JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya
Jurnal JAPB (jJurnal Agama Pendidikan dan Budaya) adalah jurnal cetak dan online Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka yang telah memiliki Nomor E-ISSN : 2775-8699 dan P-ISSN : 2746-8623. Jurnal ini terbit setiap bulan Juni dan Desember. Artikel yang dimuat adalah adalah artikel yang bertemakan Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik, Budaya, Sosiologi, Pastoral, Ekopastoral, Katekese, Kitab Suci, Perkawinan Gereja Katolik, Teologi Katolik, dan juga isu-isu kependidikan secara umum dan merupakan hasil penelitian atau studi pustaka, terutama dari para dosen, alumni dan mahasiswa baik dari lingkungan kampus maupun dari luar kampus STP Reinha.
Articles
97 Documents
KINERJA GURU TERSERTIFIKASI DI SEKOLAH DASAR GUGUS I LEWOLEMA
Maria Karolina Koten
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v1i1.36
Kinerja Guru Tersertifikasi Di Sekolah Dasar Gugus I Lewolema. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan mutu guru yang diukur melalui kinerja guru dengan tiga indikator yakni tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan pembelajaran. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini tidak menggunakan istilah populasi tetapi oleh Spradley dinamakan situasi sosial yang terdiri atas tiga elemen yaitu tempat, pelaku, dan aktivitas. Tempat penelitian di Sekolah Dasar Gugus I Kecamatan Lewolema-Flores Timur, pelakunya yakni guru-guru yang tersertifikasi dengan jumlah lima orang guru tersertifikasi. Kelima guru tersebut menjadi key informan dalam penelitian ini. Aktivitas yang diteliti yaitu kinerja guru. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini, menyatakan bahwa kinerja guru tersertifikasi di Sekolah Dasar Gugus I Kecamatan Lewolema mengalami peningkatan namun hal ini belumlah maksimal. Ketidakmaksimalan tersebut dilihat dari tiga indikator diatas. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kinerja guru tersertifikasi di Sekolah Dasar Gugus I Kecamatan Lewolema belum berdampak secara maksimal terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
MENINGKATKAN PERAN ORANG TUA KATOLIK DALAM PENDIDIKAN IMAN ANAK DI LINGKUNGAN SANTO THEODORUS
Sabina Nogo Liwun
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v1i1.37
Meningkatkan Peran Orang Tua Katolik Dalam Pendidikan Iman Anak Di Lingkungan Santo Theodorus Paroki Herman Yosef Belogili. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peran orang tua di lingkungan Santo Theodorus dalam pendidikan iman anak dan faktor-faktor apa saja yang menghambat dan mendukung pendidikan iman anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan lokus penelitian di lingkungan Santo Theodorus Paroki Herman Yosef Belogili- Keuskupan Larantuka. Key Informan dalam penelitian ini adalah orang tua di lingkungan Santo Theodorus yang berjumlah 7 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan mengunakan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran orang tua katolik di Lingkungan Santo Theodorus Belogili dalam pendidikan iman anak jauh dari kata harap. Orang tua kurang meluangkan waktu untuk anak-anak karena sibuk dengan pekerjaan sehingga tidak lagi membiasakan diri untuk berdoa bersama atau membaca Kitab Suci dalam keluarga. Tidak hanya itu orang tua pun jarang makan bersama-sama dengan anak-anak, jarang melibatkan anak-anak dalam doa bersama di KBG. Hal tersebut tentu saja berdampak pada perkembangan iman anak.
