cover
Contact Name
Zelli Ghea Mardi A
Contact Email
ghea.mardi@stitek.ac.id
Phone
+6281395329321
Journal Mail Official
lppm.jper@stitek.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI BONTANG (STITEK) Jl. Ir. H. Juanda No.73 Bontang Selatan Kota Bontang - Kalimantan Timur
Location
Kota bontang,
Kalimantan timur
INDONESIA
Journal Of Power Electric And Renewable Energy
ISSN : 29868335     EISSN : 29870100     DOI : https://doi.org/10.59811/1q3gqs21
Core Subject :
Journal Of Power electric And Renewable Energy (JPER) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola dengan proses peer review yang diterbitkan oleh LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Bontang. Journal Of Power electric And Renewable Energy (JPER) menerbitkan naskah hasil penelitian dalam bidang teknik elektro yang mencakup topik-topik berikut : 1. Sistem Kontrol 2. Sistem Monitoring 3. Sistem distribusi 4. Sistem proteksi 5. Sistem instrumentasi 6. Elektronika 7. Information computer and technology (ICT) 8. Teknik tenaga listrik 9. Energi Terbarukan JPER terbit 2 kali setahun, yaitu juni dan desember, terbit secara open Acces.
Arjuna Subject : -
Articles 31 Documents
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING KILO WATT HOURS (KWH) PASCA BAYAR PADA MESIN PRINTING BERBASIS TELEGRAM BOT Muammar; Hardianto; Zaini
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 2 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/1zd21b86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring konsumsi listrik pada mesin printing dengan menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). Sistem yang dirancang menggunakan modul Nodemcu esp8266 sebagai mikrokontroler dan sensor PZEM-004T untuk mengukur parameter listrik seperti tegangan, arus, daya aktif, dan energi yang dikonsumsi oleh mesin printing. Data yang diperoleh dari sensor kemudian dikirimkan secara realtime melalui jaringan Wi-Fi ke bot Telegram, yang memungkinkan pengguna untuk memantau penggunaan energi dari jarak jauh melalui aplikasi Telegram. Implementasi sistem ini diharapkan dapat membantu mengoptimalkan penggunaan energi listrik pada rumah produksi, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan efisiensi produksi. Sistem ini juga memberikan notifikasi otomatis kepada pengguna jika terdeteksi adanya konsumsi energi yang berlebihan, sehingga memungkinkan tindakan pencegahan untuk menghindari pemborosan energi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem monitoring yang dikembangkan dapat memberikan informasi yang akurat dan relevan, serta memudahkan pengelola industri percetakan dalam mengidentifikasi dan mengurangi konsumsi energi yang tidak efisien 
ANALISIS HUBUNGAN LAJU ANGIN DAN DAYA LISTRIK MINIATUR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN Marsa Khoerunnisa; Rachmawati Putri Ainiyah; Khadijah Azahra; Fuji Hernawati Kusumah
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 3 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

Permasalahan kebutuhan energi yang terus meningkat serta ketergantungan terhadap energi fosil yang tidak ramah lingkungan mendorong pemanfaatan sumber energi alternatif, salah satunya energi angin. Energi ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam skala kecil, seperti melalui miniatur pembangkit listrik tenaga angin yang berfungsi sebagai media pembelajaran dan eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecepatan angin dan daya listrik yang dihasilkan miniatur pembangkit. Sistem terdiri atas kincir angin tiga bilah, generator DC, lampu LED, multimeter, dan anemometer yang dipasang pada sepeda motor. Uji coba dilakukan dengan menggerakkan sepeda motor pada kecepatan 20, 30, dan 40 km/jam. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa pada tiga kecepatan tersebut, daya yang dihasilkan berturut-turut sebesar 0,18, 1,45, dan 8,82 watt. Namun, LED tidak menyala saat pengukuran menggunakan multimeter, tetapi menyala ketika multimeter dilepas. Hal ini disebabkan oleh hambatan dari alat ukur yang mempengaruhi besar arus listrik sehingga daya yang terukur menjadi kecil. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menentukan metode pengukuran yang lebih baik agar tidak mempengaruhi performa sistem
STUDI KELAYAKAN SISTEM PEMBUMIAN GEDUNG DENGAN DAYA LISTRIK 41.5 KVA Rahmad Hidayat Dongka; Mohammad Riyandi Badu
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 3 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbandingan antara sistem pentanahan instalasi listrik pada gedung DPRD Palopo yang memiliki daya listrik sebesar 41,5 kVA dengan ketentuan yang tercantum dalam PUIL 2011. Penelitian ini dilaksanakan dengan tahapan, yaitu observasi, studi literatur, dokumentasi, dan pengukuran. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil pengukuran dengan menggunakan alat Earth Tester Digital menunjukkan bahwa nilai resistansi pentanahan berada dalam kisaran 0,5 hingga 0,525 Ω, sedangkan hasil perhitungan teoritis menunjukkan nilai sebesar 1,973Ω. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa sistem pentanahan instalasi listrik pada gedung tersebut, dilihat dari aspek pembumian, elektroda yang digunakan, serta warna kabel pentanahan, telah memenuhi standar yang ditetapkan. Selain itu, nilai resistansi pembumiannya juga sesuai dengan ketentuan standar yang tercantum dalam PUIL 2011
SISTEM KENDALI ATAP JEMURAN BERBASIS INTERNET OF THINGS Jonathan Roland Mamesah
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 3 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

