cover
Contact Name
AKMALUDDIN
Contact Email
akmal@uinmataram.ac.id
Phone
+6281916015946
Journal Mail Official
el-tsaqafah@uinmataram.ac.id
Editorial Address
Jalan Gajahmada No 100, Jempong Baru, Gedung Training Centre UIN Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
EL TSAQAFAH
ISSN : 20873638     EISSN : 26557746     DOI : https://doi.org/10.20414/tsaqafah.v24i2
Core Subject : Education,
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA welcomes high-quality manuscripts resulted from a research project in the scope of Arabic language learning, linguistic, and education, which includes, but is not limited to the following topics: Arabic Language Learning: 1. The journal receives the results of research on Arabic teaching and learning 2. Design or Development Research in Arabic teaching and learning. Linguistics: 1. Mikrolinguistics: phonology, morphology, syntax, semantics, lexicology 2. Makrolinguistics: sociolinguistics, psycholinguistics, ethnographic linguistics, applied linguistics, language learning. 3. Results of research on language skills which include: listening, speaking, reading, and writing Education: 1. Evaluation of the Arabic language education 2. ICT in Arabic language education. it consists of the application of ICT in Arabic learning and the design, development, and evaluation of the implementation or application of learning media.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 2 (2017): Desember 2017" : 7 Documents clear
IDENTITAS ORANG SASAK: STUDI EPISTEMOLOGIS TERHADAP MEKANISME PRODUKSI PENGETAHUAN MASYARAKAT SUKU SASAK DI PULAU LOMBOK NTB Dedy Wahyudin
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 16 No. 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v16i2.443

Abstract

Artikel ini hendak menjawab dua persoalan krusial terkait identitasorang sasak: pertama, apakah inti identitas orang sasak sekaligus unsur-unsurpembentuknya; kedua, bagaimana mekanisme pengetahuan dan perilakupada masyarakat sasak. Jawaban dari dua soal ini sangat penting sebagaipijakan suku bangsa sasak untuk meraih masa depan yang lebih baik. Penelitiandilakukan dengan pendekatan kualitatif berjenis penelitian fenomenologis.Penelitian jenis fenomenologis paling cocok untuk tema penelitian tentangidentitas ditambah lagi dengan kenyataan bahwa peneliti adalah orang sasakyang tentu saja menyerap dan merasakan sendiri menjadi orang sasak. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa inti identitas orang sasak adalah agama danadat atau Islam dan tradisi. Tradisi sasak merupakan pengejawantahan dariajaran-ajaran Islam yang selanjutnya membentuk perilaku yang tipikal bagimasyarakat sasak yaitu menjadi muslim taat yang berbudaya tinggi pada saatyang sama.
PENELITIAN REKAM JEJAK TUAN GURU HAJI SHAFWAN KARIM HAKIM DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI PULAU LOMBAK (Gagasan dan Tindakan) Ahmad Busyairy
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 16 No. 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v16i2.446

Abstract

Penelitian ini mengkaji gagasan dan pikiran serta karya karyanyata yang dihasilkan oleh TGH Shafwan Karim Hakim Dalam PendidikanIslam dan pengembangannya terutama bagaimana beliau mengembangkanPondok Pesantren Nurul Hakim. Penelitian ini bertujuan untuk Pikirandan gagasan TGH Shafwan serta tindakan beliu dalam pengembanganpendidikan Islam di Pulau Lombok. Adapun metode yang digunakanadalah deskriftif analisis denagan mendeskripsikan fenomena fenomenayang terkait dengan pemikiran dan karya TGH Safwan dalam bidangPendidikan. Hasil dari penelitian ini adalah Gagasan TGH. Shafwan KarimHakim, yang meliputi Pelembagaan Lembaga Pendidikan Islam dengan DuaSayap, Menggagas berdirinya majlis ta’lim di setiap dusun di daerah Kediridan sekitarnya, Mengembangkan Wadah Kerjasama dan Kominikasi antarPondok Pesantren, menggagas pengiriman Da’i ke lokasi terpencil danminim pengetahuan dan pengamalan keagamaan, dan MingintegrasikanPilar pilar Pemikiran Kepesantrenan dalam Pondok Pesantren. Dihasilkanmelalui perenungan mendalam dengan memperhatikan ayat ayat al Qur’andan Sunnah Rasuulullaah SAW. Adapun karya TGH. Shafwan Karim Hakimyang paling monumental adalah mendirikan dan mengembangkan LembagaPendidikan Nurul Hakim Moderen yang bernaung di bawah Yayasan PondokPesantren Nurul Hakim, dengan berbagai jenjang pendidikan dan unit unitlainnya dengan mengembangkan menejemen kekinian. Disamping karyakarya beliau dalam bentuk kitab Fiqih Kontemporer dan menginisiasipembangunan lebih dari 100 (seratus) masjid dan pendirian majlis ta’lim diberbagai plosok pulau Lombok.
PEMBINAAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA ARAB (MAHARAT AL-KALAM) SANTRI DAN SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN DARUL HIKMAH PAGUTAN KARANG GENTENG KOTA MATARAM Fathul Maujud
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 16 No. 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v16i2.447

