cover
Contact Name
Heidy Arviani
Contact Email
heidy_arviani.ilkom@upnjatim.ac.id
Phone
+6287775009700
Journal Mail Official
voxpop@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Gedung Twin Tower B FISIBPOL (Lantai 3) Ruang Dosen Ilmu Komunikasi
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
VoxPop Journal
ISSN : -     EISSN : 27237281     DOI : -
Core Subject :
VoxPop Editorial Team is inviting fellow students, especially in Communication Studies department to spread their own original ideas, criticisms and observations of social, communication, culture, and media phenomenon in the form of scientific articles. VoxPop Journal is an annual publication publishing original research in communication studies, media studies, and related fields. Scholars are invited to submit manuscripts addressing any area of communication and media studies, including, but not limited to: Media and Journalism Broadcasting Media Issue Audience Studies Visual Communication Intercultural Communication Communication Skills Communication Management Governmernt Communication Organizational & Business Communication Development Communication Health Communication
Arjuna Subject : -
Articles 35 Documents
PERAN PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI JAWA TIMUR DALAM PELAYANAN DAN PENYEDIAAN INFORMASI PUBLIK Muhammad Fauzi Wibowo
VOXPOP Vol. 1 No. 1 (2019): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Pelaksana Tugas (PPID) Kantor Komunikasi dan Teknologi Informasi dalam Layanan Provinsi Jawa Timur dan Penyediaan Informasi Publik. Maka untuk menjawab rumusan masalah di atas penelitian ini menganalisis peran PPID Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur terhadap informasi publik kepada publik. Dalam penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah teknik wawancara mendalam kepada informan yaitu Kepala Departemen (Atasan PPID), Kepala Layanan Informasi (Sekretaris PPID), Kepala Biaya Pengembangan TIK (Anggota PPID) Departemen Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Timur, dan masyarakat yang terdiri dari mahasiswa dan pengusaha. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa peran Departemen Komunikasi dan Informasi PPID Provinsi Jawa Timur dalam layanan dan penyediaan informasi publik sejauh ini mencapai beberapa hasil yang cukup baik dan memuaskan. Ini dibuktikan pada tahun 2015, Departemen Komunikasi dan Informasi PPID Provinsi Jawa Timur kini berada di peringkat kedua di tingkat nasional. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Departemen Komunikasi dan Informasi PPID Provinsi Jawa Timur telah melakukan peran, tugas dan fungsi sebagai badan publik yang independen. Selain itu, ada saran dari masyarakat sebagai bahan studi untuk evaluasi masa depan Departemen Komunikasi dan Informasi PPID Provinsi Jawa Timur. Saran yang disajikan dalam penelitian ini adalah Departemen Komunikasi dan Informasi PPID Provinsi Jawa Timur, yaitu agar dapat melebarkan sayapnya ke jejaring media sosial sehingga pengguna media sosial juga memahami dan menghargai peran, tugas, dan fungsi PPID Departemen Komunikasi dan Informasi Departemen Provinsi Jawa Timur sendiri.
HENNA SEBAGAI KOMUNIKASI IDENTITAS BUDAYA (STUDI FENOMENOLOGI PEMAHAMAN & PEMAKNAAN LAKI LAKI PENGGUNA HENNA DI KAMPUNG ARAB SURABAYA) Izzati Baril Haq
VOXPOP Vol. 1 No. 1 (2019): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan p enelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemahaman laki laki pengguna henna terhadap makna henna bagi laki laki di Kampung Arab Surabaya. Yang dihubungkan dengan teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann, serta empat tahap pembentukan identitas ya itu, Personal Layer, Enacment Layer, Relational, dan Communal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dan data dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik wawancara in depth interview dengan informan yang memenuhi kriteria. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa seluruh informan telah mengalami empat tahap pembentukan identitas sebagai seorang pengguna henna dan henna dimaknai sebagai seni.
STRATEGI ONLINE PERSONAL BRANDING TAQY MALIK DI INSTAGRAM NARESHWARY MASWAYYA QONITAT
VOXPOP Vol. 1 No. 1 (2019): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus untuk meneliti bagaimana strategi online personal branding yang digunakan Taqy Malik di instagram. Taqy dengan akun instagram @taqy_malik dikenal sebagai pendakwah dan hafidz qur’an. Taqy sebagai seorang influencer di bidang agama pasti mempunyai kompetitor influencer lain yang ada pada bidang yang sama. Oleh karena itu diperlukan strategi agar personal branding yang ia ciptakan di instagram tetap bertahan meski banyak pesaing. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik in-depth interview kepada narasumber kunci yakni Taqy Malik dan informan pendukung yaitu ummi dari Taqy Malik, dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Taqy Malik menggunakan 2 strategi online personal branding yaitu skill set dan aura.
