cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prima Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Prima Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir, Jurnal ilmiah diterbitkan oleh Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir - BATAN Alamat Rekaksi: Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir (PRPN) - BATAN
Arjuna Subject : -
Articles 228 Documents
PEREKAYASAAN PROTOTIP PESAWAT SINAR-X DIAGNOSIS BERBASIS MIKROKONTROLER Ferry Suyatno; Lely Yuniarsari; Benny Syawaludin
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 6, No 12 (2009): Nopember 2009
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.262 KB)

Abstract

ABSTRAK PEREKAYASAAN PROTOTIP PESAWAT SINAR-X DIAGNOSIS BERBASIS MIKROKONTROLER,  Telah dilakukan inovasi sistem pesawat sinar-X dari pesawat dengan sistem konvensional menjadi pesawat dengan sistem otomatis, dimana kontrol utamanya menggunakan mikrokontroler. Dengan sistem otomatis akan mempermudah operator dalam mengatur parameter pesawat sinar-X.  Pada umumnya pesawat sinar-X di operasikan dengan cara mengatur parameternya.  Parameter-parameter pesawat sinar-X ada tiga yaitu tegangan (kV), arus (mA) dan waktu expose (S).  Pada pesawat konvensional pengaturan parameternya menggunakan sistem analog, sehingga sistem kerjanya kurang akurat.   Untuk memperbaiki sistem  kerja  pada  pesawat  konvensional perlu  dilakukan  inovasi  pada  sistemnya  dengan menggunakan sistem   digital dan mikrokontroler.   Keakuratan dalam pengaturan parameter perlu dilakukan, agar di capai kinerja perangkat sinar-X yang presisi dalam pemakaiannya. Pada  pesawat  konvensional  pengaturan  tegangan  (kV)  dan  arus  dengan  cara  manual, sehingga ketepatan nilai tegangan dan arus tidak akurat.  Apalagi pesawat sinar-X kalau sudah dipakai biasanya tidak pernah dikalibrasi ulang.   Disamping itu sistem proteksi dan saklar penghubung untuk expose menggunakan magnet kontaktor yang pada dasarnya cara kerjanya menggunakan sistem mekanik. Komponen utama pesawat sinar-X adalah sistem kontrol, tegangan tinggi dan tabung sinar-X. Sistem kontrol berfungsi untuk mengatur parameter pesawat sinar-X, sedangkan tegangan tinggi untuk catu tegangan kerja pada tabung sinar-X, biasanya antara 30 kV sampai 200 kV. Tabung sinar-X merupakan generator penghasil sinar-X. Kata kunci :Proteksi, konvensional, akurat, parameter ABSTRACT AN ENGENERING DEVELOPMENT OF MICROCONTROLLER BASED X-RAY MACHINE PROTOTYPE FOR DIAGNOSIS, innovation system has been carried out to X-ray machine from a conventional system automated systems, where the main control using a microcontroller. With the automated system it will facilitate the operators to set parameters of X- ray machine. In general, the X-ray machine is operated in a way to set parameters. There are three parameters of the X-ray machine : voltage (kV), current (mA) and exposure time (S). In conventional machine, the parameters settings usis an analog system, so that the system works less accurate. To improve the working system on the conventional machine an innovation needs to be done on the system by using digital and microcontroller systems. The accuracy in setting the parameters needs to be improved, to accomplished performance of the X-ray device that precision in its use. In conventional voltage setting (kV) and current manual way, so that the accuracy of the voltage and current values are not accurate. Moreover, the X-ray machine that is used normally never recalibrated. Besides, the protection system and connecting the switch to expose the magnetic contactor is basically using mechanical systems. The main components are the X-ray machine control systems, high voltage and X-ray tube. The control system serves to set the parameters of the X-ray machine, while the high voltage to supply voltage to the X-ray tube, usually between 30 kV to 200 kV. X-ray tube is producing x-ray generator. Keywords: protections, conventional, accurate parameter.
Rancangan Perubah Sadapan (Tap Changer) Transformator Distribusi Firman Silitonga
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 3, No 5 (2006): Juni 2006
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3016.105 KB)

