cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ganendra@batan.go.id
Editorial Address
Jl. Babarsari Kotak Pos 6101 ykbb, Yogyakarta 55281
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Ganendra: Majalah IPTEK Nuklir
ISSN : 14106957     EISSN : 25035029     DOI : https://doi.org/10.17146/gnd
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Iptek Nuklir Ganendra merupakan jurnal ilmiah hasil litbang dalam bidang iptek nuklir, diterbitkan oleh Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan (PTAPB) - BATAN Yogyakarta. Frekuensi terbit dua kali setahun setiap bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
PERBANDINGAN HASIL ANALISIS DUA LABORATORIUM MENGGUNAKAN METODE YANG BERBEDA Sri Murniasih, Agus Taftazani
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 20 Nomor 1 Januari 2017
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1204.149 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2017.20.1.3115

Abstract

PERBANDINGAN HASIL ANALISIS DUA LABORATORIUM MENGGUNAKAN METODE YANG BERBEDA. Telah dilakukan perbandingan hasil analisis suatu sampel abu vulkanik pada dua laboratorium dengan metode analisis yang berbeda. Pekerjaan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu suatu laborotorium pengujian serta menjalin kerjasama dengan laboratorium pengujian dari Negara lain. Sampel diuji di laboratorium AAN – PSTA menggunakan metode AAN, sedangkan pada Universitas Texas menggunakan ICP-MS dan ENAA. Dari target 12 unsur, laboratorium AAN – PSTA mampu menyajikan data analisis 11 unsur. Berdasarkan hasil perbandingan diketahui bahwa analisis unsur K, Mn, Ti dan Fe dari kedua laboratorium mempunyai perbandingan yang sangat baik dan saling berdekatan. Hal ini diketahui dari nilai RSD dan koefisien korelasi hasil analisis kedua laboratorium. Sedangkan dilihat dari perbedaan hasil diketahui bahwa hasil analisis unsur Al, Na, K, Fe, V, Mn, Ti, Cr dan As dari kedua laboratorium tidak beda signifikan. Dari 11 unsur yang dilaporkan, hanya unsur Zn yang mempunyai nilai berbeda signifikan untuk dua laboratorium.
KINETIKA PELINDIAN TITANIUM DALAM ILMENIT MEMAKAI HCl MV Purwani; Suyanti Suyanti; Herry Poernomo
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 18 Nomor 1 Januari 2015
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.38 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2015.18.1.2850

Abstract

Telah dilakukan penelitian pelindian ilmenit dari tailing pengolahan pasir zirkon. Tailing pengolahan pasir zirkon mengandung Zr, Ti, Nb dan Fe. Pada penelitian ini akan dilakukan penentuan kimetika pelindian (leaching) Ti dalam ilmenit memakai HCl.  Pada penentuan laju reaksi meliputi pengaruh perbandingan HCl dengan berat ilmenit, M HCl dan suhu reaksi. Percobaan untuk menentukan tetapan laju reaksi dilakukan dengan memvariasi suhu reaksi dengan parameter waktu mulai 0 sampai 250 menit dan suhu proses mulai 700C sampai 1080C.   Dari hasil penelitian pelindian Ti dalam ilmenit memakai HCl, dapat diambil kesimpulan bahwa semakin besar perbandingan HCl dengan berat ilmenit, M HCl dan suhu reaksi, laju reaksi semakin cepat. Laju reaksi pada 50 menit pertama berkisar antara 0,0021 – 0,0032 gmol/l.menit dan laju reaksi pada 250 menit berkisar antara 0,0005 – 0,0007 gmol/l.menit untuk variasi perbandingan HCl dengan berat ilmenit = 4 – 20.  Laju reaksi pada 50 menit pertama berkisar antara 0,0012 – 0,0026 gmol/l.menit dan laju reaksi pada 250 menit berkisar antara 0,0004 – 0,0006 gmol/l.menit untuk M HCl = 8 – 12,23 M.. Laju reaksi pada 50 menit pertama berkisar antara 0,0012 – 0,0032 gmol/l.menit dan laju reaksi pada 250 menit berkisar antara 0,0002 – 0,0006 gmol/l.menit pada reaksi = 70 – 1080C. Reaksi pelindian Ti dalam ilmenit merupakan reaksi orde kedua. hubungan antara suhu (T) dengan tetapan laju reaksi (k).  ln k = -5383,5/T  + 6,6149 atau k = 6,6149.e- 5383,5/T, faktor frekuensi A = 746,130, energi aktivasi E = 44758,419 kj/mol.
SINTESIS DAN SERTIFIKASI BAHAN ACUAN BERSERTIFIKAT (CRM) ZIRKONIA HASIL OLAH PASIR ZIRKON Samin, Supriyanto C, Sajima
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 19 Nomor 1 Januari 2016
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.575 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2016.19.1.2778

