cover
Contact Name
FERDIAN RONILAYA
Contact Email
ferdian@polinema.ac.id
Phone
+6285730267640
Journal Mail Official
jabh@polinema.ac.id
Editorial Address
Jalan Soekarno-Hatta No 9 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
ISSN : 24605530     EISSN : 27970264     DOI : https://doi.org/10.33795/jabh
Core Subject :
Jurnal Akuntansi Bisnis Dan Humaniora (JABH) adalah sebuah jurnal blind peer - review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang Ilmu Akuntansi Bisnis dan Ilmu Sosial namun tak terbatas secara implisit. Semua publikasi di Journal Akuntansi Bisnis & Humaniora bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel secara bebas online tanpa berlangganan apapun. JABH menerbitkan artikel secara berkala 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Januari dan Juni.
Arjuna Subject : -
Articles 80 Documents
Analisis Pengaruh Profitabilitas, Pertumbuhan Penjualan, dan Struktur Aset Terhadap Kebijakan Hutang pada Perusahaan Manufaktur Sektor Consumer Non Cyclicals Anjaruni Pratami Dewi; Padma Adriana Sari; Indrayati
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v11i2.6523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, pertumbuhan penjualan, dan struktur aktiva terhadap kebijakan utang pada perusahaan manufaktur sektor konsumen non-siklis yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan manufaktur sektor konsumen non-siklis tahun 2017-2021. Sampel yang diperoleh dalam penelitian ini sebanyak 8 perusahaan dengan metode purposive sampling. Metode analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kebijakan utang, pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan utang, dan struktur aktiva tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan utang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa profitabilitas yang tinggi berpengaruh terhadap penurunan penggunaan utang, sedangkan pertumbuhan penjualan dan struktur aktiva tidak berpengaruh terhadap penggunaan utang.
Analisis Value Chain Sebagai Alat Untuk Menciptakan Efisiensi Biaya Guna Menunjang Strategi Cost Leadership pada Mebel Karya Wardatul Muhlisoh; Dyah Metha Nurfitriasih; Riezky Amalia
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v11i2.6524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai nilai dengan menggunakan strategi kepemimpinan biaya dalam konteks organisasi atau perusahaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan data primer dan data sekunder dari Mebel Karya. Data primer terkait aktivitas perusahaan diperoleh melalui observasi mengenai jalannya proses produksi, aktivitas selama perusahaan, dan biaya selama produksi serta wawancara dengan pemilik usaha Mebel Karya. Data sekunder terkait dengan data rinci tentang biaya masing-masing aktivitas baik aktivitas utama maupun aktivitas pendukung dan laporan laba rugi tahun 2021. Hasil penelitian ini membagi aktivitas perusahaan menjadi aktivitas primer dan aktivitas pendukung. Aktivitas primer meliputi Inbound Logistics, Operations, Outbound Logistics, Marketing and Sales, dan Service. Sedangkan aktivitas sekunder meliputi Procurement, Technology Development, Human Resources, dan Firm Infrastructure. Pada masing-masing aktivitas terdapat empat aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah, meliputi penyiapan bahan baku, penyiapan pengiriman, survei bahan baku ke supplier, dan pelatihan skill karyawan. Keempat aktivitas tersebut termasuk dalam aktivitas inbound logistics, outbound logistics, pengadaan, dan HRM. Sehingga Mebel Karya dapat menghilangkan aktivitas tersebut dan dapat menghemat biaya sebesar Rp. 4.750.764. Data tersebut dapat menjadi acuan bagi Mebel Karya untuk meningkatkan efektivitas aktivitas serta meminimalisir waktu dan biaya.
Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Berdasarkan SAK EP pada RDV di Kabupaten Malang Aprilia Karina Gunawan; Yusna; Rizky Prasetya; Kartika DS Susilowati
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v11i2.6525

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perlakuan akuntansi aset tetap dalam kerangka entitas komersial dengan menggunakan SAK Entitas Privat. Sumber data yang digunakan adalah data primer berupa hasil wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder berupa data olahan suatu penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Perlakuan akuntansi aset tetap dimulai dari pengakuan aset tetap, pengukuran awal, pengukuran setelah pengakuan awal, penyusutan aset tetap, penurunan nilai, penghentian pengakuan, pengungkapan, dan penyajian aset tetap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan belum menerapkan perlakuan akuntansi yang diamanatkan oleh SAK EP yang dijadwalkan berlaku pada tahun 2025. Tinjauan atas daftar aset perusahaan menunjukkan bahwa masih terdapat aset tetap yang tidak lagi memberikan manfaat ekonomis. Apabila aset tetap masih memberikan manfaat, sedangkan umur ekonomisnya telah habis, maka perlu dilakukan penilaian kembali atau diberikan penjelasan khusus dalam laporan keuangan mengenai pengungkapan dan penyajian aset tersebut. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa memberikan arahan bagi perusahaan dalam memilih perlakuan akuntansi yang paling tepat dengan fokus pada perlakuan akuntansi aset tetap sebagai bagian dari penerapan awal SAK EP dalam menyajikan nilai aset tetap yang akurat untuk tujuan penyusunan laporan keuangan yang lebih relevan dengan kondisi RDV.
