cover
Contact Name
Didin Septa Rahmadi
Contact Email
lppmununtb@gmail.com
Phone
+6281933909656
Journal Mail Official
ekisunu@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 06, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia 83126
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Sosial, Ekonomi Dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 27766403     DOI : https://doi.org/10.69503/econetica.v7i1
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Econetica adalah sebuah jurnal publikasi ilmiah yang di dalamnya mencakup permasalahan sosial, ekonomi,dan bisnis, sebagai upaya untuk membuat sebuah wadah yang terintegrasi dengan ilmu pengetahuan khusunya bidang ekonomi dan bisnis
Articles 95 Documents
PELAYANAN PUSAT KESEJAHTERAAN SOSIAL DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN Nazrin Nazrin; Anita Maudy; Siska Hermalinda
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v4i2.311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelayanan pusat kesejahteraan sosial (Puskesos) dalam penanggulangan kemiskinan Di Kelurahan Abeli Dalam Kecamatan Puuwatu Kota Kendari.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripstif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan penelitian sebanyak 13 orang. 5 orang tim pelaksana pusat kesejahteraan sosial (Puskesos), dan 8 orang informan tambahan, 1 orang TKSK dan 7 orang warga masyarakat penerima manfaat pelayanan Puskesos Di Kelurahan Abeli Dalam Kecamatan Puuwatu Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pusat kesejahteraan sosial (Puskesos) berlokasi di pemerintahan Kelurahan Abeli Dalam dengan melakukan pelayanan pusat kesejahteraan sosial pada program meliputi: Kartu Idonesia Sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunia (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST). yang dilakukan oleh Puskesos kepada masyarakat miskin yaitu: 1) mengadakan perubahan dalam bentuk kegiatan, kegiatan tersebut berupa sosialisasi. 2) membantu dalam mengatasi masalah, dengan memberikan bantuan pelayanan yang berkualitas kepada individu/keluarga/rumah tangga miskin harus memiliki prosedur yang jelas, tidak berbelit-belit, mudah dipahami, dan dilakukan. Kegiatan tersebut diantaranya; penerimaan pengaduan, pemeriksaan status calon penerima manfaat dengan proses validasi dan verifkasi data, layanan penanganan keluhan sesuai kebutuhan program dalam hal ini pada program KIS, PKH, BPNT, BST, dan penanganan rujukan. Dengan jumlah penerima KIS 700 orang, PKH 77 orang KK, BPNT 137 orang KK, dan BST 6 orang KK. Jumlah penerima layanan bagi masyarakat miskin 174 orang KK dari 202 orang KK. Adapun ditemukan dalam pelayanan Puskesos serta manfaat pelayanan puskesos bagi masyarakat yang dapat memberikan dampak baik untuk kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan, dan berkontribusi dalam terpenuhinya hak untuk mengakses layanan kesehatan, pendidikan, bantuan sembako, dan bantuan sosial tunai dapat tercapai
Pengaruh Media Sosial, Ecommerce Dan Website Terhadap Kinerja UMKM Pada UMKM Tenun Di Lombok Tengah Rusdi Rusdi; Amiani Amiani; I Made Murjana
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v4i2.312

