cover
Contact Name
LPPM UWGM Samarinda
Contact Email
fisipublik@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fisipublik@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. Wahid Hasyim 2 No.28, Sempaja Sel., Kec. Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik
ISSN : 25282689     EISSN : 25409751     DOI : https://doi.org/10.24903/fpb.v10i2.3571
Core Subject : Social,
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik is a periodical scientific journal published by the Faculty of Social and Political Sciences, Widya Gama Mahakam University, Samarinda, with pISSN 2528-2689 and eISSN 2540-9751 published twice a year in May and November. This Journal Jurnal FISIPublik publishes scientific work resulting from research, development, thought studies, or administrative theory studies relating to socio-political and administrative issues both concerning organizations and the public.
Articles 149 Documents
IMPLEMENTASI THEMATIC ANALYSIS MELALUI LANGKAH CODING DALAM PENELITIAN KUALITATIF PADA ILMU SOSIAL Fifi, Fifi Febriandiela; Fitrisia, Azmi; Ofianto
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 1 (2023): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari karya tulis ini adalah untuk menguraikan secara komprehensif ciri, definisi dan tahap-tahap analisis data kualitatif dalam bidang ilmu sosial yang dijadikan tumpuan dalam berpikir. Kegiatan ini dirancang untuk menambah ilmu pengetahuan sosial dan metode sistematis yang digunakan untuk mengeksplorasi, menganalisis dan mengkonseptualisasi kehidupan sosial manusia. Tulisan ini didasarkan menggunakan review literatur yang berkaitan dengan penelitian kualitatif. penelitian kualitatif pada umumnya diperhadapkan pada banyaknya data atau informasi yang bersifat kata-kata atau kalimat baik data dari dokumen, wawancara, observasi maupun diskusi kelompok (focus-group discussion). Dilihat dari kenyataannya tidak sedikit peneliti memahami langkah atau proses mengembangkan pengetahuan dari data kualitatif khususnya pada data yang harus dianalisis. Akibatnya hasil penelitian cenderung bersifat deskriptif tanpa memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Analisis tematik (Thematic analysis) merupakan metode dengan mengidentifikasi, menganalisis dan melaporkan tema-tema atau pola-pola yang terdapat dalam data serta pelaksanaannya melalui langkah reduksi data, pengorganisasian dan interpretasi. Langkah coding yang merupakan kunci keberhasilan dari salah satu penelitian kualitatif ilmu sosial yang memberikan gambaran secara praktis dan menghasilkan kesimpulan yang berdasarkan pertanyaan penelitian.
Ilmu Pengetahuan dan Etika Kennywan, Kennywan Leo Arischa; Fitrisia, Azmi; Ofianto
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 1 (2023): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu menempati posisi tertinggi dalam kebudayaan umat manusia. Penguasaan ilmu pengetahuan dapat menunjukkan status dan prestise suatu bangsa. Melalui nalar manusia, ilmu pengetahuan telah mengubah pola kebudayaan tradisional menjadi modern. Perkembangan ilmu pengetahuan perlu diiringi dengan moral dan etika, agar kemajuan ilmu pengetahuan tidak berdampak buruk bagi manusia dan kemanusiaan. Moral diharapkan dapat menjadi acuan perbuatan manusia melalui penilaian kebenaran suatu tindakan. Moral tersebut dapat diukur dalam suatu sistem nilai berupa nilai dan norma yang mengatur manusia dalam berbuat dan bertingkah, yang disebut etika. Ilmu dan etika tidak dapat dipisahkan dari kelompok orang yang berilmu (ilmuwan), agar dapat mengemban tanggung jawabnya dalam meningkatkan kesejahteraan manusia serta menerapkan penemuannya untuk keperluan umat manusia, mengungkapkan suatu kebenaran ilmu dan dampaknya, serta untuk mengembangkan kebudayaan dalam negeri. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui makna ilmu pengetahuan, etika, dan tanggung jawab ilmuwan. Artikel ini ditulis dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan.
