cover
Contact Name
Fahrullah
Contact Email
bnjakys@gmail.com
Phone
+6285250916350
Journal Mail Official
bnjakys@gmail.com
Editorial Address
https://bnj.akys.ac.id/BNJ/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal
ISSN : 26855054     EISSN : 26548453     DOI : https://doi.org/10.61878/bnj.
Core Subject : Health, Science,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan minimal 5 naskah hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke BNJ tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 591 Documents
Pengaruh Edukasi Tentang Buku KIA Kepada Ibu Baduta Terhadap Pemanfaatan Buku KIA Di Wilayah Kerja Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta Lia Agusmarlina; Nidatul Khofiyah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.113

Abstract

Buku KIA merupakan suatu alat yang dapat digunakan untuk mendeteksi secara dini apabila terjadi gangguan atau permasalahan kesehatan pada ibu dan anak. Kurangnya pemanfaatan buku KIA didalam masyarakat akan mengakibatkan ibu baduta tidak bisa mendeteksi secara mandiri tentang permasalahan kesehatan pada anaknya dan mengakibatkan keterlambatan penanganan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan, maka dari itu pentingnya pemanfaatan buku KIA yang benar oleh ibu baduta untuk pemantauan kesehatan pada anaknya dan pemberian edukasi tentang buku KIA agar menambah informasi kepada ibu baduta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang buku KIA kepada ibu baduta terhadap pemanfaatan buku KIA Di Wilayah Kerja Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan Pre-Eksperimental Design dengan rancangan One Group Pre Test dan Post test. Sampel berjumlah 48 ibu baduta dengan pengambilan sampel secara Proportional Random Sampling dan Cluster Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan Uji Wilcoxon dan didapatkan hasil p value = 0,0001< 0,05 yang menunjukkan bahwa ada pengaruh edukasi tentang buku KIA kepada ibu baduta terhadap pemanfaatan buku KIA Di Wilayah Kerja Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta. Penelitian ini diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran bagi ini baduta tentang pentingnya pemanfaatan buku KIA yang bisa dilakukan secara mandiri dirumah untuk mendeteksi dini permasalahan kesehatan pada baduta.
Efektivitas Pemberian Terapi Relaksasi Napas Dalam Dan Aromaterapi Peppermint Terhadap Penurunan Tingkat Mual Muntah Pada Pasien Post Operasi Sectio Casarea Dengan Spinal Anestesi Devinda Rahmadiyanti Sutrisno; Marsaid Marsaid; Supono Supono
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.114

Abstract

Mual muntah pasca operasi sectio caesarea (SC) dengan anestesi spinal merupakan salah satu komplikasi yang sering dialami pasien dan dapat mengganggu proses pemulihan. Intervensi non-farmakologis seperti relaksasi napas dalam dan aromaterapi peppermint dinilai efektif, aman, dan mudah diterapkan untuk mengatasi mual muntah pasca operasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas teknik relaksasi napas dalam dan aromaterapi Peppermint dalam menurunkan tingkat mual muntah pada pasien post sectio caesarea dengan anestesi spinal, serta membandingkan tingkat efektivitas antara kedua intervensi tersebut. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest dua kelompok tanpa kontrol. Sampel berjumlah 32 responden, dibagi menjadi dua kelompok intervensi secara purposive sampling. Pengukuran tingkat mual dilakukan menggunakan instrumen RINVR. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Ranks untuk masing-masing kelompok dan uji Mann-Whitney U untuk membandingkan kedua kelompok. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua intervensi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat mual muntah (p = 0,000). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,017), dengan rata-rata penurunan skor mual lebih besar pada kelompok aromaterapi Peppermint. Teknik relaksasi napas dalam dan aromaterapi Peppermint sama-sama efektif dalam menurunkan mual muntah postoperatif, namun aromaterapi Peppermint terbukti lebih unggul dalam hal efektivitas berdasarkan analisis statistik.
Pengaruh Simulasi Penanganan Keseleo Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Pada Siswa Sekolah Dasar Kharisma Intan Agipratiwi; Misbah Nurjannah; Thomas Ari Wibowo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.115

