cover
Contact Name
Alfi Fairuz Asna
Contact Email
fairuzasna@gmail.com
Phone
+6281333033548
Journal Mail Official
fairuzasna@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 27155617     EISSN : 23563346     DOI : https://doi.org/10.14710/jkm.crossmark
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) provides an online media to publish scientific articles from research and development in the field of Public Health. The scope of JKM is as follows: - Health Administration and Policy - Epidemiology - Environmental Health - Occupational Health and Safety - Health Education and Behavioral Sciences - Biostatistics - Public Health Nutrition - Reproduction Healtg
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 5 (2020): SEPTEMBER" : 20 Documents clear
HUBUNGAN INTENSITAS PEMANFAATAN KONTEN KESEHATAN REPRODUKSI PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA DI PULAU JAWA Farasiva Indiani Rajasa; Bagoes Widjanarko; Besar Tirto Husodo
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 8, No 5 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.008 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v8i5.27934

Abstract

Advances of information and communication technology that can never be limited by time and space increasing the number of internet users in Indonesia. Java has the most internet users (55% of the total), with Instagram as one of the social media that mostly used by adolescents (37.3%). Adolescence, transitional phase of growth between childhood and adulthood, is the age when the reproductive system begins to change and physical maturation happens. There are times when adolescents feel uncomfortable to discuss sexual and reproductive health issues. The existence of social media makes it easier for adolescents to find information about reproductive health without any direct interactions between one another. This research aims to analyze the relationship of intensity reproductive health content usage on Instagram with adolescents’ level of knowledge in Java. This research employs a quantitative research design, using an online questionnaire with a cross-sectional study, and the number of respondents, 383 precisely, is determined by using a purposive sampling technique. The results showed that 63.2% of the respondents had a high-intensity use of reproductive health content on Instagram and 55.1% of the respondents had a lack of reproductive health knowledge. Based on the results of the bivariate analysis using Chi-square test, there is a relationship between the intensity of reproductive health content usage on Instagram (p-value 0,000) with adolescents’ level of knowledge in Java.
PEMERIKSAAN KUALITAS UDARA RUANG YANG BERHUBUNGAN DENGAN ANGKA KUMAN DI RUANG OPERASI RUMAH SAKIT SUMBER HIDUP DI KOTA AMBON 2020 Linda Yanti Julian Noya; Nur Endah Wahyuningsih; Tri Joko
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 8, No 5 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.607 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v8i5.27927

Abstract

:  Rumah sakit merupakan tempat dengan kontaminasi yang cukup tinggi. Kamar Operasi sebagai tempat pembedahan membutuhkan kondisi steril. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor yang berkaitan dengan jumlah kuman udara di ruang operasi di RS Sumber Hidup di Kota Ambon. Penelitian ini merupakan penelitian observasional menggunakan desain cross sectional.Jumlah ruang operasi yang diperoleh ada 2 ruangan. Berdasarkan Permenkes 07 Tahun 2019 Tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit batas maksimum angka kuman udara pada ruang operasi adalah 10 CFU / m3.Suhu maksimum sebelum operasi 27,7 0 C pada suhu minimum 23 0 C, untuk suhu tidak sesuai sesuai dengan baku mutunya yaitu 22 0C - 27 0 C. Kelembaban maksimum sebelum operasi 59.2% RH, kelembaban minimum 51% RH, untuk kelembaban memenuhi syarat sesuai dengan baku mutunya 40% RH- 60% RH. Pencahayaan maksimum sebelum operasi 397.8 Lux, pencahayaan minimum 303 lux RH untuk pencahayaan persyaratan yang sesuai dengan baku mutunya 40% RH- 60% RH. Lama operasi di ruangan operasi yaitu lama operasi waktu maksimum 210 menit dan waktu minimum 75 menit. Desinfeksi Permukaan Operasi Tidak Memenuhi Persyaratan sebanyak 24 (66,7%) sampel, dan memenuhi Persyaratan sebanyak 12 (33,3%).Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara suhu (p = 0.32), kelembaban (p = 0.91), cahaya (p = 0.67) dan lama operasi (p = 0.83) dengan angka kuman sementara didapati ada hubungan yang signifikan antara desinfeksi dengan angka kuman (p = 0,000).
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERlLAKU PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK PETUGAS KEBERSIHAN KOS Dl KELURAHAN TEMBALANG Deni Syahrudin Taniansyah; Bagoes Widjanarko; Besar Tirto Husodo
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 8, No 5 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.498 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v8i5.27944