FEMINITAS DAN TOKOH UTAMA PEREMPUAN PADA WEBSERIES “SORE (ISTRI DARI MASA DEPAN)” July Ardiyanti
VOXPOP Vol. 1 No. 1 (2019): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji tentang Representasi Feminitas pada webseries Sore. Penelitian ini dilaksanakan karena adanya stereotype yang berkembanng mengenai pemaknaan feminin dan maskulin ialah sebuah sifat yang hanya lekat pada perempuan dan laki laki, sedangkan pada dasarnya, sifat sifat tersebut dapat dipertukarkan. Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana feminitas di konstruksi dan di representasikan ke dalam webseries “Sore (Istri Dari Masa Depan)”. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan merujuk pada shot yang mengandung poin feminitas didukung dengan literatur yang relevan untuk dianalisis. Berdasarkan pengkarakteristikan Simon de Beauvoir dan menggunakan metode analisis John Fiske peneliti menganalisis berdasarkan 3 level yakni , level realitas, representasi, dan ideologi. Hasil analisis memunculkan beberapa temuan diantaranya tokoh perempuan utama dikonstruksikan sebagai perempuan yang berbeda dari konstruksi feminitas sebelumnya, yakni dengan penggambaran sosok perempuan yang gigih, mandiri, perfeksionis dan detail, serta mengedepankan sisi rasionalitas dan logika. Sehingga memunculkan pemaknaan feminitas, dan masuk pada golongan feminism gelombang ketiga atau yang lebih sering disebut dengan post feminisme.
CYBERBULLYING DALAM MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @JONANTANCHRISTIEOFFICIAL Rr. Arry Kurnia Suryaningrum
VOXPOP Vol. 1 No. 1 (2019): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada praktik cyberbullying di media sosial Instagram khususnya akun @jonatanchristieofficial. Kajian penelitiannya adalah kolom komentar pada akun instagram Jonatan Christie yang terdapat komentar yang mengandung cyberbullying. Cyberbullying mengandung aspek-aspek yang kurang lebih sama dengan definisi bullying tradisional, yaitu merupakan tindakan yang sifatnya mengintimidasi dan dianggap berbahaya, juga dilakukan secara berulang namun hal tersebut dilakukan di dunia maya. Instagram diketahui sebagai salah satu media sosial yang paling sering menjadi tempat terjadinya cyberbullying. Penelitian ini menjadi penting dan menarik sebab penelitian ini menngunakan kasus kekerasan terhadap laki-laki yang dilakukan oleh perempuan. Penelitian ini akan mengulas apa saja jenis-jenis cyberbullying dan motif komentar yang terdapat dalm akun instagram @jonatanchristieofficial. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah terdapat tiga jenis cyberbullying dalam akun instagram Jonatan yaitu cyberstalking, harassment dan flaming. Motif seseorang memberikan komentar pada akun instagram Jonatan karena mengidolakan, memberikan pujian dan memiliki ketertarikan fisik.
