cover
Contact Name
Edgar Octoyuda
Contact Email
editorjurnal@satyaterrabhinneka.ac.id
Phone
+6282388102090
Journal Mail Official
Journalasa@satyaterrabhinneka.ac.id
Editorial Address
Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Satya Terra Bhinneka Jl. Sunggal Gg. Bakul Jalan Tengku Amir Hamzah Pekan I, Sunggal, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara 20128
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
ASA: Journal ofAgribusiness and Sustainable Agriculture
ISSN : -     EISSN : 3109029X     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Merupakan jurnal ilmu agribisnis yang menyajikan artikel mengenai hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan sosial ekonomi pertanian, agribisnis, kelembagaan agribisnis, pemberdayaan masyarakat agribisnis, sosiologi agribisnis, isu isu Pembangunan pertanian berkelanjutan serta bidang-bidang yang relevan. Jurnal of ASA (Agribusiness and Sustainable Agriculture) dipublikasikan oleh Program studi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Kehutanan diterbitkan setiap 1 tahun dua kali yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Articles 15 Documents
Trade-Off Between Rice Cultivation Land and Forest Area in Indonesia: An Empirical Analysis Muhammad Yusuf Ibrahim; Salwa Nikmattul Ramadhani
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 2 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the trade-off relationship between rice field area and forest area in Indonesia. The phenomenon of rice field expansion is often associated with reduced forest cover due to land conversion, so it is important to understand the extent of the relationship empirically. The data used is panel data from 34 provinces in Indonesia for the period 2018–2023 sourced from the Statistics Indonesia (BPS). The variables analyzed include rice field area as the independent variable, forest area as the dependent variable, and rice production and productivity as control variables. The analytical method used is Panel Least Squares (PLS). Furthermore, to test the robustness and consistency of the estimation results, this study applies Robust Least Squares (ROBUSTLS) as a robustness test method. The results of the Fixed Effects Model (FEM) indicate that increases in rice field area and improvements in rice productivity do not significantly affect forest area within provinces over time. However, the ROBUSTLS estimation demonstrates significant cross-sectional associations that reflect structural differences between provinces rather than short-term temporal dynamics. These findings imply that the trade-off between rice cultivation and forest conservation in Indonesia is driven more by long-term historical and institutional factors than by recent agricultural changes.
Adopsi Komunikasi Inovasi Pemasaran Digital dalam Pengembangan Agribisnis Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Desa Sukawening Rahmat Dilta Harahap
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 2 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Agribisnis pedesaan dihadapkan pada tuntutan adaptasi terhadap transformasi teknologi digital, khususnya dalam komunikasi pemasaran. Media komunikasi pemasaran digital berpotensi meningkatkan daya saing produk Agribisnis, namun pemanfaatannya oleh kelompok usaha kecil di pedesaan masih terbatas akibat rendahnya literasi digital, keterbatasan akses teknologi, dan kapasitas sumber daya manusia. Kondisi tersebut juga dialami oleh Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebagai instrumen pembangunan ekonomi masyarakat desa melalui pemanfaatan potensi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi adopsi komunikasi inovasi pemasaran digital dalam pengembangan agribisnis Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Desa Sukawening, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengkaji proses komunikasi inovasi dalam pemanfaatan media pemasaran digital serta integrasinya dalam strategi pemasaran agribisnis KUBE. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen dengan melibatkan informan kunci dari pengelola KUBE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi komunikasi inovasi pemasaran digital telah berkontribusi positif dalam memenuhi kebutuhan sistem sosial masyarakat Desa Sukawening, terutama dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan aktivitas ekonomi kelompok. Faktor pendukung utama meliputi peran saluran komunikasi interpersonal, dukungan sistem sosial, serta pendampingan dari pihak eksternal. Namun, keterbatasan literasi digital dan kapasitas sumber daya manusia masih menjadi kendala utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberlanjutan adopsi komunikasi inovasi pemasaran digital merupakan faktor strategis dalam mendukung pengembangan agribisnis KUBE dan merekomendasikan penguatan kapasitas sumber daya manusia serta kolaborasi multipihak untuk pembangunan ekonomi pedesaan yang berkelanjutan.
