cover
Contact Name
ARISTO
Contact Email
arkaaristo46@gmail.com
Phone
+6281250476622
Journal Mail Official
arkaaristo46@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gotong Royong III, No. 02 RT 005 / RW 006 Kel. Mentaos Loktabat Utara, Kec. Banjarbaru Utara, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan 70714
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JURNAL TEOLOGI DAN PENDIDIKAN KRISTEN
ISSN : -     EISSN : 3047115X     DOI : -
Core Subject :
SARITA BAHALAP : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani. Adalah merupakan wadah publikasi ilmiah dari hasil penelitian Teologi dan Pendidikan Kristiani serta menerima artikel dari berbagai sub-disiplin ilmu Teologi dan Pendidikan Kristiani, terutama yang bercirikan dengan teologi Bethel dan tidak bertentangan dengan kebenaran Alkitab. Artikel yang dikirimkan haruslah belum pernah atau tidak sedang dalam proses dimuat dalam jurnal lainnya. Artikel yang masuk harus sesuai dengan petunjuk penulisan atau format yang telah ditetapkan. Editor akan menolak artikel yang tidak memenuhi persyaratan tanpa proses lebih lanjut.Artikel yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya oleh reviewer melalui proses blind-review. ISSN ONLINE : 3047-115X . Adapun yang menjadi Fokus dan Ruang Lingkup dalam jurnal Sarita Bahalap adalah : Teologi Pendidikan Kristiani (PAK) Misiologi Biblika Dogmatika Historik
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 5 (2026): April 2026" : 2 Documents clear
PERJANJIAN BARU MENJAWAB: TANTANGAN GEREJA MASA KINI TERHADAP SPIRITUALITAS INSTAN DAN KONSUMTIF Deke, Imanuel Umbu Zawila
Jurnal Sarita Bahalap Vol. 5 No. 5 (2026): April 2026
Publisher : Jurnal Sarita Bahalap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi di era postmodern yang semakin maju membuat gereja mengalami tantangan spiritualitas instan dan konsumtif. Tujuan dari penelitian ini memberikan gambaran yang jelas melalui jawaban Perjanjian Baru untuk gereja tidak terjebak dalam keadaan spiritualitas instan dan konsumtif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan literatur kepustakan (library research) yang berkaitan dengan tinjuan terhadap Perjanjian Baru menjawab tantangan gereja menghadapi spiritualitas instan dan konsumtif. Dari berbagai sumber buku, artikel, website, yang relevan sebagai bahan untuk menyajikan data. Sumber-sumber tersebut di peroleh melalui google book, goole scholar, dan kepustakaan fisik. Dan sumber utama sebagai bahan atau dasar tinjaun teologis adalah sumber Alkitab. Hasil penelitian penunjukkan bahwa gereja harus menolak kebiasaan spiritualitas instan dan perilaku konsumtif dengan berpusat kepada Tuhan Yesus Kristus, berakar dalam Yesus Kristus, dan berbuah di dalam Yesus Kristus, sehingga melahirkan spiritualitas yang sejati dan tidak adanya perilaku konsumtif. Gereja harus kembali fokus pada panggilan untuk memberikan pengajaran yang absolut agar jemaat mengalami spiritualitas yang sejati dan menolak tegas tindakan konsumtif. Dengan melihat Yesus sebagai gambaran yang memberikan teladan bagi gereja maupun orang percaya masa kini.
REKONSTRUKSI TEOLOGI KERJA DALAM PERSPEKTIF ALKITAB SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN KRISTEN Herlina Hia; Roida Harianja; Talizaro Tafonao
Jurnal Sarita Bahalap Vol. 5 No. 5 (2026): April 2026
Publisher : Jurnal Sarita Bahalap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kesenjangan antara pemahaman teologis tentang kerja sebagai panggilan ilahi dengan praktik kehidupan Kristen yang cenderung memisahkan iman dan aktivitas ekonomi menjadi persoalan yang menggelisahkan dalam konteks pendidikan dan kewirausahaan. Kerja sering direduksi menjadi sekadar sarana ekonomi, sementara pendidikan Kristen belum sepenuhnya mampu mengintegrasikan iman, karakter, dan kompetensi secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi teologi kerja dalam perspektif Alkitab serta merumuskan model pendidikan kewirausahaan Kristen yang integratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), melalui analisis teks Alkitab dan literatur ilmiah terkait teologi kerja dan kewirausahaan Kristen. Analisis dilakukan dengan teknik content analysis yang meliputi reduksi, kategorisasi, interpretasi, dan konstruksi konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teologi kerja memiliki dimensi ontologis, vokasional, spiritual, pneumatologis, dan eskatologis yang bersifat holistik. Berdasarkan temuan tersebut, dikembangkan model pendidikan kewirausahaan Kristen berbasis tiga pilar utama, yaitu iman, karakter, dan kompetensi, yang diintegrasikan melalui pendekatan pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman. Kesimpulannya, rekonstruksi teologi kerja mampu menjadi dasar konseptual yang strategis dalam mengembangkan pendidikan kewirausahaan Kristen yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi ekonomi, tetapi juga pada transformasi spiritual dan tanggung jawab sosial. Kata Kunci: Teologi Kerja, Pendidikan Kewirausahaan, Iman dan Kerja, Spiritualitas, Model Integratif   Abstract The gap between the theological understanding of work as a divine calling and the practice of Christian life, which tends to separate faith and economic activity, is a troubling issue in the context of education and entrepreneurship. Work is often reduced to merely an economic means, while Christian education has not yet fully integrated faith, character, and competence holistically. This study aims to reconstruct the theology of work from a biblical perspective and formulate an integrative model for Christian entrepreneurship education. This study uses a qualitative approach, drawing on library research and analyzing biblical texts and scholarly literature related to the theology of work and Christian entrepreneurship. The analysis was conducted using content analysis techniques, including reduction, categorization, interpretation, and conceptual construction. The results indicate that the theology of work has holistic ontological, vocational, spiritual, pneumatological, and eschatological dimensions. Based on these findings, a model of Christian entrepreneurship education was developed based on three main pillars: faith, character, and competence, integrated through a contextual and experiential learning approach. In conclusion, the reconstruction of the theology of work can serve as a strategic conceptual basis for developing Christian entrepreneurship education that is oriented not only toward economic competence but also toward spiritual transformation and social responsibility. Keywords: Theology of Work, Entrepreneurship Education, Faith and Work, Spirituality, Integrative Model

Page 1 of 1 | Total Record : 2