REPRESENTASI PEREMPUAN MUSLIM MODERN DALAM FILM “WEDDING AGREEMENT” (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) Febilla Parindra; Adelia Br Barus; Ariza Aulia; Danisa Putri Hapsari; Deo Jovanta
VOXPOP Vol. 6 No. 2 (2025): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di zaman sekarang ada banyak cara untuk menyampaikan pesan tersirat maupun tersurat salah satunya dengan cara sutradara menyampaikan nya lewat film. Film dipilih sebagai media yang paling efektif dalam menyampaikan pesan, karena film dapat digunakan sebagai media pembelajaran melalui pesan yang direpresentasikan ke dalam suatu adegan atau narasi cerita. Pelajaran yang dapat diambil berupa pesan, atau salah satunya tentang cerita pernikahan yang terjadi di masyarakat yang terkandung dalam Film Wedding Agreement. Film ini membahas sisi kehidupan pernikahan yang dipermainkan, dengan adanya perjanjian pernikahan yang menyebutkan pasangan akan bercerai setelah satu tahun pernikahan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan sifat penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes, dalam analisis ini mengusung konsep denotasi sebagai makna sesungguhnya dan konotasi sebagai makna kiasan. Sehingga setelah mengumpulkan beberapa data yang valid, melakukan observasi lewat film tersebut, peneliti akan mengkaji pemaknaan yang sesuai dengan representatif antara film terhadap perempuan muslim yang ada di Indonesia. Dan makna sesungguhnya yang ditunjukkan dalam film Wedding Agreement. Hasil penelitian yang menunjukan bahwa representasi perempuan muslim yang berkaitan dengan pernikahan yang tampil dalam film Wedding Agreement, adalah berbentuk pemenuhan hak dan kewajiban seorang suami istri. Seperti, kewajiban saling menjaga hubungan, mencintai satu sama lain, menghormati satu sama lain, dan memenuhi kebutuhan rumah tangga. Di dalam film ini sang sutradara ingin menonjolkan sisi bagaimana cara seorang pasangan untuk menjaga hubungan mereka dengan menggabungkan nilai budaya pernikahan yang ada di Indonesia dan nilai- nilai pernikahan yang ada di dalam agama islam yang dapat dijadikan sebuah pembelajaran bagi para penonton film Wedding Agreement. Selain itu, film ini tidak hanya memiliki pesan yang berkaitan dengan perempuan muslim yang ada di Indonesia tentang pernikahan, tetapi terdapat pesan dan juga perasaan yang hampir sama yang mungkin pernah dirasakan oleh seluruh perempuan yang ada di Indonesia. dan juga oleh seluruh pasangan suami istri lainnya yang mungkin sangat berhubungan dengan kehidupan sehari-hari mereka.
Representasi Nilai Islam dalam Tren Berbusana Kekinian di Muslim Fashion Festival @muslimfashionfestival Aprilia Devi Nur Aini; Rusdian Akbar Choirudien; Rozak Budi Setiawan; Talitha Zaidah Azmi; Rafilah Munika
VOXPOP Vol. 6 No. 2 (2025): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya berbusana yang selalu berkembang setiap saat mempengaruhi trend fashion di masyarakat, hal ini juga mempengaruhi busana muslim yang digunakan oleh para umat muslim. Busana muslim dari waktu ke waktu mengalami banyak perkembangan pada modelnya. Hal ini dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya pengaruh budaya yang dipopulerkan melalui media sosial. Lantas bermunculan pula berbagai kegiatan dan festival busana berdasarkan budaya populer yang dikampanyekan. Seperti pada Muslim Fashion Festival yang mencoba untuk menjadi kiblat gaya berbusana muslim di Indonesia yang bisa menginspirasi dunia. Melalui akun @muslimfashionfest di Instagram penyelenggara event ini berhasil membentuk representasi gaya berbusana dalam nilai islam. Di tengah berbagai budaya populer yang terus bermunculan, representasi gaya berbusana dalam nilai islam yang berusaha dikampanyekan menjadi salah satu fenomena yang menarik untuk dikaji. Sehingga peneliti melakukan pengkajian terhadap hal tersebut melalui metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis berdasarkan teori representasi serta teori semiotik untuk mengungkapkan penggambaran dari suatu ide, konsep, atau objek berdasarkan simbol atau tanda tertentu. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat diambil penarikan kesimpulan bahwa perkembangan busana muslim saat ini menunjukkan bahwa busana muslim dapat menjadi gaya busana modern dan kekinian yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai dan kesopanan Islam. Evolusi tren busana muslim memberikan peluang bagi perancang dan produsen busana muslim untuk lebih mengembangkan kreativitasnya serta menghadirkan inovasi bagi para fashionista muslim.
