cover
Contact Name
Baharudin
Contact Email
admin@ejournal.binanagari.org
Phone
+6283842682684
Journal Mail Official
admin@ejournal.binanagari.org
Editorial Address
Jalan Gunung Cermai No 24. Bobosan Rt. 04 Rw. 3, Kec. Purwokerto Utara
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
OPTIMUM: Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities
ISSN : -     EISSN : 31100708     DOI : 10.67421
Core Subject :
OPTIMUM: Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities is a peer-reviewed journal published by the Yayasan Bina Nagari Banyumas in collaboration with FAI UNISDA Lamongan. The philosophy behind the word “OPTIMUM” in the Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities is the best or most beneficial condition for a system or individual. The word optimum is inspired by the concept of Optimum Pareto introduced by Vilfredo Pareto, which states that there is no way to make someone better without making someone else worse. Based on this philosophy, OPTIMUM Journal; Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities can provide optimum benefits to the community of researchers and practitioners in the fields of social sciences and humanities as a medium for the dissemination of knowledge.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka Rifki Regar Saputra; Anggitiyas Sekarinasih
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Bina Nagari Banyumas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67421/optimum.v1i2.118

Abstract

Program sekolah penggerak yang menerapkan Kurikulum Merdeka terdiri dari profil siswa Pancasila. Profil Siswa Pancasila mencerminkan siswa Indonesia yang unggul dalam pembelajaran sepanjang hayat, memiliki karakter, memiliki kemampuan umum, dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, karakter dan kemampuan yang dibangun setiap hari dan diwujudkan dalam diri setiap siswa melalui pendidikan disebut sebagai P5. Dalam penelitian lapangan deskriptif kualitatif ini, penulis mengunjungi lokasi penelitian, MI Muhammadiyah Sidabowa, untuk melihat, menjelaskan, dan menceritakan kembali semua kegiatan yang terkait dengan proyek penguatan profil siswa Pancasila. Penulis memulai dengan menjelaskan lokasi, pelaku, dan kegiatan, dan kemudian menjelaskan bagaimana elemen-elemen ini berhubungan satu sama lain. Mereka kemudian menjelaskan proses perancangan proyek melalui langkah-langkah seperti membentuk tim fasilitator, mengidentifikasi ktsp, menyusun modul proyek, merancang dimensi tema, waktu yang diperlukan untuk melaksanakan tahap proyek dengan tahap persiapan, berkoordinasi dengan kepala sekolah, bersosialisasi dengan siswa, menyiapkan alat dan bahan untuk pengenalan, kontekstual, tindakan, Perancangan proyek dilaksanakan dalam langkah-langkah berikut: membentuk tim fasilitator, menentukan ktsp, menyusun modul proyek, merancang dimensi tema, dan menetapkan waktu pelaksanaan tahap pertama. Berkolaborasi dengan kepala sekolah, bersosialisasi dengan siswa, menyiapkan alat dan bahan untuk pengenalan, konteks, tindakan, refleksi, dan tindak lanjut. Evaluasi dilakukan secara langsung, evaluasi langsung, evaluasi akhir semester, dan pelaporan akhir.
Implementasi Pendidikan Karakter Disiplin Siswa melalui Pembiasaan Kegiatan Keagamaan Indah Sabrina; Sofia Nur
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Bina Nagari Banyumas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67421/optimum.v1i1.128

Abstract

Pembiasaan kegiatan keagamaan di MI NU Gelang Rakit merupakan salah satu cara untuk membentuk karakter disiplin siswa melalui kebiasaan positif yang diterapkan dalam kegiatan tersebut. Dengan berlatar belakang dampak negatif seperti meningkatnya kenakalan remaja, penurunan moral, serta merosotnya karakter disiplin akibat kurangnya pembinaan budi pekerti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembiasaan kegiatan keagamaan dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif, melibatkan subjek penelitian seperti Kepala Sekolah, guru pendamping, siswa, dan wali siswa. Hasil penelitian dari wawancara, observasi, dan dokumentasi menunjukkan bahwa pembiasaan kegiatan keagamaan di MI NU Gelang Rakit memberikan dampak positif terhadap karakter disiplin siswa. Kegiatan pembiasaan kegiatan keagamaan menggunakan metode pembiasaan yang dilakukan melalui tiga cara yaitu: kegiatan rutin, kegiatan spontan, dan keteladanan. Pembentukan karakter disiplin siswa melalui 3 tahapan yaitu, pada tahap moral knowing, siswa diajarkan cara membaca Al-Qur'an, termasuk menghafal Juz Amma, Asmaul Husna, serta mempelajari tata cara sholat jenazah, membaca tahlil, dan Al-Barzanji. Pemahaman ini membantu mereka mengenali nilai-nilai agama dan cara menerapkannya dalam kehidupan. Tahap moral feeling terlihat ketika siswa mulai mencintai semua kegiatan dengan datang tepat waktu. Ketika mereka merasa terinspirasi dan termotivasi, siswa akan menghargai proses pembiasaan ini sebagai ungkapan kecintaan terhadap agama dan nilai-nilai moral. Pada tahap moral doing, siswa dapat mengamalkan kegiatan keagamaan, seperti praktik sholat jenazah, tahlil, dan Al-Barzanji dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan masyarakat. Selain itu, faktor-faktor yang mendukung pembentukan karakter siswa dalam program ini meliputi peran guru, peran orang tua, lingkungan yang mendukung, program sekolah yang terarah, dan harapan dari semua pihak.
Pembentukan Karakter Mandiri Siswa Melalui Program Full day School Siti Faizaturrohmah; Ulpah Maspupah
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Bina Nagari Banyumas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67421/optimum.v1i1.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembentukan karakter mandiri siswa kelas rendah melalui program full day school. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program full day school secara konsisten berkontribusi pada pengembangan karakter kemandirian siswa. Internalisasi karakter mandiri di MI Ya Bakii Welahan Wetan Kecamatan Adipala Kabuapaten Cilacap dilakukan melalui penanaman adab sehari-hari dan kegiatan pendukung seperti mengaji, pembelajaran sore, dan outing class. Kegiatan rutin ini secara bertahap membawa perubahan moral pada siswa.
Efektivitas Penggunaan Metode Talaqqi Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Hafalan Juz 30 Bagi Siswa Di Mts Al-Ma’arif Rakit Banjarnegara Adira Khoerunisa Nur Afifah; M. Hizbul Muflihin
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Bina Nagari Banyumas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67421/optimum.v1i1.130

