cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6221-5674223
Journal Mail Official
nutrirediaita.ueu@esaunggul.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/Nutrire/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
NUTRIRE DIAITA
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 19798539     EISSN : 27461734     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Journal Description NUTRIRE DIAITA publishes original research articles, review articles, and clinical studies covering the broad and multidisciplinary field of human nutrition. In the aim of improving the quality of the journal since Oktober 2019 this journal officially had made a cooperation with Nutrition Department Universitas Esa Unggul FOCUS AND SCOPE NUTRIRE DIAITA aim to deliver findings and innovations in the field of nutrition and health. NUTRIRE DIAITA is published 2 times per year (April and October). The journal covers all aspect relating to Human Nutrition including clinical nutrition, community nutrition, food service management, food technology and sport nutrition.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 02 (2020): NUTRIRE DIAITA" : 5 Documents clear
Pengaruh Edukasi Gizi Mindful Eating Semi Online (Meso) Terhadap Berat Badan, Asupan Zat Gizi Makro, Mindful Eating Pada Pekerja Dengan Gizi Lebih Putri, Kirana Dwi Kusuma; Palupi, Khairizka Citra; Sapang, Mertien
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 12, No 02 (2020): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v12i02.3591

Abstract

Gizi lebih telah menjadi permasalahan global di seluruh dunia yang dapat menyebabkan peningkatan risiko beberapa jenis kanker, penyakit kardiovaskular dan metabolik, penyakit osteoartikular, dan peningkatan semua penyebab risiko kematian. Hal tersebut dapat dibuktikan dari data Riskesdas (2018) Proporsi berat badan lebih pada dewasa usia > 18 tahun pada tahun 2007, 2013 dan 2018 sebesar 8.6%, 11.5%, 13.6%. Edukasi gizi sangat penting diperlukan untuk orang dewasa bermanfaat bagi peningkatan perilaku gizi seimbang. Online merupakan metode yang inovatif, efisien, dan hemat biaya untuk penerapan pendidikan gizi bagi pekerja yang tidak dapat terlepas dari gadget dalam kesehariannya. Pekerja memerlukan media edukasi gizi yang edukatif, kreatif, dan inovatif. Salah satu contohnya yaitu edukasi gizi melalui telepon genggam dengan pemanfaatan aplikasi whatsapp dapat merubah pola makan karena dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi mindful eating semi online terhadap berat badan, asupan zat gizi makro dan status mindful eating pekerja dengan gizi lebih pada pekerja dengan gizi lebih di Bank Mandiri Taspen. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan rancangan penelitian pre test dan post test control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2019 – Juli 2019 dengan sampel sebanyak 46 orang 23 orang pada kelompok perlakuan dan 23 orang pada kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-test dan Independent Sample T-test. Hasil pada kelompok perlakuan didapatkan adanya pengaruh Mindful Eating semionline terhadap penuruan berat badan, asupan zat gizi makro dan mindful  eating (P≤0.05). Pada kelompok kontrol didapatkan adanya pengaruh GENTAS semi online terhadap perubahan berat badan, mindful eating, asupan zat gizi makro (energi, lemak, karbohdidrat) (P≤0.05), tidak ada pengaruh yang signifikan GENTAS semionline terhadap asupan protein (P≥0.05). Tidak ada perbedaan yang signifikan pada penurunan berat badan, asupan zat gizi makro dan mindful eating (p≥0,05) antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol. Edukasi gizi GENTAS semi online pada kelompok memberikan hasil penurunan berat badan, asupan energi dan zat gizi makro serta mindful eating responden. Edukasi mindful eating semi online disertai dengan media visual daily food journal juga memberikan hasil penurunan berat badan, asupan energi dan zat gizi makro serta mindful eating yang signifikan, dan lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok intervensi. Meskipun demikian, hasil yang didapatkan dari kelompok perlakuan dan kelompok kontrol tidak jauh berbeda sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi GENTAS semi online sudah cukup memberikan hasil yang signifikan.
Pengaruh Implementasi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penanggulangan Masalah Kurang Energy Protein Terhadap Partisipasi dan Kemandirian Masyarakat dan Kasus Kurang Energy Protein di Kecamatan Srandakan Kabupaten Bantul Propinsi D.I Yogyakarta Waryana, Waryana
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 12, No 02 (2020): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v12i02.3122

