cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
zulsapar@telkomuniversity.ac.id
Phone
+62 852-8098-3983
Journal Mail Official
journals@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. DI Panjaitan No.128, Karangreja, Purwokerto Kidul, Kec. Purwokerto Sel., Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
IJCOSIN : Indonesian Journal of Community Service and Innovation
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 28076370     DOI : https://doi.org/10.20895/ijcosin
Core Subject : Education,
Terbitan berkala ilmiah ini merupakan publikasi ilmiah pengabdian masyarakat dengan cakupan bidang: Peningkatan kualitas masyarakat agar dapat mewujudkan kemandirian bangsa dan berdaya saing nasional dengan tetap memperhatikan kearifan lokal. Pengoptimalan potensi daerah pedesaan untuk peningkatan industri kreatif dan perekonomian masyarakat di pedesaan. Pemanfaatan teknologi hasil penelitian yang berwawasan HATS (Healthcare, Agro-industry, Tourism, dan Small Medium Enterprise) agar mampu meningkatkan kemandirian masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
Penerapan Internet of Things (IoT) dalam Budidaya Hidroponik Melon Mencapai Kualitas Ekspor Melalui Nutrisi Optimal Sena Wijayanto; Toni Anwar; Mahazam Afrad; Fikra Titan Syifa; Baroatuz Zukhruf Al Jatsiyah; Namira Shifwah Kumandani; Muhammad Asbi Ramadhan; Veronica Pinkan Rosari
Indonesian Journal of Community Service and Innovation Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v5i2.9381

Abstract

Budidaya melon hidroponik masih menghadapi kendala distribusi nutrisi yang tidak merata serta ketergantungan pada pasokan listrik, sehingga memengaruhi kualitas panen. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas budidaya melon hidroponik Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Lestari di Desa Kaliurip, Banyumas, agar mampu memenuhi standar ekspor melalui penerapan teknologi Internet of Things (IoT). Metode kegiatan meliputi penyuluhan, instalasi sistem berbasis mikrokontroler Espressif 32 dengan sensor Total Dissolved Solids (TDS), serta pelatihan langsung kepada 23 anggota KWT. Sistem dirancang dengan dukungan catu daya cadangan dan panel surya untuk mengatasi risiko pemadaman listrik. Evaluasi dilaksanakan melalui observasi lapangan, pengujian sistem, dan kuesioner peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan anggota KWT. Selain itu, instalasi berhasil diterapkan pada dua greenhouse, yang mendukung distribusi nutrisi lebih stabil dan pertumbuhan tanaman lebih seragam. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan IoT dapat mengurangi kendala teknis, meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta memperkuat peluang pasar produk melon hidroponik dengan mutu ekspor.
Implementasi IoT dan Teknologi Cerdas dalam Pengendalian Suhu dan Kelembaban Budidaya Jamur Tiram Toni Anwar; Sena Wijayanto; Mahazam Afrad; Fikra Titan Syifa; Tanzil Aziim; Rachel Nathasia Dewi; Akmal Zain Musyaffa; Ghifara Fawazia; Seachhing Chhoun; Clearesta Rachel Indah
Indonesian Journal of Community Service and Innovation Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v5i2.9488

Abstract

Produktivitas budidaya jamur tiram sangat dipengaruhi oleh kestabilan suhu dan kelembapan. Di dataran rendah, fluktuasi iklim menjadi tantangan yang berdampak pada kualitas dan kuantitas panen. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan sistem pengendalian iklim berbasis Internet of Things (IoT) untuk memantau dan mengatur suhu serta kelembapan secara otomatis dan real-time. Sistem terdiri dari sensor suhu dan kelembapan, aktuator (humidifier dan kipas), serta platform monitoring berbasis web dan aplikasi. Kegiatan dilaksanakan melalui survei kebutuhan mitra, desain dan instalasi sistem, pelatihan petani, serta evaluasi fungsionalitas. Hasil implementasi menunjukkan sistem mampu menjaga suhu 26–28°C dan kelembapan 80–85%, sesuai dengan kondisi optimal pertumbuhan jamur tiram. Petani mitra mampu mengoperasikan sistem secara mandiri dan memberikan umpan balik positif. Selain meningkatkan efisiensi dan hasil produksi, sistem ini juga memperkuat literasi teknologi petani dan membuka potensi pengembangan ke sektor pertanian lain. Dengan demikian, sistem pengendalian iklim berbasis IoT terbukti menjadi solusi inovatif dalam mendukung praktik pertanian cerdas yang adaptif dan berkelanjutan.
Bisnis UMKM di Era Digital : Pentingnya Literasi Keuangan di Kabupaten Banyumas Faizal Rizky Yuttama; Budi Widadi
Indonesian Journal of Community Service and Innovation Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v5i2.9567