Abstract

Keseleo terjadi ketika otot dan tendon terlalu meregang atau robek. Frekuensi cedera ini meningkat antara tahun 2013 hingga 2018, dengan prevalensi naik dari 8,2% pada 2017 menjadi 9,2% pada 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh simulasi penanganan keseleo terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa kelas IV di SD Negeri Samarinda. Desain yang digunakan adalah one group pre-posttest dengan 80 responden dari SDN 002 Palaran dan SDN 006 Samarinda Utara, menggunakan metode accidental sampling. Uji Wilcoxon digunakan dalam analisis data. Hasil menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) untuk variabel pengetahuan dan keterampilan sebelum dan sesudah simulasi, dengan perbedaan median masing-masing 3 dan 2. Dapat disimpulkan bahwa simulasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menangani keseleo.
Pengaruh Penyuluhan Dengan Media Audiovisual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Sadari Pada Siswi MAN 1 Sleman Yogyakarta Bisyarotul Walidah; Anjarwati; Intan Mutiara Putri
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.116

Abstract

Data Globocan tahun 2020 menyebutkan jumlah kasus kanker payudara sebesar 11,5% dari seluruh penderita kanker di dunia dengan angka kematian sebesar 6,9%. Tingginya angka kejadian kanker payudara disebabkan kurangnya informasi dan edukasi tentang kanker payudara untuk melakukan deteksi dini dengan SADARI sejak remaja. Penggunaan media penyuluhan memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan salah satunya adalah media audio visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan melalui media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan SADARI pada remaja. Penelitian ini menggunakan Pre-Eksperimental Design dengan rancangan One Group Pre test dan Post test Design. Sampel berjumlah 56 remaja putri dengan pengambilan sampel secara teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar pengetahuan siswi sebelum diberikan intervensi dalam kategori cukup yakni 76,8% dan sesudah diberikan intervensi dalam kategori baik yakni 51,8%. Hasil Uji Wilcoxon diperoleh p value = 0,00 < 0,05 yang menunjukkan ada pengaruh penyuluhan melalui media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri di MAN 1 Sleman Yogyakarta mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan pada siswi di MAN 1 Sleman hendaknya lebih kritis khususnya pada indikator pengetahuan dan faktor resiko kanker payudara, bisa dengan sering melihat audio visual yang ditampilkan saat penyuluhan agar mendapatkan pengetahuan yang lebih baik dan berkualitas.
Studi Kasus Penerapan Journaling Sebagai Mekanisme Koping Terhadap Tingkat Stres Pada Remaja Magista Ade Damayanti; Eva Rahayu
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.117

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja dikenal sebagai masa yang paling sulit. Hal tersebut dikarenakan remaja rentan mengalami stres akibat tekanan akademik, perubahan identitas, hubungan sosial, dan tuntutan dari lingkungan. Penerapan mekanisme koping yang tepat diharapkan dapat menjadi salah satu strategi dalam menurunkan tingkat stres pada remaja. Salah satunya adalah penerapan journaling. Journaling merupakan salah satu terapi menulis ekspresif yang dilakukan untuk menuangkan ide, pikiran, bahkan emosi yang dapat dimanfaatkan sebagai langkah untuk meredakan stres. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas journaling sebagai mekanisme koping terhadap penurunan tingkat stres pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif. Subjek dalam studi ini adalah remaja berusia 14 tahun yang menunjukkan tingkat stres berat berdasarkan instrumen PSS-10 (Perceived Stress Scale) di Desa Karang Turi, Kecamatan Sumbang. Proses pengolahan data dilakukan melalui alur asuhan keperawatan. Hasil: Subjek penelitian mengalami penurunan tingkat stress, yang semula berada di kategori tingkat stress berat (skor 28) menjadi di kategori tingkat stres sedang (skor 15). Hal ini dikarenakan journaling dapat menjadi ruang yang aman untuk mengekspresikan berbagai perasaan, kekhawatiran, ide-ide, ataupun rencana yang ingin dilakukan tanpa takut akan dikritik. Kesimpulan: Asuhan keperawatan dengan intervensi journaling yang diberikan selama dua minggu dapat menurunkan tingkat stres yang terjadi pada remaja. Dengan menulis journaling secara teratur, individu dapat meningkatan kesadaran terhadap emosi atau tekanan yang sedang dialami.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Terhadap Pemberian Imunisasi Difteri, Pertusis, Tetanus (DPT) Pada Bayi Di Desa Haurseah Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Argapura Tahun 2024 Eti Wati; Lia Natalia; Rian Maulana Yusup; Rina Nuraeni; Eva Navisa
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.118

