cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 28 Documents
Search results for , issue "TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015" : 28 Documents clear
ANALISIS UNJUK KERJA INVERTER SETENGAH JEMBATAN DENGAN PIRANTI PENSAKLARAN BERBASISKAN IGBT DAN MOSFET Syafriarso, Faisal Aji; Facta, Mochammad; Juningtyastuti, Juningtyastuti
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.93 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.360-368

Abstract

Abstrak Dunia industri belakangan banyak menghadirkan perkembangan dalam berbagai bidang yang memudahkan kehidupan manusia salah satunya adalah alat-alat elektronika juga semakin beragam. Salah satu alat elektronika yang kita kenal adalah Inverter yang merupakan sebuah konverter listrik searah (DC) menjadi bolak-balik (AC). Dalam prakteknya konverter DC-AC terdapat banyak ragam, namun pada penelitian ini akan dilakukan analisa tentang konverter DC-AC half-bridge frekuensi tinggi resonan LC seri beban paralel yang berfungsi sebagai trafo step-up. Dalam perkembangannya inverter menggunakan piranti pensaklaran yang beragam, mulai dari JFET, MOSFET ,serta  IGBT. pada Penelitian ini akan digunakan piranti pensaklaran MOSFET dan IGBT agar diketahui karakteristik keluaran masing – masing. Hasil dari penelitian yang didapat  menunjukan Inverter setengah jembatan dengan IGBT memiliki efisiensi terbesarbernilai  33,601 % saat beroperasi pada frekuensi 13KHz. Sedangakan Inverter Setengah Jembatan dengan MOSFET memiliki efisiensi terbesar bernilai 63,920% saat beroperasi pada frekuensi resonan. Kata Kunci : Inverter, Konverter LC, IGBT, MOSFET  Abstract Recent industrial world presents many developments in various fields that facilitate human life.in example electronics devices. One of the electronic devices that we know is the inverter, the inverter itself is a power converter (DC) into alternating current (AC) with the value of the output voltage and frequency as needed.In practice, a DC-AC converters are many varieties, but in this paper will be analyzed on a DC-AC converter half-bridge high frequency series resonant LC parallel loaded. functioning as like as a step-up transformer. In the development of the inverter using a switching device are vary, ranging from the JFET, MOSFET and IGBT. in this final project will use the switching MOSFET and IGBT devices with the aim to make it known each - each output characteristics. Results of the study are obtained showed a half bridge IGBT Inverter has the largest worth 33.601% efficiency while operating at a frequency of 13KHz. While the Half-Bridge Inverter with MOSFET has the the largest worth 63.920% efficiency while operating at a frequency of 13KHZ. Keywords: inverter, converter, IGBT, MOSFET
PERANCANGAN INVERTER JEMBATAN PENUH DENGAN FILTER SERI -PARALEL FREKUENSI TINGGI UNTUK APLIKASI LAMPU LED Ramadhana, Taufik Ardian; Facta, Mochammad; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.078 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.304-311