Abstract

Peningkatan kualitas hafalan Al-Qur’an menjadi bagian penting dalam penguatan pendidikan keagamaan di tingkat madrasah. MTs Al-Ma’arif Rakit Banjarnegara melalui program kelas tahfidz berupaya meningkatkan mutu hafalan juz 30 siswa dengan menerapkan metode talaqqi. Metode ini menekankan proses belajar langsung antara guru dan siswa secara musyafahah, yaitu membaca dan mendengar ayat Al-Qur’an secara berhadapan. Pendekatan ini diyakini tidak hanya melatih kemampuan menghafal, tetapi juga memperbaiki bacaan, tajwid, serta membentuk kedisiplinan spiritual siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan metode talaqqi dalam upaya meningkatkan mutu hafalan siswa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan adalah pengumpulan data, redaksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Metode talaqqi terbukti efektif dalam menumbuhkan motivasi siswa, memperbaiki ketepatan bacaan, serta menanamkan rasa tanggung jawab dan kedisiplinan dalam menghafal. Siswa lebih terarah dalam hafalan, kesalahan bacaan dapat segera diperbaiki, dan proses evaluasi rutin mendorong peningkatan kualitas hafalan secara bertahap. Meskipun demikian, masih ditemukan tantangan seperti perbedaan kemampuan hafalan antar siswa dan kejenuhan dalam menunggu giliran setoran. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan metode talaqqi yang terencana dan konsisten dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan mutu hafalan Al-Qur’an di madrasah
Daya Kreativitas Guru dalam Memanfaatkan Media Sederhana pada Pembelajaran Matematika Kelas IV di SD N 2 Kedungwuluh Kidul Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas Innayah Nur Rizki
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Bina Nagari Banyumas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67421/optimum.v1i1.131

Abstract

Pendidikan harus dapat menyelaraskan kebutuhan siswa menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang selalu mengalami perubahan. Salah satu caranya yaitu dengan memanfaatkan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis daya kreativitas guru dalam memanfaatan media sederhana pada pembelajaran matematika kelas IV di SD N 2 Kedungwuluh Kidul Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dan teknik analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil pada penelitian ini ialah daya kreativitas guru kelas IV di SD N 2 Kedungwuluh Kidul Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas telah memiliki daya kreativitas yang baik, sebab telah memiliki sikap inovatif, percaya diri, mampu membuat pembelajaran menjadi menyenangkan, pandai memanfaatkan apa yang ada di sekitarnya serta mampu mengajar dengan cara yang menyenangkan. Guru kelas IV juga telah memenuhi empat aspek yaitu aspek perencanaan, aspek pengembangan, aspek penggunaan media dan aspek evaluasi.
Model Index Card Match untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Kemampuan Kerjasama Siswa Kelas V Irel Berliana Putri
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Bina Nagari Banyumas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67421/optimum.v1i1.132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep dan kemampuan kerjasama peserta didik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Index Card Match pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V MI Muhammadiyah Singasari. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes (pretest dan posttest) untuk mengukur pemahaman konsep dan angket untuk menilai kemampuan kerjasama. Hasil uji normalitas data menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, untuk uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Rata-rata nilai N-Gain sebesar 0,7710 termasuk dalam kategori tinggi. Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa jawaban menunjukkan 16,45% siswa memilih "Sangat Setuju", 32,08% "Setuju", sedangkan respon negatif hanya mencakup 28,12% "Tidak Setuju" dan 23,12% "Sangat Tidak Setuju" Hasil angket menunjukkan respon positif terhadap kerjasama bahwa model Index Card Match efektif meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan kerjasama peserta didik pada pembelajaran IPAS.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Mendukung Proses Pembelajaran Indra Wilian; Nurfuadi
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Bina Nagari Banyumas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67421/optimum.v1i2.173

Abstract

The utilization of Information and Communication Technology (ICT) in education has become a crucial componentin enhancing the quality of the learning process. This study aims to explore various ICT implementations inteaching and learning activities based on a literature review. The findings indicate that ICT provides flexibilityin time and space for learners, enriches learning materials, and improves interaction between teachers andstudents. It supports student-centered learning approaches, enables personalized instruction, and accelerates theassessment process. Various digital platforms such as Learning Management Systems (LMS), educational videos,online quiz applications, and virtual discussion forums are widely used to support learning activities. Challenges inimplementing ICT include limited access, digital literacy gaps, and educators' readiness to adopt new technologies.Nevertheless, ICT remains a strategic element in addressing the demands of modern education. With adequatepolicy support, training, and infrastructure, ICT utilization has the potential to enhance the effectiveness andefficiency of learning processes across educational levels. This study emphasizes the importance of synergybetween technology, educators, and educational policies to create an adaptive and innovative learning ecosystem

Page 1 of 1 | Total Record : 7