Abstract

Imunisasi DPT adalah imunisasi yang digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit difteri, pertusis, tetanus dan hepatitis B. Pemberian imunisasi DPT pada Desa Haurseah Wilayah kerja UPTD Puskesmas Argapura sebesar 91,88% masih belum mencapai target 100%. Untuk Mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu terhadap Pemberian Imunisasi DPT Pada Bayi di Desa Haurseah Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Argapura Tahun 2024. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan crossectional, sampel yang digunakan adalah 38 ibu yang memiliki bayi dan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dimulai dari bulan April 2024 dengan kuesioner, analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi square. Sebagian responden (92,1%) belum melakukan imunisasi DPT lengkap, (84,2%) pengetahuan ibu kurang, dan terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai p-value sebesar 0,024, yang lebih rendah dari tingkat signifikansi α sebesar 0,05 menunjukkan adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap pemberian imunisasi DPT pada bayi di Desa Haurseah wilayah kerja UPTD Puskesmas Argapura Tahun 2024. Upaya yang dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan yaitu mengadakan penyuluhan mengenai imunisasi DPT dan upaya untuk responden yaitu hadir pada saat penyuluhan tersebut.
Hubungan Usia Ibu, Umur Kehamilan, Dan Paritas Dengan Kejadian BBLR Di RS PKU Muhammadiyah Gamping Iis Wahyuningsih; Dwi Ernawati; Suyani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.119

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) adalah indikator pertama dalam menentukan derajat kesehatan. Prevalensi BBLR di Kabupaten Sleman pada tahun 2024 adalah 7,33%. Menjadi kabupaten tertinggi yang memiliki kasus BBLR di Provinsi DIY. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya hubungan usia ibu, umur kehamilan, dan paritas dengan kejadian BBLR di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Rancangan penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan case control perbandingan 1:2. dengan total keseluruhan 246 sampel. Teknik sampling pada sampel kasus yaitu total sampling dengan jumlah 82, sedangkan Teknik sampling pada sampel kontrol menggunakan simple random sampling dengan jumlah 164. Analisis statistic menggunakan Chi Square. Hasil penelitian terdapat hubungan antara usia ibu (p- value=0,049), usia kehamilan (p-value=0,012), paritas (p-value=0,007) dengan kejadian BBLR di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Diharapkan Bidan RS PKU Muhammadiyah Gamping dapat memberikan promosi promotif masa pra konsepsi atau edukasi sebelum kehamilan tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan kejadian BBLR.
Kajian Studi Pelaksanaan Standar Operasional Prosedur Pemasangan Infus Dan Gambaran Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Phlebitis Di Ruang Amarilis Paviliun Abiyasa Geriatri RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo Purwokerto Mila Dian Nur; Indri Heri
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.120

