JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya
Jurnal JAPB (jJurnal Agama Pendidikan dan Budaya) adalah jurnal cetak dan online Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka yang telah memiliki Nomor E-ISSN : 2775-8699 dan P-ISSN : 2746-8623. Jurnal ini terbit setiap bulan Juni dan Desember. Artikel yang dimuat adalah adalah artikel yang bertemakan Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik, Budaya, Sosiologi, Pastoral, Ekopastoral, Katekese, Kitab Suci, Perkawinan Gereja Katolik, Teologi Katolik, dan juga isu-isu kependidikan secara umum dan merupakan hasil penelitian atau studi pustaka, terutama dari para dosen, alumni dan mahasiswa baik dari lingkungan kampus maupun dari luar kampus STP Reinha.
Articles
97 Documents
PERAN DAN LIMINALITAS PEREMPUAN KATOLIK MENURUT SERUAN APOSTOLIK MULIERIS DIGNITATEM DI DESA WERANG
Afrida Odi
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v3i1.144
Allah menciptakan manusia baik laki-laki maupun perempuan dengan harkat dan martabat yang sama. Akan tetapi fakta sosial mengindikasikan bahwa ada pandangan yang diskriminatif terhadap peran perempuan dalam kehidupan masyarakat di Desa Werang. Tujuan penelitian ini untuk menggali pemahaman dan membangun kesadaran masyarakat Desa Werang tentang kesetaraan gender dan bagaimana membangun sinergitas pemahaman masyarakat tentang peran perempuan Desa Werang dengan seruan apostolik Mulieris Dignitatem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Werang, Kecamatan Waibalama, Kabupaten Sikka, dengan subyek penelitian sebanyak 6 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yakni tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari perspektif panggilan hidup sosial kemasyarakatan, perempuan Katolik di desa Werang aktif dan proaktif dalam menjalankan peran kehidupan sosialnya. Kehadiran dan keterlibatannya di ruang publik, terutama di bidang sosial kemasyarakatan dengan menjalankan peran sebagai Kepala dusun, Guru Sekolah, Bendahara Desa, dan sebagainya. Kehadiran dan keterlibatannya di ruang publik juga menegaskan identitas lain yang dimiliki perempuan yaitu sebagai perempuan karier. Namun ditemukan juga sejumlah persoalan bahwa masih ada pandangan masyarakat dan umat yang menganggap rendah status dan peran perempuan.Keywords: Peran dan Liminalitas, Perempuan Katolik, Apostolik Mulieris Dignitatem
PENGEMBANGAN KARAKTER DAN IMAN KRISTIANI MELALUI PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK BAGI PESERTA DIDIK KELAS IV SDI BELOAJA
Antonia Hingi Labina
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v3i1.145
Pelajaran Agama Katolik adalah proses pembelajaran yang bertujuan agar peserta didik (siswa) mampu menggumuli hidupnya dalam terang iman Kristiani dan berkembang menjadi manusia beriman. Dalam Pendidikan Agama Katolik juga diajarkan tentang nilai-nilai spiritual, sikap dan cara hidup beriman yang yang baik. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana isi dan pelaksanaan Pendidikan Agama Katolik dan dampaknya terhadap karakter dan hidup beriman peserta didik kelas IV SDI Beloaja, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Pendidikan Agama Katolik, karakter dan hidup beriman peserta didik kelas IV. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni observasi dan wawancara. Teknik analisis data melalui tiga tahap yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pendidikan Agama Katolik yang diajarkan di lembaga pendidikan berdampak pada pengembangan karakter dan iman kristiani peserta didik kelas IV SDI Beloaja. Isi dan pelaksanaan Pendidikan Agama Katolik membantu peserta didik untuk menjadi pribadi yang semakin beriman melalui sikap dan tindakan yang diwujudnyatakan dalam lingkup sekolah maupun lingkungan masyarakat. Keywords: Pendidikan Agama Katolik, Karakter, Hidup Beriman
MEMBANGUN BUDAYA DISIPLIN UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA
Hildegardis Inang Koten
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v3i1.146
Membangun budaya disiplin untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas VI SDK Kotenwalang. Masalah penelitian ini adalah bagaimana membangun budaya disiplin untuk meningkatkan minat belajar peserta didik Siswa Kelas VI Kotenwalang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana membangun budaya disiplin untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas VI SDK Kotenwalang. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 8 orang yakni guru wali kelas VI, dua orang tua wali murid, dan 4 orang siswa kelas VI. Lokasi dalam penelitian ini adalah di SDK Kotenwalang. Lembaga ini terletak di desa Latonliwo I, Kecamatan Tanjung Bunga, kabupaten Flores Timur. Sedangkan waktu penelitian ini selama satu bulan mulai dari bulan April sampai bulan Mei. Untuk megumpulkan data digunakan teknik wawancara dan observasi sedangkan tahap analisis data yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengatakan bahwa perilaku disiplin siswa-siswi kelas VI SDK Kotenwalang masih rendah. Hal ini dilihat dari cara berpakayan siswa tidak rapi, tidak memperhatikan guru mengajar dan ribut saat guru memberi atau menjelaskan materi, berbicara dengan teman saat pelajaran sedang berlangsung, dan tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.Kata Kunci: Budaya, Disiplin Siswa,dan Minat belajar siswa.
MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PEWARTAAN DI ERA DIGITAL DI KALANGAN ORANG MUDA PAROKI WERI
Maria Pulo Muda
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v3i1.151
Media sosial sebagai sarana pewarataan di era digital tentu saja menjadi hal yang baik dalam Gereja Katolik.Hal ini berarti Gereja mengikuti perubahan zaman untuk mewartakan Sabda Allah di tengan dunia yang semakin modern ini.Namun, menjadi persoalannya adalah apakah sudah optimal digunakan sebagai sarana pewartaan. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana cara penggunaan media sosial sebagai sarana pewartaan di era digital oleh orang muda katolik paroki santa Maria Pembantu Abadi Weri. Kalangan orang muda adalah kelompok yang paling banyak menggunakan media, paling terikat dengan media sosial bahkan kecanduan dengan media sosial.Orang Muda Katolik terkadang juga tidak menyadari bahwa panggilan untuk pewartaan bisa melalui cara-cara lain misalnya lewat media sosial.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan lokasi penelitian paroki santa Maria Pembantu Abadi Weri Keuskupan Larantuka.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara.Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 7 orang.Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa Orang Muda Katolik paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri selalu menggunakan media sosial dalam kesehariaannya namun penggunaan media sosial sebagai sarana pewartaan belum maksimal dijalankan oleh orang muda katolik di paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri.Hal ini disebabkan karena orang muda Katolik Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri, kurang memiliki bahan tentang pewartaan dan konten pewartaan.
MAKNA KOKE BALE SEBAGAI TEMPAT PERJUMPAAN DENGAN LELUHUR DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENGEMBANGAN SPIRITUALITAS MASYARAKAT DI DESA DEMONDEI
Agustina Tewo Lolon
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v3i1.152
ABSTRAK Makna Koke Bale sebagai Tempat Perjumpaan dengan Leluhur dan Relevansinya Terhadap Pengembangan Spiritualitas Masyarakat di Desa Demondei. Koke Bale adalah rumah leluhur yang memiliki hubungan erat dengan kepercayaan masyarakat Demondei terhadap arwah nenek moyang. Hal ini diyakini bahwa arwah leluhur memiliki peran yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Koke Bale dipercayai sebagai tempat tinggal dari para lelulur atau kewokot yang memiliki peranan sebagai utusan dari Lera Wulan Tanah Ekan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna koke bale dalam kehidupan masyarakat di Desa Demondei. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Locus penelitian di Desa Demondei kecamatan Wotanulumado-Kabupaten Flores Timur. Subjek dalam penelitian sebanyak 5 orang yakni Tuan tanah, tokoh adat, dan tokoh masyarakat. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, paparan data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa masyarakat Demondei melakukan ritual adat ini untuk menghormati para leluhur yang telah meninggal dan sebagai ungkapan rasa syukur atas kehidupan dari Tuhan.
EFEKTIVITAS METODE DISKUSI PAK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V SDN LEBAO TANJUNG
Natalia Upa Fernandez
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v4i1.198
Efektivitas metode diskusi PAK dilakukan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik kelas V SDN Lebao Tanjung. Masalah penelitian ini adalah rendahnya minat belajar peserta didik kelas V SDN Lebao Tanjung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keberhasilan metode diskusi PAK dalam meningkatkan minat belajar peserta didik kelas V SDN Lebao Tanjung. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini sebanyak delapan narasumber. Lokasi penelitian dilakukan di SDN Lebao Tanjung, kecamatan Tanjung Bunga, kabupaten Flores Timur. Teknik Analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode diskusi dapat meningkatkan minat belajar peserta didik di SDN Lebao Tanjung.