Abstract

Penggunaan teknologi digital seperti Media sosial, E-Commerce dan Website dapat berpengaruh pada kinerja UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial, e-commerce dan website terhadap kinerja UMKM pada UMKM tenun di Lombok Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini terdiri dari tiga variabel independen yaitu Media Sosial (X1), E-Commerce (X2) dan Website (X3) serta satu variabel dependen yaitu Kinerja UMKM (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah Pelaku UMKM Tenun di Lombok Tengah. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria pelaku UMKM merupakan pengrajin dan penjual Tenun sehingga diperoleh sampel sebanyak 40 UMKM. Data diperoleh dengan menyebarkan 40 kuesioner kepada pelaku UMKM Tenun. Kuesioner yang kembali dan bisa digunakan sebanyak 40 kuesioner. Data dianalisis menggunakan SPSS 22 dengan uji asumsi klasik dan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial, e-commerce dan website tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa variabel independen (media sosial, e-commerce dan website) mampu mempengaruhi variabel dependen (kineja UMKM) sebesar 18,9% sedangkan sisanya sebesar 81,9% kinerja UMKM dipengaruhi variabel-variabel lain di luar model regresi yang digunakan dalam penelitian ini
PENERAPAN PELATIHAN DAN DISIPLIN KERJA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PADA KP BEINTB Eka Wulandari; Syaiful Amri; Surahman Hidayat; Faizatul Fajariah
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v4i2.320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pelatihan dan disiplin kerja dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada Kantor Perwakilan BEI NTB. penelitian ini merupakan penelitian kualitatif .menggunakan tekhik sampling snowball sampling yang merupakan bagian probability sampling.Tehnik pengambilan sample menggunakan nonprobability.metode analisis yang digunakan adalah metode analisis data kualittatif model Miles dan Hubermen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa pelatihan (TOT, sekolah pasar modal, klinik investasi ) yang mumpuni dan disiplin kerja juga sangat berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan KSPM sebagai perantara nasabah dan bursa efek. Pelatihan yang diberikan bursa efek untuk melatih mahasiswa dan karyawan inti dinilai sangat membantu peningkatan baik dari jumlah investor sampai dengan penambahan jumlah transaksi investor setiap bulan.Hal ini dapat dibuktikan dari grafik peningkatan jumlah investor pada dua tahun terakhir. Selain dari itu peneliti menemukan faktor lain yang ikut berpartisipasi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia sampai dengan faktor peningkatan kualitas pelayanan pada KP BEI NTB terletak pada kualitas pelatih dan banyaknya KSPM yang mulai dibentuk. Seiring dengan penambahan jumlah KSPM yang dibentuk mengakibatkan penyebaran informasi yang lebih meluas dan dapat menjangkau wilayah pelosok.Penambahan KSPM dapat diikuti dengan penambahan jumlah pelatihan rutin untuk dapat menjamin informasi yang diberikan telah sesuai dengan keadaan. Kata Kunci : Pelatihan, Disiplin Kerja, Kualitas Pelayanan
Maining Data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Suralaga Dalam Situasi Pandemi Covid -19 Pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Melalui Pendekatan Naïve Bayes Didin Septa Rahmadi
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v4i2.331

Abstract

Penelitian ini dilakukan pasca pandemic covid 19 yang tujuannya untuk mengetahui perubahan status ekonomi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang di sebabkan oleh pandemic covid 19 di Desa Suralaga yang bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menggunakan model algoritma naive bayes. Metode data maining dilakukan dengan mengklasifikasikan data dengan proses cleaning data, integrasi data, reduksi data, dan mentransforming data yang selanjutnya di uji analisis melalui model neive bayes dengan kriteria status bangunan, status lahan, cara memperoleh air minum, sumber penerangan, fasilitas buang air besar, kepemlikan logam mulia (emas), kepemilikan asset tidak bergerak, dan keberadaan rumah lainnya.. Dari 1490 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai data training dan digunakan data testing sejumlah 298 KPM. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 70 KPM dengan fraction 0,235 berstatus ekonomi kelas menengah, dan 228 KPM atau fraction 0,765 berstatus ekonomi kelas bawah dengan nilai persentasi akurasi sebesar 76,17% dengan nilai class precision untuk ekonomi kelas menengah sebesar 46,15%, dan ekonomi kelas bawah sebesar 77,54%. Sedangkan nilai recall ekonomi kelas menengah 8,57%, ekonomi kelas bawah 96,93% dengan nilai AUC 0,618. Pemodelan ini memberikan keterangan bahwa perubahan status ekonomi masyarakat terjadi dari ekonomi kelas menengah ke kelas bawah bahkan sebaliknya.
PENGARUH DIGITAL MARKETING TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI NUSA TENGGARA BARAT (Studi Kasus Program Active Selling 2021 KOMINFO) ABDUL MUTTALIB
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v4i2.335

