cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 26857111     EISSN : 23386061     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian pendidikan dosen, dan penelitian disertasi mahasiswa S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil-hasil penelitian yang disampaikan pada jurnal ini tidak terbatas pada bidang evaluasi pendidikan tetapi juga hasil penelitian dan evaluasi pendidikan dalam arti luas, seperti bidang teknologi dan kejuruan, ilmu pengetahuan sosial, pendidikan luar sekolah, linguistik terapan, teknologi pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan sains, dan pendidikan matematika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan Nomor ISSN cetak 1410-4725 dan ISSN online 2338-6061 telah terakreditasi kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 040/P/2014 yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan pada tanggal 18 Februari 2014
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2006)" : 8 Documents clear
Studi Komparasi Evaluasi Portofolio dan Tanpa Evaluasi Portofolio untuk Mata Pelajaran Kimia Sri Suciati
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2006)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4787.839 KB) | DOI: 10.21831/pep.v8i2.2005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan peningkatan prestasi belajar kimia siswa melalui evaluasi portofolio. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IISMA Negeri 1 Sanden yang terdiri dari 6 (enam) kelas dengan jumlah siswa sebanyak 240 (dua ratus empat puluh). Sampel penelitian terdiri atas 2 (dua) kelas dengan jumlah siswa sebanyak 80 (delapan puluh), ditentukan menggunakan teknik cluster sampling yang dilakukan secara random. Sampel pertama yaitu kelas II 3 sebagai kelompok eksperimen dan sampel berikutnya yaitu kelas II 5 sebagai kelompok kontroL Hasil pengamatan peneliti dan kolabolator pada kelas yang menerapkan evaluasi portofolio menunjukkan bahwa untuk semua konsep siswa antusias memiliki skor rerata kelas 9 (skor minimal = 0, skor maksimal = 12), siswa sungguh-sungguh memiliki skor rerata kelas 3 12 (skor minimal = 0, skor maksimal = 16), dan siswa yang lebih tertarik pada pembelajaran kimia dengan skor rerata kelas 3 (skor minimal = 0, skor maksimal. = 4). Hasil uji-t satu arah terhadap skor rerata kelas yang menerapkan evaluasi portofolio (m,) dengan rerata skor kelas yang tidak menerapkan evaluasi portofolio (mj pada p = 0,05 dan df = 78 menunjukkan untuk konsep Termokimia t-hitung p 2,40, Laju Reaksi t-hitung p 3,25, Kesetimbangan Kimia /-hitung p 5,37,iLarutan Elektrolit dan Non Elektrolit t-hitung p 2,44, serta pada ulangan umum semester gasal t-hitung p 5,86. Kesimpulan hasil analisis uji-/ secara keseluruhan menunjukkan bahwa m1 m2. Jadi penerapan evaluasi portofolio pada pembelajaran kimia dapat meningkatkan prestasi belajar kimia siswa. Kata kunci: evaluasi portofolio, prestasi belajar kimia siswa
Karakteristik dan Nilai Fungsi Informasi Butir Soal Ujian Akhir Sekolah Dasar di Kota Bengkulu Nyayu Masyita Ariani
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2006)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v8i2.2004