Abstract

Latar Belakang : Kasus gizi buruk dan Kurang Energy Protein masih banyak ditemukan di masyarakat. Keadaan ini menunjukkan bahwa program pemerintah dalam menanggulangi masalah Kurang Energy Protein belum berhasil dengan optimal. Perlu upaya lain untuk memperbaiki program penanggulangan masalah tersebut. Proram berbasis pemberdayaan masyarakat merupakan alternatif yang tepat. Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penerapan penanggulangan masalah Kurang Energy Protein berbasis Pemberdayaan masyarakat  terhadap Partisipasi  dan Kemandirian masyarakat serta kasus Kurang Energy Protein. Metode : Jenis Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain pre-post test with contol dengan diperkuat dengan data kualitatif. Responden penelitian ini adalah, kader posyandu, tokoh masyarakat, ibu balita dan balita di 44 posyandu di Desa Poncosari dan Trimurti Kecamatan Srandakan. Analisis data dilakukan  dengan uji statistic teknik t test sampel bebas. Hasil : Ada pengaruh implementasi pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan masalah Kurang Energy Protein berbasis pemberdayaan masyarakat terhadap partisipasi masyarakat dan kemandirian masyarakat (p<0,05). Masyarakat berpartisipasi datang ke posyandu dengan dorongan ingin mengetahui perkembangan berat badan anak, kesehatan anak, dan informasi  gizi dan kesehatan dari kader atau petugas puskesmas. Kesimpulan : Penanggulangan masalah Kurang Energy Protein berbasis pemberdayaan masyarakat berdampak pada peningkatan dan ksesadaran keluarga terhadap pemenuhan kebutuhan gizi, perawatan kesehatan, pola asuh anak. Implemetasi penanggulangan masalah Kurang Energy Protein  berbasis pemberdayaan masyarakat dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan menurunkan kasus KEP. Motivasi ibu balita dalam berpartisipasi dalam kegiatan pemberdayaan adalah ingin mengetahui perkembangan, kesehatan, dan info terkait kesehatan anak.
Relationship of Food Variations, Snack Food, and Physical Activities with the Nutrition Status of Students in Labuhan Batu District Harahap, Nova Lila; Lestari, Wanda; Manggabarani, Saskiyanto
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 12, No 02 (2020): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v12i02.3551

Abstract

Background: One group of school-age children has nutritional problems. The problem of excess nutrients can affect body function, while a nutrient deficiency can cause impaired body growth and maturity of the reproductive organ system. Also, daily nutritional deficiencies can cause a lack of concentration in learning. Purpose: To determine the effect of food consumption patterns on nutritional status. Method: The research design used was observational with a cross-sectional study approach. This research was conducted at SMP Negeri 3 Satu Atap Batu Bujur, West Bilah Subdistrict, Labuhan Batu Regency, North Sumatra Province with a research sample of 78 students consisting of class VII and VIII aged 13-15 years. The sampling technique in this research is using the total sampling method. Data analysis was performed univariate and bivariate using the Chi-Square test. Results: dietary variation was associated with nutritional status with a p-value (0.010). Snack food was related to nutritional status with a p-value (0.45). Physical activity is related to nutritional status with a p-value (0.030). Conclusion: There is a correlation between dietary variation, snack food, and physical activity with nutritional status among students. It is recommended that students keep their food consumption and physical activity in accordance with nutritional needs.Keywords: Food Variation, Snack Food, Physical Activity, Nutritional Status.
KEJADIAN MUAL MUNTAH, TINGKAT KECUKUPAN CAIRAN, ELEKTROLIT DAN STATUS HIDRASI IBU HAMIL Aprianti, Linda; Novianti, Anugrah; Gifari, Nazhif
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 12, No 02 (2020): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v12i02.3643