Abstract

Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes pembawa virus Dengue. Desa TembaIang merupakan daerah endemis DBD, di Desa TembaIang banyak terdapat asrama mahasiswa dimana petugas kebersihan sebagai penanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan kos menentukan apakah masyarakat sekitar terkena DBD atau tidak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberantasan sarang nyamuk pada petugas kebersihan papan di Desa TembaIang. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian menggunakan studi cross section. Total populasi penelitian sebanyak 87 petugas kebersihan kos dilihat dari total kos yang ada di Kecamatan TembaIang. Ada 88 orang dalam penelitian ini. Teknik pengambilan sampel hingga menggunakan teknik pengambilan sampel. Mayoritas responden berperilaku buruk yaitu 56,8%, mayoritas usia responden termasuk dalam kategori usia dewasa akhir yaitu 58,0%, berjenis kelamin perempuan sebanyak 51,1%. Responden memiliki tingkat pendidikan tinggi 90,9%, pengetahuan baik 63,6%, memiliki sikap baik 69,3%, memiliki persepsi baik 55,7%, ketersediaan sarana kesehatan baik 77,3%, memiliki kebijakan kesehatan baik 69,3% , memiliki dukungan kost yang baik sebesar 59,1%, dan memiliki dukungan kader kesehatan yang baik sebesar 53,4%. Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa ada hubungan antara persepsi responden (ρ = 0,006), ketersediaan sarana prasarana kesehatan (ρ = 0,003), dukungan kos (ρ = 0,002), dan dukungan kader kesehatan (ρ = 0,000) dengan perilaku PSN desa Tembalang. Tidak ada hubungan antara Usia, Jenis Kelamin, Pendidikan,
KESIAPSIAGAAN KARYAWAN UNIT PENGERJAAN PLAT (PPL) TERHADAP RISIKO BAHAYA KEBAKARAN DI PT. INKA (PERSERO) Kristiana Kuntoro; Daru Lestantyo; Ekawati Ekawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 8, No 5 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.668 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v8i5.27917

Abstract

Kesiapsiagaan adalah kegiatan yang dilakukan sebelum bencana terjadi yang memungkinkan semua pihak untuk dapat merespon secara proaktif saat terjadi bencana . PT. INKA (Persero) merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi kereta api dan produk lainnya yang berhubungan dengan perkeretaapian. Salah satu unit di PT. INKA (Persero) yang memiliki resiko kebakaran tinggi adalah Satuan Kerja Plat (PPL) karena banyak proses pengelasan dan penggilingan yang menyebabkan terjadinya percikan api . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisishubungan masa kerja, safety talk dan pelatihan dengan kesiapan karyawan unit PPL dalam menghadapi bahaya kebakaran di PT. INKA (Persero). Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di unit PPL PT. INKA (Persero) sebanyak 66 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 66 orang dengan teknik total sampling. Data diambil dengan menggunakan kuesioner penelitian yang diisi melalui Google Form. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan Uji Chi-Square diperoleh variabel yang berhubungan dengan kesiapsiagaan karyawan dalam menghadapi bahaya kebakaran adalah safety talk (p-value = 0,003). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kesiapsiagaan karyawan dalam menghadapi bahaya kebakaran adalah masa kerja (p-value = 0,529) dan pelatihan (p-value = 0,976).
HUBUNGAN KETERSEDIAAN DAN TATA LETAK SAFETY SIGN TERHADAP PENGETAHUAN PENUMPANG TENTANG KESELAMATAN PELAYARAN DI KMP X Laila Ariniawati; Baju Widjasena; Bina Kurniawan
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 8, No 5 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.961 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v8i5.27975

