cover
Contact Name
ADDIN ZUHROTUL AINI
Contact Email
addinzuhrotul@upms.ac.id
Phone
+6282215081513
Journal Mail Official
lppm@upms.ac.id
Editorial Address
Jl. AR Saleh no 21 Nganjuk
Location
Kab. nganjuk,
Jawa timur
INDONESIA
Dharma Pendidikan
ISSN : 19072813     EISSN : 28290267     DOI : https://doi.org/10.69866/dp.vXXi1.XX
Dharma Pendidikan is a journal contains publications from researches and scientific studies. The publications intended to  contribute understanding and developing scientific theories and concepts, education and their application in education. 
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 16 No 1 (2021): Dharma Pendidikan" : 11 Documents clear
Enhanching Vocabulary Mastery By The Usage Of Elicitation Technique At The Third Semester Of English Language Education STKIP PGRI Nganjuk In The 2020/2021 Academic Year Rina Puji Utami; Henny Roessalaningtias
Dharma Pendidikan Vol 16 No 1 (2021): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v16i1.151

Abstract

Abstract The purpose of research is to find out comptence of students’ vocabulary mastery before and after taught by using elicitation technique and to find out the effectiveness of using elicitation technique before and after in students’ vocabulary mastery at the third semester of English Language Education STKIP PGRI Nganjuk . The methodology of research is experimental research, one group pre-test post-test design. The research was conducted at STKIP PGRI Nganjuk, at the academic year of 2020/2021 by using the samples at the third semester of English Language Education class by number of class is 26 students. In completing the research, the technique of data collection used test. Analysis of the data is used t-test. Based on the table above it could be seen that tcount had greater than ttable at level of significant. tcount is 11, 47 an ttable on the significant level of 5% is 2.04523. Based on the results of analysis that tcount > ttable there is effectiveness to develop the students’ vocabulary mastery before and after being taught using elicitation technique at the third semester of English Language Education STKIP PGRI Nganjuk at the 2020/2021 academic year. The hypothesis is Ha is accepted and Ho is rejected. That is : “ There is effectiveness between teaching vocabulary using Elicitation Technique and teaching vocabulary without using Elicitation Technique to enhance students’ vocabulary mastery at the third semester of English Language Education STKIP PGRI Nganjuk at the 2020/2021 academic year.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Fisika Pada Siswa Kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Prambon Suparlan Suparlan
Dharma Pendidikan Vol 16 No 1 (2021): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v16i1.154

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan bertujuan untuk mengembangkan kualitas manusia sebagai suatu kegiatan yang sadar akan tujuan. Oleh sebab itu, aktivitas dalam mendidik yang dilakukan oleh seorang guru merupakan suatu pekerjaan dengan tujuan yang sistematis sehingga dalam pelaksanaannya menuntut suatu proses yang berkesinambungan di setiap jenis dan jenjang pendidikan. Profesionalisme seorang guru mutlak diperlukan sebagai bekal dalam mengakses perubahan, baik itu metode pembelajaran ataupun kemajuan teknologi. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa hasil belajar belum mencapai hasil seperti yang diharapkan. Salah satu alternatif pemecahan masalah yang dapat dilakukan oleh guru sebagai fasilitator adalah berkreasi dan berinovasi dalam memilih strategi yang menarik dan bervariasi serta menerapkan dalam proses pembelajaran sehingga siswa akan termotivasi untuk berperan aktif hingga mampu mencapai indikator pembelajaran yang telah dirumuskan. Sebagai tindak lanjut, maka peneliti memilih judul Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Fisika pada Siswa Kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Prambon. Pembelajaran Berbasis Masalah yaitu suatu pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar melalui berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah dalam rangka memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran. Aktivitas belajar adalah segala sesuatu yang dilakukan atau kegiatan-kegiatan yang terjadi baik fisik maupun non fisik dalam kegiatan pembelajaran. Hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Penelitian dilakukan dalam dua siklus, diawali dengan menyusun rencana dan jadwal kegiatan, merancang instrumen penelitian dan merancang langkah-langkah pembelajaran yang akan diterapkan selama penelitian berlangsung, kemudian dilakukan pelaksanaan tindakan, diteruskan dengan analisis dan refleksi untuk menentukan tindakan pada siklus berikutnya. Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah terjadinya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Peningkatan aktivitas siswa dari siklus 1 ke siklus 2 dengan rata-rata aktivitas siswa dari siklus 1 sebesar 67,25% dengan ketuntasan sebesar 70,83%, rata- rata siklus 2 sebesar 77,25% dan ketuntasannya sebesar 91,67%. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2 yang diukur melalui hasil tes di setiap akhir siklus, dengan ketuntasan klasikal pada siklus 1 sebesar 69,44% dengan rata-rata capaian 76,22 dan pada siklus 2 menjadi 83,33% dengan rata-rata capaian 82,33. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan aktivitas, dan hasil belajar siswa kelas XI MIPA 1 di SMA Negeri 1 Prambon.
Upaya Komunitas Dalam Penguatan Karakter Warga Negara (Studi Kasus Pada Tunas Hijau di Surabaya) Lensi Megah Retta
Dharma Pendidikan Vol 16 No 1 (2021): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v16i1.155