Abstract

ABSTRAK SINTESIS DAN SERTIFIKASI BAHAN ACUAN BERSERTIFIKAT (CRM) ZIRKONIA HASIL OLAH PASIR ZIRKON. Sintesis dan sertifikasi bahan acuan bersertifikat (CRM) zirkonia hasil olah pasir zirkon perlu dilakukan untuk mendukung kegiatan pilot plant pembuatan zirkonia di PSTA-BATAN. Sintesis dan sertifikasi CRM zirkonia dilakukan menggunakan  bahan baku zirkonium oksid klorida hasil olah pasir zirkon Kalimantan. Zirkonium oksid klorida  dilarutkan dengan aquadest (1:10), ditambah ammonia pada pH 10, maka terbentuk endapan zirkonium hidroksida. Zirkonium hidroksida  dipanaskan pada suhu 110 oC dan dilakukan kalsinasi  pada suhu 900 oC, sehingga diperoleh zirkonia. Zirkonia dikeringkan pada suhu 110 oC, digerus dan diayak sampai diperoleh ukuran butir lolos 200 mesh. Serbuk zirkonia dihomogenkan, kemudian dilakukan uji homogenasi, uji stabilisasi, uji karakterisasi dan uji kadar air. Pada evaluasi data diperoleh kandidat CRM zirkonia sudah homogen, stabil,.mengandung mineral baddeleyite yang monoklin dan kadar air lebih kecil 1 %. Disimpulkan serbuk zirkonia sudah memenuhi syarat fisik sebagai CRM. Sertifikat hasil uji parameter dalam CRM zirkonia dari 7 laboratorium terakreditasi dengan metode statistik diperoleh 9 oksida, adalah ZrO2 : (95,422± 0,027) % ; HfO2 : (1,443 ± 0,004)  % ; SiO2 : (0,535 ±  0,002) % ; Al2O3 : (0,362 ±  0,012) %; Fe2O3 : (0,028 ±  0,003) % ; TiO2 : (0,026 ±  0,001) %;  Na2O : (0,262 ±  0,026) %;  Nd2O3 :  (0,0367±  0,007) %; CeO2 : (0,131 ±  0,013) %. Sertifikasi ini tertelusur ke BCS-CRM No. 358 zirconia buatan BAS-Perancis.
STUDI MODEL BENCHMARK MCNP6 DALAM PERHITUNGAN REAKTIVITAS BATANG KENDALI HTR-10 Zuhair, Suwoto, Putranto Ilham Yazid, Jupiter S.Pane
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 19 Nomor 2 Juli 2016
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.499 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2016.19.2.2880