Abstract

The development of digital technology is changing the business paradigm of micro, small and medium enterprises (MSMEs). Digital financial literacy is the key to optimizing the potential of technology, managing finances effectively, and protecting against the risks of online transactions. In the midst of intense competition, digital financial literacy helps strengthen customer trust and build loyalty through safe and efficient transaction experiences. Some common problems faced by small and medium enterprises in Banyumas Regency are lack of understanding and ability. Many smll and medium enterprises do not have sufficient knowledge or understanding of digital financial literacy. And security and privacy are issues for MSMEs when using digital financial solution. To overcome this problem, training was carried out for entrepreneurship development that focused on digital financial literacy. This program will increase the digital financial literacy of MSME stakeholders, optimize financial management, increase operational efficiency, and strengthen company sustainability in the digital era. The results of community service that have been carried out show that this activity has a positive impact on MSMEs, which is indicated by MSME actors using various digital financial applications to increase their working capital through digital financial financing patterns.
Pemanfaatan ChatGPT dan Platform E-Commerce dalam Meningkatkan Manajamen Strategi pada KUB Permadi Banyumas Kurnia Indah Sumunar; Chusnul Maulidina Hidayat
Indonesian Journal of Community Service and Innovation Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v5i2.9775

Abstract

Perkembangan UMKM susu kambing di Desa Pernasidi menunjukkan potensi besar untuk terus tumbuh dan berkontribusi terhadap perekonomian. Namun terdapat permasalahan utama yang dihadapi peternak kambing yaitu kurangnya pengetahuan dalam perencanaan usaha, pemasaran produk, serta rendahnya pemanfaatan teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada peternak kambing Desa Pernasidi untuk meningkatkan daya saing melalui pendekatan manajemen strategi yang aplikatif dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pendampingan terhadap kelompok peternak melalui kegiatan ceramah, diskusi kelompok, dan penyusunan rencana strategis usaha ternak. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, di mana peternak dilibatkan secara aktif mengidentifikasi peluang pasar, membuat perencanaan operasional terkait pemasaran dan keuangan. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peternak dalam menentukan posisi pasar, mengelola sumber daya secara lebih efektif, dan pemanfaatan teknologi untuk pemasaran. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi dan arah pengembangan usaha ternak yang lebih terstruktur. Diharapkan pendampingan berkelanjutan dapat memperkuat posisi peternak lokal dalam menghadapi persaingan pasar dan mendorong kemandirian ekonomi desa
Penguatan Kelembagaan untuk Meningkatkan Kemandirian dan Daya Saing pada Kelompok Wanita Tani Sekar Wangi Desa Krajan Siti Muntahanah; Esti Ningrum; Yubiharto; Chusnul Maulidina Hidayat
Indonesian Journal of Community Service and Innovation Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v5i2.9793