FILSAFAT ILMU DALAM PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Geraldine, Geraldine Dwitiya Putri Kirana; Fitrisia, Azmi; Ofianto
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 1 (2023): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat yaitu dasar atau landasan pemikiran manusia di dunia akademis sebagai landasan pemikiran untuk dapat mencari serta mendalami ilmu pengetahuan. Semenjak lahir dan berkembangnya filsafat dan ilmu pengetahuan, hal ini berpengaruh besar dalam dunia akademik. Dilihat menurut sejarah filsafat dan keberadaan ilmu pengetahuan, ilmu terus beradaptasi dengan dinamika setiap waktu untuk memenuhi tuntutan zaman. Pada dasarnya pemikiran sebelumnya telah berubah, sehingga dilakukan penyelidikan mendalam untuk memecahkan permasalahan yang ada. Penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi literatur, yaitu dalam mengumpulkan informasi data yang relevan diambil dari berbagai sumber kepustakaan seperti, buku, jurnal, berita, internet yang sesuai dengan topik pembahasan. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa Ilmu pengetahuan dan teknologi di era revolusi industri 4.0 dalam keberadaan serta pengembangannya selalu saling mempengaruhi. Inovasi teknologi secara pesat mempunyai dampak positif dan negatif. Filsafat ilmu sebagai dasar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus melapisi kontekstualitas supaya kesadaran akan pemanfaatan teknologi tetap berada pada koridor kepentingan bersama. Penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di era revolusi industri 4.0 juga harus bisa dikendalikan dengan tidak boleh terlepas pada filsafat ilmu dan adanya etika ilmiah supaya tidak semakin jauh dari nilai-nilai etik. Implikasi filsafat ilmu terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era revolusi industri 4.0 adalah sebagai sarana pengujian penalaran ilmiah, sehingga orang menjadi kritis terhadap kegiatan ilmiah.
KONSTRUKSI EPISTEMOLOGI ILMU PENGETAHUAN Ashilah, Ashilah Puti Salsabila Arfi; Fitrisia, Azmi; Ofianto
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 1 (2023): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keseluruhan topik artikel ini adalah perkembangan konstruksi epistemologi sains dan filsafat sains. Karena filsafat ilmu selalu menjadi tolak ukur perkembangan ilmu pengetahuan, maka terdapat keterkaitan yang erat antara keduanya. Landasan konstruksi epistemologis ilmu yang berkembang adalah filsafat ilmu. Sebagian dari perbaikan epistemologi sains tidak dapat dipisahkan dari landasan maju cara berpikir sains. Substansi sains masa kini tidak dapat dipisahkan dari dasar penalaran sains. Perspektif lain yang mengikat sains adalah otentisitas dan visi yang didukung kuat oleh kemajuan perkembangan epistemologis sains dalam peradaban saat ini seperti saat ini. Selain itu, ada metode kualitatif yang memanfaatkan studi kepustakaan. Metode ini melibatkan pemeriksaan sumber teks yang berhubungan dengan kajian yang sedang dibahas. Selain itu, penelitian dokumen juga digunakan dalam penelitian ini. Selain itu, ada metode analisis yang digunakan, yaitu metode pendokumentasian penelitian atas hasil penelitian terdahulu yang dikaitkan dengan filsafat ilmu. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat buku-buku pelajaran, buku harian logis yang didistribusikan di Google Researcher, perpustakaan terkomputerisasi, dan bibliotek. Eksplorasi ini sangat penting untuk dicoba mengingat cara berpikir sains adalah induk dari pengembangan sains yang ada.
EFEKTIVITAS SOSIALISASI PENDIDIKAN POLITIK BERBASIS AUDIO VISUAL TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN POLITIK PEMILIH PEMULA Wulan, Sri Wulan Ahdarianti.A; Ofi Hidayat
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 2 (2023): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia in 2024 will face a grand democratic party that will make big decisions for Indonesia's future. Along with this grand performance, another big potential that is highlighted by many parties is the number of first-time voters, which is estimated to reach 60%, dominating voters in Indonesia. This great potential is of concern to many parties to make efforts to provide political education through various media. The purpose of this study seeks to examine the use of political education media and its effectiveness in increasing the political knowledge of first-time voters. This study uses the Quasi Experiment research method, precisely The Non Equivalent Control Group, with testing media using the pre-test and post-test. The study found that there was a significant effect of the use of audio-visual media on increasing the knowledge of novice voters before and after being given audio-visual-based political education. Other findings that try to compare the effectiveness of the use of audio visual with classical media found no significant difference between the two. Thus the use of audio-visual media to increase political knowledge is specifically influential but when compared to classical media it is still the same.
