cover
Contact Name
Dr. Syarfuni, M.Pd
Contact Email
jurnalhrpe@gmail.com
Phone
+6285260528199
Journal Mail Official
jurnalhrpe@gmail.com
Editorial Address
Jl. Blang Bintang Lama No. 59, Tungkop, Darussalam, Aceh Besar, Indonesia. 23374
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Pemersatu Bangsa (JPPB)
Published by CV. Abid Abadi Jaya
ISSN : 3124842X     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pengabdian Pemersatu Bangsa (JPPB) merupakan jurnal nasional yang mempublikasikan karya ilmiah di bidang pengabdian kepada masyarakat sebagai wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dalam menyebarluaskan hasil kegiatan yang inovatif dan berdampak. Jurnal ini terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember serta menerapkan proses double-blind peer review untuk menjamin kualitas, orisinalitas, dan relevansi naskah. Artikel dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris dengan ruang lingkup meliputi pendidikan, kesehatan, teknologi tepat guna, transformasi digital, dan pengabdian interdisipliner. JPPB mengutamakan kontribusi nyata, keberlanjutan, dan dampak terukur bagi masyarakat, serta telah memiliki ISSN nomor 3124-842X  sebagai komitmen terhadap standar publikasi ilmiah yang berkualitas.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2024): Desember" : 5 Documents clear
PSIKOEDUKASI DARI LUKA MENUJU PEMULIHAN MEMBANGUN RESILIENSI PADA WARGA SIMPANG KKA Misran Adifullah; Nur Afni Safarina
Jurnal Pengabdian Pemersatu Bangsa Vol. 1 No. 1 (2024): Desember
Publisher : CV Abid Abadi Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik berkepanjangan di Aceh antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan militer Indonesia menimbulkan trauma yang mendalam bagi masyarakat Aceh. Salah satu tragedi besar akibat konflik ini adalah peristiwa Simpang KKA pada tahun 1999 yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa. Penelitian ini menyoroti pentingnya ketahanan sebagai faktor kunci dalam membantu masyarakat yang terdampak, khususnya di Simpang KKA, untuk pulih dari trauma. Melalui psikoedukasi, peserta diberikan pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan ketahanan, yang membantu mereka mengatasi dampak psikologis dari peristiwa traumatis di masa lalu. Program psikoedukasi menekankan perlunya ketahanan baik individu maupun masyarakat untuk mengatasi dan pulih dari tantangan yang sedang berlangsung. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan program psikoedukasi yang dilakukan oleh mahasiswa Psikologi kepada masyarakat untuk menyampaikan cara-cara yang dapat dilakukan untuk membangun ketahanan guna membantu masyarakat pulih dari tragedi yang telah dialaminya. Sesi ini dihadiri oleh 16 peserta dari Simpang KKA dan dilaksanakan di balai desa. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi secara langsung oleh anggota psikoedukasi.
PSIKOEDUKASI PERAN PERILAKU ASERTIF DALAM TINDAKAN PENCEGAHAN PEMBULLYAN DI SEKOLAH SMP NEGERI 4 DEWANTARA, ACEH UTARA NUR SARAGIH; Nur Afni Safarina
Jurnal Pengabdian Pemersatu Bangsa Vol. 1 No. 1 (2024): Desember
Publisher : CV Abid Abadi Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Psikoedukasi ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran perilaku asertif dalam pencegahan pembullyan di SMP Negeri 4 Dewantara, Aceh Utara. Metode yang digunakan melibatkan serangkaian edukasi yang berfokus pada pengembangan keterampilan komunikasi, menghargai antar sesama siswa, dan menimbulkan sikap empati. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran siswatentang dampak pembullyan dan kemampuan mereka untuk berkomunikasi secara asertif. Siswa yang terlibat dalam program ini lebih mampu mengekspresikan perasaan dan menolak tindakan bullying dengan cara yang konstruktif. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan perilaku asertif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif. Diharapkan bahwa program psikoedukasi ini dapat berkelanjutan dan melibatkan semua pihak terkait untuk mendukung upaya pencegahan pembullyan di sekolah.