Abstract

AbstrakRancangan    Perubah    Sadapan  Transformator    Distribusi,  Transformator  Distribusi berfungsi  untuk menurunkan  tegangan  menengah 20 kV menjadi 380/220 volt dan mendistribusikan  tegangan rendah ini pada konsumen. Perubahan tegangan primer dapat menimbulkan   naik atau turunnya tegangan pada konsumen.   Untuk mendapatkan  tegangan yang  diinginkan pada  konsumen   perlu   dirancang   posisi perubah  sadapan pada  sisi primer transformator  distribusi 19 kV, 19.5 KV, 20 kV,  20.5  kV dan 21 kV. Tegangan  yang diinginkan  pada sisi konsumen dan posisi perubah sadapan  saat terjadinya perubahan tegangan primer seperti pada Tabel 3,  Tabel 4,  tabel 5, Tabel 6 dan tabel 7.
RANCANGAN KONTROL GERAKAN SAMPLE CHANGER BERBASIS USB PADA PERANGKAT RADIOIMMUNOASSAY-RIA IP8 Joko Sumanto; Sukandar Sukandar; Abdul Jalil; Cukarya Cukarya
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 9, No 2 (2012): Nopember 2012
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.152 KB)

Abstract

A DESIGN OF USB BASED SAMPLE CHANGER MOVEMENT CONTROLLER ON THE IP8 RADIOIMMUNOASSAY-RIA EQUIPMENT. A sample changer movement controller system for the IP8 RIA equipment has been designed. The Radioimmunoassay equipment is commonly used to determine hormone or vitamin concentrations using nuclear techniques. The Ip8 RIA equipment is designed for automatic measurements on multiple samples using one well-type NaI(Tl) detector through sample changer control. The control is performed using mechanical system and software-controlled electronic system. When the motor is turned on and the sample tube is above the detector tube, the mechanical system rotates 14,4 degrees to slide a sample tube, then moves down 7 cm to insert the sample tube into the detector tube, then removes it from the detector tube by moving up 7 cm, then repeat this sequence until the motor is turned off. The electronic system is designed to turn the motor off using limit switches when the sample is inside the detector, to allow counting to proceed, and to turn the motor on after counting is completed, to allow the mechanical system to replace the sample tube inside the detector with the next sample tube. The design of the sample movement controller is discussed in detail in this paper. The result of the design process are schematics and production-ready PCB layout. It is concluded that this design can be applied to improve the performance of the IP8 RIA equipment. Rancangan kontrol gerakan sample changer BERBASIS USB pada perangkat Radioimmunoassay-RIA IP8. Telah dilakukan rancangan sistem pengatur gerakan sample changer pada perangkat RIA IP8. Perangkat radioimmunoassay biasa digunakan untuk mengetahui kadar hormon atau vitamin menggunakan teknik nuklir. Perangkat RIA IP8 dirancang untuk mengukur sampel yang banyak secara automatis melalui pengaturan sampel changer dengan satu detektor NaI(Tl) tipe sumur. Pengaturan ini dilakukan dengan sistem mekanik dan sistem elektronik yang dikontrol melalui perangkat lunak. Cara kerja sistem mekanik adalah, jika posisi tabung sampel berada di atas dan motor dihidupkan, maka gerakannya memutar horisontal 14,4 derajat untuk menggeser tabung kemudian turun 7 cm untuk memasukkan tabung sampel ke dalam detektor, kemudian naik lagi 7 cm untuk mengeluarkan tabung sampel kemudian berulang memutar kembali sampai motor dimatikan. Pada sistem elektronik dirancang guna menghentikan motor melalui limit switch jika posisi sampel berada di bawah (di dalam detektor) untuk kemudian dicacah dan motor akan dihidupkan kembali secara software jika pencacahan telah selesai, sehingga sampel akan naik dan bergeser mengganti sampel berikutnya untuk dicacah. Rancangan kontrol gerakan sampel tersebut dibahas secara detail pada makalah ini. Hasil rancangan modul ini berupa gambar skematik dan gambar PCB yang siap dicetak. Disimpulkan bahwa hasil rancangan ini dapat diterapkan untuk memperbaiki kinerja perangkat RIA IP8.
KARAKTERISTIK TERMOKOPEL TUNGSTEN - RHENIUM ( W-3%Re/W-25%Re ) Achmad Suntoro
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 1, No 1 (1999): April 1999
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1555.362 KB)

