cover
Contact Name
Lutfia Okta Riwayati
Contact Email
lutfiakta8@gmail.com
Phone
+6285643145048
Journal Mail Official
lutfiakta8@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Sendratasik Gd. Fakultas Bahasa dan Seni UNP-Jalan Belibis no.21 A, Air Tawar, Padang Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik
Core Subject :
Focus and Scope Musikolastika: Journal of Music Performance and Education is a scholarly publication dedicated to the dissemination of knowledge concerning music and its societal applications in Indonesia. Through the publication of research articles, review articles, case reports, and conceptual or policy articles, Musikolastika serves as a platform for scholars and practitioners to engage with various aspects of musicology. With a particular emphasis on areas such as the analysis and forms of music, ethnomusicology, music performance, music education, philosophy, aesthetics, concepts, music theory, historical and musical entities, as well as the utilization of technology in music production, distribution, and consumption, the journal provides a comprehensive exploration of the multifaceted nature of music in both academic and practical contexts. Moreover, in acknowledging the diverse cultural landscape of Indonesia, Musikolastika also integrates a focus on Indonesian music traditions, contemporary music developments, music education practices, and the music industry within the local context, enriching the scholarly discourse with insights relevant to the Indonesian cultural milieu.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2019)" : 6 Documents clear
Makna Metaforis Yang Terkandung Dalam Lagu “Tikus-Tikus Kantor” Karya Iwan Fals Nugrahanstya Cahya Widyanta
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/musikolastika.v1i2.24

Abstract

Terdapat berbagai cara untuk menyuarakan aspirasi, salah satunya melalui lagu. Karya lagu dari Iwan Fals yang berjudul ‘tikus-tikus kantor’ ini merupakan salah satu karyanya yang dibuat untuk kritik sosial. Hal yang menarik adalah syair lagu ini tidak diungkapkan secara gamblang namun menggunakan kiasan. Kajian ini akan menjabarkan makna yang terkandung dalam lagu ‘tikus-tikus kantor’ karya Iwan Fals, baik dari sisi bahasa maupun sisi musikalnya.
Seni Tradisi Dan Kreativitas Dalam Kebudayaan Minangkabau Hengki Armez Hidayat; Wimbrayardi Wimbrayardi; Agung Dwi Putra
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/musikolastika.v1i2.26

Abstract

Masyarakat Minangkabau menganut falsafah-falsafah sebagai konsepsi yang implikasikan ke dalam kebudayaannya, salahsatunya yaitu dengan kehadiran kesenian. Kesenian dalam kebudayaan masyarakat Minangkabau hidup dan berkembang bersama perjalanan waktu serta daya kreativitas masyarakatnya dinamis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan melakukan pengamatan terhadap kesenian, khususnya yang berhubungan dengan tradisi dan kreativitas dalam kebudayaan masyarakat Minangkabau dengan menggunakan pendekatan Hermeneutik dan studi literatur. Penelitian dilakukan dengan pengamatan mengenai bentuk-bentuk seni tradisi Minangkabau khususnya musik tadisi dan perkembangannya pada masyarakat Minangkabau. Hasil dan pembahasan dari penelitian ini antara lain mengenai; bentuk-bentuk kesenian tradisi Minangkabau dan kesenian dalam kebudayaan Minangkabau.
Enkulturasi Musik Keroncong oleh O.K Gema Kencana Melalui Konser Tahunan di Banyumas Nur Asriyani; Abdul Rachman
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/musikolastika.v1i2.27