PERSEPSI FOLLOWERS AKUN TWITTER @detikcom TERHADAP CYBERBULLYING DI KOLOM KOMENTAR PADA SITUS INDEKS BERITA ANIES BASWEDAN Poppy Febrian Pertiwi; Saifuddin Zuhri
VOXPOP Vol. 3 No. 2 (2021): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi followers akun Twitter @detikcom terhadap cyberbullying di kolom komentar pada situs indeks berita Anies Baswedan. Melihat fenomena tersebut, peneliti tertarik untuk melihat kasus cyberbullying yang menyerang Anies Baswedan bulan Januari 2020 di media sosial Twitter. Yang kemudian dianalisis dengan menggunakan jenis- jenis cyberbullying dari Price dan Dalgleish. Jenis metode yang digunakan adalah kualitatif dengan metode pengumpulan data secara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi followers akun Twitter @detikcom terhadap cyberbullying di kolom komentar pada situs indeks berita Anies Baswedan masing-masing memiliki persepsi yang berbeda. Serta ditemukan 3 jenis cyberbullying yang digunakan pada situs indeks berita Anies Baswedan di akun @detikcom, yakni 1) called name, pemberian nama negatif kepada korban. 2) Image of Victim, penyebaran atau mengedit foto korban sebagai bahan candaan atau sindiran. 3) Spread Opinion Slammed, dengan menuliskan komentar yang berisi pendapat merendakan korban.
DIGITAL SNACK BRANDING: STRATEGI MARKETING MIX NGEMILYUKK29 MELALUI TIKTOK Aisyah Nur Ramadhani; Tazkiyah Azizah; Nimas Safira Widhiasti Wibowo
VOXPOP Vol. 7 No. 1 (2026): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial telah mendorong perubahan pola komunikasi pemasaran digital, khususnya pada sektor usaha kuliner. TikTok tidak lagi digunakan hanya sebagai media hiburan tetapi juga sebagai media promosi. Kehadiran Tiktok kini menjadi salah satu platform yang dianggap efektif digunakan bagi para pelaku usaha dalam membangun brand awareness melalui berbagai penyajian konten yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi marketing mix yang diterapkan oleh brand kuliner Ngemilyukk29 melalui TikTok dalam meningkatkan brand awareness konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori Marketing Mix 4P yang meliputi product, price, place, dan promotion. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi virtual, dokumentasi, dan analisis isi konten terhadap akun TikTok @ownerngemilyukk29. Analisis isi digunakan untuk mengidentifikasi bentuk komunikasi pemasaran, pola promosi, penggunaan fitur TikTok, serta representasi brand awareness pada konten yang diunggah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi marketing mix yang dilakukan Ngemilyukk29 melalui TikTok mampu meningkatkan brand awareness melalui pemanfaatan fitur live streaming, TikTok Shop, affiliate marketing, dan konten interaktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai media komunikasi pemasaran digital yang mampu membangun hubungan emosional dengan konsumen dan meningkatkan brand awareness.
KONSTRUKSI REALITAS MEDIA DALAM TAYANGAN KEHIDUPAN PONDOK PESANTREN: ANALISIS FRAMING ROBERT M. ENTMAN TERHADAP PROGRAM "XPOSE UNCENSORED" TRANS 7 Wafa, Masruroh Jazila; Pawestri, Wisnu Pudji; Rifqi, Achmad Farouq
VOXPOP Vol. 7 No. 1 (2026): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tayangan "Xpose Uncensored" yang merupakan salah satu program saluran Trans 7 menjadi polemik di masyarakat dan kemudian memicu kontroversi luas karena dianggap mendistorsi realitas kehidupan di pondok pesantren. Sebagai institusi pendidikan Islam yang telah mengakar selama berabad-abad di Indonesia, pesantren dihadapkan pada tantangan serius berupa penggiringan opini publik ke arah persepsi negatif melalui mekanisme media massa yang kurang etis dan tidak representatif. Fenomena ini krusial untuk dikritisi karena melibatkan strategi media yang bias dan bukan hanya merugikan reputasi pesantren secara institusional, tetapi juga berpotensi memperlemah kepercayaan publik serta mengganggu kohesi sosial melalui polarisasi dan stereotip yang ditimbulkan. Melalui metode kualitatif, penelitian ini memberikan sudut pandang lain melalui pendekatan kritik argumentatif. Narasi yang dimunculkan dalam program tersebut berusaha dibedah menggunakan lensa teori-teori komunikasi massa yang relevan. Analisis Framing Robert N. Entman digunakan sebagai landasan teoritis untuk menganalisis bagaimana media menentukan prioritas perhatian publik, serta mengungkap manipulasi narasi melalui fungsi pendefinisian masalah dan penilaian moral. Analisa strategi media massa ini disandarkan pada empat fungsi utama identifikasi elemen yang saling berkaitan, yaitu mendefinisikan masalah (define problems), mengidentifikasi penyebab (diagnose causes), memberikan penilaian moral (make moral judgments), dan menawarkan penyelesaian (suggest remedies).

Page 2 of 4 | Total Record : 35