Musim hujan seringkali membuat banyak orang enggan menjemur pakaian di luar, karena khawatir jemuran basah terkena hujan. Banyak yang memilih untuk menjemur di teras agar pakaian tetap kering, terutama ketika ditinggal keluar rumah. Melihat masalah ini, penulis berinisiatif untuk menciptakan jemuran otomatis yang dapat berfungsi dengan baik, khususnya pada atap jemuran, sehingga kapasitas jemuran dapat meningkat. Alat ini menggunakan ESP8266, dilengkapi dengan sensor hujan dan sensor Light Dependent Resistor (LDR), serta motor servo untuk membuka dan menutup atap saat hujan. Cara kerja alat ini melibatkan deteksi perubahan cuaca melalui kedua sensor, jika kondisi mendeteksi hujan atau cahaya yang rendah, atap jemuran akan otomatis menutup untuk melindungi pakaian. Pengguna dapat mengakses Thinger.io melalui aplikasi mobile atau browser di smartphone. Ini memungkinkan mereka untuk memantau dan mengendalikan alat secara real-time dari perangkat mobile mereka. Dengan demikian, kontrol jemuran otomatis dapat dilakukan dengan mudah. Dengan adanya jemuran otomatis ini, penulis berharap dapat mengurangi kekhawatiran masyarakat saat menjemur pakaian di musim hujan.
PROTOTYPE SISTEM GERBANG RUMAH OTOMATIS DENGAN FITUR PENGENALAN WAJAH BERBASISINTERNET OF THINGS (IOT) Ichsan Faturrahman; Hardianto
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 3 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

Merancang prototype pada sistem gerbang rumah secara otomatis dengan fitur pengenalan wajah dan berbasis Internet of Things. Dengan adanya fitur pengenalan wajah dan tidak semua orang dapat mengakses pintu gerbang rumah. Sistem ini dibuat menggunakan LED, Buzzer, ESP32, ESP32CAM, Motor stepper, Arduino IDE, Visual Studio Code dan aplikasi Blynk. Selain itu, terdapat widget pada aplikasi blynk yang mampu menampilkan video stream untuk melihat gambar bergerak yang dapat di operasikan secara nirkabel. Metode pengembangan sistem ini adalah metode prototyping, sistem ini mampu menampilkan video stream hasil tangkapan gambar melalui ESP32CAM, yang kemudian dikirim ke pengguna melalui aplikasi Blynk yang memiliki widget video stream. Pada hasil penelitian sistem gerbang rumah secara otomatis dengan fitur pengenalan wajah berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang dalam mengenali wajah penghuni rumah memiliki Tingkat akurasi sebesar 82% maksimal Dengan begitu, dalam sistem peningkatan keamanan rumah dengan mencegah akses oleh orang yang tidak dikenal, tetapi juga memudahkan penghuni untuk memantau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan memiliki akurasi pengenalan wajah yang cukup tinggi dengan nilai 82% maksimal dan mampu dikendalikan secara efektif melalui platform IoT.
IMPLEMENTASI PHOTOVOLTAIC DENGAN MPPT BERBASISJOULE THIEF Nur Samsi; Turahyo
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 3 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