TRAINING ON THE USE OF CHATGPT IN WRITING SCIENTIFIC PAPERS FOR ELEMENTARY SCHOOL TEACHERS IN BANDA ACEH CITY syarfuni; verawati
Jurnal Pengabdian Pemersatu Bangsa Vol. 1 No. 1 (2024): Desember
Publisher : CV Abid Abadi Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan di desa masih tertinggal dibandingkan di kota. Salah satu faktor utamanya adalah rendahnya minat guru di kota untuk mengikuti perkembangan zaman, terutama teknolog AI, dalam mempermudah penulisan artikel ilmiah. Tujuan pelatihan adalah untuk memberdayakan masyarakat, khususnya guru, untuk lebih memahami esensi penulisan artikel ilmiah berbasis teknologi AI. Metode pelaksanaannya adalah dengan menyelenggarakan pelatihan minat tentang tips dan trik penulisan artikel ilmiah sebagai syarat untuk lulus untuk jabatan guru. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa diperlukan teknik penulisan artikel ilmiah bagi guru dengan melakukan pelatihan penulisan artikel ilmiah berbasis teknologi AI. Pelatihan ini diharapkan dapat mengeksplorasi pentingnya menulis artikel ilmiah dan memiliki keterampilan menulis artikel ilmiah sehingga dapat mempublikasikan berbagai karya ilmiah menggunakan teknologi AI. Layanan ini berimplikasi untuk mengembangkan kemampuan dan keprofesionalan guru di masa depan agar tidak gagap dengan teknologi.
MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN NEGOSIASI UNTUK MENGATASI PERSELISIHAN Isyara desri, Isyara desri
Jurnal Pengabdian Pemersatu Bangsa Vol. 1 No. 1 (2024): Desember
Publisher : CV Abid Abadi Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of psychoeducation on negotiation skills with 20 students from the 11th grade at SMA Negeri 2 Nisam, Aceh Utara. The psychoeducational method was implemented in several phases: preparation, core activities, and closure. The material covered includes definitions of emotions, types of emotions, the concept of conflict, and conflict resolution strategies. The activities lasted 45 minutes for the material presentation and 15 minutes for interactive discussion sessions. The results indicate that the psychoeducation significantly improved students' understanding of negotiation skills, demonstrated through their active participation in discussions and enthusiasm during the Q&A session. Participants also recognized the importance of emotional regulation in resolving peer conflicts without confrontation. The session concluded with the distribution of door prizes and certificates as a form of appreciation. This study emphasizes that the psychoeducational method is effective in enhancing students' awareness and interpersonal skills. The implication of this finding is the importance of integrating similar programs in schools to develop students' negotiation abilities and emotional regulation, fostering more harmonious interpersonal relationships.Negotiation skills are crucial in managing conflicts effectively, especially among adolescents who often face social pressures.
PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN PADA ANAK USIA DINI DI KOTA BOGOR Jeni Susanti Mendrofa; Imas Nurbayati; Novi Yastuti; Sri Lestari
Jurnal Pengabdian Pemersatu Bangsa Vol. 1 No. 1 (2024): Desember
Publisher : CV Abid Abadi Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini adalah anak yang berusia antara 0 sampai dengan 6 tahun yang sedang tumbuh dan berkembang baik secara fisik maupun mental, serta kepribadian dan kemampuan kognitifnya, serta memerlukan perhatian lebih agar tumbuh kembangnya optimal dan perlu mendapat rangsangan yang cukup. Karena keterbatasan mereka, anak-anak membutuhkan bantuan orang lain dan orang dewasa untuk tumbuh.Orang tua, guru, dan masyarakat perlu membantu anak menjadi teladan dan penerus generasi berikutnya. Namun kenyataannya banyak pihak secara tidak sadar yang mencuri masa depannya dengan berbagai cara yang tidak terpuji dan sangat buruk.Kekerasan pada anak usia dini tidak hanya terjadi di lingkungan keluarga dan rumah, tetapi juga di sekolah, yang seharusnya memberikan pengetahuan dan stimulasi agar anak tumbuh sehat.Sayangnya, bahkan ada pendidik atau guru sendiri yang melakukan tindakan jahat tersebut. Tak hanya itu, hubungan antar teman toxic juga ikut terdampak akibat kejadian kekerasan tersebut.pada Anak-anak -Pasti ada sebab, akibat dan akibat dari banyak kejadian yang menimpa anak bahkan membahayakan masa depannya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5