cover
Contact Name
Nuniek Rahmatika
Contact Email
nuniekrahmatika.mpi03@gmail.com
Phone
+62811187837
Journal Mail Official
alnaqduiaicirebon111@gmail.com
Editorial Address
Universitas Islam Cirebon Komplek Jalan Islamic Centre Tuparev Nomor 111 Kertawinangun Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon Jawa Barat 45153 Indonesia
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Keislaman
ISSN : -     EISSN : 27233995     DOI : https://doi.org/10.58773/alnaqdu
Al Naqdu Jurnal Kajian Keislaman is a reputable scholarly journal professionally managed by the Universitas Islam Cirebon Published twice a year in June and December this journal serves as an academic platform for publishing high quality scholarly work in the field of Islamic studies
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2020): KAJIAN STUDI ISLAM" : 7 Documents clear
KOMPILASI HUKUM ISLAM: KONSEP PERSETUJUAN WANITA DALAM PERNIKAHAN PANDANGAN IBN QAYYIM AL-JAWZIYAH DAN KOMPILASI HUKUM ISLA superadmin superadmin
Al Naqdu Vol 1 No 1 (2020): KAJIAN STUDI ISLAM
Publisher : UI Cirebon (Universitas Islam Cirebon)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan adalah penghormatan dan penghargaan yang tinggi yang diberikankepada manusia dari Allah SWT di antara makhluk-makhluk lainnya. Dalam KompilasiHukum Islam, Bab II pasal 2 menyebutkan: “Pernikahan adalah akad yang sangat kuat(mitsaqan galiza) untuk menjalankan perintah Allah SWT dan Rasulnya sertamerupakan ibadah bagi yang menjalankanya. Pernikahan memiliki tujuan untukmewujudkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan warahmah. Olehkarena itu, perlu pertimbangan yang matang dan dapat memenuhi tujuan daripernikahan, diantara hal yang dapat mencapai tujuan dari pernikahan adalahpersetujuan atau kebebasan wanita dalam menentukan calon suaminya.Hasil dari penelitian ini, Ibn Qayyim al-Jawziyyah yang merupakan salah satutokoh besar dalam dunia Islam dengan karyanya Zaadul Ma’ad, beliau berpendapatpersetujuan wanita dalam pernikahan merupakan sesuatu yang wajib, sedangkan paraimam mazhab menyatakan hukumnya sunnah, semuanya memiliki landasanargumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat Indonesia sebagaipenganut mazhab Imam Syafi’i, yang menyatakan bahwa persetujuan anak gadis dalampernikahan adalah sunnah, tanpa ada persetujuan pun perkawinan tetap sah, tetapidalam realitanya, hukum undang-undang pernikahan dan kompilasi hukum islamsejalan dengan konsep Ibn Qoyyim al-Jawziyyah yang mengharuskan adanyapersetujuan dari wanita dengan ketentuan umur yang telah ditetapkan.
peran penting pesantren ini dalam membentuk karakter dan perilaku masyarakat Indonesia. Ahmad Luthfi Hidayat Luthfi
Al Naqdu Vol 1 No 1 (2020): KAJIAN STUDI ISLAM
Publisher : UI Cirebon (Universitas Islam Cirebon)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Indonesia merupakan salah satu masyarakat terbesar di Indonesia,dimana sebagian besarnya menganut agama Islam. Agama Islam dengan sejumlahajaran dan syari’atnya telah dipelajari dan dipraktekkan sekaligus oleh masyarakatIndonesia. Sejumlah ulama Indonesia sejak awal telah berupaya memikirkan bagaimanamembentuk akhlak dan perilaku yang baik pada masyarakat Indonesia. Dalam rangkapembentukan akhlak dan perilaku ini, sejumlah ulama Indonesia mendirikan beberapayayasan, lembaga pendidikan seperti sekolah dan pesantren. Sekolah dan pesantrenmerupakan salah satu unsur terpenting dalam pembentukan akhlak dan perilakumasyarakat Indonesia. Salah satu pesantren yang ada di Indonesia adalah PesantrenTahfidz Alquran Bina Insan Qur’ani yang terletak di Desa Susukan Cirebon Jawa Barat.Pesantren ini memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya adalah perrhatiannya yangsangat besar terhadap akhlak dan perilaku masyarakat Indonesia. Pesantren ini didirikanoleh seorang ulama Cirebon. Pesantren ini sejatinya dikhususkan untuk kegiatanmenghafal Alquran, hanya saja pesantren ini memberi perhatian lebih kepada perkaralain yang juga sangat penting yakni perkara akhlak dan perilaku. Semua itu telahdijabarkan dalam ayat-ayat Alquran dan hadits nabawi. Melalui tulisan ini, penulis inginmenyajikan beberapa hal terkait peran penting pesantren ini dalam membentuk karakterdan perilaku masyarakat Indonesia.
