cover
Contact Name
Nova Asvio
Contact Email
talim@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6285793886665
Journal Mail Official
talim@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Patah, Kelurahan, Pagar Dewa, Selebar, Pagar Dewa, Selebar, Kota Bengkulu, Bengkulu 65144, Indonesia
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
is an open-access, peer-reviewed academic journal established to disseminate state-of-the-art knowledge in the field of Islamic education. Published by the Pusat Publikasi Ilmiah of UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Indonesia. The journal serves as a scholarly platform that bridges theory and practice across diverse areas of Islamic educational studies. It aims to publish and disseminate high-quality research and is committed to providing a space for professionals, educators, teachers, college students, practitioners of Islamic education, and researchers to share their knowledge, innovations, and experiences in the dynamic and evolving field of Islamic education. This journal focuses on empirical, theoretical, and conceptual issues surrounding Islamic education.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 1 (2021): JUNI" : 13 Documents clear
Manajemen Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Dalam Pembinaan Qari’ Dan Qari’ah Muhammad Zaki; Husain Ritonga
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.3070

Abstract

Abstract: Management of the Tilawatil Quran Development Institute (LPTQ) in Guiding Qari' and Qari'ah.The aim of this article is to find out about the management of the Tilawatil Quran development institute (LPTQ) in the guidance of Qori and Qoriah. This study used a descriptive qualitative approach carried out at the Tilawatil Quran Development Institute (LPTQ) in Tebo Regency. Data collection techniques are observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques in this study consisted of data reduction, data presentation, and data verification. And checking the validity of the data is to use the triangulation technique. The findings show that if the form of management carried out by the Tilawatil Quran Development Institute (LPTQ) in Tebo Regency is good enough, this could be due to the participation of reciter and qari'ah participants in Tebo Regency every year in the MTQ competition from regional to provincial levels. As for the obstacles for these institutions are the absence of special operational funds from the APBD for guidance, still favoring participants from outside the region, dependence on trainers and coaches from outside the region, and the absence of facilities and infrastructure such as offices for qori and qori guidance activities. The efforts made by the institution include planning in the form of regional work meetings, conducting training and training for kafillah, and providing guidance to district LPTQ administrators.Abstrak: Manajemen Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Dalam Pembinaan Qari’ Dan Qari’ah.Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui tentang manajemen lembaga pengembangan tilawatil Quran (LPTQ) dalam pembinaan Qori dan Qorian, Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Tebo. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada kajian ini terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Serta pengecekan keabsahan data adalah menggunakan teknik triangulasi. Hasil temuan dalam kajian ini memperlihatkan bila bentuk manajeman yang dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Tebo sudah cukup baik, perihal ini bisa atas keikutsertaan peserta qari’ dan qari’ah Kabupaten Tebo setiap tahun pada lomba MTQ baik dari tingkat daerah hingga provinsi. Adapun yang menjadi kendala bagi pihak lembaga tersebut adalah tidak adanya dana operasional khusus dari APBD untuk pembinaan, masih mengutuskan peserta dari luar daerah, ketergantungan pelatih dan pembina dari luar daerah, serta tidak adanya sarana dan prasaran seperti kantor dan untuk kegiatan pembinaan qori dan qori’ah. Upaya yang dilakukan oleh pihak lembaga ialah dengan cara melakukan perencanaan dalam bentuk rapat kerja daerah, Melakanakan Pembinaan / TC kafillah, dan melakukan pembinaan kepada pengurus LPTQ Kecamatan
Strategi Guru Alquran Hadis Dalam Meningkatkan kemampuan Siswa Menghafal Juz Amma Khairul Anwar; Ona Yulita; Sukron Amin Sukron; Muhammad Isa Isa
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.3075