Abstract

Pondok pesantren Darul Hikmah merupakan pondok pesantrenyang baru memulai kebijakannya dalam menerapkan keterampilan berbicarabahasa arab bagi seluruh santri/santriwatinya. Kebijakan itu tentu masihmengalami berbagai kendala baik dari sisi tenaga pengajar, lingkungan, danpara santri/santriwati itu sendiri. Program madrasah binaan ini mengambilfokus kegiatan pada pembinaan keterampilan berbicara bahasa arab. Programmadrasah binaan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilanberbicara bahasa Arab santri/santriwati sehingga mereka dapat menggunakanbahasa Arab secara praktis dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalamasrama maupun di luar asrama. Disamping itu, tujuan strategis dari programini adalah untuk meningkatkan daya saing pondok pesantren Darul HikmahPagutan diantara pondok pesantren yang sudah eksis dalam mengembangkanbahasa Arab sebagai bahasa komunikasi sehari-hari. Pembinaan keterampilanberbicara bahasa Arab (maharat al-kalam) di pondok pesantren Darul HikmahPagutan dilakukan dengan strategi workshop dan pendampingan. Programini memberi dampak postif bagi para santri/santriwati, mereka sudah mulaiberbicara dengan menggunakan bahasa Arab walaupun masih dicampurcampurdengan bahasa daerah, karena mereka masih kurang dalam mufradat.Namun demikian, sudah tampak dari aktivitas tersebut kemampuan merekadalam melafalkan bunyi. Mereka sudah memiliki kemampuan melafalkanatau mengucapkan huruf-huruf dalam mufradat dan ungkapan-ungkapansederhana dengan baik, bahkan mereka sudah bisa untuk membuat kalimatkalimatsederhana dengan mufradat yang mereka miliki.
IMPLEMENTASI AUTHENTIC ASSESSMENT DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB PADA MADRASAH ALIYAH SWASTA DI KECAMATAN SELONG KABUPATEN LOMBOK TIMUR (Studi Kasus Di MA Mu’alimin NW Pancor) Muhammad Nurman
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 16 No. 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v16i2.448