Energi matahari adalah salah satu energi yang paling potensial dalam mengatasi krisis energi di dunia. Ketersediaannya yang melimpah, pemanfaatan energi ini ramah lingkungan dan biaya pemeliharaannya yang rendah. Selain keunggulan dari penggunaan energi ini, tantangan lain yang dihadapi adalah efisiensi konversi energi listrik yang rendah dari photovoltaic (PV) dalam kondisi cuaca yang variatif dan dianggap sebagai kelemahan utama dari sistem PV. Pada penelitian dilakukan pengujian karakteristik panel surya dilakukan dengan cara membandingkan tegangan dan arus listrik yang dihasilkan antara panel surya menggunakan MPPT berbasis joule thief dan menggunakan MPPT tanpa joule thief dengan posisi diam atau statis. Pada penelitian terdahulu menerapkan PV dengan MPPT. Adapun kelebihan yang didapatkan dengan menggunakan MPPT yaitu dapat menambah efisiensi energi atau daya sehingga mengurangi tegangan yang terbuang percuma. Walaupun pada penelitian terdahulu PV dengan SCC lain itu sudah efisien. Tentu pada rangkaian ini tidak terlepas dari kekurangan yang disebabkan pada kondisi lingkungan karena titik kerja optimum panel surya berubah berdasarkan posisi matahari. Pada penelitian ini panel surya yang digunakan adalah 50 WP. Hasil pengujian PV dapat dari data nilai tegangan (volt ) dan arus (ampere) yang dihasilkan diolah dengan Microsoft Office Excel guna memperoleh data grafik dan selanjutnya bisa dilihat perbandingan tegangan listrik yang dihasilkan oleh panel surya hanya dengan MPPT dan menggunakan MPPT berbasis joule thief. Hasil yang didapat bahwa menambahkan rangkaian joule thief bisa menambah efisiensi sistem PLTS, walaupun hasil perbandingan tegangan dan arus yang didapat tidak besar.
ANALISIS STUDI KELAYAKAN PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) DENGAN SISTEM ON GRID DI GEDUNG KAMPUS UTAMA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI (STITEK) BONTANG Tamara Gresiela Panduwaal; Turahyo; Arfittariah
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

The increasing demand for electricity in Indonesia calls for the utilization of renewable energy. One of the solutions is the On-Grid Solar Power Plant (PLTS). An On-Grid PLTS operates by connecting the solar power system directly to the PLN electricity grid without the use of batteries, allowing the generated energy to be used immediately while any surplus can be exported to the grid. The designed PLTS uses monocrystalline solar modules with a capacity of 555 Wp and a 25 kWp inverter. The planning of this On-Grid PLTS system at the Main Campus Building of STITEK Bontang includes an investment feasibility analysis using the Net Present Value (NPV), Discounted Payback Period (DPP), and Internal Rate of Return (IRR) methods. The analysis results show an NPV of IDR 3,213,800,156, proving that this investment is profitable. Additionally, a DPP of 10 years and 4 months indicates a relatively quick return on investment, while an IRR of 11.5%, higher than the discount rate, confirms the project's financial feasibility. The On-Grid PLTS contributes to energy savings of up to 28%, reduces dependence on fossil fuels, and supports the Green Campus concept. By harnessing the abundant solar energy, this system becomes an ideal solution for educational institutions transitioning towards sustainable energy
PROTOTYPE SISTEM CONTROL DAN MONITORING BEBAN BERLEBIH PADA TRUK MENGGUNAKAN PLATFORM BLYNK DENGAN SENSOR LOADCELL Ahmad Bahri; Turahyo
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