KOMPETENSI GURU, PENGELOLAAN KELAS DAN PRESTASI BELAJAR PAI DI MTS MAHARESI SIDDIQ WANANTARA CIREBON Masyhari Masyhari
Al Naqdu Vol 1 No 1 (2020): KAJIAN STUDI ISLAM
Publisher : UI Cirebon (Universitas Islam Cirebon)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya kompetensi guru dan kemampuanpengelolaan kelas dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai tenagapendidik di lingkungan sekolah. Beberapa data dari penelitian terdahulu menunjukkanbahwa kompetensi guru dan pengelolaan kelas berpengaruh terhadap prestasi belajarsiswa. Dengan adanya kompetensi guru dan pengelolaan kelas yang baik dapatmendorong siswa untuk belajar lebih baik, sehingga prestasi belajar yang diharapkandapat tercapai.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknyapengaruh kompetensi guru dan pengelolaan kelas terhadap prestasi belajar siswa baiksecara simultan maupun secara parsial di MTs Maharesi Siddiq Wanantara tahunpelajaran 2018/2019 pada mata pelajaran PAI khususnya Fiqih.Penelitian inimenggunakan pendekatan kuantintatif. Sampel yang dipilih adalah kelas 9 yaituberjumlah 32 peserta didik. Data prestasi belajar yang digunakan adalah hasil ulanganharian pertama mata pelajaran fiqih kelas 9 tahun pelajaran 2018/2019 dan datakompetensi guru dan pengelolaan kelas didapatkan dari angket yang dibagikan kepadapeserta didik. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresilinear berganda.Hasil analisis data menunjukkan nilai Fhitung pada uji simultankompetensi guru dan pengelolaan kelas terhadap prestasi belajar siswa lebih besardaripada Ftabel yaitu 14.099 > 3.33. Pada uji parsial memperlihatkan nilai thitungkompetensi guru dan pengelolaan kelas yaitu 3.203 dan 3.694 lebih besar daripadanilai ttabel yaitu 1.699.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabelkompetensi guru dan pengelolaan kelas mempunyai pengaruh secara simultan terhadapprestasi belajar. Secara parsial variabel kompetensi guru dan pengelolaan kelasberpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Hasil analisis data yangpenulis lakukan memperlihatkan bahwa variab
BENTUK POLA ASUH ORANG TUA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KARAKTER KEMANDIRIAN ANAK Siti Nur Amanah Amanah
Al Naqdu Vol 1 No 1 (2020): KAJIAN STUDI ISLAM
Publisher : UI Cirebon (Universitas Islam Cirebon)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Children parenting according to Hurlock, Hardy & Heyes are divided into threetypes, namely: (1) Authoritarian parenting (which tends to require children to obey allparents' decisions), (2) Democratic parenting (which tends to encourage children toopen, but responsible and independent), (3) Permissive parenting (which tends to givefull freedom to children to do). From that three types of parenting, democraticparenting is more supportive of children's development, especially in terms ofindependence and responsibility.
PERKEMBANGAN KEBERAGAMAAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Husnul Khotimah Husnul
Al Naqdu Vol 1 No 1 (2020): KAJIAN STUDI ISLAM
Publisher : UI Cirebon (Universitas Islam Cirebon)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini mendeskripsikan tentang perkembangan keberagamaan pada individudimulai sejak lahir sampai masa dewasa. Hal tersebut menjadi penting karena setiapmanusia dalam menjalani kehidupannya, selain mengalami pertumbuhan, ia jugamengalami perkembangan tak terkecuali perkembangan keberagamaan. Keberagamaanberkembang sejak manusia dilahirkan melalui proses perpaduan antara potensibawaan keagamaan dan pengaruh yang datang dari luar diri manusia. oleh karenanyadari kajian ini, kita dapat mengetahui tahap perkembangan keberagamaan dalam tiapfasenya dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
PERANAN POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI AGAMA ISLAM PADA ANAK DI DESA MUARA CIREBON Achmad Syaefur Syaefur
Al Naqdu Vol 1 No 1 (2020): KAJIAN STUDI ISLAM
Publisher : UI Cirebon (Universitas Islam Cirebon)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERANAN POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI AGAMA ISLAM PADA ANAKDI DESA MUARA CIREBON ACHMAD SYAEFUR ROKHIM, M.Pd AbstrakAnak adalah tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa. Anak memiliki peran strategis, ia mempunyai ciri dan sifat khusus yang menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa depan. Oleh karena itu agar anak kelak dapat memikul tanggung jawab tersebut, maka ia harus mendapatkan kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental maupun sosial. Masalah yang sering kita temui pada zaman yang sering disebut sebagai zaman milenial ini salah satunya adalah sikap dan perilaku anak yang cenderung nampak jauh dari nilai-nilai agama Islam. Masalah yang demikian pun ditemukan di Desa Muara, di Desa ini sebagian besar anak berperilaku tidak sopan terhadap orang lain, menyukai dan melakukan hal-hal yang tidak senonoh, bertengkar dan berkelahi dengan teman, tidak giat melakukan hal-hal keagamaan. Dari gambaran kondisi tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian, dengan tujuan untuk mengetahui pola asuh orng tua dan efektivitasnya dalam menanaman nilai-nilai Agama Islam pada anak.