Abstract

Abstract: Al Quran Hadis teachers’ strategy in improving the students’ skill in memorizing Juz Amma.This research is motivated by education at this time facing and using sophisticated technology. This greatly affects the growth of learners in the learning process, especially in memorizing the juz Amma in the holy Quran. This study aims to analyze: 1) What strategies that teachers use in improving learners' ability to memorize Juz' Amma. 2) what strategies are used by teachers Alquran Hadith In maintaining the memorization of learners. This research is descriptive qualitative, which is to accurately explain the data found in the field that is then analyzed critically and described narratively, by looking for objects as they are originally founded. Data sources are obtained from interviews, field observations, documentation, archives, and other official documents. The results show that the strategies used are Wahdah (reciting the Quran) and Jama' (Repeating Readings). The strategy of the teacher of Alquran hadith in maintaining memorization in Madrasah Ibtidaiyah Muthi'ul Haady Bogo Rejo is through reading the surah that has been deposited when performing prayers, then by connecting the verses done with the teacher first read a verse or several verses and students imitate it. The last strategy to keep memorization is by helping friends in learning by heart.Abstrak: Strategi Guru Alquran Hadis Dalam Meningkatkan Kemampuan Siswa Menghafal Juz Amma.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendidikan pada saat ini yang berlangsung dengan penggunaan teknologi yang canggih. Hal demikian sangat mempengaruhi pertumbuhan peserta didik dalam proses pembelajaran khususnya dalam menghafal juz Amma. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Strategi apa yang digunakan guru dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menghafal Juz Amma. 2) strategi apa yang digunakan oleh guru Alquran Hadis dalam menjaga hafalan peserta didik. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yaitu menjelaskan data-data secara akurat yang ditemukan dilapangan yang selanjutnya di analisis secara kritis dan di deskripsikan secara naratif. Sumber data diperoleh dari hasil wawancara, observasi lapangan, dokumentasi, dan dokumen resmi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan ialah Wahdah yaitu memperbanyak bacaan Alquran dan Jama’ yaitu mengulang bacaan. Strategi guru Alquran hadis dalam menjaga hafalan di Madrsah Ibtidaiyah Muthi’ul Haady Bogo Rejo ialah dengan cara menganjurkan siswa membaca surah yang sudah disetorkan ketika melaksanakan shalat, kemudian dengan cara menyambung ayat yang dilakukan dengan guru terlebih dahulu membacakan satu ayat atau beberapa ayat dan siswa menirukannya. Adapun strategi yang terakhir agar hafalan tetap terjaga yaitu dengan cara membantu teman menghafal.
Analisis Keterkaitan Penayangan Film Upin Dan Ipin Sebagai Media Pembelajaran Terhadap Minat Belajar Anak Di Sekolah Dasar Adi Saputra; Nurlaili Nurlaili; Dwinca Nur Zahara
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.3066

Abstract

Abstract: Pengaruh Film Animasi Upin Dan Ipin Sebagai Media Terhadap Minat Belajar Anak Di Sekolah DasarTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh film animasi Upin dan Ipin sebagai media terhadap minat belajar siswa di Sekolah Dasar Negeri 106 Kota Bengkulu, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data primer berupa angket atau kuesioner yang disebarkan kepada 28 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana dengan pengujian data menggunakan bantuan program komputer SPSS for Windows versi 16,0. Dengan demikian data tersebut diuji, diuraikan, dianalisis dan dibahas untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang diajukan. Dari hasil penelitian tersebut ditemukan jawaban bahwa film animasi Upin dan Ipin sebagai media berpengaruh positif atau signifikan terhadap minat belajar siswa di Sekolah Dasar Negeri 106 Kota Bengkulu dilihat dari hasil uji T dengan nilai coeffisients 0,000 lebih besar dari 0,05 (0,00 < 0,05) dan kontribusi film animasi Upin dan Ipin sebagai media terhadap minat belajar siswa di Sekolah Dasar Negeri 106 Kota Bengkulu sebesar 28% di lihat dari hasil uji Koefisien Determinasi (R2) dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,280. Dan 72% dipengaruhi oleh faktor lainnya.Abstract: Analysis of the Relation of Upin and Ipin Film Shows as Learning Media on Children's Interest in Learning in Elementary SchoolsThe purpose of this study was to determine the effect of the animated film Upin and Ipin as a medium on student interest in learning at the State Elementary School 106 Bengkulu City, the approach used in this study was a descriptive quantitative approach with primary data collection techniques in the form of questionnaires or questionnaires distributed to 28 respondents. . The data analysis technique used is simple linear regression with data testing using the SPSS for Windows version 16.0 computer program. Thus the data is tested, described, analyzed and discussed to answer the problems posed. From the results of the study found the answer that the animated film Upin and Ipin as a medium had a positive or significant effect on student interest in learning at the State Elementary School 106 Bengkulu City seen from the results of the T test with a coefficient value of 0.000 greater than 0.05 (0.00 < 0 0.05) and the contribution of the animated film Upin and Ipin as a medium to students' interest in learning at the State Elementary School 106 Bengkulu City by 28% seen from the results of the Coefficient of Determination (R2) test with an Adjusted R Squere value of 0.280. And 72% is influenced by other factors.
Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Tebak Kata Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Aqidah Ahklak Agus Nu&#039;man Agus
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.3071

