cover
Contact Name
Babun Najib
Contact Email
pt.albayanpublikasinusantara@gmail.com
Phone
+6285204991853
Journal Mail Official
pt.albayanpublikasinusantara@gmail.com
Editorial Address
An-Nasyi'in: Jurnal Ilmu Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang memuat kajian teoritis dan hasil penelitian dalam bidang ilmu pendidikan. Terbit bulan Juni dan Desember, An-Nasyi'in mengangkat isu-isu kontemporer dalam pendidikan, mulai dari kurikulum, metode pembelajaran, evaluasi, hingga kebijakan pendidikan.
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
An-Nasyi'in: Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 31249272     DOI : -
Core Subject :
Pendidikan Islam di Indonesia saat ini dihadapkan pada tantangan besar berupa krisis identitas dan degradasi moral yang mengancam generasi muda. Dalam konteks ini, pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu, tetapi juga sebagai benteng pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman yang luhur. Untuk itu, diperlukan pendekatan dan inovasi pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 1 no. 2 (2025)" : 5 Documents clear
Pendekatan Pembelajaran Holistik dalam Mengembangkan Keperibadian Luhur Santri Faiz Azizi; Maria Mufidah; Nikita Mauliana Putri; Sinta Bella
An-Nasyi'in: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : An-Nasyi'in: Jurnal Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan pembelajaran holistik merupakan pendekatan yang memandang siswa sebagai individu yang utuh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Tujuan utama dari pendekatan ini adalah untuk membentuk kepribadian luhur siswa, yaitu pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga berkarakter mulia, memiliki empati, tanggung jawab, serta kesadaran sosial. Artikel ini bertujuan, pertama, untuk mendeskripsikan bagaimana pendekatan pembelajaran holistik. Kedua, menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana penerapan pendekatan pembelajaran holistik dalam mengembangkan kepribadian luhur santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis metode studi kasus di PP. Bustanul Ulum Mlokorejo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, pendekatan pembelajaran holistik merupakan suatu pendekatan yang menekankan pengembangan peserta didik secara utuh, baik dari aspek intelektual, emosional, sosial, fisik, maupun spiritual. Kedua, penerapan pendekatan pembelajaran holistik dalam mengembangkan kepribadian luhur siswa di PP. Bustanul Ulum Mlokorejo melalui 6 bentuk cara.
Implementasi Program Pembelajaran Tahsinul Qiro’ah Al- Qur’an Berbasis Peer Teaching Di Mts Darul Amanah Bedono Kabupaten Semarang Alif Ma'fudin; Ahmad Mustafidin; Maskur; Belina Hendri Saputri; Aliwan
An-Nasyi'in: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : An-Nasyi'in: Jurnal Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini  dari hasil pra-observasi dan wawancara dengan salah satu guru, yang menunjukkan banyak calon peserta didik belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik berdasarkan hasil pre-test saat penerimaan siswa baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep program pembelajaran Tahsinul Qiro’ah berbasis Peer Teaching serta mendeskripsikan implementasinya, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik triangulasi data dan sumber untuk memperoleh validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini dirancang sebagai solusi peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan menggunakan pendekatan Peer Teaching, yaitu peserta didik yang mahir ditugaskan menjadi tutor bagi teman sebayanya yang masih kesulitan. Pendekatan ini tidak hanya mendorong perbaikan kemampuan baca Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter positif seperti rasa tanggung jawab, kepedulian dan kemandirian. Implementasi program dilakukan dalam tiga tahap utama: (1) Tahap persiapan meliputi penyusunan program, pelatihan guru dan pembentukan kelompok belajar; (2) Tahap pelaksanaan berupa bimbingan membaca Al-Qur’an secara berkelompok dengan sistem saling mengajar di bawah pengawasan guru; dan (3) Tahap evaluasi melalui penilaian kemampuan baca, monitoring serta refleksi terhadap efektivitas metode Peer Teaching. Hasil program menunjukkan peningkatan kemampuan baca Al-Qur’an yang signifikan dan dampak positif pada aspek non-akademik seperti kepercayaan diri dan kerja sama. Kesimpulannya, program ini efektif dan inovatif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta membentuk karakter peserta didik sesuai nilai-nilai Islam.
