cover
Contact Name
Fahrullah
Contact Email
bnjakys@gmail.com
Phone
+6285250916350
Journal Mail Official
bnjakys@gmail.com
Editorial Address
https://bnj.akys.ac.id/BNJ/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal
ISSN : 26855054     EISSN : 26548453     DOI : https://doi.org/10.61878/bnj.
Core Subject : Health, Science,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan minimal 5 naskah hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke BNJ tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 208 Documents
Search results for , issue "vol. 7 no. 2 (2025)" : 208 Documents clear
Efektivitas Berbagai Intervensi Gizi dalam Penanggulangan Stunting pada Anak: Tinjauan Literatur Dedeng Nurkholik Sidik Permana; Nilawaty Uly; Andi Alim
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.102

Abstract

Stunting merupakan bentuk malnutrisi kronis yang berdampak serius terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas anak di masa depan. Masalah ini memiliki penyebab yang kompleks, termasuk asupan gizi yang tidak memadai, infeksi berulang, sanitasi buruk, hingga rendahnya status sosial ekonomi. Artikel ini bertujuan untuk meninjau efektivitas berbagai intervensi gizi dalam penanggulangan stunting berdasarkan 39 artikel ilmiah yang dipublikasikan secara nasional dan internasional. Kajian ini mencakup intervensi spesifik gizi (seperti suplementasi dan makanan tambahan), serta intervensi sensitif gizi yang melibatkan sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, dan sosial. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas, pelibatan kader kesehatan, inovasi digital seperti mHealth, edukasi gizi maternal, dan program multisektor dapat memberikan dampak signifikan terhadap penurunan prevalensi stunting, terutama jika dilakukan sejak masa pra-konsepsi dan selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Keberhasilan intervensi sangat ditentukan oleh kualitas implementasi, dukungan kebijakan, dan keterlibatan masyarakat. Oleh karena itu, strategi penanggulangan stunting perlu dilaksanakan secara terpadu, berkelanjutan, dan kontekstual agar mampu menciptakan perubahan jangka panjang yang bermakna.
Efektivitas Pemberian Terapi Relaksasi Napas Dalam Dan Aromaterapi Peppermint Terhadap Penurunan Tingkat Mual Muntah Pada Pasien Post Operasi Sectio Casarea Dengan Spinal Anestesi Devinda Rahmadiyanti Sutrisno; Marsaid Marsaid; Supono Supono
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.114

Abstract

Mual muntah pasca operasi sectio caesarea (SC) dengan anestesi spinal merupakan salah satu komplikasi yang sering dialami pasien dan dapat mengganggu proses pemulihan. Intervensi non-farmakologis seperti relaksasi napas dalam dan aromaterapi peppermint dinilai efektif, aman, dan mudah diterapkan untuk mengatasi mual muntah pasca operasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas teknik relaksasi napas dalam dan aromaterapi Peppermint dalam menurunkan tingkat mual muntah pada pasien post sectio caesarea dengan anestesi spinal, serta membandingkan tingkat efektivitas antara kedua intervensi tersebut. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest dua kelompok tanpa kontrol. Sampel berjumlah 32 responden, dibagi menjadi dua kelompok intervensi secara purposive sampling. Pengukuran tingkat mual dilakukan menggunakan instrumen RINVR. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Ranks untuk masing-masing kelompok dan uji Mann-Whitney U untuk membandingkan kedua kelompok. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua intervensi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat mual muntah (p = 0,000). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,017), dengan rata-rata penurunan skor mual lebih besar pada kelompok aromaterapi Peppermint. Teknik relaksasi napas dalam dan aromaterapi Peppermint sama-sama efektif dalam menurunkan mual muntah postoperatif, namun aromaterapi Peppermint terbukti lebih unggul dalam hal efektivitas berdasarkan analisis statistik.
Pengaruh Simulasi Penanganan Keseleo Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Pada Siswa Sekolah Dasar Kharisma Intan Agipratiwi; Misbah Nurjannah; Thomas Ari Wibowo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.115

Abstract

Keseleo terjadi ketika otot dan tendon terlalu meregang atau robek. Frekuensi cedera ini meningkat antara tahun 2013 hingga 2018, dengan prevalensi naik dari 8,2% pada 2017 menjadi 9,2% pada 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh simulasi penanganan keseleo terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa kelas IV di SD Negeri Samarinda. Desain yang digunakan adalah one group pre-posttest dengan 80 responden dari SDN 002 Palaran dan SDN 006 Samarinda Utara, menggunakan metode accidental sampling. Uji Wilcoxon digunakan dalam analisis data. Hasil menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) untuk variabel pengetahuan dan keterampilan sebelum dan sesudah simulasi, dengan perbedaan median masing-masing 3 dan 2. Dapat disimpulkan bahwa simulasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menangani keseleo.
Hubungan Keterlibatan Ayah Dengan Kesehatan Mental Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Godean Yogyakarta Rike Yulianti; Yekti Satriyandari; Rosmita Nuzuliana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.121