Abstract

Pengguna internet di Indonesia setiah harinya mengalami peningkatan. Hal tersebut menjadi peluang besar yang harus disadari oleh para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM). Media pemasaran yang banyak diminati dan didorong oleh pemerintah untuk mendukung promosi penjualan ialah Digital Marketing. Metode pemasaran menggunakan digital dianggap sebagai sebuah metode yang sangat berguna sebagai sebuah strategi pemasaran bisnis yang dilakukan oleh UMKM. Penggunaan Media sosial, E-commerce, dan bahkan beriklan (Digital Advesiting) sangat mendukung UMKM dalam promosi, pemasaran, dan penjualan. Penelitian dilakukan guna mengetahui perkembangan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) setelah menggunakan Digital Marketing. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dimana pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner melalui google form dan sisebar luaskan melalui platform WhatsApp dengan jumlah populasi 812 UMKM. Jumlah responden dalam penelitian ini 164 responden, Data diolah menggunakan program statistical product service solution (SPSS 26). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Marketing cukup berpengaruh terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Nusa Tenggara Barat, baik melalui peningkatan penjualan, dan meningkatnay pendapatan. Dari hasil analisis ditemukan bahwa Digital Marketing berpengaruh 56% terhadap pengembangan UMKM di Nusa Tenggara Barat. Kata kunci: Digital Marketing, E-commerce, Sosial media, Digital Advesiting
POTRET INDUSTRI HALAL FASHION: RANTAI NILAI DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT KOTA PEKALONGAN Indah Purwanti
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 7 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v7i1.336

Abstract

Perkembangan industry menjadi pendongkrak pembangunan ekonomi karena dengan adanya alih fungsi lahan pertanian dan profesi, maka industry menjadi salah satu pengerak ekonomi masyarakat. Industri halal pada masa ini adalah ladang bagi para pengusaha dan tenaga kerja Indonesia, karena permintaan akan produk halal di dunia semakin banyak. Kota Pekalongan terkenal dengan produksi tekstil, batik dan fashion siap pakai dan menurut data, industry fashion mengerakan perekonomian masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan pelaku dalam skema rantai nilai industry halal fashion global dan untuk mengetahui kondisi perekonomian masyarakat kota dengan keberadaan industry halal fashion. Metode yang akan digunakan adalah studi literatur dan studi lapangan. Studi literatur untuk mencari pemahaman tentang rantai nilai industry global sedangkan studi lapangan untuk menelusuri rantai nilai halal fashion di Kota Pekalongan. Pengumpulan data berupa telaah literatur dan wawancara. Hasil telaah literatur ditemukan bahwa dalam industry fashion halal global, Indonesia mengimpor lebih banyak daripada melakukan ekspor. Nilai industry fashion halal juga tidak sebanyak industry pengolahan makanan dan minuman halal. Sedangkan dalam rantai nilai industry, setiap perusahaan menerapkan margin untuk kemudian digunakan sebagai keuntungan. Kondisi ekspor halal fashion di Kota Pekalongan baru merambah pasar dalam negeri dan sedikit yang berkecimpung di pasar ekspor. Sedangkan untuk ekosistem industry halal fashion saat ini ada dalam tahap perencanaan dan pengembangan. Kata Kunci: rantai nilai industri, halal fashion industry, ekspor.
STUDI LITERATUR PENGARUH EKSPOR, IMPOR, NILAI TUKAR RUPIAH, DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA Ani Syafa'ah
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 7 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v7i1.339