Transportasi merupakan sarana penting dalam menunjang pergerakan perekomimian masyarakat, khususnya di sektor industri. Salah satu moda transportasi darat yang umum digunakan adalah truk kontainer. Namun, dalam praktiknya masih sering dijumpai kendaraan yang mengangkut muatan melebihi kapasitas yang ditetapkan. Kondisi ini berkontribusi terhadap meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas serta mempercepat kerusakan infrastruktur jalan. Truk dengan beban muatan berlebih berpotensi mengalami rem blong, kehilangan keseimbangan, hingga terguling, yang membahayakan keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototype sistem control beban berlebih pada truk dengan menggunakan sensor loadcell dan platform Blynk. Sensor loadcell berfungsi untuk mengukur berat muatan secara real-time, yang kemudian ditampilkan pada LCD bagi pengemudi dan dikirimkan ke aplikasi Blynk untuk administrator sebagai bentuk pemantauan jarak jauh. Sistem ini juga dilengkapi dengan indikator LED dan buzzer sebagai peringatan LED hijau menunjukkan kondisi aman, sedangkan LED merah dan buzzer aktif saat terjadi kelebihan muatan. Sebagai bentuk proteksi tambahan, relay digunakan untuk memutus aliran listrik ke sistem kendaraan apabila terdeteksi beban berlebih. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mendeteksi berat muatan secara akurat, memberikan informasi yang jelas kepada pengemudi dan administrator, serta menjalankan mekanisme proteksi secara efektif, dengan demikian sistem ini mampu meningkatkan keselamatan berkendara dan mengurangi risiko kecelakaan akibat muatan berlebih.
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL PEMBERSIHAN PIPA PVC DAN DETEKSI KEKERUHAN AIR PADA TANAMAN HIDROPONIK BERBASIS MIKROKONTROLER (Studi Kasus : Tanaman Hidroponik di Rawa Indah) Azwa Liza; Hardianto; Akbar
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

Hidroponik merupakan metode budidaya tanaman tanpa media tanah dengan memanfaatkan aliran air bernutrisi dalam sistem tertutup. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi petani hidroponik adalah penumpukan kotoran pada pipa PVC. Proses pembersihan pipa dengan alat manual seperti tongkat yang disambung-sambung membutuhkan tenaga dan waktu ekstra, serta kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pembersih pipa PVC serta mendeteksi kekeruhan air berbasis mikrokontroler NodeMCU ESP8266. Oleh karena itu metode penelitian yang digunakan yaitu teknik pengumpulan data, kebutuhan sistem, dan perancangan sistem. Alat yang dirancang terdiri dari tiga komponen utama, yaitu sensor turbidity, NodeMCU ESP8266 sebagai pusat kendali dan pengirim data, serta alat pembersih pipa berbasis motor AC dan sikat pembersih. Data kekeruhan ditampilkan pada layar LCD dan dikirim ke aplikasi blynk. Sistem ini dikontrol melalui aplikasi blynk yang digunakan untuk mengontrol motor AC (on, off, forward, reverse) dan memantau tingkat kekeruhan air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca dan mengirim data kekeruhan air secara akurat, serta membantu pengguna dalam mengambil keputusan kapan pipa perlu dibersihkan. Selain itu, alat pembersih pipa yang dirancang mampu menjangkau bagian dalam pipa dan memudahkan proses pembersihan pada tanaman hidroponik di lahan yang sempit. Dengan adanya alat ini, perawatan sistem hidroponik menjadi lebih praktis dan terkontrol.
ANALISIS CAMPURAN BATU BARA DAN BATU KAPUR PADA EMISI SO2 PLTU BERBASIS CFB Regi Rivera Riyadi; Linda Faridah
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

Kebutuhan energi listrik nasional terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan industrialisasi. PLTU menjadi salah satu sumber utama energi listrik di Indonesia, akan tetapi PLTU menghasilkan emisi gas buang, khususnya sulfur dioksida (SO₂), yang berbahaya bagi lingkungan. Salah satu upaya pengurangan emisi adalah penerapan teknologi Circulating Fluidized Bed (CFB) dengan penambahan batu kapur (CaCO₃) sebagai agen penangkap sulfur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi rasio campuran batu bara dan batu kapur terhadap efisiensi energi dan output daya listrik pada sistem PLTU berbasis CFB. Simulasi dilakukan dengan MATLAB Simulink menggunakan variasi rasio 100:0, 90:10, 85:15, 80:20, dan 70:30, serta efisiensi boiler antara 0,84–0,90. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan batu kapur menurunkan daya keluaran akibat sifat endotermik batu kapur, namun mampu menekan emisi SO₂ hingga lebih dari 80%.

Page 3 of 4 | Total Record : 31