Abstract

Gangguan mental emosional merupakan suatu keadaan yang mempelihatkan seseorang mengalami perubahan emosional yang dapat berkelanjutan. Peran ayah sangat penting dalam mengasuh remaja sebab akan berdampak pada aspek kognitif maupun emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterlibatan ayah dengan kesehatan mental pada remaja putri. Metode dalam penelitian ini berupa korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 148 remaja putri dengan pengambilan sampel secara teknik Total Sampling dianalisis dengan Uji Spearman Rank. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar keterlibatan ayah dalam kategori cukup yakni sebesar 33,8%, sedangkan remaja yang mengalami gangguan mental sebesar 33,1%. Hasil uji Spearman Rank diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar = 0,000 < 0,05 yang menunjukkan ada hubungan keterlibatan ayah dengan kesehatan mental pada remaja putri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi siswi untuk berperan aktif dalam membangun kedekatan dengan ayah. Keterlibatan dalam kegiatan sosial dan akademik, seperti mengerjakan tugas bersama, berlibur, dan sering berkomunikasi, dapat membantu memperkuat hubungan tersebut serta mendukung kesehatan mental remaja. Dengan demikian, hubungan yang baik antara ayah dan anak dapat berkontribusi positif terhadap perkembangan emosional dan mental remaja putri.
Pengaruh Pijat Oketani Sebagai Upaya Pencegahan Bendungan ASI Sri Heryani; Yudita Ingga Hindiarti; Ratna Suminar; Siti Rohmah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.122

Abstract

Berdasarkan data dari Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), pada tahun 2019, ada 107.654 ibu nifas di 10 negara ASEAN termasuk Indonesia yang mengalami bendungan ASI. Pada tahun 2020, 66,87% dari ibu nifas di kawasan tersebut mengalami bendungan ASI, dan pada tahun 2021, persentase meningkat menjadi 71,1%, dengan Indonesia mencatatkan angka tertinggi sebesar 37,12% (Solihah et al., 2023). Penanganan bendungan ASI dapat dilakukan dengan metode farmakologi dan non-farmakologi. (Lova, 2021). Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat mencegah terjadinya bendungan ASI terhadap ibu menyusui. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rancangan pre test dan post test. Dalam penelitian ini sampel satu grup intervensi. Berdasarkan uji statistik didapatkan hasil uji test independent menunjukkan adanya perbedaan yang sangat jauh antara kedua kelompok responden, dengan nilai p=0.000 dan nilai hitung table lebih besar (6.006 lebih besar dari 2.042,30) dengan selisih rata-rata 1.750 gejala. Tindak lanjut dari penelitian yang dilakukan ialah penerbitan jurnal dan HAKI pada tahun yang sama.
Strategi Peningkatan Kesiapan Menghadapi Persalinan Melalui Literasi Kesehatan Dan Kelas Ibu Hamil Fauzia Alvian Nurkasanah; Nuli Nuryanti Zulala; Ellyda Rizki Wijhati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.123

Abstract

Kurangnya pengetahuan dan persiapan dalam menghadapi persalinan menjadi salah satu pemicu timbulnya rasa cemas dalam menghadapi persalinan. Kecemasan dalam persalinan akan melemahkan kontraksi, power, menghambat persalinan dan meningkatkan risiko preeklampsia dan perdarahan serta menyumbang Angka Kematian Ibu (AKI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan. Penelitian ini menggunakan desain Cross-Sectional. Sampel berjumlah 76 ibu hamil dengan kriteria inklusi berusia 20-35 tahun, berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Jetis I, ibu hamil normal tanpa komplikasi, dan bersedia menjadi responden. Sampel diambil dengan teknik Purpossive Sampling. Penelitian dilakukan sejak Juli 2024 sampai dengan Februari 2025. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan Uji Chi-Square. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil p value <0.05 pada variabel pendidikan, gravida, literasi kesehatan, dan Kelas Ibu Hamil (KIH) sehingga menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan. Ibu hamil yang mendapatkan informasi kesehatan lebih dari satu media lebih siap menghadapi persalinan. Ibu hamil yang tidak siap menghadapi persalinan dalam penilitian ini sebanyak 43.3% dan tidak ikut dalam KIH. Semakin tinggi pendidikan, gravida, dan literasi kesehatan serta partisipasi dalam KIH maka ibu hamil akan memiliki bekal yang lebih banyak untuk menghadapi persalinan. Dari faktor-faktor yang telah diteliti, literasi kesehatan dan KIH dapat dikendalikan sehingga upaya peningkatan kesiapan menghadapi persalinan dapat terlaksana dengan strategi yang tepat.
Pemberian Daun Kelakai (Stenochlaena Palustris) Terhadap Kadar Haemoglobin Remaja Putri Dengan Anemia Ringan Yulia Ervianti; Bachtiar Safrudin; Burhanto Burhanto; Enok Sureskiarti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.124