Abstract

Abstract: Cooperative Learning Learning Model Type Guess the Word Against Student Learning Outcomes Subject Aqidah AhklakThroughout the moral education process that takes place, there are several problems found in the classroom such as; Students sleep while the teaching and learning process is ongoing, students daydream or drift into their own thinking and teachers teach material many students speak for themselves. Not only that teachers here use a little learning media, but more use lecture methods that tend to be boring. In addition, students here only want to be an audience only without any interaction. This makes students a little master of the material introduced by teachers and has an impact on low student academic achievement. The study aims to see how the impact of cooperative learning methods in influencing students' learning outcomes on class VI MI student character subjects Is Thoriqotul Hasan. Classroom action research is used as a research approach (PTK). Several cycle design models of class action research are used. Action planning, execution of activities, observation/evaluation of actions, and reflection are the four steps of each cycle. This study shows the results that class VI MI student Thoriqotul Hasan can improve their learning outcomes with moral learning that applies cooperative learning type guessing words. Pre-cycle learning outcomes show this, with all students in the class scoring an average of 60 points. The grade point average in cycle 1 was 75, while the grade point average in cycle 2 was 85, indicating a significant increase.Abstract: Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Tebak Kata Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Aqidah AhklakSepanjang proses pendidikan akidah akhlak yang berlangsung, ada beberapa permasalahan yang ditemukan di kelas seperti; siswa tidur dikala proses belajar mengajar sedang berlangsung, siswa melamun ataupun hanyut dalam pemikirannya sendiri serta guru mengajarkan materi banyak siswa berbicara sendiri. Tidak hanya itu guru disini sedikit memakai media pembelajaran, namun lebih banyak memakai metode ceramah yang cenderung membosankan. Selain itu siswa disini hanya hendak sebagai Audience saja tanpa adanya interaksi. Hal itu membuat siswa sedikit menguasai terhadap materi yang diperkenalkan guru serta berimbas kepada prestasi akademik siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana dampak metode pembelajaran kooperatif tebak kata dalam memengaruhi hasil belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak kelas VI MI Thoriqotul Hasan. Penelitian tindakan kelas digunakan sebagai pendekatan penelitian (PTK). Beberapa siklus desain model penelitian tindakan kelas digunakan. Perencanaan tindakan, pelaksanaan kegiatan, pengamatan/evaluasi tindakan, serta refleksi merupakan empat langkah dari setiap siklus. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa siswa kelas VI MI Thoriqotul Hasan dapat meningkatkan hasil belajarnya dengan pembelajaran akidah akhlak yang menerapkan pembelajaran kooperatif tipe tebak kata. Hasil pembelajaran pra-siklus menunjukkan hal ini, dengan semua siswa di kelas mencetak rata-rata 60 poin. Nilai rata-rata kelas pada siklus 1 adalah 75, sedangkan nilai rata-rata kelas pada siklus 2 adalah 85, menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Strategi Guru Pondok Pesantren Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Di Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Hamdan effendi
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.3076