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis upaya yang dilakukan oleh komunitas dalam penguatan karakter warga negara dan karakter yang terbentuk dari program tersebut. Tunas Hijau merupakan komunitas berbasis lingkungan sekaligus Lembaga Swadaya Masyarakat yang berada di kota Surabaya. Fokus penelitian adalah bagaimana penguatan karakter yang dilakukan oleh Tunas Hijau. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Penelitian ini memberikan hasil berupa upaya penguatan karakter yang dilakukan komunitas Tunas Hijau. Dimana upaya penguatan karakter dilakukan dengan beberapa program unggulan dan berkelanjutan, diantaranya desa binaan, ecopreneur, Surabaya eco school, dan ecomobile PJB challenge. Berdasarkan program tersebut, terdapat beberapa karakter yang terbentuk diantaranya karakter kreatif, mandiri, peduli lingkungan, dan tanggung jawab. Namun, dalam implementasinya yang cenderung dominan adalah karakter peduli lingkungan yang mana setiap program memberikan kontribusi dalam penguatan karakter peduli lingkungan. Penguatan karakter peduli lingkungan ini membuat warga negara atau masyarakat di kota Surabaya yang menjadi sasaran program dapat lebih peka dan bijak terhadap permasalahan lingkungan baik lingkungan sosial maupun alam.
Improving Writing Ability In Descriptive Text By Using Picture Media At The First Year Students Of Sman 1 Pace Nganjuk Imam Muadib
Dharma Pendidikan Vol 16 No 1 (2021): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v16i1.156

Abstract

Based on the researcher’s, to improving writing ability at the first years students of SMAN I Pace Nganjuk is very difficult. There are many problems which are often faced by the students. There is student’s difficulty to applying their ideas and so on. And now researcher wants to trying improving student’s writing ability using picture media. The objective of the study was to describe improving student’s writing ability in descriptive text using picture media at the first year’s students of SMAN I Pace Nganjuk. This research uses CAR (classroom Action Research). The steps of CAR needs repeatedly process until get the good result better than before. In this research, the researcher used CAR as implement a strategy in writing class activity. The data of the study were gathered through pre-test, cycle 1, cycle 2, and cycle 3. The population of the first year students was 324. In order to make easier, the researcher took a sample as the subject of this study. The researcher used purposive sampling to take the subjects of this study. They were 36 first year students of SMAN I Pace Nganjuk of the 2012/2013 academic year. From the data and analysis of the students’ writing achievement, the study had found that the minimal score of pre-test is 40 and maximal score was 75, of the cycle 1 minimal score is 55 and maximal score was 75, of the cycle 2 minimal score is 60 and maximal score was 80 where as the minimal score of the cycle 3 was 65 and maximal score was 85. Based on the analysis of data which was taken at 36 students of the first years students in SMAN I Pace Nganjuk. The successfully improvement from the improvement of writing descriptive text using picture media could be seen of the students writing score from pre-test until cycle 3. Before applied picture media in teaching writing, the students writing achievement was not satisfactory. And after the cycle was done, and the student’s score of pre-test and cycle 1 – 3 counted by using SPSS 11, the conclusion of this research showed that picture media could improve student’s writing ability there, because on the research researcher found improving student’s writing score. From the improvement writing score, researcher could give suggestion for teacher there are she should evaluate the condition of the class, prepare the interesting picture for writing and pay attention to every student, especially to the low students. And the suggestion for students they are the students should build their motivation and intention, they should be active in learning process.
Upaya Mengatasi Kecemasan Berbicara Di Depan Kelas Melalui Pengimplementasian Kombinasi Strategi Systematic Desensitization dan Strategi Cognitive Restructuring Siswa Kelas VIII-D SMP Negeri 3 Nganjuk Purnomo Purnomo
Dharma Pendidikan Vol 16 No 1 (2021): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v16i1.157