Abstract

Improper installation of intravenous catheters is one of the factors causing phlebitis, therefore officers must pay attention to the type, size, installation location and duration of intravenous catheter installation. The purpose of this study review is to observe nurse compliance in the implementation of standard operating procedures for intravenous catheter insertion and describe the factors that influence the incidence of phlebitis in the inpatient room of Amarilis room, Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Hospital. This study review was conducted by observing 10 nurses and observing factors that influence the incidence of phlebitis on 38 patients who were treated in the Amarilis room of the Abiyasa Geriatric Pavilion of Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital. The study review was conducted on January 13 - 16, 2025. The instrument used to assess nurse compliance with infusion installation by using a standard SOP checklist for infusion installation. Observation of infusion installation was carried out when nurses performed infusion installation, then factors influencing the incidence of phlebitis were studied the size of the intravenous catheter used, the installation location and the length of infusion installation. The results of observations made in the Amarilis room found that SOP non-compliance was found, including not using a backing, not washing hands before action, not writing the date and time of insertion on the patient's infusion and not re-disinfecting the puncture area after being held to find the location of the vein. Based on observation data, the majority of respondents were compliant, namely 7 (70%) and non-compliant 3 (30%). Based on data taken from 38 patient medical records, it shows that 25 patients (66%) with intravenous catheters experienced phlebitis. External factors that can affect the incidence of phlebitis include: intravenous (IV) catheter size, length of catheter insertion, catheter insertion location which were also identified in this study. During the observation, it was also found that the incidence of phlebitis was not found even though the nurses did not comply with the SOP for infusion installation, this could be due to the fact that in carrying out infusion installation, the nurses performed aseptic techniques correctly, namely disinfecting the puncture area properly and correctly with an alcohol swab, and not holding it again after being disinfected. Based on the study conducted in the Amarilis room of Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital, it can be concluded that nurses' compliance with standard operating procedures (SOPs) in infusion insertion still needs to be improved. This study also indicates that although nurses have complied with SOPs, phlebitis can still occur due to external and internal factors that affect the patient's condition.
Hubungan Keterlibatan Ayah Dengan Kesehatan Mental Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 1 Godean Yogyakarta Rike Yulianti; Yekti Satriyandari; Rosmita Nuzuliana
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.121

Abstract

Gangguan mental emosional merupakan suatu keadaan yang mempelihatkan seseorang mengalami perubahan emosional yang dapat berkelanjutan. Peran ayah sangat penting dalam mengasuh remaja sebab akan berdampak pada aspek kognitif maupun emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterlibatan ayah dengan kesehatan mental pada remaja putri. Metode dalam penelitian ini berupa korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 148 remaja putri dengan pengambilan sampel secara teknik Total Sampling dianalisis dengan Uji Spearman Rank. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar keterlibatan ayah dalam kategori cukup yakni sebesar 33,8%, sedangkan remaja yang mengalami gangguan mental sebesar 33,1%. Hasil uji Spearman Rank diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar = 0,000 < 0,05 yang menunjukkan ada hubungan keterlibatan ayah dengan kesehatan mental pada remaja putri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi siswi untuk berperan aktif dalam membangun kedekatan dengan ayah. Keterlibatan dalam kegiatan sosial dan akademik, seperti mengerjakan tugas bersama, berlibur, dan sering berkomunikasi, dapat membantu memperkuat hubungan tersebut serta mendukung kesehatan mental remaja. Dengan demikian, hubungan yang baik antara ayah dan anak dapat berkontribusi positif terhadap perkembangan emosional dan mental remaja putri.
Pengaruh Pijat Oketani Sebagai Upaya Pencegahan Bendungan ASI Sri Heryani; Yudita Ingga Hindiarti; Ratna Suminar; Siti Rohmah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.122

Abstract

Berdasarkan data dari Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), pada tahun 2019, ada 107.654 ibu nifas di 10 negara ASEAN termasuk Indonesia yang mengalami bendungan ASI. Pada tahun 2020, 66,87% dari ibu nifas di kawasan tersebut mengalami bendungan ASI, dan pada tahun 2021, persentase meningkat menjadi 71,1%, dengan Indonesia mencatatkan angka tertinggi sebesar 37,12% (Solihah et al., 2023). Penanganan bendungan ASI dapat dilakukan dengan metode farmakologi dan non-farmakologi. (Lova, 2021). Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat mencegah terjadinya bendungan ASI terhadap ibu menyusui. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rancangan pre test dan post test. Dalam penelitian ini sampel satu grup intervensi. Berdasarkan uji statistik didapatkan hasil uji test independent menunjukkan adanya perbedaan yang sangat jauh antara kedua kelompok responden, dengan nilai p=0.000 dan nilai hitung table lebih besar (6.006 lebih besar dari 2.042,30) dengan selisih rata-rata 1.750 gejala. Tindak lanjut dari penelitian yang dilakukan ialah penerbitan jurnal dan HAKI pada tahun yang sama.

Page 10 of 60 | Total Record : 591