Abstract

Abstract: The Strategy of Islamic Boarding School Teachers in Instilling Multicultural Education Values in Makrifatul Ilmi Islamic Boarding Schools, South Bengkulu.Indonesia is known as a multicultural country. The many variations present a considerable risk of conflict. Miniatures of Indonesia can be seen in Islamic boarding schools, where students from many cultures come from. This method employs a qualitative approach with a field research design. The study was carried out at the Makrifatul Ilmi Islamic Boarding School in South Bengkulu. Administrators, educators, and grade 12 Madrasah Aliyah students served as informants in this study. Data collection methods include observation, interviews, and documentation. The data validity technique employs source triangulation, technical triangulation, and time triangulation. The data analysis technique employs data reduction, data display, and generating conclusions or verification. The study's findings reveal that educators impart multicultural education principles such as democracy, fairness, and tolerance in their students so that they can embrace the disparities that exist in the diversity of their friends and teachers. So that it can foster a harmonious and serene environment. The administrators of Makrifatul Ilmi Islamic Boarding School South Bengkulu employ example and habituation tactics.Abstrak: Strategi Guru Pondok Pesantren Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Di Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan.Indonesia dikenal sebagai Negara yang multicultural karena memiliki banyak budaya dimilikinya. Potensi konflik yang diakibatkan oleh banyaknya perbedaan sangat tinggi. Miniatur Indonesia bisa dilihat dari Pesantren, karena dari sanalah santri dari berbagai budaya berasal. Metode ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan. Informan dalam penelitian ini adalah pengurus, pendidik, dan santri kelas 12 Madrasah Aliyah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Nilai-nilai pendidikan multikultural yaitu demokrasi, nilai keadilan dan nilai toleransi ditanamkan oleh pendidik agar santri dapat menerima perbedaan yang ada atas keanekaragaman temannya dan gurunya. Sehingga dapat menciptakan suatu lingkungan yang rukun dan damai. Strategi yang dilakukan oleh pengurus Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan yakni dengan menggunakan strategi keteladanan dan pembiasaan
Eksistensi Ma’had Al-Jami’ah Dalam Penguatan Moderasi Beragama Pada Era Revolusi Industri 4.0 Muhammad Mufid; ahmad tabi’in
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.3067

Abstract

Abstract: The Existence of Ma’had al-Jami’ah in Strengthening Religious Moderation in the Era Industrial Revolution 4.0The industrial revolution gave rise to digitalization, offering freedom of expression, triggering exclusive religious doctrinal content to develop and target students, on the other hand, the input of new students has various educational backgrounds, especially knowledge of Islamic sciences. Ma'had al-jami'ah is present as a form of institutionalizing the transmission of the Islamic boarding school's scientific tradition and also strengthens the paradigm of Islamic scientific building. For this reason, the purpose of this study is to reveal the movement of Ma'had al-Jami'ah in strengthening religious moderation in the era of the industrial revolution 4.0. This study uses a qualitative method with an analytical descriptive approach, which provides an overview of the object under study, then focuses on the problem and then processed and analyzed to draw conclusions. The results of the study show that (1) the joint commitment of all academics to synergize in mainstreaming religious moderation through the ma'had al-jami'ah program, (2) Integration of the Ma'had al-Jamiah program with Islamic scientific study programs as a support for qualification achievement. graduates with studies on deradicalization of religious understanding through programs to strengthen religious moderation, 3) Ma'had al-Jami'ah connects with other science tools in a multidimensional era in teaching the study of Islamic sciences in the form of study conten or moderate digital-based narratives.Abstrak: Eksistensi Ma’had al-Jami’ah dalam Penguatan Moderasi Beragama di Era Revolusi Industri 4.0Revolusi industri memunculkan digitalisasi menawarkan kebebasan berekspresi memicu konten doktrinisasi keagamaan ekslusif berkembang dan menyasar kepada kalangan mahasiswa, disisi yang lain input mahasiswa baru memiliki beragam latarbelakang pendidikan khususnya pengetahuan ilmu-ilmu keislaman. Ma’had al-jami’ah hadir sebagai bentuk pelembagaan transmisi tradisi keilmuan pesantren dan juga menguatkan paradigma bangunan keilmuan keislaman. Untuk itu tujuan penelitian ini adalah mengungkap gerak Ma’had al-Jami’ah dalam penguatan moderasi beragama di era revolusi industry 4.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik yakni memberikan gambaran terhadap objek yang diteliti selanjutya memusatkan permasalahan dan kemudian diolah dianalisis untuk diambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yaitu (1) Komitmen bersama semua civitas akademik untuk bersinergi mangarusutamakan moderasi beragama melalui program ma’had al-jami’ah, (2) Integrasi program Ma’had al-Jamiah dengan mata kuliah keprodian keilmuan keislaman sebagai penunjang capaian kualifikasi lulusan dengan muatan kajian deradikalisasi pemahaman keagaman melalui program penguatan moderasi beragama, 3) Ma’had al-Jami’ah mengkoneksikan dengan perangkat ilmu lainya di era multidimensi dalam pengajaran kajian ilmu-ilmu keislaman berbentuk konten kajian atau narasi moderat berbasis digital.
Pelaksanaan Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an Oleh Guru Tunanetra Masa Pandemi COVID-19 di MAN 1 Surakarta Nurul Maya Astuti
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.3072