Abstract

Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Siswa merupakan sentral dalam keseluruhan pendidikan. Pada proses penyelenggaraan pendidikan ditengarai tidak sedikit siswa yang menghadapi permasalahan dan perlu untuk diselesaikan terutama yang berkaitan dengan psikologis siswa. Salah satu masalah yang pada akhir-akhir ini muncul terkait dengan pelaksanaan kurikulum baru yang meminta siswa lebih aktif untuk mengekspresikan dan mengaktualisasikan diri dengan banyak tampil di depan kelas tampak bahwa banyak siswa yang mengalami kecemasan untuk tampil di depan kelas Sebagai tindak lanjut, maka peneliti memilih judul : Upaya Mengatasi Kecemasan Berbicara Di Depan Kelas Melalui Pengimplementasian Kombinasi Strategi Systematic Desensitization Dan Strategi Cognitive Restructuring Siswa Kelas VIII-D SMP Negeri 3 Nganjuk. Dalam usaha membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi siswa tersebut, dicoba dengan menggunakan kombinasi antara Strategi Systematic desensitization (SD) dengan Strategi Cognitive Restructuring (CR). Asumsi yang mendasari digunakannya Strategi Systematic desensitization (SD) untuk mengatasi berbicara di depan kelas adalah bahwa kemampuan stimuli, khususnya yang menimbulkan kecemasan dapat dikurangi atau diperlemah jika terjadi suatu respon antagonistik terhadap kecemasan. Sedangkan asumsi digunakannya Strategi Cognitive Restructuring (CR) adalah perasaan dan perilaku individu sebagian besar ditentukan oleh cara dia memandang dunia. Kecemasan berbicara di muka (depan kelas) disebabkan oleh adanya keyakinan-keyakinan individu yang tidak rasional tentang suatu peristiwa yang ada hubungannya dengan berbicara di muka. Metode penelitian yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Penelitian dilakukan dalam tiga siklus, diawali dengan menyusun rencana dan jadwal kegiatan, merancang instrumen penelitian dan merancang langkah-langkah pembimbingan yang akan diterapkan selama penelitian berlangsung, kemudian dilakukan pelaksanaan tindakan, diteruskan dengan analisis dan refleksi untuk menentukan tindakan pada siklus berikutnya. Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah terjadinya penurunan tingkat kecemasan berbicara di depan kelas dengan mengimplemantasikan Kombinasi Strategi Systematic Desensitization Dan Strategi Cognitive Restructuring.
Perspektif Umum Tentang Usia dan Akuisisi Dalam Pemerolehan Bahasa Kedua Pembelajar Muda Triana Wuri Cahyanti
Dharma Pendidikan Vol 16 No 1 (2021): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v16i1.158

Abstract

Baru-baru ini, dosen maupun guru dapat melihat bahwa persediaan penelitian yang dapat dikelola beberapa dekade yang lalu telah digantikan oleh gudang informasi yang terkoordinasi dan sistematis. Para peneliti di seluruh dunia bertemu, bertukar luaran, membandingkan data, dan sampai pada beberapa penjelasan yang dapat diterima bersama. Dalam pendidikan seni bahasa, atau contoh, calon guru diharuskan mempelajari penguasaan bahasa pertama, terutama penguasaan setelah usia lima tahun. Untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang tugas mengajar keterampilan bahasa kepada penutur asli. Dalam pendidikan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris sebagian besar teks dan kurikulum stpengajarr sekarang menyertakan beberapa materi pengantar dalam penguasaan bahasa pertama. Alasannya jelas, para pelajar masih berusia lima tahun saat guru meningkatkan pemahaman mereka tentang tugas mengajar keterampilan bahasa kepada penutur asli. Dalam pendidikan bahasa asing, sebagian besar teks dan kurikulum stpengajarr sekarang menyertakan beberapa materi pengantar dalam penguasaan bahasa pertama. Alasannya penguasaan bahasa pertama dimulai pada masa kanak-kanak yang sangat dini, tetapi penguasaan bahasa kedua dapat terjadi di masa kanak-kanak, awal atau akhir, serta di masa dewasa. Perlakuan masa kanak-kanak dan dewasa. dan perbedaan di antara mereka, berapa kunci untuk model dan teori akuisisi bahasa yang diperlukan oleh seorang pengajar Bahasa kedua? Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjawab beberapa dari pertanyaan tersebut dan untuk menguraikan secara eksplisit beberapa parameter dari teori pakar untuk melihat pengaruh usia dan pencapaian dan juga dalam motivasi mereka.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Dengan Aplikasi Quizizz Yunis Ayu Maulia
Dharma Pendidikan Vol 16 No 1 (2021): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v16i1.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn dengan menggunakan media aplikasi Quizizz pada siswa kelas X-MIPA 1 di SMA Negeri 2 Nganjuk. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-MIPA 1 SMA Negeri 2 Nganjuk yang berjumlah 32 siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes dan observasi. Instrumen penelitian berupa tes soal kuis di aplikasi Quizizz dan observasi langsung dalam proses pembelajaran. Adapun indikator keberhasilan tindakan untuk hasil belajar ditandai dengan ≥70% dari jumlah siswa yang mengikuti proses pembelajaran telah memperoleh nilai ≥70. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran Quizizz. Rata-rata hasil belajar sebesar 64,05 pada siklus I kemudian menjadi 86,35 pada siklus II. Prosentase siswa yang memperoleh nilai ≥70 mengalami peningkatan yakni 43,75% pada siklus I dan menjadi 78,125% pada siklus II.
Penerapan Metode Drill Dalam Pembelajaran Limit Fungsi Aljabar Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Ngronggot Kabupaten Nganjuk Tahun Ajaran 2018/2019 Zaenal Fuadi Dwi Ahmadi
Dharma Pendidikan Vol 16 No 1 (2021): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v16i1.160

