cover
Contact Name
Dr. Citra Ayu, M.Pd
Contact Email
citraayu1980@gmail.com
Phone
+6285130303009
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Open Access DRIVERset
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 99 Documents
Efektivitas Family Gathering untuk Meningkatkan Sense of Belonging pada Komunitas Forum Diskusi Islam (FORDIS) di Kampus V UNP Bukittinggi hafiz octavian; Aulia Arifa Putri; Lucky Iqra Ilhamda; Sonia Mayola; Wahida Nisa Azra; Muhammad Dzakiy; Intan Cahyani; Loviana Putri; Miftahul rizki
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i4.204

Abstract

Sense of belonging merupakan kebutuhan psikologis mendasar yang berperan penting dalam keterlibatan dan keberlanjutan partisipasi individu dalam komunitas. Rendahnya sense of belonging pada komunitas mahasiswa dapat berdampak pada menurunnya partisipasi dan lemahnya ikatan emosional antaranggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan family gathering dalam meningkatkan sense of belonging pada anggota Forum Diskusi Islam (FORDIS) Kampus V Universitas Negeri Padang Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan desain mixed methods. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan studi dokumentasi, sedangkan data kuantitatif dikumpulkan menggunakan desain pretest–posttest dengan instrumen Sense of Belonging Instrument (SOBI) yang telah dimodifikasi. Subjek penelitian berjumlah 32 anggota FORDIS. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor sense of belonging dari 60,56 pada pretest menjadi 78,28 pada posttest, serta perbedaan yang signifikan secara statistik (Z = -4,340; p < 0,001). Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan family gathering efektif dalam meningkatkan sense of belonging melalui penguatan interaksi sosial non-formal dan keterikatan emosional anggota komunitas. Kata kunci: sense of belonging, family gathering, komunitas mahasiswa, PAR
Transformasi Tradisi Bakayu dan Mangampiang dalam Masyarakat Modern di Nagari Batipuah Baruah Nurfarhanah; Ahmad Sururi; Tesalonika Armanda Br Sihaloho; Annisa Eldiny; Ragil M Pratama; Alia Putri Zulkarnain
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i4.206

Abstract

Tradisi Bakayu dan Mangampiang merupakan praktik sosial budaya masyarakat Minangkabau yang dilaksanakan dalam konteks takziah sebagai bentuk solidaritas sosial, empati, dan gotong royong. Bakayu dilakukan oleh kaum laki-laki melalui kegiatan menyiapkan kayu bakar, sedangkan Mangampiang dilakukan oleh kaum perempuan dengan mengolah beras ketan menjadi ampiang. Seiring dengan perkembangan modernisasi dan perubahan teknologi, pelaksanaan kedua tradisi ini mengalami transformasi, terutama pada aspek teknis dan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perubahan serta keberlanjutan nilai-nilai sosial dan religius dalam tradisi Bakayu dan Mangampiang di Nagari Batipuah Baruah, Kabupaten Tanah Datar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terjadi perubahan dalam praktik pelaksanaan, seperti berkurangnya penggunaan kayu bakar dan penyederhanaan proses Mangampiang, nilai-nilai solidaritas, kebersamaan, empati, dan religiusitas tetap terjaga. Transformasi ini mencerminkan kemampuan masyarakat dalam beradaptasi terhadap modernisasi tanpa menghilangkan esensi budaya lokal. Dengan demikian, tradisi Bakayu dan Mangampiang tetap berperan penting dalam memperkuat identitas budaya dan kohesi sosial masyarakat Minangkabau.
Konsep Berpikir dalam Perspektif Psikologi Islam dan Implikasinya terhadap Pembentukan Kepribadian: Kajian Literatur Nasional Aliyah Rahman; Anisa Fadilah
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 2 (2026): Vol. 3 No. 2 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i2.228