Abstract

ABSTRAK STUDI MODEL BENCHMARK MCNP6 DALAM PERHITUNGAN REAKTIVITAS BATANG KENDALI HTR-10. Dalam operasi reaktor nuklir, sistem batang kendali memainkan peranan yang sangat penting karena didesain untuk mengendalikan reaktivitas teras dan memadamkan reaktor. Nilai reaktivitas batang kendali harus diprediksi secara akurat melalui eksperimen dan perhitungan. Makalah ini mendiskusikan model Benchmark dalam perhitungan reaktivitas batang kendali reaktor HTR-10. Perhitungan dikerjakan dengan program transport Monte Carlo MCNP6 dan pustaka data nuklir energi kontinu ENDF/B-VII. Hasil perhitungan memperlihatkan prediksi MCNP6 memiliki kesesuaian yang cukup baik dengan pendekatan difusi maupun model Monte Carlo yang diestimasi China untuk reaktivitas sepuluh batang kendali fully in di teras penuh (problema Benchmark B3.1 dan  B4.1). Simulasi MCNP6 memperlihatkan hasil yang kurang menguntungkan dalam kasus reaktivitas satu batang kendali fully in di teras penuh (problema Bechnmark B3.2), namun sebaliknya mendemonstrasikan akurasinya yang paling tinggi di teras inisial (problema Benchmark B4.2). Hasil-hasil ini menyimpulkan bahwa model MCNP6 yang digunakan dalam perhitungan reaktivitas batang kendali HTR-10 dapat diaplikasikan untuk analisis fisika teras reaktor pebble bed lainnya.
KARAKTERISASI FISIKO-KIMIA RADIOISOTOP TERBIUM-161-KLORIDA (161TbCl3) HASIL IRADIASI BAHAN SASARAN GADOLINIUM OKSIDA ALAM Azmairit Aziz, Nana Suherman
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 18 Nomor 1 Januari 2015
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.026 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2015.18.1.2824

Abstract

ABSTRAK KARAKTERISASI FISIKO-KIMIA RADIOISOTOP TERBIUM-161-KLORIDA (161TbCl3) HASIL IRADIASI BAHAN SASARAN GADOLINIUM OKSIDA ALAM. Saat ini jumlah penderita kanker meningkat setiap tahun  di Indonesia dan menjadi penyebab kematian ke tiga setelah penyakit jantung dan darah tinggi. Terbium-161 (161Tb)  merupakan  pemancar-β- lemah (Eβ- = 0,155 MeV,  T1/2 = 6,9 hari) yang sangat mirip dengan  177Lu baik dari segi waktu paro, energi beta dan sifat kimianya. Akan tetapi,  161Tb juga memancarkan elektron konversi dan elektron Auger yang  dapat memberikan efek terapi yang lebih besar dibanding 177Lu. Radioisotop 161Tb dapat dibuat dalam bentuk bebas pengemban (carrier-free) untuk digunakan dalam penandaan biomolekul sebagai radiofarmaka spesifik target untuk terapi sel kanker. 161Tb diperoleh melalui reaksi inti 160Gd (n,γ) 161Tb dengan penembakan neutron termal pada bahan sasaran gadolinium oksida alam sebanyak 100 mg di RSG-G.A.Siwabessy pada fluks neutron termal ~1014 n.cm-2.s-1 dan diikuti dengan pemisahan radiokimia 161Tb dari isotop Gd menggunakan metode kromatografi ekstraksi. Karakterisasi fisiko-kimia larutan radioisotop 161TbCl3 telah dilakukan meliputi penentuan kemurnian radionuklida menggunakan  spektrometry-γ dengan detektor HP-Ge yang dilengkapi multichannel analyzer (MCA). Kemurnian radiokimia ditentukan menggunakan metode kromatografi kertas dan elektroforesis kertas. Hasil menunjukkan bahwa radioisotop 161TbCl3 memiliki pH 2, kemurnian radiokimia 99,64 ± 0,34%, kemurnian radionuklida sebesar 99,69 ± 0,20%, aktivitas jenis dan konsentrasi radioaktif pasca iradiasi  masing-masing sebesar 2,26 – 5,31 Ci/mg dan 3,84 – 9,03 mCi/mL. Larutan 161TbCl3 stabil  selama 3 minggu pada temperatur kamar dengan kemurnian radiokimia sebesar 98,41 ± 0,42%. Larutan radioisotop 161TbCl3 hasil iradiasi bahan sasaran gadolinium oksida alam memiliki karakteristik fisiko-kimia yang memenuhi persyaratan untuk digunakan sebagai prekursor dalam pembuatan radiofarmaka.
PENERAPAN TEKNIK ANALISIS NUKLIR DALAM MENGKAJI KUALITAS UDARA DI SEKITAR PLTU CILACAP Sri Murniasih; Devi Swasti Prabasiwi; Dewi Puspa Ariany; Sukirno Sukirno
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 23 Nomor 1 Januari 2020
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.396 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2020.23.1.5818