Abstract

Shipping safety is being priority and indicators of success that need to be considered by a shipping service provider company. Good communication and coordination between regulators, operators, service providers and passengers is needed to realize the safety of shipping.  The X Passenger Motor Ship makes safety sign as one of the communication media to convey safety information. Safety sign must be understood by everyone, especially passengers who are aboard the ship in order to realize the safety of shipping. The purpose of this study was to analyze the relationship between the availability and layout of safety signs on passenger knowledge about cruise safety in the X Passenger Motor Ship. The type of research used was quantitative with cross-sectional study approach. The instrument used was a questionnaire which was realized in the form of a google form. The sample in this study was passengers of the X Passenger Motor Ship with inclusion and exclusion criteria. The results of the study using the chi-square test showed that there was a relationship between the availability of safety sign (p-value = 0.013; α = 0.05) and the safety sign layout (p-value = 0.007; α = 0.05). The X Passenger Motor Ship was recommended to use 2 languages in the installation of safety signs and to re-check the installation of the safety sign as a whole according to the needs and the potential danger so that the sign can be seen and read clearly by passengers so that the delivery of safety information is easily accepted and understood by passengers.
ANALISIS FREKUENSI KONSUMSI MAKANAN LAUT DAN KANDUNGAN LOGAM BERAT Pb DALAM DARAH WANITA USIA SUBUR (WUS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANDARHARJO Dini Kusumastuti; Onny Setiani; Tri Joko
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 8, No 5 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.299 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v8i5.27988

Abstract

Bandarharjo is one of Semarang coastal area which has a surrounding industrial area, so it could potentially be a source of heavy metals Pb polluting waters. Through the process of bioaccumulation, Pb is absorbed by sea creatures such as fish, shellfish and shrimp. Continuous exposure to Pb over a long period of time can cause negative effects to health such as hypertension, regulating, the reproductive system and nervous system. The purpose of this study is to analyze the relationship between seafood consumption and blood levels of Pb in women of childbearing age in the working area of Bandarharjo Public Health Center, North Semarang District, Semarang City. This type of research is analytic descriptive by discussing cross sectional study. The sample in this study were 34 childbearing. Data collection was carried out through interviews, observations, and laboratory examinations of Pb levels in the blood. Data analysis using Chi-square test. The results of univariate analysis found 15 respondents (44,1%)  had a frequent category ≥ 4 times a week of seafood consumption and 19 respondents (59,9%) had Pb levels in their blood with excessive information based on examination results ranging from mean ≥ 77,02 µg/dL. The results of bivariate analysis is the frequency seafood consumption with blood levels of Pb (p-value = 0,012) with a Prevalence Ratio = 2,171 with 95% Confidence Interval 1,144 – 4,121. The conclusion of this study is that there is a significant relationship between the frequency seafood consumption with blood levels of Pb childbearing in the Bandarharjo Public Health Center.
ANALISIS UPAYA MANAJEMEN K3 DALAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI PT.X SEMARANG Yunus Alfiansah; Bina Kurniawan; Ekawati Ekawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 8, No 5 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.957 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v8i5.27899

Abstract

Sektor konstruksi merupakan salah satu sektor yang memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Frank E. Bird dan Robert G. Loftus menunjukkan adanya hubungan antara peran manajemen dengan penyebab kecelakaan, untuk itu perlu dilakukan pencegahan dan penanggulangan kecelakaan kerja yang dilakukan oleh manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk meminimalisir terjadinya pekerjaan. kecelakaan. PT. X merupakan perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi rumah susun, mengalami beberapa kasus kecelakaan kerja yang sering terjadi seperti: tertimpa paku, benda jatuh dari atas, tergores dan terbentur besi, tersandung bahan yang tidak terpakai, terjebak dalam lubang, selain itu bahwa masih ada temuan kondisi tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis upaya pencegahan dan penanggulangan kecelakaan kerja pada proyek konstruksi PT. X, Semarang, menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dan observasi. Subjek penelitian ini terdiri dari empat informan utama dan tiga informan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian perusahaan sudah berkomitmen terhadap K3 namun belum berjalan secara optimal, terdapat struktur organisasi P2K3. Namun tidak sesuai dengan ketentuan yang ada, peraturan dan prosedur K3 sudah berjalan walaupun belum berjalan secara optimal, ada juga sistem reward and punishment, walaupun kurang tegas dalam melakukan pelanggaran tetapi meningkatkan motivasi pekerja untuk melaksanakan K3. regulasi dan prosedur, komunikasi K3 telah berjalan sesuai regulasi dan berdampak positif bagi pekerja, pelatihan K3 telah berjalan sesuai regulasi dan sesuai jadwal yang dibuat.
HUBUNGAN DURASI, FREKUENSI, GERAKAN REPETITIF DAN POSTUR PERGELANGAN TANGAN DENGAN CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA VIOLINIS CHAMBERSTRING ORKESTRA Fadhila Agung Farahdhiya; Siswi Jayanti; Ekawati Ekawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 8, No 5 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.859 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v8i5.27947

