JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akper Husada Karya Jaya merupakan Jurnal pengabdian masyarakat yang fokus di ilmu kesehatan, yang berfungsi untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan kesehatan masyarakat
Articles
74 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMILIHAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK PRASEKOLAH (3-6 tahun)
Dina Carolina, Lilis, Dara Wijaya
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v3i1.403
Latar Belakang: Anak prasekolah merupakan generasi penerus bangsa yang tumbuh dan kembangnya diharapkan sesuai usianya.Para orang tua di Indonesia mendeteksi adanya keterlambatan perkembangan anak pada usia pra sekolah mencapai 12,8%-28,5%.Deteksi dini perkembangan pada anak dirasa perlu untuk mengetahui tingkat pencapaian perkembangan anak khususnya aspekmotorik. Aspek motorik merupakan upaya orang tua untuk mengajak anak bermain dalam suasana penuh gembira dan rasa sayang.Peranan orang tua terutama ibu sangat bermanfaat bagi proses perkembangan anak. Alat Permainan Edukatif (APE) merupakansuatu alat permainan untuk membantu merangsang dan menunjang kemampuan anak sebaik mungkin. APE memberikan kepuasanbagi anak karena bila anak melakukan sesuatu ketrampilan, maka keberhasilan ini biasanya akan mengakibatkan semangat bagianak untuk mengulangi permainannya atau mencoba-coba dengan jenis APE yang lain. Pengabdian ini dilaksanakan dengan terjunlangsung ke masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengajarkan dan untuk mengetahui apakah para orangtua mengetahuipemilihan alat edukatif untuk perkembangan motorik anak. Dalam pengabdian ini menunjukan tingkat pengetahuan ibu tentangpemilihan alat permainan edukatif yaitu menengah atau sedang (56,7%), dan perkembangan motoric anak yaitu Normal (76,7%)dengan uji Pearson Chi-square diperoleh p-value 0,03. Berdasarkan hasil bivariate, ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibudengan perkembangan motoric anak dengan p-value (0,03). Setelah dilakukan pengabdian didapatkan hasil bahwa masyarakatsangat antusias dengan kegiatan ini, dan masih banyak para orangtua yang belum paham dalam pemilihan alat bermain untukperkembangan motorik anak.
Pengaruh Senam Lansia Terhadap Kualitas Tidur Lansia Yang Mengalami Insomnia Di Asrama Pemadam Kebakaran
Egeria Dorina Sitorus, Lena Alfiani
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v3i1.404
Latar Belakang: : Insomnia merupakan suatu keadaan dimana ketika seseorang mengalami masalah untuk tidur atau tidaksanggup tidur dengan nyenyak. Lansia yang beresiko mengalami gangguan pola tidur yangdisebabkan oleh perubahan lingkungan,fungsi social, suara bising dan stimulus lingkungan. Pada penanganan insomnia dapat dilakukan terapi farmakologi seperti obatobatan antistamin yang memiliki efek samping yaitu ketergantungan akan obat, penurunan metabolisme pada lansia, penurunanfungsi ginjal dan menyebabkan kerusakan kognitif. Sedangkan pada pengobatan non farmakologi seperti senam lansia yangmempunyai kelebihan mengatasi insomnia tanpa menimbulkan efek samping. Ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senamlansia terhadap insomnia pada lansia. Pengabdian ini merupakan rancangan penelitian kualitatif yaitu studi kasus. Sampel yangdigunakan dalam penelitian ini adalah 2 sampel yang keduanya dilatih untuk senam lansia. Penelitian ini di lakukakan di AsramaPemadam Kebakaran RT02/RW17 Kelurahan Semper Barat, Jakarta Utara. Hasil menunjukkan adanya pengaruh senam lansiaterhadap penurunan insomnia pada lansia sehingga klien mampu mempertahankan tidur yang adekuat.