Abstract

PENERAPAN TEKNIK ANALISIS NUKLIR DALAM MENGKAJI KUALITAS UDARA DI SEKITAR PLTU CILACAP. Kandungan zat berbahaya dalam partikulat udara dapat menimbulkan permasalahan kesehatan bagi masyarakat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengkaji kualitas udara di daerah sekitar PLTU Adipala Cilacap melalui penilaian konsentrasi zat partikel tersuspensi, kandungan logam berat berbahaya dan metaloid lainnya menggunakan metode AAN, serta mengidentifikasi radionuklida menggunakan metoda spektrometri gamma, yang terkandung dalam PM2.5 dan PM10. Pengambilan sampel dilakukan pada Juli 2018 di tiga lokasi sampling, selama 24 jam secara simultan. Karakteristik konsentrasi rata-rata keseluruhan PM2.5 dan PM10 masing-masing adalah 16,76 μg/m3 dan 37,61 μg/m3. Sekitar 45 % partikel berasal dari fraksi halus (PM2.5) dan 55 % berasal dari fraksi kasar (PM10).  Nilai radioaktivitas dalam PM2.5 dan PM10 yang yang terendah adalah radionuklida Pb-210 berkisar 0,134 µBq/m3 dan tertinggi adalah K-40 mempunyai nilai 6,407 µBq/m3. Berdasarkan Perka BAPETEN Nomor 7 Tahun 2017 dijelaskan bahwa baku tingkat radioaktivitas di lingkungan udara dinyatakan di bawah baku mutu yang diijinkan. Kandungan logam berat (As, Cd, Cr, Cu, Sb dan Zn) dalam sampel PM10 dengan konsentrasi tertinggi adalah seng (0,394 ng/m3) dan terendah adalah kadmium (0,0008 ng/m3). Kandungan logam berat pada sampel PM2.5 teridentifikasi bahwa konsentrasi terkecil adalah Cd (0,0006 ng/m3) dan yang tertinggi adalah Zn (0,223 ng/m3) dengan rerata 0,114 ng/m3. Standar ambang batas rata-rata PM2.5 dan PM10 yang ditetapkan WHO berturut-turut adalah 25 μg/m3 dan 50 μg/m3, hal ini menujukkan logam berat di udara disekitar PLTU Adipala Cilacap dengan jarak sekitar 2 km sampai 3 km masih dalam batas terkendali.
APLIKASI TEKNOLOGI MESIN BERKAS ELEKTRON PADA PROSES PEWARNAAN BATIK KATUN DENGAN PEWARNA ALAMI MENGGUNAKAN METODE CURING Wiwien Andriyanti; Darsono Darsono; Elin Nuraini; Lilin Indrayani; Mutiara Triwiswara
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 23 Nomor 1 Januari 2020
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.856 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2020.23.1.5860