Abstract

Hidrasi merupakan hal yang penting dalam menunjang proses kehamilan, yang akan berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan janin, dan juga hasil kelahiran. Hal ini dapat terjadi karena beberapa faktor seperti selama masa kehamilan terjadi mual dan muntah yang berlebihan, asupan cairan yang kurang, dan juga asupan elektrolit yang tidak diperhatikan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan kejadian mual muntah, tingkat kecukupan cairan, dan  tingkat kecukupan elektrolit dengan status hidrasi pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian berupa cross sectional dengan sampel sebanyak 50 responden. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Status hidrasi dilihat menggunakan metode berat jenis urin (BJU), kejadian mual muntah dilakukan skoring dengan menggunakan kuesioner PUQE (Pregnancy Unique Quantification of Emesis and Nause), dan recall 2x24 jam dilakukan untuk melihat hasil asupan cairan, juga asupan natrium dan asupan kalium. Hasil dari penelitian ini tidak ada hubungan antara kejadian mual muntah (p=0,684), tingkat kecukupan cairan (p=0,669), tingkat kecukupan natrium (p=1,000) dan tingkat kecukupan kalium (p=1,000) dengan status hidrasi pada ibu hamil. Maka dapat disimpulan tidak ada hubungan antara kejadian mual muntah, tingkat kecukupan cairan, tingkat kecukupan natrium dan kalium dengan status hidrasi pada ibu hamil. 
Efektifitas Pemberian Tablet Curcuma, Putih Telur, dan Susu terhadap Asupan dan Berat Badan Pasien Tuberkulosis Dengan dan Tanpa Komorbiditas Effectiveness of Supplementation of Curcuma, Egg White, and Milk Tablets on Intake and Body Weight of Tuberculosis Patients With and Without Comorbidity Nadiyah, Nadiyah Nadiyah; Cahyani, Cahyani Cahyani; Novianti, Anugrah Anugrah
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 12, No 02 (2020): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v12i02.3564

Abstract

Indonesia has the second highest pulmonary TB (tuberculosis) cases after India. TB problem is included in three national health priorities in Indonesia besides stunting and immunization.  Jakarta is the province with the second largest number of pulmonary TB patients after West Java. Curcuma tablet is indicated to increase appetite. Milk and white egg as protein sources are high energy natural sources that are expected  to improve nutritional status of TB patients either with or without comorbidities. The objective of this study was to assess the effectiveness of supplementation of curcuma, white egg and milk to energy and protein intake and weight among pulmonary TB patients with and without comorbidities in Regional General Hospital Tarakan Jakarta. A One group pre and post test design was carried out with 33 samples of pulmonary TB patients who meet inclusion criteria. Energy and protein intake were measured by food recall and food weighing. Multivariate analysis of variance (manova) was used to determine the effectiveness of supplementation of curcuma, white egg and milk to energy and protein intake and weight between pulmonary TB patients with and without comorbidities. The result showed that there was no significant difference inincreasing energy and protein intake and weight after supplementation of curcuma, white egg and milk between pulmonary TB patients with and without comorbidities (p >0.05). There is no effect of comorbidities to increase of weight, energy and protein intake among pulmonary TB patients after supplementation of curcuma, white egg and milk. Keywords : curcuma, intake, weight, pulmonary TB, comorbidities Indonesia adalah negara dengan kasus TB terbanyak kedua setelah India.Masalah TB termasuk dalam tiga prioritas kesehatan nasional disamping stunting dan imunisasi. Propinsi DKI Jakarta adalah propinsi dengan TB paru tertinggi kedua setelah Jawa Barat. Tablet curcuma diindikasikan untuk menambah nafsu makan. Susu dan putih telur sebagai sumber protein merupakan makanan alami tinggi kalori yang diharapkan dapat meningkatkan status gizi penderita TB paru baik dengan ataupun tanpa komorbiditas.Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan efektifitas pemberian tablet curcuma, putih telur, dan susu  terhadap asupan (energi dan protein)dan berat badan pada penderita tuberkulosis paru berdasarkan ada dan tidaknya komorbiditasdi RSUD Tarakan Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain studi eksperimen one group pre and post test design. Sampel adalah pasien yang didiagnosis TB paru, yang dirawat di ruang rawat inap kelas III RSUD Tarakan Jakarta, yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu sebanyak 33 sampel. Pengukuran asupan energi dan protein menggunakan metode food recall dan food weighing.Analisis data menggunakan uji multivariate analysis of variance (manova). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan peningkatan asupan energi, protein dan berat badan setelah perlakuan pemberian tablet curcuma, putih telur dan susu antara penderita TB paru tanpa komorbiditas dan penderita TB paru dengan komorbiditas (p>0,05).Tidak ada efek komorbiditas terhadap kenaikan berat badan dan asupan energi serta asupan protein pada penderita TB setelah diberikan intervensi tablet curcuma, putih telur dan susu.

Page 1 of 1 | Total Record : 5