TINGKAT PENGETAHUAN WANITA PRA LANSIA TENTANG MENOPAUSE DI RT 023 RW 001 KELURAHAN SUNTER AGUNG
Rosita Lubis, Lena Alfiani
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v3i1.405
Latar Belakang: Menopause adalah transisi fisik alamiah setiap wanita saat bertambahnya umur dan sering diartikandenganberhenti menstruasi terakhir dalam hidup wanita, yang prosesnya berjalan secara perlahan dan terjadi secara berangsur-angsur.Wanita mulai mengalami gejala menopause pada usia 40-an, puncak terjadinya pada usia 50 tahun dimana pada masa menopausewanita sudah tidak mengalami haid lagi. Ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan wanita saat menghadapimenopause. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan metode analisa secara deskriptif yang bertujuan untukmelihat gambaran fenomena yang terjadi didalam suatu populasi tertentu dan dengan menggunakan pendekatan Cross Sectionaldimana data yang menyangkut variabel, akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Pengumpulan data dilakukan secaralangsung terhadap responden dengan lembar kuesioner. Hasil disimpulkan bahwa dari total sample 30 responden, sebanyak 2responden (6,7%) tingkat pengetahuan kurang sebanyak 3 responden (10%) tingkat pengetahuan cukup dan sebanyak 25responden (83,3%) pengetahuan baik. Berdasarkan hasil pengabdian bahwa tingkat pengetahuan wanita pra lansia tentangmenopause di rt023 rw 001 kelurahan sunter agung masuk dalam kategori baik
Gambaran Pengetahuan Lansia Tentang Osteoarthritis di RT 007 RW 013 Kelurahan Sunter Agung
Wayan, Aisyah Nur
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v3i1.406
Latar Belakang: Osteoarthritis (OA adalah salah satu penyakit degenerative yang paling sering dialami pada usia lanjut (lansia).Osteoarthritis berisiko besar mengalami nyeri dan kecacatan sehingga dapat menyebabkan pergantian sendi total. Penderitaosteoarthritis pada lansia semakin banyak dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang penyakit yang dideritanya. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan pada lansia tentang osteoarthritis. Manfaatnya dapat mengetahui apakah diRT 007 RW 03 Kelurahan Sunter Agung, pengetahuan lansia tentang osteoarthritis sudah baik, cukup, atau kurang. MetodePenelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Sample penelitian adalah lansia yang terdapat diRT 007 RW 03 Kelurahan Sunter Agung dan dipilih berdasarkan kriteria sample. Pengukuran yang digunakan untuk mengukurpengetahuan menggunakan kuesioner terdiri dari 20 pertanyaan yang dibuat oleh peneliti. Analisis statistic didapatkan hasil, dari30 responden terdapat 14 lansia (47%) yang berpengetahuan kurang, responden yang memilki pengetahuan cukup sebanyak 12lansia (40%), dan responden yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 4 lansia (13%). Kesimpulan: Secara analisis dapatdisimpulkan bahwa pengetahuan lansia tentang osteoarthritis di RT 007 RW 03 Kelurahan Sunter Agung masih kurang.
PENERAPAN SENAM YOGA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH PULAU PRAMUKA RT/RW 04/04 KELURAHAN PULAU PANGGANG KEPULAUAN SERIBU
Sumiati, Alda Mudrika
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v3i1.407
Latar Belakang: Hipertensi adalah suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan penurunan suplai oksigen dannutrisi. Hipertensi dapat definisikan sebagai tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya di atas 140 mmHg dan tekanandiastoliknya di atas 90 mmhg. Tujuan penelitian ini adalah Dapat diketahui penerapan senam yoga terhadap penurunan tekanandarah pada lansia penderita hipertensi Di Wilayah Kepulauan Seribu Pulau Pramuka RT 04/04 Kelurahan Pulau Panggang”. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskritif studi kasus dengan perbandingan dua klien. Dengan penerapan senam yogayang dapat menurunkan tekanan darah dan membuat rileks pada klien. Dari hasil penelitian ini ditemukan pada pengkajian keduaklien hampir sama. Serta dilakukan intervensi dan implementasi yang sama. Dalam evaluasi kedua pasien mengalami penurunanintensitas sekala nyeri. Hanya ditemukan salah satu pasien lebih cepet dalam penurunan tekanan darah dan nyeri karena kondisipenyakitnya yang belum parah dan sering melakukan senam yoga. Disarankan pada klien agar tetap menerapkan senam yoga agarskala nyerinya dan tekanan darahnya tidak bertambah. Bagi peneliti yang ingin melanjutkan diharapkan agar lebih banyak dalamjumlah sampel yang