Abstract

APLIKASI TEKNOLOGI MESIN BERKAS ELEKTRON PADA PROSES PEWARNAAN BATIK KATUN DENGAN PEWARNA ALAMI MENGGUNAKAN METODE CURING. Batik merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang sudah ada sejak dulu. Dalam proses pewarnaan batik dikenal zat warna sintetis (ZWS) dan zat warna alamI (ZWA). Keunggulan dari proses pewarnaan menggunakan ZWA dibanding dengan ZWS adalah sifatnya yang ramah lingkungan. Namun, pada proses pewarnaan batik menggunakan pewarna ZWA masih menimbulkan permasalahan lingkungan karena penggunaan zat kimia yang mengandung garam logam berat dalam proses fiksasi. Untuk mengatasi permasalahan lingkungan tersebut maka pada penelitian ini dilakukan proses fiksasi menggunakan iradiasi berkas elektron. Hasil penelitian menunjukkan proses fiksasi menggunakan iradiasi berkas elektron dapat digunakan sebagai alternatif dalam rangkaian proses pewarnaan batik. Hasil uji berstandar SNI dari ketahanan luntur warna terhadap sinar, pencucian dan gosokan menunjukkan nilai yang baik untuk greyscale dan staining scale (4 dan 4-5) pada kain batik katun dengan campuran pewarna tingi dan Polietilen Glikol (PEG) dengan waktu iradiasi 60 detik.
FTIR UNTUK CONTROL REAKSI STOIKIOMETRI PELEBURAN ZIRKON DENGAN NaOH muzakky akhmad; Sudaryadi Sudaryadi
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 23 Nomor 1 Januari 2020
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.639 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2020.23.1.5562

Abstract

FTIR UNTUK CONTROL REAKSI STOIKIOMETRI PELEBURAN ZIRKON DENGAN NaOH. Zirkon merupakan sumber utama logam zirkonium berderajat industri yang banyak ditemukan di Provinsi Bangka Belitung atau Provinsi Kalimantan barat.  Peleburan zirkon dengan NaOH merupakan proses paling efektif dan murah untuk mengekstraksi zirkonium dari bijih silikat.  Untuk memperoleh pemulihan zirkonium yang tinggi dan ramah lingkungan, maka dibutuhkan kontrol reaksi stokiometri dengan rasio mole (ZrSiO4/NaOH) yang tepat.  Maka tujuan dari penelitian ini melakukan kontrol reaksi stokiometri peleburan zirkon dengan NaOH menggunakan alat Spektrofotometer Fourier Transform Infra Red ( FTIR).  FTIR dipilih karena citranya dapat mengidentifikasi beberapa ikatan silanol (≡Si-OH), siloksan (≡Si-O-Si≡) serta grup air (OH) yang kemungkinan dapat mengikat zirkonium. Pada penelitian ini dilakukan pengamatan citra FTIR terhadap reaksi stokiomeri peleburan zirkon dengan NaOH pada beberapa rasio mole (ZrSiO4/NaOH) sebagai fungsi temperatur. Hasil percobaan penunjukan bahwa, pada reaksi stoikiometri dengan mole ZrSiO4(1)/NaOH(2) dicirikan di puncak 601,79 1/cm merupakan milik senyawaan Na2ZrSiO5 yang muncul di temperature 600 ˚C dan 700 ˚C.  Dengan kenaikan temperatur pada 800 ˚C dan 900 ˚C senyawaan Na2ZrSiO5 akan berubah menjadi Na2ZrO3, tetapi phenomena ini tidak terjadi di reaksi stoikiometri mole ZrSiO4(1)/NaOH(4).  Walaupun keberadaan Na2ZrSiO5  dalam jumlah kelumit, ternyata masih terdeteksi di puncak 1195 1/cm, pada pelindian dengan reaksi stoikiometri mole ZrSiO4(1)/NaOH(6) dan ZrSiO4(1)/NaOH(8) dengan temperature 600 ˚C dan 700 ˚C 
ANALYSIS OF UNCONTROLLED REACTIVITY INSERTION TRANSIENT OF TRIGA MARK 2000 BANDUNG USING MTR PLATE TYPE FUEL ELEMENT Surian Pinem; Tukiran Surbakti; Imam Kuntoro
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 23 Nomor 2 Juli 2020
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/gnd.2020.23.2.5876