Abstract

Pendidikan di sekolah dasar (SD), merupakan dasar bagi jenjang pendidikan selanjutnya. Sebagai mastery fcr/bagi calon tamatan SD, soal ujian akhir sekolah dasar (UASD) hams berkarakteristik baik dan dapat dipertanggungjawabkan. PeneUtianiniber karakteristik soal serta nilai fungsi informasi buck soal UASD di Kota Bengkulu tahun 2004. Dengan teknik purposive sampling, dipilih soal tes mata uji Matematika, bahasa Indonesia, dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai sampel soal beserta respons peserta ujian terhadap soal tersebut Tiap mata uji tersebut terdiri dari 35 soal pilihan ganda, 10 soal isian singkat, dan 5 soal uraian. Respons peserta ujian terhadap soal pilihan ganda dianalisis dengan pendekatan teori respons butir 3 parameter, sedangkan soal isian singkat dan uraian dianalisis dengan pendekatan teori tes klasik. Sampel respons terhadap soal UASD diambil dari respons peserta ujian dari gradasi sekolah yang berbeda. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa karakteristik butir soal UASD yang tergolong baik pada bentuk soal pilihan ganda untuk mata uji matematika, bahasa Indonesia, dan IPS, secara berturut-turut adalah: 24,5, dan 1 butir; pada bentuk isian singkat, soal yang berkarakteristik baik ada 5,4, dan 5 butir; sedangkan pada soal bentuk uraian ada 4,1, dan 2 butir soal. Kata kunci: soal, karakteristik, fungsi-informasi
Evaluasi Program Penjurusan SMA di SMAN 11 dan SMA Bopkri 1 Yogyakarta Yuli Prihatni
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2006)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v8i2.2000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mengevaluasi pelaksanaan Program Penjurusan SMA Di SMAN 11 dan SMA BOPKRI I Yogyakarta, khususnya terkait dengan: (1) persiapan penjurusan; (2) proses pelaksanaan penjurusan; (3) hasil penjurusan dan (4) keefektifan pelaksanaan penjurusan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI, guru BK, wakasek kurikulum dan kepala sekolah di SMAN 11 Yogyakarta dan SMA BOPKRI I Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi model stake. Kriteria evaluasi mengacu pada kriteria yang ditetapkan oleh Depdiknas. Pengumpulan data melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji coba instrumen dilaksanakan di SMA PIRI I Yogyakarta dan menghasilkan reliabilitas data anticedent 0,752 dan reliabilitas data outcome 0,833. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persiapan penjurusan di kedua sekolah sudah cukup baik ditinjau dari informasi penjurusan yang diterima siswa guru BK, data pribadi siswa yang digunakan dikedua sekolah, dan peran guru BK; (2) Proses pelaksanaan penjurusan berjalan dengan baik dengan mengacu pada kurikulum berbasis kompetensi; (3) Hasil penjurusan didukung orang tua, motivasi siswa meningkat, dan prestasi siswa. Kata kunci: program penjurusan sma
Peningkatan Mutu Pembelajaran Kimia SMA dengan menggunakan Teaching Guide Berbantuan Komputer Sukarja Sukarja
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2006)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v8i2.2006