Abstract

Tujuan di adakannya penelitian ini : (1) untuk mengetahuipelaksanaan penilaian otentik dalam proses pembelajaran bahasa Arab di MAMu’alimin NW Pancor, (2) untuk mengetahui kendala yang dihadapi gurumata pelajaran bahasa Arab MA Mu’alimin NW Pancor dalam penerapanauthentic assessment. (3) untuk mengetahui upaya guru bahasa Arab MAMu’alimin NW Pancor untuk mengatasi kendala-kendala yang dialami dalammenerapkan penilaian otentik.Pendekatan yang digunakan dalam melaksanakan penenelitian ini adalahpendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini termasuk penelitian studi kasus.Penelitian ini juga bisa dikatakan penelitian deskriptif yang bertujuan untukmengumpulkan data dan menguraikannya secara menyeluruh danteliti sesuai dengan persoalan yang akan dipecahkan. Sumber data dalampenelitian ini adalah (1) sumber data primer, yaitu kepala, wakamad, gurukhususnya guru bahasa Arab dan siswa MA Mu’alimin NW Pancor gurubahasa Arab, (2) sumber data sekunder, yaitu berupa dokumen-dokumen.Untuk dapat memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini penulismenggunakan beberapa metode, yaitu: observasi, wawancara, dokumentasi.Data-data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode deskriptifkualitatif yang terdiri dari empat kegiatan, yaitu pertama pengumpulan data.Kedua, reduksi data. Ketiga, penyajian data. Keempat, penarikan kesimpulanatau verifikasi.Ada beberapa kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini : (1)Pelaksanaan authentic assessment dalam proses pembelajaran bahasa Arab MAMu’alimin NW Pancor. Guru mata pelajaran bahasa Arab MA Mu’alimin NWPancor telah menerapkan penilaian otentik yaitu pengukuran hasil belajarpeserta didik atas tiga ranah yaitu: penilaian sikap, penilaian pengetahuandan keterampilan. Namun pelaksanaannya belum terlaksana secaramaksimal. Model-model penilaian otentik yang telah diterapkan antara lainpenilaian kinerja, wawancara lisan, penilaian diri sendiri, penilaian antarteman, pertanyaan terbuka, menulis sampel teks, menceritakan kembali teksatau cerita, pengamatan, penilaian tertulis, penilaian portofolio. Penerapanberbagai macam model penilaian otentik tersebut menunjukkan bahwa gurukreatif dalam melakukan penilaian. (2) Kendala-kendala yang dihadapi gurumata pelajaran bahasa Arab MA Mu’alimin NW Pancor dalam penerapanauthentic assessment : (a) Keterbatasan waktu, (b) Keterbatasan sarana danprasarana, (c) Kesulitan menerapkan penilaian otentik pada kompetensitertentu, (d) Kesulitan Menerapkan Model Penilaian Otentik Tertentu, (e)Peserta Didik. (3) Upaya guru bahasa Arab MA Mu’alimin NW Pancor untukMengatasi Kendala-Kendala yang Dialami Dalam Menerapkan PenilaianOtentik : (a) Melihat situasi dan kondisi sebelum melakukan penilaian,(b) Mengadakan jam tambahan, (c) Mengadakan penilaian kelompok, (d)Memberikan tugas rumah, (e) Menggunakan media yang ada, (f ) Berusahamelengkapi sarana dan prasarana sendiri, (g) Mencari sumber belajar dariberbagai literature.
OPTIMALISASI DEWAN PENGAWAS SYARIAH TERHADAP PRODUK-PRODUK BANK SYARIAH (Studi Kasus pada PT. BPRS Dinar Ashri Mataram) Salimul Jihad
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 16 No. 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v16i2.449

Abstract

Tujuan penelitian ini : (1) Untuk mengetahui mekanisme kerjaDewan Pengawas Syariah (DPS) perbankan syariah. (2) Untuk mengetahuisejauh mana peran Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam pengawasan produkprodukbank syariah. Pendekatan yang digunakan dalam melaksanakanpenenelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini termasukpenelitian studi kasus. Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitianini adalah untuk mendeskrifsikan mekanisme kerja sekaligus peran DewanPengawas Syariah (DPS) perbankan syariah PT. BPRS Dinar Ashri, makapenelitian ini juga bisa dikatakan penelitian deskriptif yang bertujuan untukmengumpulkan data dan menguraikannya secara menyeluruh dan telitisesuai dengan persoalan yang akan dipecahkanAdapun sumber data dalam penelitian ini adalah: (a) Sumber data primer, yaitudata yang diperoleh dari sumbernya secara langsung. Sumber data primerpenelitian ini adalah informan yang dianggap oleh peneliti mengetahui carakerja dan peran Dewan Pengawas Syariah pada PT. BPRS Dinar Ashri NTB.(b) Sumber data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari data yang sudahada dan mempunyai hubungan dengan masalah yang diteliti atau sumberdata pelengkap yang berfungsi melengkapi data-data yang diperlukan olehdata primer, antara lain berupa dokumen PT. BPRS Dinar Ashri. Untuk dapatmemperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini penulis menggunakanbeberapa metode, yaitu: observasi, wawancara, dokumentasi. Data-data yangterkumpul dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif yang terdiridari empat kegiatan, yaitu pertama pengumpulan data. Kedua, reduksi data.Ketiga, penyajian data. Keempat, penarikan kesimpulan atau verifikasi.Ada beberapa kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini : (1) DewanPengawas Syariah pada perbankan syariah melaksanakan tugas dan perannyamengawasi BRPS Dinar Ashri dengan berpedoman kepada fatwa DSN MUI.Pemeriksaan dilakukan sekali dalam 3 bulan dengan melihat dokumenperjanjian, observasi pelaksanaan perjanjian dan mereview pelaku transaksibaik dari pihak Bank maupun nasabah (masyarakat). (2) Peran DewanPengawas Syariah terhadap produk-produk bank syariah PT BPRS DinarAshri dapat dibagi dalam dua peran utama, yaitu pengawasan kesyariahanproduk dan pengembangan produk sesuai dengan tuntutan perkembangandan kebutuhan pasar.
ANALISIS KESALAHAN PEMAKAIAN EJAAN BAHASA INDONESIA PADA PENULISAN KARANGAN NARASI SISWA KELAS VIII MTs. SYAMSUL HUDA PERESAK DESA SEPAKEK KECAMATAN PRINGGARATA KABUPATEN LOMBOK TENGAH N Najamuddin
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 16 No. 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v16i2.450

