cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2: April, 2020" : 4 Documents clear
EVALUASI TATA LETAK FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) KLIDANG LOR KABUPATEN BATANG Aning Amirotus Saniyah; Herry Boesono; Faik Kurohman
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 2: April, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Klidang Lor merupakan pelabuhan perikanan tipe C yang menjadi pusat kegiatan perikanan di Kabupaten Batang. Agar segala aktivitas perikanan dapat berjalan secara efektif dan efisien maka fasilitas yang ada di PPP Klidang Lor harus bisa menunjang kegiatan operasional dan memiliki kondisi fasilitas yang baik. Tata letak fasilitas yang tertata dengan baik dapat mempengaruhi kelancaran aktivitas di pelabuhan perikanan sehingga tidak terjadi penumpukan antrian kapal, kemacetan kegiatan operasional dan kemacetan kegiatan manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fasilitas, menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas dan mengevaluasi tata letak fasilitas PPP Klidang Lor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan metode pengambilan sampel purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kondisi eksisting dengan skala likert, analisis tingkat pemanfaatan dan analisis tata letak dengan Activity Relationship Chart (ARC), worksheet, Activity Relationship Diagram (ARD) dan Activity Template Block Diagram (ATBD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas PPP Klidang lor memiliki kondisi yang baik dengan skor skala likert 164,2. Tetapi terdapat 4 fasilitas yang dikategorikan kurang baik yaitu kolam pelabuhan, breakwater, alur pelayaran dan MCK. Tingkat pemanfaatan fasilitas PPP Klidang Lor pada fasilitas lahan pelabuhan sebesar 25%, kolam pelabuhan sebesar 99%, dermaga sebesar 99%, alur pelayaran sebesar 92%, TPI 1 sebesar 67% dan TPI 2 sebesar 71%. Fasilitas yang memiliki tata letak yang tidak sesuai dan harus dievaluasi peletakannya adalah kantor PPP Klidang Lor, kantor PSDKP, rumah dinas, pabrik es dan kontainer sampah
ANALISIS TEKNOMETRIK PADA GALANGAN KAPAL MILIK KUD (KOPERASI UNIT DESA) SARONO MINO DI KECAMATAN JUWANA, KABUPATEN PATI, JAWA TENGAH Siti Himamul Aliyah; Abdul Kohar Mudzakir; Indradi Setyanto
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 2: April, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galangan kapal milik KUD Sarono Mino merupakan salah satu galangan kapal yang berada di kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Galangan kapal tersebut perlu mengadopsi teknologi untuk memenuhi permintaan konsumen dan peraturan yang dikeluarkan oleh syahbandar. UNESCAP (United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific) (1989), menyatakan bahwa teknologi merupakan kombinasi antara empat komponen pembentuk teknologi (technoware, humanware, infoware, dan orgaware) yang saling terkait satu sama lain. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui nilai koefisien kontribusi (TCC) komponen pembentuk teknologi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif sedangkan pengolahan data dilakukan dengan metode teknometrik berdasarkan acuan yang dikeluarkan oleh UNESCAP tahun 1989. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kontribusi komponen teknologi (technoware, humanware, infoware, dan orgaware) secara berturut-turut yaitu 0,4815, 0,7506, 0,4352, dan 0,3958. Nilai intensitas kontribusi komponen teknologi (technoware, humanware, infoware, dan orgaware) secara berturut-turut yaitu 0,4424, 0,2827, 0,0942, dan 0,1806. Nilai TCC sebesar 0,5219 yang menunjukkan bahwa teknologi yang diterapkan oleh galangan kapal KUD Sarono mino adalah teknologi semi modern.
ANALISIS DAERAH POTENSI PENANGKAPAN IKAN TONGKOL BERDASARAKAN PERSEBARAN KLOROFIL-A DAN SUHU PERMUKAAN LAUT DI PERAIRAN INDRAMAYU Azizah Rodhiyanti; Herry Boesono; Hendrik Anggi Setyawan
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 2: April, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya permasalahan yang dihadapi oleh nelayan untuk melakukan operasi penangkapan ikan di Perairan Indramayu yaitu keterbatasan mendapatkan informasi daerah penangkapan ikan (fishing ground). Informasi mengenai DPI dapat diduga salah satunya melalui persebaran klorofil-a dan suhu permukaan laut yang diperoleh dari citra setelit. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan pengaruh persebaran klorofil-a dan suhu permukaan laut terhadap hasil tangkapan ikan Tongkol (Euthynnus sp.) yang kemudian diolah menjadi sebuah peta pendugaan DPI di Perairan Indramayu. Kapal penangkapan yang digunakan adalah kapal dengan alat tangkap Gillnet dengan hasil tangkapan utama yaitu ikan Tongkol (Euthynnus sp.). Pengambilan data dilakukan dengan cara insitu yaitu data berupa suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a, sedangkan dengan cara eksitu yaitu data SPL dan Klorofil-a yang diperoleh dari citra satelit VIIRS pada tahun 2016-2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai SPL tertinggi terjadi pada bulan Januari-Februari tahun 2016 sebesar 29o - 30oC. Kandungan konsentrasi klorofil-a terbanyak terjadi bulan September – Oktober pada tahun 2019 dengan kisaran 0,526 – 0,956 mg/m3.
ANALISIS PENGARUH PERBEDAAN JENIS UMPAN DAN LAMA IMMERSING TERHADAP HASIL TANGKAPAN PADA ALAT TANGKAP BUBU LIPAT DI PERAIRAN BATANG Nadya Saraswati; Herry Boesono; Indradi Setyanto
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 9, No 2: April, 2020
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat tangkap Bubu Lipat merupakan salah satu alat tangkap yang digunakan nelayan untuk menangkap ikan di Perairan Batang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah dan komposisi hasil tangkapan yang menggunakan perbedaan umpan yaitu kulit sapi dan jeroan ikan serta mengetahui dan menganalisa pengaruh lama immersing alat tangkap bubu lipat terhadap jumlah hasil tangkapan.. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode eksperimental fishing dan menggunakan uji ANOVA. Alat tangkap Bubu lipat merupakan alat penangkap ikan pasif dan termasuk dalam klasifikasi traps atau perangkap. Konstruksi pada alat tangkap Bubu Lipat terdiri dari pintu, badan dan mulut. Bubu lipat tidak memiliki pemberat karena rangka bubunya sudah terbuat dari besi. Proses pengoperasian Bubu Lipat memiliki 3 tahapan yaitu: setting, immersing, dan hauling. Hasil tangkapan utama pada alat tangkap Bubu Lipat berupa Rajungan yang yang menggunakan umpan kulit sapi dengan lama immersing 24 jam berat 8008 g, umpan kulit sapi dengan lama immersing 12 jam 27620 g, umpan jeroan ikan dengan lama immersing 24 jam mendapatkan hasil tangkapan 4075 g, umpan jeroan ikan dengan lama immersing 12 jam adalah 11399 g. Perbedaan umpan dan lama immersing pada bubu lipat dalam penelitian berpengaruh dalam hasil tangkapan yang diperoleh. Namun dalam uji ANOVA yang sudah dilakukan menggunakan spss Jumlah hasil tangkapan terhadap umpan kulit sapi dan jeroan ikan berdasarkan berat hasil tangkapan didapatkan hasil nilai yang tidak signifikansinya adalah ,000 < α (0,05) sehingga H0 diterima. Artinya bahwa dengan tingkat kepercayaan 95% kedua kelompok memiliki varian yang berbeda dan memiliki rata-rata yang berbeda.

Page 1 of 1 | Total Record : 4