MENYIBAK TIRAI HIDUP BERSAMA TANPA IKATAN SAKRAMEN PERKAWINAN KATOLIK
Rosalia Nake
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v1i1.38
Menyibak Tirai Hidup Bersama Tanpa Ikatan Sakramen Perkawinan Katolik. Cara hidup bersama tanpa ikatan sakramen perkawinan Katolik menjadi sebuah fenomena baru di zaman kini dan hal itu dipengaruhi oleh faktor globalisasi yang menderus iman umat selain minimnya pengetahuan tentang perkawinan. Gereja Katolik tidak pernah menyetujui gejala “hidup bersama atau tinggal bersama” sebelum menikah. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui gambaran realitas hidup bersama tanpa ikatan sakramen perkawinan katolik. Penelitian ini dilaksanakan di Lingkungan 17 Paroki Santo Yosep Onekore-Ende, Keuskupan Agung Ende-Flores. Metode yang digunakan dalam penelitiaan ini adalah kualitatif. Dalam penelitian ini tidak menggunakan istilah populasi tetapi oleh Spardley dinamakan situasi sosial yang terdiri atas tiga elemen yaitu, tempat: Lingkungan 17 Paroki Santo Yosep Onekore-Ende. Pelaku keluarga yang hidup bersama tanpa ikatan sakramen perkawinan katolik. Aktifitas berfokus pada pasangan yang hidup bersama tanpa ikatan sakramen perkawinan katolik. Jumlah pasangan yang hidup bersama tanpa ikatan sakramen perkawinan katolik di Lingkungan 17 Paroki Santo Yosep Onekore Ende sebanyak 10 pasang. Sedangkan menjadi key informan dalam penelitian ini sebanyak 5 pasang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa para pasangan yang hidup tanpa ikatan sakramen perkawinan katolik disebabkan adanya lima faktor utama yang mempengaruhinya. Kelima faktor tersebut yakni: ketidaksiapan mental, aspek ekonomi, salah satu pasangan sedang menempuh pendidikan, sikap hedonistic atau kenikmatan sesaat, kebudayaan dan adat istiadat.
PARTISIPASI ORANG MUDA KATOLIK DALAM KEGIATAN DOA BERSAMA DI LINGKUNGAN ST. HENDRIKUS RAJA
Hermina Bota Koten
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v1i1.40
Partisipasi Orang Muda Katolik Dalam Kegiatan Doa Bersama Di Lingkungan St. Hendrikus Raja Stasi St. Petrus Dan Paulus Belogili. Permasalahan dalam penelitian ini adalah tingkat partisipasi atau keterlibatan diri kaum muda Katolik dalam aktivitas doa bersama sangat minim. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana keadaan Orang Muda Katolik dan keterlibatan Orang Muda Katolik dalam kegiatan doa bersama di Lingkungan St. Hendrikus Raja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik Purposive Sampling dengan sumber data berasal dari informan. Key informan dalam penelitian ini sebanyak 10 informan yang mana mereka adalah orang yang banyak mengetahui informasi mengenai keadaan dan keterlibatan Orang Muda Katolik dalam kegiatan doa bersama di Lingkungan St. Hendrikus Raja. Kesepuluh key informan itu adalah Ketua Lingkungan St. Hendrikus Raja, Ketua-ketua KBG Lingkungan St. Hendrikus Raja, Ketua Orang Muda Katolik, dan keenam Orang Muda Katolik. Lokus dalam penelitian ini adalah di Lingkungan St. Hendrikus Raja Stasi St. Petrus dan Paulus Belogili Keuskupan Larantuka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode wawancara dan observasi. Cara pengolahan datanya dengan mengorganisasi data, membuat kategori, menentukan bahwa tidak semua Orang Muda Katolik melibatkan diri mereka dalam kegiatan doa tersebut. Hasil penelitian mengatakan bahwa Orang Muda Katolik kurang berpartisipasi dalam kegiatan doa bersama di Lingkungan.