Abstract

ABSTRAKKARAKTERISTIK TERMOKOPEL TUNGSTEN - RHENIUM (W-3%Re/W-25%Re). Karakteristik termokopel tungsten-rhenium W-3%ReM'-25%Re disajikan secara singkat dalam maka/ah ini.  Titik berat penyajiannya pada informasi yang dapat memberikan masukan untuk penyelesaian  masalah-masalah praktis yang sering dijumpai dalam penggunaan termokopel tersebut baik perawatan, operasional maupun disain / modifikasi sistem. Termokopel tungsten-rhenium ini tidak tercantum dalam kode standard ANSI untuk termokopel, sehingga karakteristiknya tidak tersebar secara luas dan mudah diperoleh.
PRARANCANGAN PEMANTAUAN RADIASI DAN KONTAMINASI UDARA 01 RUANG KERJA KOMPAKSI 01 PTLR Cerdas Tarigan
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 7, No 13 (2010): Juni 2010
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.672 KB)

Abstract

PRA RANCANGAN PEMANTAUAN RADIASI DAN KONTAMINASI UDARA DI RUANG KOMPAKSI DI PTLR. Instalasi Pengolahan Umbah Radioaktif (PTLR) merupakan instalasi pengolahan limbah radioaktif yang berasal dari berbagai instalasi pengguna iptek nuklir. Desain PTLR telah dirancang sesuai dengan standar keselamatan, sehingga tidak akan menimbulkan dampak negatif terhadap ruangan daerah kerja maupun lingkungan. Walaupun demikian perlu dilakukan pengukuran untuk mengetahui seberapa besar paparan radiasi dan kontaminasi di udara di ruangan kerja sebelum tercemar ke pekerja. Dalam hal ini akan dilakukan prarancangan peralatan di daerah ruang kompaksi. Pengukuran kontaminasi menggunakan pompa pengisap, yang dihubungkan melalui pipa paralon menggunakan filter sedangkan untuk mengukur papa ran radiasi menggunakan dosimetri termoluminisens. Tujuan penelitian int untuk melakukan prarancangan perala tan pengukur radiasi untuk mengetahui paparan radiasi dan kontaminasi udara di ruangan kerja kompaksi untuk menunjang keselamatan pekerja di PTLR.  A PRE DESIGN OF MONITORING FOR RADIATION AND AIR CONTAMINATION IN COMPACTION ROOM OF RWI. The Radioactive Waste Installation (RWI) is a center for processing of radioactive waste coming from various installation applying nuclear science and technology. The RWI has been designed as according to safety standard, so that it will not generate negative impact to the working area and also to the environment. However some measurement should be conducted to know how big of radiation dose and contamination on the air in working area before exposure to the worker. In this case, we will conduct equipments pre design in working area of compaction. Measurement of the contamination uses vacuum pump connected through pipeline using filter while to measure the exposure of radiation uses thermoluminiscence dosimeter. The aim of this research is to have pre design the equipments of radiation counter to know exposure of radiation and contamination air in working area compaction to support safety of worker in installation of PTLR . <w:LsdExceptio
DESAIN PERANGKAT KAIT OVERHEAD TRAVELLING CRANE DENGAN KAPASITAS ANGKAT 25 TON PADA PABRIK ELEMEN BAKAR NUKLIR Syamsurijal Ramdja; Petrus Zacharias
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 12, No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1117.137 KB)

Abstract

ABSTRAKDESAIN PERANGAKT KAITOVERHEAD TRAVELLING CRANE DENGAN KAPASITAS ANGKAT 25 TON PADA PABRIK ELEMEN BAKAR NUKLIR. Telah dilakukan desain perangkat Kait Overhead Traveling Crane dengan kapasitas angkat 25 ton yang digunakan  pada pabrik elemen bakar nuklir. Kait  digunakan untuk memegang  bahan/material yang akan diangkat atau dipindahkan. Perancangan perangkat kait dilakukan dengan memperhatikan keamanan suatu data ukuran dan dimensi yang dipakai serta beban operasi apakah masih aman digunakan dalam kegiatan pengoperasian. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah perangkat kait masih berada pada batas dimensi dan kekuatan bahan yang diizinkan. Desain ini berdasarkan pada standar ASME B30.2 yang berlaku dan dengan  faktor keamanan yang konservatif, terhadap : kait, bantalan aksial, pemikul kait dan sackle. Setelah dilakukan desain dan perhitungan, didapatkan bahwa perangkat kait yang terdiri dari kait, bantalan aksial, pemikul kait dan shackle dalam keadaan aman.Kata kunci : kait, kekuatan bahan, crane, schakle, bantalan ABSTRACTDESIGN OF HOOKS OF THE OVERHEAD TRAVELLING CRANE 25 TONS CAPACITY USED IN NUCLEAR FUEL ELEMENTS PLANT.  It has been design a hook overhead traveling crane with a lift capacity of 25 tons which is used in nuclear fuel elements plant. The hooks are used to hold the material to be removed or relocated. The design of hooks is conducted by considering to the safety factor of data and size dimensions to be used as well as its operational load whether still safe in its operating activities. This is done to determine whether the device is still in the material strength limit allowed. The design is based on the standards applicable of ASME B30.2 and with a conservative safety factors towards : hooks, axial bearings, latches and schakle bearers . After the design and calculations have been conducted, it was found that the hook consisting of hooks, axial bearings, bearer hook and shackle are in a safe condition.Keywords : hook, strength of materials, kran, schakle, bearings
PEMBUATAN RENCANA MUTU PEREKAYASAAN PERALATAN Benar Bukit
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 5, No 9 (2008): Juni 2008
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2695.558 KB)