Abstract

Abstract: Implementation of Tahfidz Al-Qur'an Learning by Blind Teachers during the COVID-19 Pandemic at MAN 1 SurakartaThe purpose of this study was to find out 1) the implementation of tahfidz Al-Qur'an learning by blind teachers during the covid-2 pandemic 2) the efforts of blind teachers to create a conducive atmosphere during the implementation of tahfidz Al-Qur'an learning 3) The reasons for some class X students IPS 6 is less responsive to blind teachers during the implementation of tahfidz Al-Qur'an learning during the covid-19 pandemic. This research is a field research using a qualitative descriptive method. This research was conducted in May-June 2020 at MAN 1 Surakarta. The subjects in this study were tahfidz Al-Qur'an teachers (blind) and students of grade 10 Social Sciences 6. The informants were the head of the madrasa, the vice principal of the curriculum, tahfidz coordinator, and homeroom teacher of class 10 Social Sciences 6. The data collection technique was done by observation. , interviews, and documentation. In testing the validity of the data used triangulation techniques sources and methods. Data were analyzed by interactive analysis model. The results showed that first, the implementation of learning tahfidz Al-Qur'an by blind teachers during the covid-19 pandemic in class X IPS 6 students was online through the WhatsApp group, both using voice messages, text messages, and calls. Second, the efforts of blind teachers in creating a conducive atmosphere during the implementation of tahfidz Al-Qur'an learning in class X IPS 6 students are blind teachers giving punishment or punishment and giving rewards. Third, the reason that some of the actions of class X IPS 6 students are less responsive to blind teachers in the implementation of tahfidz Al-Qur'an learning are blind teachers who are less assertive and lack of parental supervision during online learning..
The Establishment of Children's Islamic Character Education: Family Communication Study In Padang Leban M Ridho Syabibi
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.3077

Abstract

Abstract: The Establishment of Children's Islamic Character Education: Family Communication Study In Padang LebanThis study aims to look at the phenomenon of Islamic character in children who are still lacking in knowledge about religion, lacking in praying, skipping school, disrespectful, addicted to technology and still lacking in terms of security. This is caused by various factors, especially factors within the family itself, namely parents. However, there are not a few children whose Islamic character is quite good. The formulation of the problem in this research is how to apply family communication in the formation of the Islamic character of children in Padang Leban, Tanjung Kemuning, Kaur. This study aims to determine family communication in the formation of the Islamic character of children in Padang Leban, Tanjung Kemuning, Kaur. The type of research used in this study is (Field research). In this study, the results obtained: the application of family communication in the formation of the Islamic character of children in Padang Leban, Tanjung Kemuning, Kaur, has been carried out well, while the methods used are the habituation method, the exemplary method, and the wisdom method.Abstrak: Pembentukan Pendidikan Karakter Islami Anak: Studi Komunikasi Keluarga Di Padang LebanPenelitian ini bertujuan untuk melihat fenomena karakter islami pada anak yang masih kurang pengetahuan tentang agama, kurang sholat, bolos sekolah, tidak sopan, kecanduan teknologi dan masih kurang dari segi keamanan. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor terutama faktor dalam keluarga itu sendiri yaitu orang tua. Namun, tidak sedikit anak yang karakter islaminya cukup baik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan komunikasi keluarga dalam pembentukan karakter islami anak di Padang Leban, Tanjung Kemuning, Kaur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi keluarga dalam pembentukan karakter islami anak di Padang Leban, Tanjung Kemuning, Kaur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Field research). Dalam penelitian ini diperoleh hasil: penerapan komunikasi keluarga dalam pembentukan karakter islami anak di Padang Leban, Tanjung Kemuning, Kaur, sudah terlaksana dengan baik, adapun metode yang digunakan adalah metode pembiasaan, metode keteladanan, dan metode kebijaksanaan.
Hubungan Gaya Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Masa Pandemi Muhammad Ghozali; Yuselia Yuselia
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.3068