Abstract

Penelidan ini bertujuan untuk mengidentifikasi cara meningkatkan kualitas pembelajaran kimia melalui penggunaan pedoman pembelajaran berbantuan komputer di kelas XI SMAN 1 Jetis, Bantul, DIY. Penelidan dndakan kelas ini dilaksanakan dalam dga siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, tes, dan wawancara. Kriteria keberhasilan adalah 80% siswa mencapai dngkat ketuntasan belajar dari nilai tes secara keseluruhan. Hasil penelidan menunjukkan bahwa implementasi teaching guide berbantuan komputer berhasil meningkatkan: 1) partisipasi akdf siswa, dan 2) prestasi siswa, yaitu 91,18% siswa mencapai ketuntasan. Penelidan ini juga menunjukkan adanya kinerja guru. Kata kunci: kualitas pembelajaran, teaching guide, kimia, komputer
Pembentukan Karakter dan Pengembangan Kompetensi Siswa Pendidikan Teknik di SMK Katolik Santo Mikael Surakarta melalui Penerapan Total Quality Management FX. Supriyono Raharjo
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2006)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v8i2.2001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pembentukan karakter, pengembangan kompetensi siswa, budaya kerja, dan TotalQuaBty Management (TQM) di SMK Katolik Santo Mikael (SMK Mikad) Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan sumber informasi para pengelola, pelaksana, dan pelanggan. Data penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen yang relevan. Hasil analisis data menunjukkan pembentukan karakter dan pengembangan kompetensi di SMK Mikael dilakukan melalui empat hal. Pertamat pelaksanaan proses pendidikan dan pelatihan berbasis produksi atau Production Based Training (PBT) dan penerapan manajemen mutu ISO 9001:2000. Kedua, pelaksanaan kegiatan intrakurikuler (teori dan praktik) dan kegiatan ekstrakurikuler mencakup rekoleksi, retret rohani, oleh raga, musik, pecinta alam, dan bela diri. Ketiga, penerapan Kurikulum SMK 2004 diorientasikan kepada kebutuhan dunia usaha dan industri. Keempat, penerapan indikator mutu berbasis pada kepuasan pelanggan dan standar mutu dan persentase serapan dan evaluasi tiap tahun. Kata kunci: pembangunan karakter, pengembangan kompetensi, TQM
Keefektifan Implementasi Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer di UNY Lantip Diat Prasojo
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2006)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v8i2.2003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) kesesuaian perangkat keras dan perangkat lunak dengan perkembangan teknologi informasi pada tingkat fakultas, unit, dan lembaga di lingkungan UNY; (2) kesiapan SDM dalam mendukung implementasi SIM berbasis komputer di UNY; dan (3) keefektifan implementasi SIM berbasis komputer di UNY. Penelitian ini merupakan penelitian evaiuasi yang memfokuskan pada unsur-unsur proses implementasi SIM berbasis komputer di UNY dengan'model yang dikembangkan adalah model Scriven's formative-summative. Pengumpulan data menggunakan metode: wawancara, pengamatan berperan serta, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan icara mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan mengambil kesimpulan. j Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa: pertama, unsur perangkat keras SIM berbasis komputer di UNY sudah efektif, meskipun ada beberapa bagian yang pedu pembenahan. Kedua, unsur perangkat lunak SIM berbasis komputer di UNY sudah efektif, tetapi sistem keamanannya masih perlu ditingkatkan. Ketiga, budaya penggunaan SIM berbasis komputer di UNY dapat dilihat dari aktivitas dosen, karyawan, dan mahasiswa dalam menggunakan fasilitas SIM berbasis komputer di UNY. Keempat, kesiapan SDM sebagai pendukung implementasi SIM berbasis komputer di lingkungan UNY sudah memadai. Kelima, implementasi SIM berbasis komputer di lingkungan UNY sudah efektif, sebab unsur perangkat keras, perangkat lunak, dan SDMnya sudah memenuhi standar. Keenam, Implementasi SIM berbasis komputer di lingkungan UNY hanya terbatas pada bidang akademik, pembayaran mahasisjwa, dan penelitian. Kata kunci: sistem, informasi, manajemen, komputer
Menajemen Pendidikan dan Pelatihan Tindak Lanjut Uji Kompetensi Guru SD di LPMP Kalimantan Tengah Komalasari Komalasari
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2006)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v8i2.2007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) perencanaan, (2) pengorganisasian, (3) pelaksananaan dan (4) pengawasan pada pendidikan dan pelatihan (diklat) tindak lanjut uji kompetensi guru SD di LPMP Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi dan observasi dengan melibatkan pengelola diklat, fasilitator, dan peserta diklat Keabsahan data diukur dengan cara: (a) trianggulasi, (b) perpanjang-an waktu pelaksanaan penelitian, (c) pengumpulan data secara terus menerus, (d) penggunakan data yang berlimpah, (e) pengecekan ulang, dan (f) tanya jawab dengan teman sejawat Analisis data menggunakan teknik yang diajukan oleh Miles dan Huberman (1994) yaitu: (a) reduksi data, (b) penyajian data, dan (c) verifikasL Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) perencanaan diklat belum optimal yang dilihat dari: (a) asesmen kebutuhan, (b) tujuan diklat, (c) kesesuaian program dengan waktu diklat, (d) waktu dan tempat pelaksanaan diklat, dan (e) dana yang tersedia; (2) pengorganisasian belum optimal dilihat dari pembagian kerja dengan jabaran tanggung jawab masing-masing unit; (3) Pelayanan non akademik diklat sudah optimal namun pelaksanaan pembelajaran belum optimal, yang dilihat dari: (a) standar jumlah peserta per kelas, (b) bidang kompetensi guru, (c) waktu, dan (d) kelengkapan bahan diklat; dan (4) pengawasan belum terlaksana dengan baik, dilihat dari pencapaian tujuan dan partisipasi peserta Kata kunci: pendidikan dan pelatihan, uji kompetensi, guru SD.
Pengembangan Program Pemebelajaran Fisika SMA Berbantuan Komputer Wurdiyanti, Titi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2006)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v8i2.2002

Abstract

Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mengembang-kan program pembelajaran fisika sekolah menengah atas berbantuan komputer dan kemudian mengevaluasi program tersebut pada sampel siswa dari populasi penelitian ini. Secara lebih luas, tujuan penelitian ini adalah: (1) mempelajari tanggapan siswa terhadap program tersebut, dan (2) mempelajari perbedaan antara prestasi hasil belajar siswa sebelum dan sesudah mereka menggunakan program tersebut (perbedaan antara skor pretest dan skotpost test). Subjek uji coba meliputi 82 orang, terdiri atas seorang ahli mata pelajaran, seorang ahli media, 30 siswa untuk uji coba instrumen penelitian, 20 siswa untuk uji coba kelompok kecil, dan 30 siswa untuk uji coba lapangan. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan angket pembelajaran dan tes fisika (tes awal dan tes akhir). Evaluasi program dilakukan berdasarkan aspek pembelajaran dan media. Kritik dan sa-ran dari responden digunakan untuk meningkatkan program tersebut Temuan penelitian menunjukkan bahwa dari aspek pembelajaran dan media, program pembelajaran fisika sekolah menengah atas berbantuan komputer secara keseluruhan menarik, bisa meningkatkan motivasi belajar (diberi nilai B oleh responden), dan meningkatkan nilai rata-rata siswa 18%. Kata Kunci: pengembangan program, model pengembangan, validasi program.

Page 1 of 1 | Total Record : 8