TINGKAT PEMAHAMAN MASYARAKAT DKI JAKARTA TENTANG PHYSICAL DISTANCING DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19
Leo Rulino, Yuni Minata
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v3i2.408
Latar Belakang: Mordibitas dan Mortalitas Covid Physical distancing merupakan intervensi non-medis yang dapat dilakukan olehpemerintah dan warganya untuk menekan angka penularan penyakit. Physical distancing amat dianjurkan oleh WHO untukditerapkan dalam kehidupan social. Seluruh negara di dunia memberlakukan Physical distancing mulai yang ringan seperti tidakberkumpul dan berkerumun sampai tidak di perbolehkannya keluar rumah. Desain yang digunakan dalam pengabdian ini adalahdeskriptif kualitatif untuk menggambarkan tingkat pemahaman Masyarakat DKI Jakarta tentang Physical Distancing dalammenghadapi pandemi Covid-19yang dilaksanakan pada 19 agustus 2020. Data demografi menunjukkan bahwa mayoritasresponden berusia 21-30 tahun (63%), Perempuan (67%), berpendidikan SMA (69,2%), dan berdomisili di Jakarta Utara (57%).Mayoritas responden memiliki pemahaman tentang physical distancing yang sangat baik di semua golongan usia, jenis kelamin,domisili, dan pendidikan, kecuali responden berpendidikan SD yang seluruhnya masuk dalam kategori baik. Tingkat pemahamanmasyarakat DKI Jakarta tentang Physical distancing masuk dalam kategori sangat baik
PENERAPAN REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RT 12/04 KELURAHAN WARAKAS JAKARTA UTARA
Rizki P. Pratama, Diah Eka Prasetia
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v3i2.409
Latar Belakang: Diabetes Mellitus merupakan suatu penyakit kronis karena tubuh tidak dapat memproduksi insulin dengan cukup,oleh karena itu hiperglikemia adalah ciri khas Diabetes Mellitus. Untuk menurunkan kadarglukosa darah perlu disediakanobat/ramuan/tumbuhan alami yang mudah didapatkan, yaitu dengan menggunakandaun salam. Daun salam memiliki kandunganflavonoid yang dapat menurunkan kadar glukosa darah. Pengabdian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui dan menerapkanrebusan daun salam terhadap penurunankadar gula darah, dengan metode studi kasus bertujuan untuk melakukan pemberianrebusan daun salam terhadap penurunan kadar gula dalam darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Pengumpulan data dilakukan secaralangsung terhadap responden dengan wawancara, lembar observasi dan pengukuran gula. Hasil dari pengabdianyang sudah dilakukan pada 2 penderita DM tipe 2 menunjukkan adanya penurunan kadar glukosa darah sebelum diberikan airrebusan daun salam dan sesudah diberikan dan diukur menggunakan alat Easy Touch. Dimana gula Tn. S sebelum diberikan terapirebusan daun salam yaitu 260 mg/dL, sedangkan gula Ny. A didapatkan hasil yaitu 248 mg/dL, kemudian setelah diberikan terapirebusan daun salam gula Tn. S menjadi 179mg/dL, sedangkan Ny. A menjadi 176 mg/dL. Rebusan daun salam dapat diterapkanuntuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus
PENGETAHUAN IBU TENTANG KEGAWATAN PREEKLAMSI PADA KEHAMILAN
Nancy Febriani, Novita Harianti
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v3i2.410