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah kondisi terjadinya kompresi simtomatik pada neuropati tepatnya pada saraf median pergelangan tangan yang ditandai dengan rasa sakit, kesemutan dan mati rasa pada nervus median (ibu jari, jari telunjuk, jari tengah dan sisi radial jari manis). Posisi para pemain biola menuntut pada rotasi leher dan bahu, pengangkatan kedua lengan, dan supinasi maksimum pada lengan kiri yang dapat menyebabkan radang pada otot baik di bahu, lengan maupun pergelangan tangan yang berisiko terhadap kejadian CTS. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara durasi, frekuensi, gerakan repetitif, dan postur pergelangan tangan dengan kejadian Carpal Tunnel Syndrome  pada Violinis Chamberstring Orkestra. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain studi cross-sectional. Instrumen penelitian ini menggunakan Phalen’s Test dan Tinel’s Sign untuk mengetahui kejadian CTS, kuesioner BCTQ untuk menggambarkan keluhan subjektif, dan RULA untuk mengukur postur pergelangan tangan. Populasi dan sampel pada penelitian ini yaitu 15 orang. Berdasarkan uji Fisher Exact didapatkan bahwa terdapat hubungan antara gerakan repetitif tangan kanan (p value = 0,009) dan tangan kiri (p value = 0,011 ) dengan kejadian CTS. Sedangkan tidak terdapat hubungan antara durasi normal (p value = 0,505), durasi saat WFH (p value = 1,000 ), frekuensi normal (p value = 0,229), frekuensi saat WFH (p value = 0,081 ), postur pergelangan tangan kanan (p value = 0,229) dan postur pergelangan tangan kiri (p value = 1,000) dengan kejadian CTS. Para violinis sebaiknya melakukan peregangan pada pergelangan tangan sebelum dan setelah bermain serta memperbaiki teknik bermain biolanya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SAFETY RIDING DRIVER OJEK ONLINE DI KOTA SEMARANG Salsabila Nur Aulia; Bina Kurniawan; Ida Wahyuni
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 8, No 5 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.947 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v8i5.27937

Abstract

Safety riding adalah sebuah upaya yang dilakukan untuk mengurangi bahaya dan memaksimalkan keamanan saat berkendara sehingga tidak membahayakan pengguna jalan yang lain. Driver ojek online membutuhkan keahlian, konsentrasi, tenaga dan keseimbangan drivernya dalam berkendara. Sehingga safety riding merupakan aspek penting untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku safety riding driver ojek online di Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dari penelitian ini adalah driver ojek online sebanyak 54 responden yang diambil secara incidental sampling dengan diuji menggunakan uji statistik chi-square dengan α = 0,05. Berdasarkan hasil uji chi square, faktor yang berhubungan dengan perilaku safety riding adalah pengetahuan (p-value = 0.048), kondisi kendaraan (p-value = 0.048), dan pemakaian APD (p-value = 0,006). sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah masa berkendara (p-value = 0.075), training berkendara (p-value = 0.059), dan motivasi (p-value = 0.105). Dari hasil yang didapatkan diharapkan adanya peran dari perusahaan untuk melakukan sosialisasi lebih lanjut tentang pentingnya training berkendara dan melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi kendaraan driver agar tetap laik jalan. Driver juga diharapkan untuk tetap mentaati peraturan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran untuk berperilaku aman saat berkendara. 
HUBUNGAN WORK-LIFE BALANCE DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RSUD DR. R. SOEDJATI KABUPATEN GROBOGAN Nurul Widia Wijayanto; Suroto Suroto; Ida Wahyuni
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 8, No 5 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.044 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v8i5.27946