PERRMOHONAN IZIN PERKAWINAN POLIGAMI DI PENGADILAN AGAMA SUMBER DALAM PERSPEKTIF FIQH DAN UNDANG-UNDANG PERKAWINAN NOMOR 1 TAHUN 1974 superadmin superadmin
Al Naqdu Vol 1 No 1 (2020): KAJIAN STUDI ISLAM
Publisher : UI Cirebon (Universitas Islam Cirebon)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERRMOHONAN IZIN PERKAWINAN POLIGAMIDI PENGADILAN AGAMA SUMBER DALAM PERSPEKTIF FIQH DAN UNDANG-UNDANG PERKAWINAN NOMOR 1 TAHUN 1974 KARYA SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM CIREBON ( STAIC ) 2017Email: karya.mdh01@gmail.com ABSTRAKPoligami adalah suatu ikatan perkawinan seorang suami dengan lebih dari seorang istri dalam waktu yang sama, akan tetapi hanya terbatas pada empat orang. Menurut Undang-undang perkawinan sebelum melakukan poligami harus terlebih dahulu memeperoleh izin dari Pengadilan Agama dengan cara mengajukan permohonan izin poligami di Pengadilan Agama setempat.Permasalahan penelitian terdiri dari: Bagaimana proses permohonan izin poligami di Pengadilan Agama Sumber? Mengapa permohonan izin perkawinan poligami di Pengadilan Agama Sumber? dan Bagaimana izin perkawinan poligami dalam perspektif fiqh dan undang-undang perkawinan nomor 1 tahun 1974? Dalam penulisan tesis ini menggunakan metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini bersifat kualitatif dan dipaparkan secara deskriptif.Pelaksanaan Permohonan izin poligami pada Pengadilan Agama Sumber telah sesuai dengan Undang-undang Perkawinan yaitu Pasal 4 ayat 1 yang menyatakan bahwa seorang suami yang akan mempunyai istri lebih dari seorang, maka ia wajib mengajukan permohonan izin poligami pada Pengadilan Agama setempat. Surat permohonan tersebut harus memuat bukti-bukti dan alasan-alasan yang lengkap yang mendasari permohonan izin melakukan poligami, serta harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan oleh undang-undang yang berlaku. Hakim Pengadilan Agama akan mengabulkan permohonan poligami tersebut jika alasan-alasan dan syarat-syarat untuk mengajukan permohonan izin poligami terpenuhi. Berdasarkan ketentuan formal tentang izin poligami di pengadilan Agama secara eksplisit tidak ditemukan dan termasuk dalam Al-Qur'an maupun sunnah Nabi Muhammad Saw namun secara implisit dapat ditemukan dari sumber dan dalil-dalil hukum Islam dengan melakukan ijtihad, penafsiran, dan pemikiran hukum seperti istislah (mencari kemaslahatan) serta sadd adz-dhari’ah (menutup jalan kemadharatan).Secara sosial-filosofi ketentuan yuridis formal yang berkenaan dengan diwajibkannya izin Pengadilan Agama untuk berpoligami adalah agar eksistensi dan konsekuensi dari perkawinan poligami berjalan sesuai dengan apa yang dikehendaki syariat agamanya, yaitu terciptanya rumah tangga yang dapat menghidupkan nilai-nilai keadilan atas dasar mawadah dan rahmah dalam rangka mu’asyarah bil ma’ruf, terwujudlah kehidupan keluarga yang tentram sehingga menuai kebahagiaan yang diharapkan oleh masing-masing suami istri.

Page 1 of 1 | Total Record : 7