Analisis Perbedaan Kinerja Keuangan Perusahaan Sebelum dan Sesudah Akuisisi Nur Fajri Hindriyani; Elvyra Handayani; Andi Asdani
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v11i1.6542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah akuisisi pada perusahaan pengakuisisi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kinerja keuangan diukur dengan menggunakan rasio keuangan: Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Total Assets Turnover (TATO), dan Return on Assets (ROA). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif, dengan mengambil data dari perusahaan pengakuisisi non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2020, pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dengan sampel yang diperoleh dari 37 perusahaan. Periode pengamatan kinerja keuangan adalah 1 tahun sebelum dan 1 tahun setelah akuisisi. Uji non parametrik yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Ranks Test digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penelitian pada 4 rasio keuangan, CR, DER, TATO, dan ROA pada perusahaan pengakuisisi tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan sebelum dan sesudah akuisisi. Hal ini berarti bahwa peristiwa akuisisi tidak menciptakan sinergi bagi perusahaan dan perusahaan yang mengakuisisi yang mungkin disebabkan oleh lemahnya strategi yang diterapkan dan motif ekonomi bukanlah motif utama perusahaan melakukan akuisisi, melainkan motif non-ekonomi lainnya.
Pengaruh Aset Pajak Tangguhan, Beban Pajak Tangguhan dan Perencanaan Pajak Terhadap Manajemen Laba Anggita Cahyani; Anna Isrowiyah; Aang Afandi
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v11i1.6543

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aktiva pajak tangguhan, beban pajak tangguhan, dan perencanaan pajak terhadap manajemen laba. Data yang digunakan adalah informasi dari 12 perusahaan sektor pertanian dari tahun 2017 sampai dengan 2021. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dan menggunakan data sekunder. Data tersebut diolah dengan alat statistik SPSS 25. Penelitian ini menggunakan teknik regresi linier berganda untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa aktiva pajak tangguhan, beban pajak tangguhan, dan perencanaan pajak tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, tetapi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba.
Pengaruh Debt Covenant, Tunneling Incentive, Dan Intangible Assets terhadap Keputusan Transfer Pricing pada Perusahaan Manufaktur Dining Lulut Sri W; Bakhrudin; Siti Amerieska
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v11i1.6544

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah terdapat pengaruh Debt Covenant, Tunneling Incentive dan Intangible Assets terhadap Transfer Pricing. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI tahun 2017-2021. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan sampel penelitian sebanyak 10 perusahaan selama 5 tahun. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Pengujian hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik dengan bantuan software SPSS versi 26. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa Debt Covenant, Tunneling Incentive dan Intangible Assets berpengaruh signifikan terhadap Transfer Pricing. Secara parsial Debt Covenant dan Tunneling Incentives tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan Transfer Pricing, namun Intangible Assets menunjukkan pengaruh terhadap Transfer Pricing.
Analisis Perbandingan Kinerja Portofolio Optimal pada Saham Jakarta Islamic Index 70 dan Indeks IDX80 Fransiska Meilania Puspitasari; Marlina Magdalena; Rika Wijayanti
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v11i1.6545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah saham yang membentuk portofolio optimal dari saham-saham yang tercatat pada Jakarta Islamic Index 70 (JII70) dan Indeks IDX80 dengan menggunakan metode Single Index Model dan mengetahui kinerja portofolio saham yang lebih baik antara JII70 dan Indeks IDX80 berdasarkan jumlah saham, expected return portofolio, risiko portofolio, dan pengukuran terhadap 3 indeks tersebut dengan menggunakan metode Risk Adjusted Performance pada periode 2019 – 2022. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, di mana terdapat 43 saham pada JII70 dan 17 saham pada Indeks IDX80 yang memenuhi kriteria pemilihan sampel. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan alat analisis yang digunakan adalah Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran kinerja portofolio saham pada JII70 dengan menggunakan Indeks Sharpe sebesar 0,36986, Indeks Treynor sebesar 0,01961 dan Indeks Jensen sebesar - 0,09869. Sedangkan pada indeks IDX80 menggunakan Indeks Sharpe sebesar 0,19292, Indeks Treynor sebesar 0,01147 dan Indeks Jensen sebesar -0,10116. Hal ini, berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa kinerja portofolio pada JII70 lebih baik dibandingkan dengan Indeks IDX80, karena dari hasil perhitungan ke-3 indeks tersebut, nilai JII70 lebih tinggi dibandingkan dengan Indeks IDX80.