Abstract

ABSTRAK PEMBUATAN   RENCANA   MUTU   PEREKAYASAAN   PERALATAN  PENCACAH  RIA-IP3. Perekayasaan    peralatan   pencacah    Radioimmunoassay    (RIA)   telah   dilakukan   di   Pusat Perekayasaan  Perangkat  Nuklir (PRPN).. Perekayasaan  perangkat   pencacah   (RIA)  ini terdiri dari  detektor,  modul tegangan tinggi (HV),  modul tegangan rendah (LV),  SCA, Counter pengatur  window dan energi,  komunikasi  serial USB dan Pengolah  signal dan sistem mekanik pengerak  sampel  (vial)  25 buah,   isotop  yang  digunakan  1-125.   sistem  penggerak  naik/turun sampel  menggunakan  motor  DC dengan kemampuan  mengangkat  beban beban: ³ 2 kg, dan untuk menggerakkan   sampel ke detektor menggunakan stepper motor. Pulsa-pulsa  keluaran media sampel  (vial)   dicacah oleh detektor dan diteruskan  ke SCA dengan lebar pulsa 0,5  µs kemudian diolah  dengan      komputer  melalui  modul  counter  USB  tipe  Devasys. Hasil dari pengukuran  ini dibuat kurva  dan dibandingkan dengan kurva standar. Untuk menjamin  mutu    perekayasaan  peralatan pencacah  RIA inii perlu dibuat suatu rencana mutu sesuai  dengan persayaratan  mutu yang diinginkan.   Rencana  mutu ini mencakup  disain, pengadaan,   konstruksi dan pengujian dan audit..Kata kunci:  sampel pencacah RIA. ABSTRACTDevelopment of Engineering Quality Plan for the RIA Counter. . The engineering of a Radioimunoassay  (RIA) equipment has been performed  at the Nuclear Equipment  Engineering Center  (PRPN).   This activity  consisted  of the engineering  of the detector,  high  voltage  (HV) module,  Low  voltage  (LV)  module,  the  sigle  channel  analyzer (SCA),   window  and  energy controlling  counter,   USB communication,    and the mechanical  system  to move the 25 sample vials, which include  up/down actuator using DC motors capable of lifting  weights of over 2 kg, and a stepper  motor  moving  the sample to the detector.  The isotope  used is 1-125.   Radiation from  the  samples   is  counted  by  the  detector,  giving  0, 5  µs  wide  pulse   which  are  then transmitted  to  the  SCA  and  subsequently  processed  by  a  computer  connected  through a Devasys  USB counter  module.  The result of the entry measurement  process  is plotted  in the form of a curve to be compared with a standard curve. To assure the quality of the engineering  of this RIA equipment,   a quality plan is needed..  This quality plan is related  to the realization  of the RIA counter.   This quality plan consist of design, procurement,   contruction,   testing and AssessmentKeywords : Sample RIA counters.
RANCANGAN SISTEM GAMMA BOREHOLE LOGGING APLIKASI DI PERTAMBANGAN BATUBARA Rony Djokorayono
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 4, No 7 (2007): Juni 2007
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1427.653 KB)

Abstract

Abstrak Telah  dirancang sistem gamma  borehole logging,  pengukur  densitas lapisan tambang   batubara menggunakan  teknik  backscatter   radiasi  gamma   dan  pengukur  kadar  abu  lapisan  tambang batubara  menggunakan    metoda  natural  gamma. Sistem   ini menggunakan   dua  buah  detektor Scintilasi  dan sebuah sumber  radiasi gamma  Cs-137,  serta dilengkapi  sistem data logger yang dapat melaporkan hasil pengukuran  lapisan tambang batubara. Abstract Gamma borehole  logging  system  has been  designed,   use gamma  backscater    technique  for mesuring  coal layer  density  and  use natural   gamma  technique    for measuring  coal layer  ash content. This system use two scintilation  detectors,     one gamma  radiation  source  Cs-137  and data  logger system for reporting of coal layer exploration measurement.
MATERIAL NUFTON: ANALISIS PENGARUH NYA PADA MOTOR KIPAS ANGIN KECIL (PORTABLE) Achmad Suntoro
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 2, No 1 (2005): Desember 2005
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4125.147 KB)