Latar Belakang: : Preeklamsi adalah jika sistolik ≥140 mm/Hg dan diastolik ≥90mmHg, dan proteinuria dipstik 1+ atau 30 mm/dLatau proteinurin 0,3 g atau lebih pada urin selama 24 jam (Joseph, 2011). Preeklampsia merupakan sindrome yang ditandai denganadanya suatu peningkatan tekanan darah dan protein dalam urine yang bisa muncul di trimester kedua di kehamilan yang bisadipulihkan diperiode postnatal. Preeklamsia bisa terjadi di masa prenatal, intranatal, dan postnatal. Metode yang digunakan dalampenelitian ini desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif jumlah sample dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Darihasil penelitian ini yang dilakukan selama 2 hari penelitian didapatkan bahwa kurangnya pengetahuan ibu hamil tentangpengertian, tanda dan gejala, penyebab, komplikasi dan pencegahan preeklampsia. Menurut usia 12-20 tahun sebanyak 2 orang(6%) sedangkan usia 21-30 tahun sebanyak 8 orang (27%) dan usia 31-40 tahun sebanyak 20 orang (67%). Sedangkan menurutpendidikannya SD sebanyak 4 orang (13%) dan pendidikan SMP sebanyak 15 orang (50%), sedangkan SMA 11 orang (37%). Danmenurut pekerjaannya yang bekerja sebanyak 5 orang (17%) sedangkan yang tidak bekerja sebanyak 25 orang (83%)
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI REMAJA MENGKONSUMSI ROKOK ELEKTRIK
Labora sitinjak, Harianti
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v3i2.411
Latar Belakang: Remaja di Indonesia saat ini semakin meningkat jumlah perokok elektrik baik perokok konvensional yangberubah menjadi perokok elektrik maupun remaja yang langsung mengkonsumsi rokok elektrik. Keadaan ini semakin urgent danmemprihatinkan terkait dampaknya bagi kesehatan generasi penerus bangsa. Pengabdian ini dilakukan terjun langsung ke SMAN15 Jakarta Utara dengan remaja yang sudah merokok, bertujuan melihat gambaran kejadian di dalam populasi remaja perokokelektrik di SMAN 15 Jakarta Utara. Jumlah responden remaja laki-laki lebih banyak berkontribusi dalam menggunakan rokokelektrik (vape)dibandingkan perempuan yaitu sebanyak 65%. Sebanyak 80% berusia 16 tahun dan 4 orang (20%) berusia 17tahun.Dalam penelitian pengabdian didapati hasil faktor-faktor yang paling tinggi mempengaruhi remaja mengkonsumsi rokok elektrik(vape) adalah faktor Teman, selanjutnya adalah faktor Internet dan Orang tua. Sedangkan faktor, televisi, buku dan faktor lainnyatidak berpengaruh terhadap ketertarikan Siswa Kelas 11 SISMAN 15 Jakarta Utara memilih rokok elektrik (vape).Kesimpulan:Faktor yang paling mempengaruhi remaja mengkonsumsi rokok elektrik adalah faktor teman.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Lengkap Pada Anak Usia 0-3 di RT 016/002 Kelurahan Warakas
Susihar, Azmi Aprita
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v3i2.412
Latar Belakang: Imunisasi adalah cara untuk meningkatkan kekebalan tubuh seseorang terhadap suatu penyakit. Manfaatimunisasi yaitu untuk melindungi bayi terhadap penyakit-penyakit menular, yang bahkan bias membahayakan jiwa. Penelitian inidilakukan dengan tujuan agar ibu mengetahui tentang imunisasi dasar lengkap. Terkait hal itu, ibu harus mengetahui jenis-jenisimunisasi dasar lengkap yaitu tediri dari Imunisasi BCG, Imunisasi HiB, Imunisasi Hepatitis B, Imunisasi Campak dan ImunisasiPolio. Pengabdian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode analisa secara deskriptif yang bertujuan untuk melihatgambaran fenomena yang terjadi didalam suatu populasi tertentu dengan pendekatan cross sectional dimana data yangmenyangkut variabel, akan dikumpulkan dalam waktu bersamaan. Pengumpulan data dilakukan secara langsung terhadapresponden dengan lembar kuesioner. Gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang pengetahuan Imunisasi Dasar Lengkap pada anakusia 0-3 tahun menunjukkan hasil sebanyak responden ibu yng berjumlah 31 orang di RT 016/002 Kelurahan Warakas. Ibu yangmempunyai pengetahuan tinggi berjumlah 6 orang (19%), ibu yang mempunyai pengetahuan sedang berjumlah 25 orang (81%),dan tidak ada ibu yang memiliki pengetahuan rendah.