PARTISIPASI UMAT DALAM PENERIMAAN SAKRAMEN TOBAT DAN RELEVANSINYA TERHADAP REALITAS SOSIAL UMAT
Angelina Jelly Niron
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v1i1.41
Partisipasi Umat dalam Penerimaan Sakramen Tobat dan Relevansimya Terhadap Realitas Sosial Umat. Merosotnya kesadaran umat beriman akan pentingnya sakaramen tobat menjadi persoalan utama dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran partisipasi umat dalam penerimaan Sakramen Tobat, faktor-faktor penghambat dalam penerimaan Sakramen Tobat, realitas sosial umat yang berkaitan dengan Sakramen Tobat. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara terstruktur. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Dalam penelitian ini tidak menggunakan istilah populasi tetapi oleh Spradley dinamakan social situation atau situasi sosial yang terdiri atas tiga elemen yaitu tempat (place), pelaku (actors), dan aktivitas (aktivity) yang berinteraksi secara sinergis. Penelitian ini bertempat di KBG Larantuka VIII Lingkungan Maria Alleluya Paroki Kathedral Reinha Rosari Larantuka. Hasil yang diperoleh dari Key informan adalah kurangnya partisipasi umat KBG Larantuka VIII dalam menerima Sakarmen Tobat, Umat KBG Larantuka VIII masih kurang memahami tentang makna Sakramen Tobat, Sikap umat dalam menanggapi Sakramen ini adalah; bersikap masa bodoh, malas, acuh tak acuh, kurang berkorban dan cinta diri. Saran yang dapat diberikan ialah; kunjungan rumah, mengadakan Katekse bersama dengan tema Sakramen Tobat, mengadakan penerimaan Sakramen Tobat ditingkat Lingkungan dan KBG.
PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMPS ST. ANTONIUS PADUA LEWORAHANG
Marselina Nina Pusu Tenawahang
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v1i1.42
Perhatian orang tua terhadap belajar peserta didik di SMPS St. Antonius Padua Leworahang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhatian orang tua terhadap belajar peserta didik SMPS St. Antonius Padua Leworahang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dalam penelitian ini tidak menggunakan istilah populasi tetapi oleh Spradley dinamakan social situation atau situasi sosial yang terdiri atas tiga elemen, yaitu: tempat (place), pelaku (actors), dan aktivitas (aktivity) yang berinteraksi secara sinergis. Penelitian ini dilaksanakan di Leworahang-Flores Timur. Key informan dalam penelitian ini adalah orang tua peserta didik kelas VII SMPS St. Antonius Padua Leworahang yang berjumlah empat orang. Sedangkan aktifitas dalam penelitian ini adalah perhatian orang tua terhadap belajar peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah wawancara mendalam atau in-depth interview dimana wawancara mendalam adalah teknik pengumpulan data yang didasarkan pada percakapan secara intensif dengan suatu tujuan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis yang dianjurkan oleh Miles dan Huberment yang dibagi dalam tiga bagian yaitu data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), conclusing drawing atau verifikasi data. Pengujian keabsahan data, penulis menggunakan teknik triangulasi. Triangulasi yang peneliti gunakan adalah triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan beberapa alternatif yang diberikan oleh orang tua sebagai suatu bentuk perhatian yakni memberikan dorongan, memberikan fasilitas belajar, membantu memecahkan masalah, dan memberikan pengarahan kepada peserta didik kelas VII di SMPS St. Antonius Padua Leworahang dalam belajar.
PERSEPSI PESERTA DIDIK TENTANG KEPRIBADIAN TENAGA PENDIDIK AGAMA KATOLIK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK
Yuliana Nona Ensi
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v1i1.43
Persepsi Peserta Didik Tentang Kepribadian Tenaga Pendidik Agama Katolik Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi peserta didik tentang kepribadian tenaga Pendidik Agama Katolik terhadap motivasi belajar peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Lokus penelitian ini bertempat di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII yang berjumlah 25 orang. Sedangkan sampel yang dijadikan Key Informan adalah 7 orang peserta didik dan 1 Orang Tenaga Pendidik Agama Katolik. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Persepsi siswa kelas VIII tentang kepribadian guru PAK masih rendah. Persepsi yang kurang baik yaitu pada cara mengajar guru, penampilan guru, cara bergaul guru, ucapan guru dan sikap dalam menghadapi persoalan di lingkungan sekitar, sehingga menyebabkan siswa kurang simpatik. Kedua, Motivasi belajar siswa kelas VIII pada pelajaran Pendidikan Agama Katolik masih rendah. Siswa kurang mendapat dorongan belajar dari tenaga pendidik (Motivasi ekstrinsik). Dan siswa juga belajar tidak disertai dengan minat dan perasaan senang dalam dirinya (motivasi instrinsik) sehingga siswa tidak semangat, tidak serius dan tidak tekun dalam belajar Pendidikan Agama Katolik.