Abstract

ABSTRAKTelah diteliti pengaruh material nufton (nomor paten:  P981695) terhadap kumparan rotor motor DC kecil yang biasa digunakan untuk memutar baling-baling kipas angin kecil (portable).  Titik berat pengujian adalah untuk membuktikan adanya peningkatan gaya tarik dan atau responsifnya (tanggap) dari motor setelah permukaan kumparan dilapisi dengan material nufton.. Penelitian ini muncul dari fenomena motor listrik kecil  yang  berubah  sifat kelistrikannya  yaitu  lebih  sedikit menarik  energi listrik  untuk  memutar porosnya (dengan beban yang sama) sebagai akibat pelapisan material nufton tersebut.  Penemu material nufton berhipotesa bahwa naiknya efisiensi motor listrik kecil tersebut disebabkan pengaruh nufton yang dapat menaikkan response gerakan rotor jangkar jika kumparan kawat berlapis nufton dialiri aliran listrik yang terputus-putus (oleh sikat motor - commutator). Namun demikian dalam penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa naiknya efisiensi motor tersebut bukan hanya karena naiknya response tersebut, tetapi juga suatu rekayasa teknik pada kumparan rotor menggunakan material nufton -  bukan hanya sekedar kumparan rotor dioles nufton seperti informasi yang berkembang. ABSTRACT The nufton material (Pat. No.: P981695) effect on a rotor coil of small DC electric motor used as a portable fan has been investigated. The emphasis of the investigation is to prove whether or not that the nufton material increases the attarctive force and or its time response of the coil after the coil has been coated by the nufton on its surface.  This investigation occurred after a fenomenon of two similar small DC electric motors in which one of them has been coated with nufton on its armature coil.  The motor having nufton material shows qualitatively consume less electric energy than one without the nufton for the same loading. The nufton material inventor gives some hypotesas that the increase of the efficiency of the motor because the nufton material has increased the performance of time constant (natural response) of the armature coil.  The nufton material coated on coil will have such characteristics if the current flowing on the coil discontinuously (pulse-alike) and it has been done by the commutator circuits of the motor. However, the reaserch and experiment conducted in this investigation shows that the efficiency increase of the motor is not only because of increase its time constant performance, but also by other technical engineering modification on it: armarture coil using the nufton material -  not just  simply coating the rotor coil using nufton material as what the rumor says.
FENOMENA AKIBAT LEMAHNYA PROGRAM PERAWATAN DALAM OPERASI PERANGKAT LISTRIK Achmad Suntoro
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 8, No 1 (2011): Juni 2011
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1396.763 KB)

Abstract

Som e experiences on repai ring of many electrical equipment have given some practical knowl edges that how important of a mai ntenance program to be conducted continuously. Three examples of practical phenomena on lack of maintenance program and the necessity of measurement usi ng a correct tool  as well as an example of how to define the poi nts of locationunder surveilance of predicti ve maintenace program using  FTA (Fault  ree Analysis) will  be discussed i n thi s paper.These exampl es are the evidence and information (facts) that maintenance program and utilizing an apt measurement tool are absol utel y necessary to be conducted to mai ntai n the reliability of equipment as well as install ation. FTA technique i s not onl y used at a design phase but also can be used at planning and mai ntenace activities. Pengalaman dalam memperbaiki perangkat li strik tel ah memberi pelajaran praktis akan perlunya program perawatan diterapkan secara kontinyu. Tiga contoh fenomena praktis akibat l emahnya perawatan dan perlunya alat ukur, serta sebuah contoh cara menentukan titi k-titikposisi perawatan-prediktiff menggunakan FTA (Fault Tree Analysis)  ibahas dalam makal ah ini . Contoh-contoh tersebut merupakan bukti dan informasi (fakta) bahwa perawatan dan penggunaan alat ukur yang tepat mutlak harus dit erapkan untuk menjaga keandalan operasi  sistem perangkat maupun instal asi. Teknik FTA bukan hanya dapat di gunakan pada fase disain, tapi juga dapat digunakan pada perencanaan perawatan