Abstract

Job satisfaction is important for the nurses and hospital. If the job satisfaction does not meet the needs of the workers, it will affect the nurses and hospitals. Moreover, there are many factors which encourage job satisfaction. One of these factors is work-life balance and non-physical environment. Therefore, the job satisfaction is important to prevent the absence and the not optimal work of nurses. The aim of this study to determine the relationship of work-life balance and non-physical work environment to nurses job satisfaction at the Regional General Hospital of Grobogan Recency,  Dr. R. Soedjati. This study is a quantitative study by using cross sectional approach. The subjects of this study are the nurses at the gladiolus and lavender wards in Dr. R. Soedjati hospital. There are 40 respondents as total sampling which are tested by using chi square test. The result of this study shows that there is a relationship between work-life balance (p value = 0.001; α = 0.05) and non-physical environment (p value = 0.003; α = 0.05) on the job satisfaction of nurses in Dr. R. Soedjati hospital. It can be concluded that the nurses in Dr. R. Soedjati hospital have a good job satisfaction. Furthermore, Dr. R. Soedjati can conduct outbond family or other recreational activities which invites the family of each nurse. Moreover, the work environment can maximize the performance of nurses to the patients.

Page 1 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 3 (2024): MEI 2024 Vol 12, No 4 (2024): JULI Vol 12, No 2 (2024): MARET Vol 12, No 1 (2024): JANUARI Vol 11, No 6 (2023): NOVEMBER Vol 11, No 5 (2023): SEPTEMBER Vol 11, No 4 (2023): JULI Vol 11, No 3 (2023): MEI Vol 11, No 2 (2023): MARET Vol 11, No 1 (2023): JANUARI Vol 10, No 6 (2022): NOVEMBER Vol 10, No 5 (2022): SEPTEMBER Vol 10, No 4 (2022): JULI Vol 10, No 3 (2022): MEI Vol 10, No 2 (2022): MARET Vol 10, No 1 (2022): JANUARI Vol 9, No 6 (2021): NOVEMBER Vol 9, No 5 (2021): SEPTEMBER Vol 9, No 4 (2021): JULI Vol 9, No 3 (2021): MEI Vol 9, No 2 (2021): MARET Vol 9, No 1 (2021): JANUARI Vol 8, No 6 (2020): NOVEMBER Vol 8, No 5 (2020): SEPTEMBER Vol 8, No 4 (2020): JULI Vol 8, No 3 (2020): MEI Vol 8, No 2 (2020): MARET Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat (E-Journal) Vol 8, No 1 (2020): JANUARI Vol 7, No 4 (2019): OKTOBER Vol 7, No 4 (2019): Jurnal Kesehatan Masyarakat (E-Journal) Vol 7, No 3 (2019): JULI Vol 7, No 2 (2019): APRIL Vol 7, No 1 (2019): JANUARI Vol 6, No 6 (2018): NOVEMBER Vol 6, No 5 (2018): SEPTEMBER Vol 6, No 4 (2018): JULI Vol 6, No 3 (2018): MEI Vol 6, No 2 (2018): MARET Vol 6, No 1 (2018): JANUARI Vol 5, No 5 (2017): SEPTEMBER Vol 5, No 4 (2017): JULI Vol 5, No 3 (2017): MEI Vol 5, No 2 (2017): MARET Vol 5, No 1 (2017): JANUARI Vol 3, No 3 (2015): JULI Vol 4, No 5 (2016): SEPTEMBER Vol 4, No 4 (2016): JULI Vol 4, No 3 (2016): MEI Vol 4, No 2 (2016): MARET Vol 4, No 1 (2016): JANUARI Vol 3, No 2 (2015): APRIL Vol 3, No 1 (2015): JANUARI Vol 2, No 6 (2014): NOVEMBER Vol 2, No 5 (2014): SEPTEMBER Vol 2, No 4 (2014): JULI Vol 2, No 3 (2014): MEI Vol 2, No 2 (2014): MARET Vol 2, No 1 (2014): JANUARI More Issue