RITUAL TOTO DULA DALAM PERBANDINGAN DENGAN SAKRAMEN PEMBABTISAN DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT BALAWELING
Yoseph Batri Keban
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v1i1.44
Ritual Toto Dula Dalam Perbandingan Dengan Sakramen Pembabtisan Dalam Kehidupan Masyarakat Balaweling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran ritual Toto Dula dan perbandingan ritual ini dengan Sakramen Pembaptisan dalam Gereja Katolik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Lokus penelitian di desa Balaweling II, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur. Jumlah key informan dari penelitian ini adalah 5 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah wawancara yang mendalam. Hasil penelitian ini mengatakan bahawa ritual Toto Dula adalah sebuah tindakan pemberian berkat dari belake kepada anak dari ana opu yang masih memiliki ikatan darah. Waktu pelaksanaan ritual ini dilaksanakan sebelum acara penerimaan Sakramen Ekaristi dan juga dapat dilaksanakan setelah acara penerimaan Sakramen Ekaristi. Nilai-nilai yang ada dalam ritual ini adalah nilai religius, persatuan, hormat-menghormati, gotong royong dan penghormatan terhadap kaum perempuan. Perbandingan nilai ritual Toto Dula dengan Sakramen Pembaptisan ditemukan kesamaan yakni berkat sebagi nilai hidup dan persatuan sebagai nilai kesatuan.
RITUS TUNO MANUK SEBAGAI SEBUAH PENGHORMATAN TERHADAP RERA WULAN TANA EKAN
Maria Meliana Fernandesz
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v1i1.45
Ritus Tuno Manuk Sebagai Sebuah Penghormatan Terhadap Rera Wulan Tana Ekan. Persoalan dalam penelitian ini adalah penghayatan akan kearifan lokal ritus Tuno Manuk oleh masyarakat desa Demondei mengalami kemerosotan. Masyarakat desa Demondei menjalankan ritus Tuno Manuk hanya formalitas belaka tanpa memaknai proses jalannya ritual tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih dalam makna dan nilai yang terkandung dalam ritual Tuno Manuk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Lokasi penelitian ini di Desa Demondei, Kecamatan Wotan Ulumado, Kabupaten Flores Timur-Provinsi Nusa Tenggara Timur. Key informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Fokus penelitian ini adalah makna dan nilai dari ritual Tuno Manuk. Hasil dan penelitian ini menunjukan bahwa Tuno Manuk sebagai sebuah bentuk penghormatan kepada Rera Wulan Tana Ekan. Ritus ini dapat dipahami atau dimengerti sebagai suatu upacara untuk mempersembahkan hasil panen selama setahun berjalan baik itu suka maupun duka dan juga kehidupan yang telah berlalu kepada Wujud Tertinggi dan para leluhur atau kwokot, yang diyakini masyarakat setempat sebagai sebuah kekuatan.
SIKAP ORANG TUA KATOLIK TERHADAP ANAK PUTUS SEKOLAH DI DESA NELELAMADIKE KECAMATAN ILE BOLENG-ADONARA TIMUR
Maria Sofia Benga Sugi
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v1i1.46
Sikap Orang Tua Katolik Terhadap Anak Putus Sekolah Di Desa Nelelamadike Kecamatan Ile Boleng Adonara Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jauh sikap orang tua terhadap anak putus sekolah dan juga penyebab utama dari anak tidak sekolah di Desa Nelelamadike. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di Desa Nelelamadike Kecamatan Ile Boleng Adonara Timur-Kabupaten Flores Timur-NTT. Key informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis yang dianjurkan oleh Miles dan Huberment yang dibagi dalam tiga bagian yaitu data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), conclusing drawing atau verifikasi data. Pengujian keabsahan data, penulis menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap orang tua untuk merantau atau tidak menabung pada masa lampau dapat mempengaruhi anak putus sekolah.