Pendidikan Akhlak sebagai Fondasi Pembentukan Karakter Generasi Muda di Era Digital Sela Anggisa Leota Arivin Sela; Siti Maryam
An-Nasyi'in: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : An-Nasyi'in: Jurnal Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan akhlak memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan kepribadian generasi muda di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi digital yang pesat. Artikel ini membahas pentingnya pendidikan akhlak sebagai dasar pembentukan karakter, relevansinya di era digital, serta strategi implementasi yang modern dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. Melalui pendekatan integratif antara kurikulum, keteladanan, pembiasaan, dan pemanfaatan teknologi, pendidikan akhlak diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai moral yang kokoh pada peserta didik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan akhlak berpengaruh signifikan terhadap pembentukan generasi yang beretika, mandiri, tangguh, serta memiliki kesadaran sosial dan spiritual yang tinggi. Dengan demikian, penguatan pendidikan akhlak menjadi langkah strategis untuk menciptakan masyarakat yang berkarakter, beradab, dan siap menghadapi tantangan moral di era modern.
PERAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK ETIKA BELAJAR MATEMATIKA TERHADAP PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA Maise Pransiska; Moh Restu Hoeruman
An-Nasyi'in: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : An-Nasyi'in: Jurnal Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki fungsi tidak hanya sebagai sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai alat pembentukan karakter peserta didik. Matematika merupakan mata pelajaran penting untuk pengembangan daya pikir siswa. Namun, pelajaran matematika sering kali dianggap sulit dan menantang, sehingga banyak siswa kehilangan motivasi dalam belajar. Data empiris menunjukkan bahwa banyak siswa yang tidak hadir tepat waktu, tidak membawa perlengkapan belajar (buku, alat tulis). Etika belajar mengacu pada sikap dan perilaku yang ditunjukkan oleh siswa selama proses pembelajaran, seperti kejujuran, ketekunan, dan tanggung jawab. Jenis penelitian yang di gunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Metode ini dilakukan dengan melakukan pencarian dan analisis isi terhadap literatur yang relevan dengan topik penelitian. Subjek Pengembangan karakter siswa melalui etika belajar matematika yang dibentuk oleh pendidikan Islam. Penelitian ini mengambil data dari sumber-sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku, artikel.  Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang  peran pendidikan Islam dalam membentuk etika belajar matematika terhadap pengembangan karakter siswa. Penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika yang diintegrasikan dengan nilai‑nilai Islam membantu membentuk karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, ketelitian, kemandirian, dan religiusitas. Integrasi nilai Islam dalam matematika juga berkontribusi pada peningkatan sikap etis dalam kegiatan belajar seperti menghindari mencontek, dan menghargai proses pengerjaan tugas. Pendidikan Islam membentuk etika belajar seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kesabaran yang membantu siswa lebih disiplin dan tekun dalam belajar matematika serta memperkuat karakter mereka.
Reconstruction of Deep Learning-Based Practices in Islamic Education: An Analytical Study of the Hadith “Naddarallahu Imra'an” and Michael Fullan’s Framework Shintia Faradina; Muhammad Sholihin; Iqbal Kholidi
An-Nasyi'in: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : An-Nasyi'in: Jurnal Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This investigation explores how the prophetic tradition (hadith) of Prophet Muhammad, "Naddarallahu Imra'an," intersects with modern deep learning methodologies within Islamic educational contexts. The selected hadith delineates a structured cognitive progression-comprising active listening, deep comprehension, memorization, and the ethical dissemination of knowledge-which functions as a cornerstone for reflective and transformative pedagogy. Utilizing a qualitative framework grounded in library research, this study examines the normative dimensions of the text, establishes a conceptual dialogue with Michael Fullan’s deep learning paradigm, and synthesizes contemporary literature on digital instructional innovations and meaningful learning. The findings indicate that modern deep learning principles-specifically the cultivation of critical thinking, collaboration, creativity, communication, and character-strongly resonate with classical Islamic tenets such as trustworthiness (amanah), moral integrity, and the internal processing of knowledge. This synthesis highlights that contemporary Islamic schooling can successfully incorporate digital tools and modern pedagogical strategies while preserving its core spiritual values and academic ethics. Furthermore, the study underscores the necessity of redefining the educator's role into that of a facilitator who fosters student agency, active participation, and the contextual transfer of knowledge. Consequently, an Islamic instructional model rooted in deep learning offers an adaptable, transformative, and practical framework designed to prepare students for the global and technological demands of the 21st century. This research provides both theoretical insights and practical guidance for contemporary Islamic educational strategies, bridging prophetic values with modern competencies.

Page 1 of 1 | Total Record : 5