Abstract

Abstrak Perkembangan dunia elektronika berjalan begitu cepat, untuk mendapatkan sumber tegangan AC dapat dilakukan dengan mengubah tegangan DC menjadi tegangan AC. Sehingga dibutuhkan suatu alat yang dinamakan konverter DC-AC atau lebih dikenal dengan sebutan inverter. Namun untuk mendapatkan tegangan lebih besar masih digunakan trafo penguat tegangan, yang memiliki beberapa kekurangan seperti kerugian tembaga, kerugian kopling, kerugian kapasitas liar, kerugian histerisis, kerugian efek kulit dan kerugian arus eddy. Salah satu alternatif  untuk mendapatkan penguatan tegangan yang lebih baik dapat menggunakan metode rangkaian resonan, salah satunya rangkaian resonan seri paralel tipe LCLC.Dalam penelitian ini dirancang suatu rangkaian resonan seri paralel LCLC yang mendapat masukan dari inverter jembatan penuh berbentuk gelombang pulsa. Rangkaian resonan LCLC ini terdiri dari induktor dan kapasitor. Sebelum melakukan perancangan perangkat keras dilakukan simulasi menggunakan software PSIM dan PSpice. Penguatan tegangan yang dihasilkan dalam penelitian ini, dengan masukan sebesar 25 Volt dapat dihasilkan tegangan keluaran sebesar 191,2 Volt pada frekuensi 23 kHz  dan 132,9 Volt pada frekuensi 51,4 kHz. Dengan frekuensi 23 kHz, pengaturan duty cycle 75% dihasilkan tegangan 179,2 Volt dan mampu menyalakan lampu LED dengan kuat intensitas cahaya 285 lux. Kata kunci: Inverter, penguatan, rangkaian seri paralel, resonan, LED  Abstarct The growth of electronics are fastly developed, the AC voltage source can be obtained by transforming the DC voltage into AC voltage. Therefore, it needs a tool called a DC-AC converter, or commonly known as an inverter. However, in order to get more value of voltage, voltage amplifier transformer, which has some drawbacks such as copper losses, coupling losses, losses of wild capacity, hysteresis losses, skin effect losses and eddy current losses, is implemented.  Series resonant circuit LCLC type is a method that can be a solution to get a improvement at those  voltage gain. In this research, it is designed a series parallel resonant circuit LCLC that gets input from the full bridge inverter with square wave pulse. LCLC resonant circuit is composed with inductors and capacitors. Simulation using PSIM and PSpice software had been done preceding the  hardware works. According to the gain voltage result in those research, 25 Volt input  can generate 191,2 Volt output at 23 kHz and 132,9 Volt at 51,4 kHz. With the frequency of 23 kHz, and 75% duty cycle regulation, 179,2 Volt are generated. Subsequently,  it is able to turn the LED light on with 285 lux of light intensity Keywords: Inverter, gain, series parallel circuits, resonant, LED
INVERTER JEMBATAN PENUH RESONAN LCC SEBAGAI CATU DAYA LAMPU HPL-N Iklil, Muhammad; Facta, Mochammad; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.857 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.219-228

Abstract

Abstrak Penggunaan Lampu HPL-N biasanya sebagai penerangan diluar ruangan dan industri. Lampu jenis ini menghasilkan cahaya tampak warna putih. Lampu jenis ini membutuhkan beberapa rangkaian dan komponen tambahan, seperti ballast, untuk membatasi arus yang melewati lampu. Ballast elektromagnetik beroperasi pada frekuensi 50-60 Hz. Intensitas penerangan lampu HPL-N tidak dapat diatur jika menggunakan ballast elektromagnetik. Oleh karena itu, sistem ballast elektromagnetik diganti inverter dengan resonan. Pada penelitian ini dibuat  inverter jembatan penuh dengan resonan LCC. Inverter tersebut menggunakan MOSFET yang dipicu oleh rangkaian kontrol IC TL494. Tegangan DC akan diubah menjadi tegangan AC frekuensi tinggi melalui inverter. Inverter yang dikombinasikan dengan rangkaian resonan LCC akan mensuplai beban berupa lampu HPL-N. Berdasarkan pengujian, rangkaian inverter jembatan penuh resonan LCC dapat menaikkan tegangan dari 60 Volt DC menjadi tegangan 123,7 Volt AC pada frekuesni resonan 104,2 kHz. Pengaturan intensitas penerangan lampu dilakukan dengan mengatur frekuensi. Pada frekuensi 104,2 kHz,109,6 kHz,89,6 kHz didapat intensitas penerangan 2510 lux, 1463 lux, 1886 lux dengan daya lampu 49,85 W, 31,46 W, 33,33 W. Efisiesni inverter didapat 47,37% pada frekuensi 104,2 kHz dan efisiensi total didapat 19,38% pada frekuensi 104,2 kHz. Kata kunci: ballast, inverter,resonan LCC  Abstract A HPL-N lamp usually used as an ilumination outside of a room and for industrial. This kind of lamp produces a white radiance. This lamp requires some circuit and additional component, such as ballast for limiting the current that is going through the lamp. Electromagnetic ballast operated at frequency of 50-60 Hz. Luminance of HPL-N lamp was not drive by electromagnetic ballast. Therefore, electromagnetic ballast changed with resonan inverter. This research was high frequency full bridge inverter with LCC resonant. Inverter used MOSFET which driven by IC TL494. DC voltage would be converted to high frequency AC voltage via inverter. Inverter was combined by LCC resonant would supply HPL-N lamp load. Based on the test result LCC resonant circuit with full bridge inverter  increased the voltage from 60 volt DC becomes the voltage 123,7 volt AC  in operation frequency at 104,2 kHz. Setting illumination was done with frequecy setting. The frequency 104,2 kHz, 109,6 kHz, 89,7 kHz be obtained illumination 2510 lux, 1463 lux, 1886 lux with lamp power 49,85 W, 31,46 W, 33,33 W. Inverter efficiency be obtained 47,37% at frequency 104,2 kHz and total efficiency be obtained 19,38% at frequency 104,2 kHz. Keyword: ballast, inverter, LCC resonant
PERANCANGAN ALAT PENGUKUR BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN DIGITAL UNTUK MENGETAHUI BODY MASS INDEX (BMI) PADA LANSIA P.A.W, A. Brian Ikhsana; Riyadi, Munawar Agus; Sudjadi, Sudjadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.593 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.244-252