MANFAAT BIMBINGAN GURU PAK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS V SDK RIANGKEMIE 1
Maria Eriana Bunga Welan
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v4i1.199
Manfaat Bimbingan Guru PAK terhadap Hasil Belajar Siswa di Kelas V SDK Riangkemie 1. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat bimbingan guru pendidikan agama Katolik terhadap hasil belajar siswa kelas V di SDK RIANGKEMIE I. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Lokasi penelitian di SDK Riangkemie 1 dengan subjek penelitian sebanyak 6 orang. Teknik pengumpulan data secara wawancara dan observasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa manfaat dari bimbingan guru PAK dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, dalam hal ini guru melakukan beberapa metode seperti memberikan motivasi, arahan, perhatian bagi siswa, juga memanfaatkan berbagai alat peraga dan juga sarana prasarana yang ada di sekolah. Selain itu juga dengan bimbingan dari guru, siswa semakin bergairah dalam belajar yang disediakan oleh guru dan hasil belajar siswa semakin berkembang dalam proses pembelajaran yang diberikan.
MENGGALI MAKNA PERAYAAN REBA BAGI KEHIDUPAN IMAN UMAT DI LINGKUNGAN GURUSINA
Maria Arianti Bate
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v4i1.200
Penelitian ini berjudul “Menggali Makna Perayaan Reba Bagi Kehidupan Iman Umat Di Lingkungan Gurusina”. Tulisan ini lahir dari pengalaman dan refleksi penulis atas fenomena kehidupan umat yang kental dengan kebudayaan lokal masing-masing, serta penghayatannya terhadap kehidupan beriman sebagai umat katolik dewasa ini. Oleh karena itu penelitian ini dimaksudkan untuk membantu meningkatkan pemahaman dan kesadaran umat agar semakin lebih terbuka dan terlibat aktif, serata sungguh-sungguh menghayati makna dan nilai yang terkandung dalam setiap kebudayaan lokal yang diwarisi sehingga dapat membantu dirinya secara pribadi dan umat lain secara kolektif dalam membangun dan meningkatkan kehidupan imannya di tengah kehidupan bersama. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Reba memiliki dua makna yakni makna historis dan persaudaraan serta beberapa nilai-nilai yang menjadi pedoman hidup umat lingkungan Gurusina. Makna Reba bagi kehidupan iman umat memiliki dampak atau pengaruh terhadap kehidupan umat dalam berbagai aspek baik itu rohani, maupun sosial masyarakat.
TANGGUNG JAWAB ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK MELALUI DOA BERSAMA DI KELUARGA KATOLIK
Anastasia Non Ratny Dola Maran
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v4i1.201
Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tanggung jawab orang tua dalam pembentukan karakter anak melalui doa bersama di keluarga Katolik di Stasi Gembala Baik Waiklibang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pembentukan karakter anak melalui doa bersama dalam keluarga di Stasi Gembala Baik Waiklibang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 6 kepala keluarga. Lokasi penelitian dilaksanakan di Stasi Gembala Baik Waiklibang Keuskupan Larantuka. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui tahap yakni reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian mengatakan bahwa di Stasi Gembala Baik Waiklibang, karakter anak belum begitu nampak oleh karena itu orang tua harus menanamkan kesadaran dalam diri anak melalui doa bersama dalam keluarga Katolik.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAK DENGAN METODE KOOPERATIF MODEL JIGSAW PADA SISWA KELAS Xl SMAN 1 WULANDONI
Yosep Doni Gokok;
Yosep Belen Keban
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56358/japb.v4i1.217
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas Xl di SMA Negeri 1 Wulandoni melalui metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK adalah penelitian yang dilakukan oleh guru yang bertujuan untuk memperbaiki mutu atau meningkatkan hasil belajar siswa. Lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Wulandoni, Desa Wulandoni, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata-NTT. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas Xl SOS berjumlah 26 siswa dan guru sebagai peneliti atau pengamat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan Pada siklus I, aktivitas guru mendapat nilai rata-rata 3,64 dengan kategori sangat baik (A), aktivitas siswa mendapat nilai rata-rata 3,05 dengan kategori baik (B). Kemudian siklus II, aktivitas guru memperoleh nilai rata-rata 4,00 dengan kategori sangat baik (A) sedangkan aktivitas siswa memperoleh nilai rata-rata 4,00 dengan kategori sangat baik (A). Hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh nilai ketuntasan 53,85% dengan nilai tidak tuntas 46,15 %. Sedangkan hasil belajar siswa pada siklus II memperoleh nilai ketuntasan 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan metode pembelajaran kooperatif model Jigsaw pada peserta didik kelas XI SMAN 1 Wulandoni.