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh penerapan metode drill terhadap hasil belajar pokok bahasan Limit Fungsi Aljabar pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ngronggot Kabupaten Nganjuk Tahun Ajaran 2016/2017. Desain penelitian ini adalah one group pre post test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ngronggot Kabupaten Nganjuk tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 38 siswa. Sampel penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan selama 8 kali pertemuan serta dilakukan pre test dan post test. Hasil pre test dari total 38 siswa sebelum diberi metode drill dalam pembelajaran limit fungsi aljabar, diketahui bahwa sebagian besar yaitu sebanyak 36 siswa (94,7%) memiliki nilai < 75 atau berada pada kategori belum memenuhi ketuntasan belajar. Hasil post test dari total 38 siswa, sebelum diberi metode drill dalam pembelajaran limit fungsi aljabar, diketahui bahwa sebagian besar yaitu sebanyak 30 siswa (78,9%) memiliki nilai 75-100 atau berada pada kategori sudah memenuhi ketuntasan belajar. Hasil pengujian hipotesis dengan teknik Paired Sample T-Test diperoleh nilai T-hitung sebesar 5,551; sedangkan nilai T-tabel sebesar 2,042, sehingga nilai T-hitung > T-tabel. Dengan demikian, hipotesis diterima, artinya terdapat pengaruh penerapan metode drill terhadap hasil belajar pokok bahasan Limit Fungsi Aljabar pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ngronggot Kabupaten Nganjuk Tahun Ajaran 2018/2019.
Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Mengembangkan Life Skills Peserta Didik di MAN 1 Kota Kediri Toyibatus Sya’odah
Dharma Pendidikan Vol 16 No 1 (2021): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v16i1.161

Abstract

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dengan berbagai prinsip dan karakteristiknya diharapkan mampu menjawab tantangan pendidikan yang dialami selama ini. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan MBS dalam mengembangkan life skills peserta didik. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam perjalanan pengumpulan data, peneliti menggunakan metode wawancara, observasi serta dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan MBS mampu mendukung efektivitas pengembangan life skills peserta didik melalui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dimana untuk mengembangkan academic skill peserta didik melalui integrasi pada setiap mata pelajaran dan program bimbel, untuk mengembangkan vocational skill melalui mulok keterampilan serta untuk mengembangkan personal skill dan social skill peserta didik melalui kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler.
Error Analysis Of Students’ Independent Writing (A Descriptive Study At The English Department Of STKIP PGRI Nganjuk) Anita Budi Rahayu
Dharma Pendidikan Vol 16 No 1 (2021): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v16i1.163

Abstract

This study was conducted to identify the types of errors that made by the second year students of English Department of STKIP PGRI Nganjuk in their writing-I and to analyze what factor causes the students make errors in their writing. There are about 30 students who have taken the writing class. This qualitative study was conducted by document analysis and interview. The document analysis was done by collecting students' writing papers; it was taken from the lecturer who taught academic writing class. The paper became the primary source supported by related references as the secondary sources. The whole primary data were classified based on the types of errors, and then they were explained. The writer also used interview protocol to cross check the data got from document analysis. This was important technique to gather the information about the factor causes the students make errors in their academic writing. The research finding shows the type of error that the students often made many errors in tenses. These errors occurred due to their lack of understanding about tenses and their usage. The other minor errors are considered mistakes because they know the rules, especially in using capital, punctuation, and determiners. Based on the interview protocol, the errors were made because of the influence of the first language; the students often think in Indonesian then write in English. The process of transferring the language infected the errors. This also was influenced by the students' habit that seldom read the writing product after they write it. Actually, the errors can be revised if the students can pay much more attention to their writing product. From this evidence, the writer suggested that lectures teach and train their students in constructing sentences in many forms of tenses as prewriting activity. Other suggestion for the lectures is that they remind students about minor mistakes to prevent repeated mistakes. The lectures also have to plan valuable and effective feedback in order to enhance students' development in writing skill.

Page 1 of 2 | Total Record : 11