual di SLTP Negeri 25 Surabaya Yulia Krisnawati
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i1.2038

Abstract

Berdasarkan studi awal yang dilakukan oleh peneliti di kelas 1A SLTP Negeri 25 Surabaya, salah satu penyebab siswa kurang berminat belajar bahasa Indonesia karena guru kurang kreatif dan inovatif dalam menerapkan metode pembelajaran. Metode kontekstual dalam pembelajaran bahasa Indonesia merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi masalah dalam pembelajaran. Dengan metode kontekstual ini, siswa dikondisikan untuk berpikir secara kritis, kreatif, logis, dan analitis. Penelitian ini merupakan penelitian rindakan kelas, rancangan penelitian disusun secara kolaboratif dalam 3 siklus, yang masing-masing terdiri dari (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksL Data penelitian berupa data proses dan hasil tindakan yang diperoleh dari hasil pengamatan, hasil wawancara, kumpulan catatan lapangan, dan dokumentasi berupa rekaman audio visual. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data dilakukan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode kontekstual dalam pembelajaran bahasa Indonesia mampu mengubah paradigma guru tentang metode pembelajaran, guru tidak lagi berorientasi student centered teaching, tetapi student centered learning. Guru kreatif dengan melakukan inovasi pembelajaran sehingga mampu membangkitkan semangat belajar siswa. Siswa tidak lagi bosan dan tegang mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia sehingga pembelajaran bahasa Indonesia menjadi menyenangkan. Kata kunci: pengelolaan pembelajaran bahasa Indonesia, metode kontekstual, motivasi, berpikir kritis, student centered learning
Efektivitas Penggunaan Metode Inteligensi Ganda dalam Proses Pembelajaran Fisika di SMU Nurdin Abd. Rahman
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i1.2040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap ada tidaknya perbedaan: (1) motivasi belajar fisika, (2) sikap terhadap pelajaran fisika, dan (3) hasil belajar fisika antara siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran menggunakan metode inteligensi ganda dengan metode tradisional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas I SMU Negeri 1 Ter-nate yang terdiri dari 10 kelas. Sampel 2 kelas diambil secara bertahap (multistage sampling). Instrumen adalah angket model skala Likert dan tes pilihan ganda. Validitas angket diperiksa dengan analisis faktor dan reliabilitas dihitung dengan formula Alpha Cronbach, sedangkan validitas tes diperiksa dengan analisis validitas isi dan analisis butir menggunakan program 1THMAN. Data motivasi belajar, sikap siswa terhadap pelajaran fisika, dan hasil belajar fisika dianalisis secara deskriptif; hipotesis penelitian diuji dengan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan motivasi belajar, sikap siswa terhadap pelajaran, dan hasil belajar fisika secara bersama-sama antara siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran menggunakan metode inteligensi ganda dengan metode tradisional pada taraf signifikansi 5%. Pada probability dari prosedur Pillai's Trace, Wilks' Lambda, Hotelling's Trace, dan Roy's Largest Root; (2) masing-masing variabel terikat juga menunjukkan perbedaan yang signifikan antara siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran menggunakan metode inteligensi ganda dengan metode tradisional; dan (3) metode inteligensi ganda lebih efektif daripada metode tradisional dalam meningkatkan motivasi belajar, sikap siswa terhadap pelajaran, dan hasil belajar fisika. Kata kunci: efektivitas, metode inteligensi ganda, proses pembelajaran fisika.
Manajemen Proses Pendidikan Program Diploma-IV Bidan Pendidik Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Retno Lukitawati
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i1.2035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat keberhasilan manajemen proses pendidikan Program Diploma-IV Bidan Pendidik Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Subjek penelitian terdiri dari unsur-unsur yang terlibat langsung di dalam proses pendidikan, yaitu pengelola, tenaga administrasi, tenaga pengajar, dan mahasiswa. Penelitian ini di-laksanakan melalui pendekatan naturalistik dengan metode kualitatif sehingga terhadap subjek penelitian dilakukan observasi, wawancara, dan penelusuran dokumen. Karena jumlah mahasiswa tidak me-mungkinkan dilakukan wawancara satu persatu, untuk mahasiswa, pengumpulan data dilaksanakan dengan angket, demikian pula kepada para tenaga pengajar diberikan daftar isian untuk mengumpulkan pendapat yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pendidikan yang dilaksanakan di program Diploma-IV Bidan Pendidik Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada telah didukung oleh tenaga yang berkualitas, tetapi belum dapat dikatakan memenuhi syarat karena belum mempunyai tenaga pengajar tetap. Masih terdapat kekurangan sarana prasarana penunjang pendidikan, khususnya belum ada perpustakaan di program pendidikan. Kurikulum yang dipakai dalam segi keilrmian sudah mengantisipasi kemajuan ilmu pengetahuan, tetapi dari tujuan pendidikan belum sesuai karena materi kependidikan masih diberikan di luar kurikulum, yaitu dengan memberikan pelatihan bersertifikasi. Kata kunci: proses pendidikan, diploma-iv, bidan pendidik
Pengaruh Pembinaan Kepala Sekolah, Motivasi Kerja, dan Pengalaman Diklat terhadap Kinerja Guru dalam Pembelajaran Bahasa Madura di SDN Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Madura Sugiyono Sugiyono
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i1.2044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembinaan kepala sekolah, motivasi kerja, dan pengalaman diklat guru secara bersama-sama maupun secara parsial terhadap kinerja guru dalam pembelajaran bahasa Madura di SD Negeri Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Madura. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif ekplanatoris. Populasi penelitian adalah seluruh guru bahasa Madura di SDN se Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan Madura sebanyak 164 orang. Sampel diambil sebanyak 113 orang. Sampel ditentukan dengan cara proportional random sampling. Data primer dikumpulkan dengan invented berskala Likert Analisis data dilakukan dengan regresi berganda dan korelasi parsiaL Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) secara deskriprif pembinaan kepala sekolah terhadap guru menurut persepsi guru tergolong baik, demikian juga motivasi kerjanya. Pengalaman diklat juga tergolong baik. Kinerja guru dalam pembelajaran bahasa Madura juga tergolong baik. (2) Secara bersama-sama pembinaan kepala sekolah, motivasi kerja, dan pengalaman diklat berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru dalam pembelajaran bahasa Madura di SDN. (F = 347.0546; R2 = .905; df = 3:109; p .05). Sumbangan efektimya terhadap kinerja guru sebesar 90.5%. Secara parsial pembinaan kepala sekolah berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru (r parsial = .236; t = 2.543; p .05). Sumbangan efektimya 23.6%. Motivasi kerja guru juga berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru (r parsial = .456; t = 5.355; p .05). Sumbangan efektif 45.6%. Pengalaman diklat juga berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru (r parsial = .521; t = 6.381; p .05). Sumbangan efektif 52.1%. Kata kunci: kinerja guru bahasa madura.
Perilaku Sosial Masyarakat Lembah Sungai Gajah Wong Yogyakarta Ropingi Ropingi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 1 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i1.2039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku sosial masyarakat Lembah Sungai Gajah Wong dan nilai-nilai yang melandasi perilaku sosial tersebut Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif, menggunakan teknik observasi partisipan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perilaku sosial masyarakat Lembah Sungai Gajah Wong dapat dikatrgorikan menjadi tdga, yaitu: (1) perilaku ekonomi, (2) perilaku sosial-budaya, dan (3) perilaku keagamaan. Nilai yang melandasi perilaku masyarakat adalah nilai agama, rasa kemanusiaan, dan mated. Nilai agama menjadi landasan bagi mereka yang ingin mendapatkan kehidupan yang baik secara etika. Nilai kemanusiaan mewarnai perilaku mereka sebagai orang yang hidup susah. Mated menjadi hal yang sangat bernilai bagi masyarakat, karena kemiskinan mereka telah menjadikan mereka hedonis. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhinya ada lima, yaitu (1) pengurus RT kurang mendorong warga masyarakat agar menciptakan suasana dan lingkungan yang baik, bebas dad judi, pelacuran, mabuk, konflik dan sebagainya; (2) latar belakang warga masyarakat adalah orang miskin, suka hidup bebas dan tidak berikat oleh berbagai aturan kemasyarakatan dan bahkan memiliki 'cacat' sosial; (3) tingkat pendidikan warga rendah; (4) pro­gram lembaga sosial yang ada cenderung menina-bobokkan mereka; (5) sosialisasi nilai, khususnya nilai agama dan etika, kurang menyentuh problematika hidup sehad-had yang dihadapi oleh masyarakat Lembah Sungai Gajah Wong. Kata kand: perilaku sosial masyarakat, sungai gajah wong

Page 1 of 1 | Total Record : 10