Abstract

Berpikir dalam psikologi Islam tidak hanya merupakan proses kognitif rasional, tetapi juga mencakup aspek spiritual, emosional, dan moral. Aktivitas berpikir dipandang sebagai sarana penting dalam pembentukan kepribadian Muslim yang utuh, karena melibatkan integrasi antara jasad, akal, qalb, dan ruh yang terhubung dengan nilai-nilai wahyu. Bentuk-bentuk berpikir seperti tafakkur, tadabbur, ta’aqqul, tadhakkur, dan fahm mencerminkan upaya manusia dalam memahami makna hidup sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep berpikir dalam psikologi Islam berdasarkan artikel nasional periode 2016–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa berpikir dalam Islam tidak hanya bersifat rasional, tetapi juga merupakan bagian dari proses tazkiyatun nafs yang mengarah pada kondisi jiwa yang tenang (nafs al-muthmainnah). Selain itu, berpikir memiliki fungsi terapeutik dalam menenangkan jiwa, meningkatkan kesadaran diri, serta mencegah distorsi kognitif seperti logical fallacy. Oleh karena itu, konsep berpikir dalam psikologi Islam memiliki implikasi penting dalam pengembangan konseling Islami, kesehatan mental, dan pembentukan karakter insan kamil.
Analisis Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan Di Pondok Pesantren Imam Syafii Putri Brebes Dzubyan, Maryam; Tafti falasifa
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 2 (2026): Vol. 3 No. 2 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i2.230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap produktivitas karyawan di Pondok Pesantren Imam Syafi'i Putri Brebes. Motivasi kerja merupakan faktor penting yang dapat mendorong karyawan untuk bekerja lebih efektif dan mencapai tujuan organisasi. Dalam konteks pondok pesantren, motivasi kerja tidak hanya didorong oleh insentif finansial, tetapi juga nilai-nilai spiritual yang menjadi bagian dari budaya kerja Islami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas karyawan termotivasi oleh faktor ekstrinsik, meskipun faktor intrinsik berupa kepuasan spiritual juga memainkan peran penting. Produktivitas karyawan dinilai berdasarkan tugas yang diselesaikan serta evaluasi rutin dari atasan. Terdapat hubungan positif antara motivasi kerja dengan produktivitas karyawan, meski tidak semua karyawan yang termotivasi menunjukkan produktivitas yang optimal. Lingkungan kerja yang nyaman, hubungan yang baik dengan rekan kerja dan atasan, serta budaya kerja Islami turut mendukung terciptanya semangat kerja yang tinggi. Penelitian ini merekomendasikan agar pondok pesantren terus meningkatkan strategi motivasi melalui kebijakan yang lebih fleksibel dan program pengembangan sumber daya manusia yang berkesinambungan. Evaluasi kinerja secara rutin dan penghargaan terhadap kinerja yang baik dapat menjadi langkah efektif dalam meningkatkan produktivitas karyawan.
Interpretative Phenomenological Analysis : Pengalaman Perantau Korban Tsunami Aceh 2004 Raisa Syahrani; Raviqa Mawaddah; Alya Zirahtu Nisyah; Sarah Ainil Putri; M. Thoriq Habibie; Miranda Khairul; Adila Tsurayya; Shabilla Yovanda Lukman; Shafira Mutiari Rafi; Zakwan Adri
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 2 (2026): Vol. 3 No. 2 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i2.231

Abstract

Interpretative Phenomenological Analysis Pengalaman Perantau Korban Tsunami Aceh 2004. Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak lepas dari hubungan sesama manusia, salah satunya dengan usaha meninggalkan daerah asalnya untuk menetap di daerah baru yang dikenal sebagai merantau. Perpindahan ini membuat para perantau harus menyesuaikan diri dengan berbagai situasi, termasuk bencana alam. Peristiwa bencana tsunami di Aceh pada tahun 2004 merupakan peristiwa tsunami terbesar di Indonesia dan tragedi alam paling mematikan dalam sejarah modern sehingga memberikan dampak terhadap para perantau di Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengalaman perantau korban pasca tsunami Aceh 2004 serta bagaimana perantau memaknai pengalaman tersebut. Jumlah partisipan dalam penelitian ini sebanyak 2 perantau yang merupakan korban bencana tsunami Aceh 2004. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah interpretative phenomenological analysis (IPA) yang berfokus pada pengalaman pribadi subjek dengan menggunakan in depth interview. Ditemukan empat tema induk yakni; (1) Dampak yang dirasakan akibat bencana tsunami 2004. (2) Metamorfosis diri. (3) Mukjizat Yang Maha Esa. (4) Emosi Terkuak. Dengan tema penyebaran superordinat sebanyak 13 yaitu, Berpulangnya orang terkasih, tercekat tak berdaya, luka yang bermakna, kembali pulang, bangkit dengan jerih payah, trauma, emosi yang bergejolak, emosi terpendam, mental baja, timbang imbang rasa, spiritual, supernatural dan skeptis.
Hadis sebagai Landasan Psikoterapi Islam: Tinjauan Sistematis terhadap Intervensi Kesehatan Mental Berbasis Spiritual Zebina Noqiova; Anisa Fadilah
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 2 (2026): Vol. 3 No. 2 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i2.232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran hadis sebagai landasan psikoterapi dalam mengatasi tantangan kesehatan mental, khususnya kecemasan, dalam kerangka Islam. Meningkatnya prevalensi gangguan kecemasan di kalangan remaja telah mendorong kebutuhan akan model terapi alternatif yang selaras dengan nilai-nilai agama dan spiritual. Melalui tinjauan literatur kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi tradisi nubuatan inti (hadits) yang menekankan kedamaian batin, pemurnian spiritual (tazkiyat an-nafs), ketergantungan ilahi (tawakkul), kesabaran (sabr), dan ingatan akan Tuhan (dzikir) sebagai strategi terapeutik. Prinsip-prinsip ini diperiksa dalam konteks relevansinya dengan penyembuhan emosional dan ketahanan psikologis. Temuan menunjukkan bahwa hadis tidak hanya menawarkan bimbingan moral dan hukum tetapi juga berfungsi sebagai pendekatan holistik untuk kesejahteraan mental, membahas dimensi spiritual dan psikologis dari pengalaman manusia. Studi ini menyimpulkan bahwa psikoterapi berbasis hadis memiliki potensi sebagai intervensi kesehatan mental yang terintegrasi secara spiritual. Penelitian lebih lanjut dan aplikasi klinis direkomendasikan untuk memvalidasi efektivitasnya dan untuk mengembangkan model terstruktur psikoterapi Islam.
Pendekatan Psikoterapi Berbasis Psikologi islam: Studi Literatur Idham Husni; Anisa Fadilah
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 2 (2026): Vol. 3 No. 2 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i2.233