Abstract

This research has important implications for economic policy making in Indonesia. Appropriate policies in managing exports, imports, the rupiah exchange rate, and the inflation rate can accelerate economic growth, create jobs, and improve the welfare of society as a whole. The purpose of this study is to identify how much influence these variables have on Indonesia's economic growth and how the interactions between these variables. The method used in this research is a literature review study by reviewing several research articles that have been published and are related to the same research problem and research results obtained through the database in the Google Scholar publication. Based on 8 literature studies, the journals that have been analyzed have similarities that with exports, imports, exchange rates and inflation will have a good effect and have a significant influence on economic growthIndonesia. This is because exports make the largest contribution to GDP in Indonesia. The higher the real exchangerate, the more it will encourage exports and others and be able to influence Indonesia's economic growth.
F Factors Driving Sound System Culture on Economic Growth by the Sukorambi Community, Jember Regency: Faktor Pendorong Budaya Sound System Pada Pertumbuhan Ekonomi Oleh Masyarakat Sukorambi Kabupaten Jember Riska Fitriyah
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 7 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v7i1.340

Abstract

This research was conducted to find out how the space for community participation was built by sound lovers in the Sound Miniature Contest in Sukorambi Village. The emergence of this community is based on the same perception and goal, namely that both are fond of sound systems. This research method is qualitative and uses an ethnographic approach. Retrieval of data using observation techniques, interviews, and documentation. The data obtained were analyzed with the theory of postmodernism. The result of this research is that the community of sound system lovers has changed the pattern of interaction among people who share the same passion for forming unique traditions. which, in the end, can provide impetus to improve the economic system of the people of Sukorambi Village through the unique traditions that youth create.
Halal Fashion Value Chain and Local Economic Empowerment: The Case of Pekalongan City, Indonesia Indah Purwanti; Annisa Rizkikaddhuhani
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v5i1.357

Abstract

The industrial sector has increasingly become a catalyst for economic transformation inIndonesia, particularly as agricultural land conversion and labor shifts accelerate urbanindustrialization. Within this process, the halal industry has emerged as a strategic field due tothe growing global demand for halal-certified products. Pekalongan City, historically recognizedfor its textile and batik production, represents one of Indonesia’sleading creative hubs in halalfashion. This study aims to analyze the structure of the halal fashion value chain and its socio�economic implications for local communities in Pekalongan. Employing a qualitative approachthrough literature review and field interviews, the research examines the positioning ofPekalongan within the global halal fashion ecosystem. The findings reveal that Indonesiaremains a net importer in the global halal fashion trade, with the industry’s economic valuelagging behind the halal food and beverage sector. In Pekalongan, halal fashion activities areconcentrated on domestic markets, while export participation and certification adoption remainlimited. The study concludes that the halal fashion ecosystem in Pekalongan is still in itsformative stage and requires integrated support in value chain development, export facilitation,and institutional coordination to enhance global competitiveness.
Sound System Culture and Local Creative Economy: An Ethnographic Study of Rural Communities in Sukorambi, Jember Anik Fitri Wismawati; Putri Amalia Febrianti; Riska Fitriyah
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v5i1.359

Abstract

This study explores how participatory spaces are formed within the sound system communitythrough the Sound Miniature Contest in Sukorambi Village, Jember, Indonesia. Emerging fromshared interests and collective enthusiasm for sound technology, this community has evolvedinto a distinctive cultural movement that integrates leisure, creativity, and localentrepreneurship. Using a qualitative ethnographic approach, data were collected throughparticipant observation, in-depth interviews, and documentation. The analysis employs apostmodern theoretical framework to interpret how sound system enthusiasts construct newforms of social interaction, identity expression, and symbolic capital. The findings reveal thatthissubcultural practice not only redefinesrural youth engagement and social cohesion but alsocontributes to the dynamics of the local creative economy. Ultimately, the study demonstratesthat the sound system culture in Sukorambi functions as a hybrid arena where culturalexpression, technology, and economic participation converge, thereby stimulatingcommunity-based economic growth.

Page 6 of 10 | Total Record : 95