Financial and Economic Feasibility of Smallholder Oil Palm Plantations: Investment Implications in Rokan Hilir Regency Daffa Ibra Danendra; Ni Ketut Dela Yanti; Nisayu Kurniawati; Ghery Rivanio Idzal; Fauzany Ahsa Muhammad
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 2 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction/Main Objectives: This paper analyzes the financial and economic feasibility of a smallholder oil palm plantation producing fresh fruit bunches (FFB) in Bagan Timur Village, Bangko District, Rokan Hilir Regency. Oil palm plays a crucial role in rural income generation and regional economic development, yet feasibility assessments at the farm level are still largely limited to financial indicators, overlooking broader economic and environmental dimensions. Background Problems: The core problem addressed is the lack of integrated feasibility studies that incorporate both private profitability and economic externalities; the research asks whether smallholder oil palm farming remains viable once these factors are considered. Novelty: The novelty of this study lies in integrating financial and economic feasibility analysis by applying shadow prices, including carbon sequestration valuation, to a smallholder FFB-based oil palm system. Research Methods: A case study approach was employed using primary data collected in August–September 2025 through interviews, observations, and farm records. Standard investment criteria (NPV, Net B/C, Gross B/C, IRR, and Payback Period) were applied under financial and economic frameworks. Finding/Results: The results show that the plantation is financially and economically feasible, with positive NPVs, B/C ratios above one, IRRs exceeding discount rates, and acceptable payback periods. Conclusion: The findings confirm that smallholder oil palm farming remains viable even after accounting for economic and environmental costs, underscoring the importance of comprehensive feasibility analysis for sustainable investment decisions.
Transmisi Harga Berbasis Pelabuhan dan Daya Saing Jagung Lokal: Tinjauan Literatur dari Sumatera Utara, Indonesia Desty Dwi Sulistyowati; Juriyah Astika Dewi
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 2 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung merupakan komoditas strategis dalam sistem pangan Indonesia karena perannya sebagai bahan baku utama industri pakan ternak serta kontribusinya terhadap ketahanan pangan nasional. Provinsi Sumatera Utara memiliki posisi penting sebagai sentra produksi jagung sekaligus wilayah yang terintegrasi erat dengan perdagangan internasional melalui Pelabuhan Belawan. Kondisi ini menjadikan pasar jagung regional sangat sensitif terhadap fluktuasi harga jagung impor dan dinamika logistik global. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya saing jagung lokal di Sumatera Utara dengan menekankan peran Pelabuhan Belawan sebagai simpul utama transmisi harga berbasis pelabuhan (port-based price transmission). Studi ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematis terhadap publikasi ilmiah dan laporan kebijakan periode 2020–2026 yang membahas transmisi harga, konektivitas pelabuhan, biaya logistik internasional, serta daya saing jagung lokal di Indonesia dan negara berkembang dengan karakteristik pasar serupa. Analisis
Analisis Fungsi Manajemen pada UMKM Frozen Food Pasar Beku Kota Padang Alvindo Dermawan; Julia Mardalisa; Muhammad Febriansyah Ibrahim; Erwin Efendi Nasution
ASA : Agribusiness and Sustainable Agriculture Vol. 2 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi fungsi manajemen pada UMKM Pasar Beku sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan pasar akan produk pangan praktis di era modern. Topik ini menjadi penting karena sektor frozen food memerlukan integrasi manajemen operasional yang ketat untuk menjaga kualitas nutrisi dan cita rasa produk dalam jangka panjang. Masalah utama yang dikaji adalah efektivitas penerapan fungsi POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dalam memitigasi risiko kerusakan produk akibat fluktuasi rantai pendingin dan pengelolaan persediaan yang masih bersifat konvensional. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis mendalam mengenai adaptasi fungsi manajemen tradisional pada UMKM lokal yang mulai mengintegrasikan kanal pemasaran digital untuk menghadapi dinamika pasar industri pangan olahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pemilik usaha, serta studi dokumentasi catatan operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasar Beku telah menjalankan fungsi manajemen secara fungsional melalui penerapan metode FEFO dan pemasaran digital, namun masih terdapat hambatan pada pengawasan manual dan keterbatasan perencanaan jangka panjang. Kesimpulannya, sinkronisasi fungsi manajemen yang sistematis sangat krusial bagi keberlanjutan UMKM pangan, dengan implikasi perlunya transformasi menuju sistem pengawasan digital dan standardisasi operasional untuk meningkatkan efisiensi serta daya saing bisnis.

Page 2 of 2 | Total Record : 15