Abstract

Psikoterapi konvensional sering kali kurang relevan dengan konteks religius masyarakat Muslim, sehingga mendorong munculnya pendekatan psikoterapi berbasis psikologi Islam. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip utama, mengkaji berbagai bentuk penerapan, serta mengevaluasi efektivitas pendekatan psikoterapi Islam dalam literatur ilmiah. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dari publikasi ilmiah 10 tahun terakhir, dengan seleksi melalui kata kunci spesifik pada basis data akademik. Hasil menunjukkan bahwa terapi dzikir, pemaafan, ruqyah syar’iyyah, tawakkal, dan shalat tahajud memiliki pengaruh positif terhadap kondisi psikologis seperti kecemasan, stres, dan krisis spiritual. Namun, masih terdapat keterbatasan metodologis dalam sebagian besar penelitian. Kesimpulannya, psikoterapi Islam memiliki potensi besar sebagai pendekatan integratif dalam layanan kesehatan mental, namun perlu pengembangan model berbasis bukti dan integrasi sistematis dengan psikologi modern.
Kontribusi Nilai-Nilai Islam Terhadap Kesehatan Mental: Kajian Sistematis Literatur Dienul Aina AB; Anisa Fadilah
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 2 (2026): Vol. 3 No. 2 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i2.234

Abstract

Kesehatan mental merupakan isu global yang semakin mendapat perhatian, terutama dalam konteks masyarakat modern yang rentan terhadap stres, depresi, dan gangguan psikologis lainnya. Kajian ini bertujuan untuk menelaah kontribusi ajaran Islam terhadap pemahaman dan penanganan kesehatan mental. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap sebelas literatur ilmiah yang relevan dalam rentang waktu 2015-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti keimanan, tawakkal, sabar, dan dzikir memiliki dampak signifikan terhadap ketahanan dan stabilitas mental individu. Ibadah rutin dan pendekatan spiritual Islam terbukti menjadi mekanisme koping yang efektif dalam menghadapi tekanan hidup. Selain itu, peran pendidikan dan lingkungan sosial berbasis nilai Islam juga diidentifikasi sebagai faktor penting dalam promosi kesehatan mental. Kesimpulannya, pendekatan Islam menawarkan kerangka yang holistik dalam memahami dan mengelola kesehatan mental.
Jenis-jenis Vegetasi Bawah di Kawasan Taman Rekreasi Alam Mayang Pekanbaru Sebagai Rancangan Buku Saku Pada Materi Keanekaragaman Hayati Kelas X SMA Sariulina Stephany Manurung; Darmawati; Nursal
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 2 (2026): Vol. 3 No. 2 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i2.235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku saku berbasis kontekstual pada materi keanekaragaman hayati kelas X SMA. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ADDIE yang dibatasi pada tiga tahap, yaitu Analyze (Analisis), Design (Desain), dan Development (Pengembangan). Penelitian ini dilakukan dengan mengembangkan hasil penelitian ke dalam bentuk buku saku tentang jenis-jenis vegetasi bawah di kawasan Taman Rekreasi Alam Mayang Pekanbaru. Validasi buku saku terdiri dari dua validator yang merupakan ahli materi dan ahli media pembelajaran. Hasil penelitian ini memperoleh rata-rata skor validitas sebesar 3,47 sehingga buku saku ini termasuk dalam kategori sangat valid. Penelitian ini menunjukkan bahwa jenis-jenis vegetasi bawah di kawasan Taman Rekreasi Alam Mayang Pekanbaru berpotensi sebagai bahan ajar kontekstual yang inovatif pada materi keanekaragaman hayati kelas X SMA.

Page 10 of 10 | Total Record : 99