Abstract

Anemia menjadi permasalahan gizi di negara berkembang dan menjadi focus dalam target penyelesaian masalah Kesehatan terutama pada remaja puteri. Masalah anaemia berkaitan dengan mesntruasi dan tidak adekatnya asupan nutrisi. Upaya pencegahan dan penanganan anemia dengan pendekatan kearifan local dengan memanfatkan hasil alam. Di Samarinda tanaman kelaki sebagai sumber sayur yang memiliki manfaat dalam meningkatkan kadar haemoglobin.. Jenis penelitian adalah quasi eksperimental without control. Populasi remaja puteri sebanyak 240 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu mengambil subyek penelitian sebanyak 39 siswi dikelas X SMA 11 Samarinda. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sebanyak 39 responden. Instrumen penelitian menngunakan Hb meter memakia alat Nesco. Analisis pengolahan data menggunakan Wilcoxon test. Hasil penelitian dilakukan terhadap 39 responden diberikan perlakuan sama yaitu pemberian sayur daun kelakai selama 3 minggu. Hasil uji wilcoxon test terdapat perbedaan 11.32 g/dl dan setelah diberikan intervensi menunjukkan rata-rata Hb menjadi menjadi 13.27 g/dl. Serta ada pengaruh yang signifikan pemberian daun kelakai terhadap perubahan kadar hemoglobin responden dengan sig 0,000. Pemberian sayur daun kelakai berpengaruh terhadap perubahan kadar hemoglobin remaja putri di SMA 11 Samarinda.
Pengaruh Media Booklet Terhadap Pengetahuan Anemia Pada Remaja Putri Tinta Juliana; Lusi Yana; Anisah Riskia
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.125

Abstract

Kasus anemia pada remaja putri saat ini perlu menjadi perhatian khusus. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan pola makan yang kurang sehat dan gizi yang tidak seimbang. Faktor berikutnya dikarenakan masih adanya remaja putri yang masih belum paham terkait dengan tanda gejala dan dampak anemia. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian anemia adalah tingkat pengetahuan remaja putri terhadap anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendidikan kesehatan melalui Booklet terhadap pengetahuan anemia pada remaja putri. Jenis penelitian yang dilakukan adalah dengan menggunakan rancangan One-Group Pre Test-Post Test Design, dengan sampel penelitian sejumlah 49 remaja putri. Penelitian ini dilakukan di  Granada International Islamic Boarding School Batam pada bulan Mei 2025. Analisis penelitian ini menggunkaan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan anemia pada remaja putri dengan menggunakan media Booklet, nilai sig pada penelitian ini adalah 0,000 < 0,05.  
Kesehatan Mental Dalam Perspektif Gender: Siapa Yang Lebih Rentan Yekti Satriyandari; Nurul Mahmudah; Sinta Julianti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.127

Abstract

Kesehatan mental remaja menunjukkan perbedaan signifikan berdasarkan gender, di mana remaja perempuan lebih rentan terhadap gangguan internalisasi seperti depresi dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara penggunaan media sosial dan kesehatan mental remaja, serta perbedaannya berdasarkan jenis kelamin. Studi cross-sectional dilakukan pada 139 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Godean menggunakan kuesioner skrining gangguan emosional. Data dianalisis dengan uji chi-square. Hasil menunjukkan prevalensi gejala gangguan mental yang tinggi, termasuk pikiran untuk mengakhiri hidup (97,1%), namun tidak terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin dan status kesehatan mental (p = 0,968). Meskipun demikian, secara praktis terlihat bahwa remaja perempuan lebih banyak mengalami gangguan emosional dibandingkan laki-laki. Studi ini menunjukkan pentingnya intervensi kesehatan mental berbasis sekolah yang mempertimbangkan faktor gender dan pengaruh ekosistem digital. Disarankan adanya peningkatan literasi digital, pelatihan guru, serta dukungan keluarga. Penelitian lanjutan direkomendasikan menggunakan desain longitudinal dan pendekatan kualitatif untuk memahami dinamika jangka panjang.
Evaluasi Program Pemberian Tablet Tambah Darah Untuk Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Galur 1 Oktaviana Rahmawati; Kharisah Diniyah; Nurul Soimah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.128

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah yang serius, menurut Riskesdas 2018 prevalensi anemia di Indonesia mencapai 23,7%. Dampak anemia bagi remaja putri termasuk penurunan daya tahan tubuh, gangguan konsentrasi, dan masalah perilaku, yang berpotensi menghambat prestasi belajar dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Galur 1 Kulon Progo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, desain penelitian studi kasus, dengan teknik Purposive sampling di bulan Februari-Maret 2025. Menggunakan wawancara mendalam pada ahli gizi, guru UKS dan siswi SMP dan SMA. Analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian, program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) di wilayah kerja Puskesmas Galur 1 dari segi input berjalan dengan baik. Dari segi proses masih kurang optimal pada sosialisasi, , pelaporan, monitoring, dan pencatatan. Secara output, distribusi TTD telah tepat sasaran dan sesuai pedoman. Namun, terdapat kendala pada kepatuhan konsumsi TTD oleh remaja putri, sehingga perlu perbaikan sistem monitoring untuk memastikan tablet benar-benar dikonsumsi secara rutin agar manfaat pencegahan anemia dapat optimal.

Page 1 of 21 | Total Record : 208