Abstract

Bahasa adalah sebagian dari budaya. Bahasa menjadi sesuatuyang sangat penting karena mencerminkan budaya. Pembelajaran bahasadiharapkan membantu peserta didik mengenal dirinya, budayanya danbudaya orang lain, mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasidalam masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut, dan menemukan sertamenggunakan kemampuan analitis dan imajinatif yang ada dalam dirinya.Penggunaan bahasa yang benar menurut kaidah Ejaan Yang Disempurnakan(EYD) merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam hal tulismenulis.Ejaan merupakan penggambaran lambang-lambang bunyi ajarandan interelasi antar lambang dalam suatu bahasa (Rohmadi, 2009).Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif yangtermasuk dalam penelitian kebahasaan. Boydan dan Taylor (Moleong,2006:04) mengatakan bahwa pendekatan kualitatif merupakan prosedurpenelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis ataulisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pendekatan kualitatifdipilih karena masalah yang diteliti berupa data yang lebih tepatnya dijelaskandengan menggunakan kata-kata.Berdasarkan hasil penelitian kesalahan ejaan pada beberapa karangan narasisiswa kelas VIII MTs. Syamsul Huda Peresak, Desa Sepakek, KecamatanPringgarata, Kabupaten Lombok Tengah diperoleh kesalahan sebanyak 904kasus kesalahan, yang meliputi: Kesalahan pemakaian pemakaian hurufkapital berjumlah 452 (50%) kesalahan, Kesalahan Penulisan Singkatan 178(19,7 %) kesalahan, Kesalahan Penulisan Kata Depan di dan ke164 (18,14 %)kesalahan, Kesalahan Penulisan Kata Ulang 110 (12,67 %) kesalahan, danPenulisan Unsur Serapan tidak ditemukan kesalahan.
PEMBELAJARAN NAHWU DI MADRASAH QURAN WA AL HADITS (MQWH) PONDOK PESANTREN AL-AZIZIYAH KAPEK GUNUNGSARI KABUPATEN LOMBOK BARAT S Sahrah
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 16 No. 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v16i2.451

Abstract

Madrasah Quran Wal Hadits (MQWH) merupakan institusipendidikan di Pondok Pesantren Al-Aziziyah yang sampai saat masihkonsisten menjaga tradisi yang menjadi warisan pesantren berupa kajianterhadap kitab-kitab kuning. Dengan demikian pendidikan di MQWH lebihmenekankan pada penguasaan terhadap unsur-unsur kebahasaan (al anasir allughowiyah) yang dalam hal ini adalah kajian terhadap ilmu Nahwu.Dalam penelitian ini, peneliti melakukan investigasi untuk mencari formulasipembelajaran Nahwu di MQWH dengan melakukan telaah terhadap tahapantahapanpembelajaran mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasipembelajaran Nahwu.Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodekualitatif yang berupaya mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknyamelalui dokumentasi, wawancara, dan observasi untuk selanjutnya dikajiserta dianalisis dan menarik hasil akhir berupa kesimpulan.Adapun kesimpulan yang diperoleh sebagai hasil dari penelitian ini adalah(1) Perencanaan pembelajaran Nahwu di MQWH diformulasikan berupadistribusi materi pada kitab-kitab rujukan (Matnu al Jurmiyah dan SyarhDahlan); (2) Pelaksanaan pembelajaran Nahwu di MQWH menggunakanmetode deduktif yang selanjutnya didesain lebih spesifik dengan metodemuhafazhah, ceramah, dan driil; (3) evaluasi pembelajaran Nahwu diMQWH menggunakan teknik tes dan non tes, namun evaluasi pembelajaranbelum diterapkan secara komprehensif dan utuh karena evaluasi hanyadilakukan pada ranah kognitif dan masih terbatas pada ranah psikomotorikdan afektif.

Page 1 of 1 | Total Record : 7