STRATEGI KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA TANGERANG DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK GEN Z PADA PEMILU SERENTAK 2024 Reisya Dwi Ayu Meisavio; Yusuf Fadli
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 2 (2023): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjelang Pemilu Serentak 2024 sebagian besar para penyelenggara pemilu membidik pemilih pemula dari Generasi Z untuk memperoleh suara. Oleh karena penelitian ini membahas tentang strategi yang digunakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang dalam upaya meningkatkan partisipasi politik Gen Z. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi yang telah dan akan digunakan oleh KPU Kota Tangerang dalam merangsang partisipasi politik Gen Z dalam Pemilu 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dengan beberapa kelompok Gen Z di Kota Tangerang dan juga perwakilan dari KPU Kota Tangerang, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU Kota Tangerang telah merancang berbagai strategi untuk meningkatkan partisipasi politik Gen Z, antara lain sosialisasi pendidikan politik, kampanye sosial media yang kreatif dan informatif, perlibatan Gen Z dalam proses penyelenggaraan terkait Pemilu.
Ekspansi Teknologi : Degradasi Kapabilitas Mahasiswa dalam Berinteraksi Sosial Desembrianti, Virna Muhdelifa; Agustina, Sheila; Triyono; Hanna, Vinda Olivia
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 2 (2023): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/fpb.v8i2.2559

Abstract

Nowadays, electronic devices have become a very important part of everyone's life. Gadgets in particular, not only make it easier for someone to gain access to information quickly, but gadgets are also used as communication tools, entertainment, and learning tools which make significant changes to the way people interact with the environment around them. Uncontrolled use of gadgets makes them waste a lot of time in front of the screen, this tends to have an impact on emotional intelligence. Sherry Turkle believes, "as technology ramps up, our emotional lives ramp down". Human emotional abilities or intelligence do not go hand in hand with technological advances. In his book, Turkle describes Henry David Thoreau's Three Chairs concept. David said, "in his cabin there were three chairs -one for solitude, two for friendship, three for society". This research uses a qualitative research method with a phenomenological approach. The qualitative research method is a research method that positions the researcher as the main instrument in the process of obtaining data. This research was conducted at Jember University, precisely on Jalan Kalimantan, Tegalboto No. 37, East Krajan, District. Sumbersari, Jember Regency. Jember University was chosen because it is relevant to the research topic that will be taken up by researchers. Based on the results of interviews and observations, the author found that students tend to choose to operate their smartphones when they are next to unfamiliar colleagues in class. When contacting a friend if they have an appointment to go out, they prefer to communicate via cellphone. However, if students prefer to spend time in front of gadget screens, they may miss this opportunity to interact
Analisis Faktor-Faktor Determinan Dalam Pemilu : Suatu Tinjauan Terhadap Perspektif Mahasiswa PPKN Unimed Stambuk 2023 Fariz Aditya; Simbolon, Alissa P. Simbolon; Pasaribu, Ertika Pasaribu; Sihombing, Eka P. Sihombing; Ivanna, Julia Ivanna
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 2 (2023): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

General elections (Pemilu) are a key element in strengthening the foundation of democracy, where voter participation, especially among students, plays a crucial role in shaping the direction of a country's democracy. This research explores the determinant factors influencing the decisions of young voters, particularly students in the Civic Education Program (PPKN) at Universitas Negeri Medan (Unimed) with Stambuk 2023. The primary focus of this study is to understand the motivations and barriers to young voter participation in elections. The research aims to analyze determinant factors in general elections, emphasizing the perspective of PPKN students at Unimed with Stambuk 2023. Through a survey approach and quantitative research design, the study reveals that student voters tend to make decisions based on in-depth understanding, personal beliefs, and active participation in political activities. These findings provide profound insights into the dynamics of student voter preferences and decision-making. Campaign strategies that prioritize effective communication regarding political parties, candidates' track records, visions and missions, work programs, and freedom of expression can enhance the potential for garnering support. Further understanding of personal values and individual experiences is also crucial in designing campaigns that align with the expectations and values of young voters. With this deeper understanding, the research aims to provide a foundation for formulating relevant policy recommendations to increase young voter participation at the university level.