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Wangi di Desa Krajan sebagai upaya meningkatkan kemandirian dan daya saing kelompok dalam pengelolaan usaha tani jamur dan produk olahan jamur. Permasalahan yang dihadapi KWT meliputi lemahnya struktur organisasi, kurangnya kapasitas manajerial, dan keterbatasan jejaring pemasaran. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan manajemen organisasi, pendampingan penyusunan rencana kerja kelompok, penguatan administrasi, serta fasilitasi kemitraan dengan pihak eksternal. Kegiatan juga dilengkapi dengan pembekalan strategi pemasaran dan pengelolaan usaha berbasis potensi lokal. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan anggota dalam mengelola organisasi, meningkatnya partisipasi dalam perencanaan dan pelaksanaan program, serta terbentuknya jejaring pemasaran yang lebih luas. Selain itu, KWT Sekar Wangi mampu menyusun rencana usaha berkelanjutan dan memperkuat posisi tawar produk di pasar lokal. Kesimpulannya, penguatan kelembagaan berkontribusi signifikan terhadap kemandirian kelompok dan menjadi landasan bagi peningkatan daya saing di masa depan.
Penulisan Jurnal Ilmiah Format ScienceDirect Menggunakan LaTeX Overleaf Ridho Ananda; Miftahul Huda; Widya Anggreiny Sanggalangi
Indonesian Journal of Community Service and Innovation Vol. 5 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v5i3.9815

Abstract

Kemampuan menulis artikel ilmiah menggunakan format standar sangat penting bagi peneliti yang ingin menerbitkan di jurnal bereputasi seperti yang ada di bawah penerbit ScienceDirect, salah satunya dengan format LaTeX. Untuk mengatasi keterbatasan kemampuan LaTeX di kalangan akademisi, pelatihan daring pernulisan artikel ilmiah dengan LaTeX telah dilakukan. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah dan demonstrasi menggunakan Overleaf, dengan fokus pada dasar-dasar LaTeX, struktur dokumen, persamaan matematika, gambar, tabel, dan referensi. Template jurnal Heliyon digunakan karena cakupannya yang multidisiplin. Sebanyak 127 orang mendaftar, dengan 53 orang hadir. Hasil post-tes menunjukkan skor rata-rata 88,09, yang menunjukkan pemahaman yang kuat. Sementara itu, tanggapan peserta mengungkapkan respon positif dan saran untuk perbaikan. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan LaTeX peserta melalui pendekatan teoritis dan praktis. Saran pelatihan di masa mendatang perlu meningkatkan penyebaran informasi dan menyediakan lebih banyak waktu interaksi untuk mengoptimalkan hasil pelatihan.
Sistem Irigasi Tetes Berbasis IoT dan Pengendalian Hama untuk Produktivitas Optimal di Lahan Kering (INOTANI) Aulia Desy Nur Utomo; Anggi Zafia; Muhammad Raafi'u Firmansyah; Anisah Syifa Mustika Riyanto; Ibnu Rizal Mutaqim; Muhammad Aulia Muzzaki Nugraha
Indonesian Journal of Community Service and Innovation Vol. 5 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v5i3.9866

Abstract

Program INOTANI: Sistem Irigasi Tetes Berbasis IoT dan Pengendalian Hama untuk Produktivitas Optimal di Lahan Kering Desa Sudagaran, Banyumas, Jawa Tengah, merupakan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh para petani di daerah tersebut. Desa Sudagaran terletak di wilayah yang terkena dampak perubahan iklim, yang ditandai dengan musim kemarau panjang dan curah hujan yang tidak teratur. Hal ini mengakibatkan lahan pertanian mengalami kekeringan, yang mempengaruhi produktivitas tanaman. Selain itu, serangan hama seperti bakteri dan virus juga memperburuk kondisi pertanian. INOTANI hadir untuk menjawab permasalahan tersebut dengan memanfaatkan teknologi sistem irigasi tetes berbasis Internet of Things (IoT). Dengan demikian, petani dapat mengoptimalkan penggunaan air dengan jumlah yang tepat sesuai dengan kebutuhan tanaman. Teknologi ini juga menggunakan energi bersih dari panel surya untuk menjalankan pompa air dan sistem irigasi, yang dapat mengurangi biaya operasional dan ketergantungan pada sumber daya energi konvensional. Program ini diimplementasikan melalui kemitraan antara masyarakat, kelompok tani "Sida Waras" dan "Sida Makmur", perangkat desa, serta mahasiswa yang terlibat dalam pengembangan dan pelatihan sistem.
Pemanfaatan E-GEPATAN untuk Administrasi Lahan Pertanian dan Distribusi Hasil Panen Petani Muhamad Awiet Wiedanto Prasetyo; Riyatno Riyatno; Arif Riyandi; Fadiana Fadiana; Jamaludin Abdul Karim
Indonesian Journal of Community Service and Innovation Vol. 5 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v5i3.9931