Abstract

Musik Keroncong pada perkembangannya mengalami kemunduran seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu Orkes Keroncong di Kabupaten Banyumas yaitu O.K Gema Kencana Banyumas berupaya untuk mempertahankan, mewariskan, dan meneruskan musik keroncong kepada generasi muda dan masyarakat agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses enkulturasi yang diberikan oleh O.K Gema Kencana Banyumas melalui konser tahunan musik keroncong. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enkulturasi yang diberikan oleh O.K Gema Kencana kepada masyarakat melalui konser tahunan yaitu dapat mengamati dan menilai pola permainan dan aransemen dari berbagai grup dan juga alat musik yang digunakan. Seluruh tamu undangan mendapatkan pengetahuan yang baru dan luas dengan adanya konser keroncong yang diadakan oleh O.K Gema Kencana.
Aransemen Lagu “Lelo Ledung” Menggunakan Idiom-Idiom Pentatonik Gamelan Jawa Pada Piano Solo Dody Ervina Yoga Abimanyu; Dody Candra Harwanto
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/musikolastika.v1i2.29

Abstract

Perubahan sosial budaya suatu masyarakat yang disebabkan oleh teknologi dapat menghasilkan pola aktivitas kebudayaan baru seperti misalnya pada musik. Masyarakat mampu menikmati berbagai jenis musik melalui sebuah teknologi (televisi, radio, handphone) yang pada akhirnya memengaruhi selera musiknya yang cenderung meninggalkan musik-musik tradisional di daerahnya. Kondisi itu perlu diperhatikan dan dilakukan berbagai upaya-upaya, supaya kekhasan suatu daerah dapat tetap dilestarikan dengan nilai-nilai budaya yang ada didalamnya. Hal itu juga yang mendasari penulis dalam melakukan pengkajian musik dengan cara berinovasi melalui pembuatan aransemen musik. Tulisan ini bertujuan untuk membahas mengenai proses aransemen musik dengan menggunakan idiom-idiom pentatonik gamelan Jawa pada lagu Lelo Ledung yang dimainkan di piano. Hasil aransemen ini dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran musik untuk mengenalkan idiom-idiom musik tradisional gamelan dan lagu dolanan (Lelo Ledung) kepada generasi muda ataupun anak didik yang dimainkan pada alat musik modern yaitu piano.
Pengaruh Habitus Dari Selera Musik Terhadap Konsep Diri Penikmatnya Dadang Dwi Septiyan
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/musikolastika.v1i2.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh habitus dari selera musik terhadap konsep diri penikmatnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Batang dengan subjek penikmat musik yang dipilih secara acak. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tahapan analisis data lapangan, reduksi data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri penikmat musik di Kabupaten Batang dibentuk oleh habitus dari selera musik. Sehingga, membentuk struktur berpikir yang dibenturkan dengan arena yang dimiliki yaitu lingkungan dan teman. Selain itu, beberapa modal memiliki peran dalam membentuk konsep diri. Modal tersebut yaitu 1) modal ekonomi; memiliki penghasilan dari musik, 2) modal sosial; memiliki relasi dan jaringan, 3) modal budaya; memiliki pengetahuan dan referensi musik yang baik, dan 4) modal simbolik; menjadi salah satu panutan dalam bermusik.
Pengaruh Musik Sebagai Moodboster Mahasiswa Eka Titi Andaryani
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/musikolastika.v1i2.31

Abstract

Musik memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia dan dapat memberikan kekuatan mentalitas yang baik bagi pendengarnya. Orang yang mendengarkan musik, akan memiliki mental yang kuat, emosi yang tenang, hidup lebih nyaman dan santai serta menjadikan hidup mereka lebih percaya diri dengan mengembangnya intelektual serta pengetahuan bagi mereka. Musik juga dapat mempengaruhi penurunan depresi pada mahasiswa. Hal ini dibuktikan oleh Lerik & Prawitasari (2005) yang meneliti sekelompok mahasiswa yang mengalami depresi. Hasilnya, musik sebagai media terapi mampu menurunkan tingkat depresi setelah pelaksanaan satu bulan. Musik yang dipakai pun dalammenurunkan gangguan neurotik, salah satunya kecemasan, dapat bermacam-macam. Musik yang dapat memberikan ketenangan dan kedamaian adalah musik dengan tempo yang lebih lambat (Rachmawati, 2005).

Page 1 of 1 | Total Record : 6