MEMBANGUN MASYARAKAT PARTISIPATIF DENGAN APLIKASI PINTAR DI ERA KEBIJAKAN PUBLIK Rahim , Ridwan Kurnia Rahim; Mulanda, Dana Mulanda; Arischa, Kennywan Leo Arischa; Frinaldi , Aldri Frinaldi; Syamsir, Syamsir; Putri, Nora Eka Putri
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 2 (2023): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa dampak signifikan dalam transformasi masyarakat modern, terutama dalam konteks kebijakan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis bagaimana implementasi aplikasi pintar dapat menjadi katalisator dalam membangun masyarakat partisipatif di era kebijakan publik. Studi ini fokus pada peran aplikasi pintar sebagai alat untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan publik. Melalui analisis literatur dan studi empiris, penelitian ini mencoba mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mendukung keberhasilan implementasi aplikasi pintar dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pintar dapat memfasilitasi akses informasi yang lebih cepat, memungkinkan komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, serta memberikan platform untuk kolaborasi aktif. Masyarakat yang terlibat dalam penggunaan aplikasi pintar cenderung memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kebijakan publik dan merasa lebih terlibat dalam proses pembuatan keputusan. Namun, penelitian juga menyoroti beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti aksesibilitas teknologi yang tidak merata, kekhawatiran privasi, dan perbedaan tingkat literasi digital di antara anggota masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya upaya yang berkelanjutan dari pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk memastikan bahwa implementasi aplikasi pintar berjalan secara inklusif dan merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa membangun masyarakat partisipatif dengan aplikasi pintar di era kebijakan publik merupakan langkah positif dalam meningkatkan efektivitas kebijakan dan memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Meskipun tantangan ada, potensi positif dari integrasi teknologi dalam proses partisipatif menunjukkan arah yang menjanjikan untuk mewujudkan masyarakat yang lebih demokratis dan responsif terhadap kebutuhan kolektif
RELEVANSI TEORI KLASIK DALAM KONTEKS ADMINISTRASI PUBLIK MODERN Fifi, Fifi Febriandiela; Adnan, M. Fachri Adnan
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 2 (2023): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi teori klasik dalam konteks administrasi publik modern. Teori klasik, yang melibatkan konsep-konsep seperti divisi kerja, hierarki, dan prinsip-prinsip manajemen, dikembangkan pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 oleh para pemikir seperti Max Weber, Frederick Taylor, dan Henri Fayol. Meskipun teori ini muncul pada periode industrialisasi awal, pertanyaan yang muncul adalah sejauh mana konsep-konsep tersebut masih relevan dalam menghadapi kompleksitas dan dinamika administrasi publik saat ini. Metode penelitian melibatkan analisis literatur untuk memeriksa aspek-aspek kunci teori klasik dan kemudian mengidentifikasi bagaimana aspek-aspek tersebut dapat diterapkan atau disesuaikan dalam administrasi publik modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sementara beberapa konsep teori klasik tetap relevan, perlu ada penyesuaian untuk mencocokkan tantangan dan perubahan lingkungan yang dihadapi oleh lembaga-lembaga publik saat ini. Temuan ini memberikan wawasan tentang cara menggabungkan warisan teori klasik dengan inovasi yang sesuai dengan dinamika administrasi publik modern. Implikasinya adalah perlunya pengembangan model manajemen yang adaptif dan berorientasi pada hasil, yang dapat menggabungkan keunggulan konsep-konsep klasik dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan yang terus berubah

Page 11 of 15 | Total Record : 149