Abstract

The problem of the unavailability of a proper administrative and land-recording system was addressed by developing a digital-based recording system, E-GEPATAN, which can be utilized to systematically document land area, ownership, and land status. The implementation method began with data collection through interviews with the Plana Village Government and the Plana Jaya Farmers’ Group Association (Gapoktan), as well as observations on member registration and documentation of agricultural land, particularly rice fields. The results indicate that most of the predetermined targets were successfully achieved, including the documentation of 95% of agricultural land within E-GEPATAN, 82% of harvests recorded digitally, and 65 farmers actively using the marketing features. Following the facilitation and technical assistance through E-GEPATAN, farmers gradually adapted to the digital system, which allowed agricultural data recording to become more systematic and centrally monitored by Gapoktan as the primary manager. Behavioral changes among farmers were also observed, particularly in their newly established practices of soil quality testing through pH measurement, which had never been conducted before. These outcomes highlight that E-GEPATAN serves not merely as a recording platform but as a digital transformation instrument that promotes transparency, efficiency, and enhanced competitiveness in the agricultural sector of Plana Village
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PARIWISATA TERPADU DI DESA PANEMBANGAN KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS Totok Agung Dwi Haryanto; Sri Lestari; Dyah Susanti; Emyliana Listiowati; Muhammad Lulu Latif Usman
Indonesian Journal of Community Service and Innovation Vol. 5 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v5i3.9982

Abstract

Perkembangan desa wisata di Indonesia menuntut adanya tata kelola yang profesional dan berbasis teknologi digital. Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, merupakan salah satu desa wisata yang menghadapi permasalahan dalam manajemen keuangan dan pelaporan karena masih dilakukan secara manual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola wisata melalui pelatihan manajemen pariwisata dan penerapan sistem digital berupa website manajemen keuangan pariwisata desa. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan empat pemangku kepentingan utama, yaitu Pemerintah Desa (Pemdes), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan utama: (1) pelatihan manajemen pariwisata, (2) perencanaan alur kerja pelaporan keuangan, (3) pembuatan website manajemen keuangan, dan (4) pelatihan penggunaan website. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengelola wisata dalam pengelolaan keuangan serta peningkatan efisiensi pelaporan keuangan yang sebelumnya dilakukan secara manual menjadi berbasis digital. Sistem ini juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan wisata di Desa Panembangan. Dengan adanya website manajemen keuangan, pelaporan antar unit usaha wisata menjadi lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi secara sistematis, sehingga mendukung terwujudnya tata kelola pariwisata desa yang modern dan berkelanjutan.
Penguatan Numerasi bagi Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Diandra Chika Fransisca
Indonesian Journal of Community Service and Innovation Vol. 5 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v5i3.10016

Abstract

The Numeracy Strengthening Workshop program was conducted to enhance the competence of vocational high school teachers in integrating numeracy into project-based learning in line with the Merdeka Curriculum. This activity aimed to improve teachers’ understanding of numeracy concepts, strengthen their skills in designing contextual problems, and develop their ability to interpret statistical and visual data. The implementation employed the Participatory Action Learning (PAL) approach, which consists of four main stages: planning, action, observation, and reflection. Through this approach, participants were actively involved in interactive lectures, group discussions, and hands-on project-based numeracy applications. The results revealed a significant improvement in teachers’ holistic understanding of numeracy, their ability to apply mathematical reasoning and data analysis, and their capacity to design relevant project-based learning activities aligned with real-world contexts. The program also fostered reflective and collaborative attitudes among teachers as part of continuous professional development. Therefore, this community service activity effectively strengthened teachers’ numeracy literacy and supported the successful implementation of the Merdeka Curriculum in vocational education settings.

Page 1 of 2 | Total Record : 14