Penyusunan Laporan Keuangan Menggunakan ABSS Accounting Versi 25 dan Analisis Kinerja Keuangan Meidya Krisagita; Fathimatus Zahro Fazda Oktavia; Nurafni Eltivia
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v11i1.6546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan ABSS Accounting Versi 25 dalam penyusunan laporan keuangan dan menganalisis kinerja keuangan menggunakan analisis rasio keuangan pada Batik Puspita Pacitan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. ABSS Accounting Versi 25 diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan yang melibatkan Kantor Pusat dan Kantor Cabang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyusunan laporan keuangan dengan menerapkan ABSS Accounting Versi 25 menjadi lebih mudah, akurat dan real time. Hasil analisis rasio keuangan menunjukkan kinerja keuangan yang baik.
Analisis Kepatuhan Pembayaran PPh UMKM Berdasarkan PP 46/2013 dan PP 23/2018 Nilam Ayu Mayang Sekar; Widi Dwi Ernawati; Diana Nurindrasari
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v11i1.6560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan wajib pajak UMKM terhadap pembayaran pajak berdasarkan PP No. 46 Tahun 2013 dan PP No. 23 Tahun 2018; perkembangan penerimaan PPh UMKM dengan berlakunya PP No. 46 Tahun 2013 dan PP No. 23 Tahun 2018; kontribusi PPh UMKM terhadap penerimaan di KPP Pratama Malang Utara; dan kontribusi PPh UMKM di Kota Malang terhadap penerimaan PPh final di KPP Pratama Malang Utara. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan dokumentasi dan wawancara untuk memperoleh data berupa data jumlah wajib pajak terdaftar dan realisasi jumlah wajib pajak yang melakukan pembayaran PPh Final UMKM, serta data target dan realisasi penerimaan pajak UMKM di Malang Utara. Penelitian ini menghasilkan informasi bahwa kepatuhan pembayaran pajak yang dilaporkan pelaku usaha lebih tinggi pada saat pemberlakuan PP 23 tahun 2018 dibandingkan dengan saat pemberlakuan PP 46 tahun 2013. Namun, penerimaan PPh Final UMKM lebih rendah pada saat pemberlakuan PP 23/2018 dibandingkan dengan saat pemberlakuan PP 46/2013. Sementara itu, kontribusi penerimaan pajak tersebut berfluktuasi. Sehubungan dengan hasil tersebut, sebaiknya KPP Pratama Malang Utara melakukan sosialisasi kepada kepala masyarakat terkait dengan pembayaran pajak sehingga penerimaan PPh Final semakin meningkat.
Analisis Perilaku dan Kebutuhan Pelanggan terhadap Perubahan Budaya Organisasi Juliana Ayu Santoso; Qois Faqih Khairullah; Allyah Azizah Lyana
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Akuntansi Bisnis dan Humaniora
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabh.v12i1.6711

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran penting pelanggan dalam membentuk budaya organisasi, khususnya melalui dua dimensi utama: kebutuhan dan perilaku. Di tengah dinamika pasar yang terus berubah, organisasi dituntut untuk lebih adaptif terhadap ekspektasi pelanggan yang semakin kompleks. Pelanggan kini tidak hanya sebagai pengguna layanan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mendorong organisasi menjadi lebih responsif, fleksibel, dan inovatif. Organisasi yang berorientasi pada pelanggan (customer-centric) cenderung menciptakan budaya kerja yang terbuka terhadap masukan eksternal dan cepat dalam menanggapi perubahan. Pendekatan sistematis dalam studi ini menunjukkan bahwa budaya yang digerakkan oleh pelanggan dapat meningkatkan kinerja karyawan, produktivitas, serta mendorong inovasi yang berkelanjutan. Selain meningkatkan kepuasan pelanggan, budaya organisasi yang responsif juga menciptakan lingkungan kerja yang lebih kolaboratif dan dinamis. Ini menjadi faktor kunci dalam menjaga daya saing dan meraih keberhasilan jangka panjang di pasar yang kompetitif. Dengan demikian, memahami dan memenuhi kebutuhan pelanggan bukan hanya soal layanan, tetapi merupakan strategi budaya organisasi yang esensial. Perubahan budaya yang dipicu oleh pelanggan adalah langkah strategis untuk menciptakan organisasi yang tangguh dan relevan di masa depan.