Abstract

ANALYSIS OF UNCONTROLLED REACTIVITY INSERTION TRANSIENT OF TRIGA MARK 2000 BANDUNG USING MTR PLATE TYPE FUEL ELEMENT. Analysis of uncontrolled reactivity insertion is very important for the safety of reactor operations. Determination of melting point limit, critical heat fluxes and melting temperatures of cladding are the main objectives for most of these studies to determine whether fuel temperature can withstand the transient insertion of reactivity. In this study, uncontrolled reactivity insertion transient was carried out due to the withdrawal of control rods in nominal power of 1 MW and 2 MW. Analysis of reactivity transient was carried out using the WIMSD/5B and MTRDYN codes. The WIMSD/5B code is used to generate cross sections and the MTRDYN program is used for analysis under transient conditions. Based on calculations on the initial power of 1 MW and 2 MW with an insertion of reactivity of greater than 0.5 $/s the reactor operation  is not safe because the fuel temperature exceeds the design limit. For reactivity insertion 0.5 $/s allows increased power can be stabilized by feedback reactivity. For 1 MW of nominal power, the maximum coolant temperature,  cladding and fuel are 86.39 oC, 164.86 oC and 165.33 oC, respectively. For 2 MW of nominal power,  the maximum coolant temperature,  cladding and fuel are 89.09 oC, 176.96 oC and 177.602 oC, respectively. Based on calculation,  It is concluded that the feedback mechanism can protect the fuel cladding from a local meltdown if reactivity insertion 0.5 $/s and the reactor is in nominal power of 1 MW and 2 MW.
ANALISIS AKURASI PAKET PROGRAM WIMSD-5B/CITATION DALAM PERHITUNGAN KRITIKALITAS REAKTOR MSRE ACCURATION ANALYSIS OF THE WIMSD-5B/CITATION CODES ON THE CRITICALITY CALCULATION OF THE MSRE REACTOR S. Permana; D. Tamaza; H. Sid'qon
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 24 Nomor 1 Januari 2021
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/gnd.2021.24.1.6146

Abstract

ANALISIS AKURASI PAKET PROGRAM WIMSD-5B/CITATION DALAM PERHITUNGAN KRITIKALITAS REAKTOR MSRE. Paket program WIMSD-5B/CITATION telah digunakan sebagai perangkat analitik kekritisan berbagai jenis reaktor dan memberikan hasil yang memuaskan.  Meskipun demikian, paket program ini belum pernah dilakukan untuk menganalisis reaktor MSR (Molten Salt Reactor). Penelitian ini menyajikan analisis akurasi WIMSD-5B/CITATION untuk kritikalitas reaktor MSRE (Molten Salt Reactor Experiment), yaitu reaktor MSR yang pernah dioperasikan sebagai fasilitas eksperimen.  Tujuan penelitian mengetahui akurasi WIMSD-5B/CITATION untuk kritikalitas bahan bakar Tipe C di reaktor MSRE.  Kritikalitas teras reaktor MSRE dihitung dengan 6 kelompok energi neutron dengan model geometri R-Z.  Hasil perhitungan menunjukkan model sel yang menempatkan celah di tengah grafit (Model 1) lebih baik dibanding dengan sel yang menempatkan celah bahan bakar diluar (Model 2). Namun demikian perbedaan relatif dengan eksperimen masih tinggi karena ada perbedaan relatif 7,23%. Akurasi perhitungan kritikalitas didominasi oleh faktor model geometri sel dan teras.  Kemudian data jumlah void dan komposisi pengotor Li-6 juga memiliki pengaruh yang signifikan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa fluks neutron dan faktor puncak daya radial di teras MSRE sangat sensitif dengan model sel bahan bakar.