Abstract

Abstract: Hubungan Gaya Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Masa PandemiCara seseorang belajar adalah perpaduan unik dari kemampuannya untuk menyerap, mengatur, dan menganalisis pengetahuan. Setiap anak memiliki beberapa gaya belajar yang unik untuk menggapai tujuan pembelajaran. Kemampuan instruktur untuk mengenali tren gaya belajar akan membantu kemajuan proses belajar mengajar pada gaya belajar visual, auditorial, dan kinestik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan mengkaji gaya belajar siswa dalam kaitannya dengan hasil belajar pada pelajaran Agama Islam. Metode kuantitatif digunakan dengan metode korelasional dan alat pengumpulan data berupa observasi dan angket. Ukuran sampel ditentukan dengan menggunakan teknik non-probability sampling, dengan 383 siswa menanggapi. Korelasi bivariat pearson adalah pendekatan analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel X (gaya belajar siswa) cukup baik dan variabel Y (hasil belajar PAI) sangat baik, sedangkan uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar siswa dengan hasil belajar agama Islam. pendidikan di SMPN 3 Air Gegas dengan koefisien 0,320 dan nilai signifikansi 0,004 antara kedua variabel, menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak.Abstract: The Relationship of Student Learning Styles on Learning Outcomes of Islamic Religious Education During the PandemicThe way a person learns is a unique blend of his ability to absorb, organize, and analyze knowledge. Every child has several learning styles that he uses to achieve learning goals. The instructor's ability to recognize trends in learning styles will help advance the teaching and learning process. This study aims to describe and examine student learning styles in relation to learning outcomes in Islamic religious lessons. This research is a quantitative research using correlational methods and data collection tools in the form of observations and questionnaires. The sample size was determined using a non-probability sampling technique, with 383 students responding. Pearson bivariate correlation is a data analysis approach used to test hypotheses. The results showed that variable X (student learning style) was quite good and variable Y (PAI learning outcomes) was very good, while the correlation test showed that there was a significant relationship between student learning styles and Islamic religious learning outcomes. education at SMPN 3 Air Gegas with a coefficient of 0.320 and a significance value of 0.004 between the two variables, indicating that Ha is accepted and H0 is rejected.
Persepsi Guru Mengenai Integrasi Sains-Islam Dalam Pembelajaran IPA Di MAN Kota Bengkulu Erik perdana putra
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.3073

Abstract

Abstract: Persepsi Guru Mengenai Integrasi Sains-Islam Dalam Pembelajaran IPA Di MAN Kota BengkuluPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru MAN Kota Bengkulu tentang integrasi sains dan Islam dalam pembelajaran IPA di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian dasar dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran persepsi guru mengenai integrasi sains dan islam adalah sebagai berikut bahwa sebagian besar guru PAI dan IPA menyatakan bahwa hubungan antara sains dan islam merupakan hubungan integrase selain itu baik guru PAI maupun IPA merasa memiliki tanggung jawab yang besar untuk mengajarkan IPA dengan pengintegrasian nilai-nilai Islam. Selain itu, sebagian besar dari mereka juga mengatakan bahwa mereka percaya diri mereka dapat mengajarkan sains dengan integrasi Islam dengan alasan mereka cukup memiliki wawasan mengenai sains dan islam; meskipun sebagian besar dari mereka tidak pernah mengikuti pelatihan maupun penataran pendidikan atau kelas informal tentang integrasi sains dan islam. Penelitian tentang persepsi guru tentang integrasi sains dan islam ini merupakan sebuah penelitian dasar yang kedepannya dapat menjadi rujukan untuk penelitian selanjutnya. Dengan mengetahui persepsi guru di beberapa sekolah tentang integrasi sains dan islam, penelitian lebih lanjut dapat berupa pengembangan metode/model/media pembelajaran terkait pemahaman dan penerapan integrasi Islam dan sains.Abstract: Teacher's Perception Regarding the Integration of Science-Islam in Science Learning at MAN Bengkulu CityThis study aims to determine the perception of Bengkulu City MAN teachers about the integration of science and Islam in science learning in schools. This research is a basic research with a qualitative approach and descriptive method. Data collection techniques using questionnaires, interviews, and document analysis. The results show that the description of teachers' perceptions of science and Islamic integration are as follows most PAI and science teachers state that the relationship between science and Islam is an integrative relationship besides that both PAI and science teachers feel they have a great responsibility to teach science with the integration of Islamic values. In addition, most of them also said that they believed themselves to be able to teach science with the integration of Islam on the grounds that they had sufficient knowledge of science and Islam; although most of them have never attended any training or educational upgrading or informal classes on the integration of science and Islam. This research on teachers' perceptions of the integration of science and Islam is a basic research that in the future can be a reference for further research. By knowing the perceptions of teachers in several schools about the integration of science and Islam, further research can be in the form of developing learning methods/models/media related to the understanding and application of the integration of Islam and science.

Page 1 of 2 | Total Record : 13