Abstract

Abstrak Teknologi elektronika kedokteran merupakan salah satu teknologi yang paling penting dalam dunia kesehatan, karena dapat meminimalkan resiko penyakit pada pasien dan memudahkan dokter dalam mendiagnosa pasien. Salah satu penerapannya yaitu pada perhitungan Body Mass Index (BMI) dengan menginputkan tinggi badan dan berat badan. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah membuat sebuah alat pengukur berat badan dan tinggi badan digital untuk menghitung BMI pada lansia dengan keluaran berupa keterangan kondisi tubuh yaitu  ideal, underweight, overweight, atau obesitas berbasis Arduino Mega 2560. Alat ini menggunakan keypad yang digunakan untuk menginputkan umur, sensor load cell untuk mengukur berat badan dan sensor ultrasonik untuk mengukur tinggi lutut, serta LCD sebagai tampilan keluaran sistem. Tinggi badan diperoleh dengan menggunakan rumus yang melibatkan umur dan tinggi lutut. Dengan menggunakan sensor tersebut, alat ini dapat digunakan untuk mengukur berat badan hingga 150 kg dan tinggi lutut hingga 60 cm. Pada pengujian keseluruhan sistem, dihasilkan keluaran tinggi badan dan berat badan yang valid, serta perhitungan BMI dan penggolongan kondisi pasien sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Error maksimum terjadi pada perhitungan BMI, yaitu sebesar 2,6%. Error rata-rata tinggi badan, berat badan, dan BMI masing-masing sebesar 0,56%, 1,01%, dan 1,02%. Kata Kunci: Body Mass Index, sensor load cell, sensor ultrasonik, LCD.  Abstract Medical electronics technology is one of the most important technologies in medical world, because it can minimize the risk of disease in patients and enable doctor to diagnose patients. One of the implementation is the calculation of Body Mass Index (BMI) by inserting height and weight of the patient's. The purpose of this final project is to create a  digital weight and height gauge  to calculate BMI  of the elderly with the output is the information  about the conditions of the body, such as ideal, underweight, overweight, or obese based on Arduino Mega 2560. This tool uses the keypad that is used to input age, load cell sensor to measure weight and ultrasonic sensors to measure the height of the knee, and LCD as the display system output. Height of the patient's is obtained by using a formula involving age and knee high. By using that sensors, this tool can be used to measure weight up to 150 kg and height of knee up to 60 cm. By testing the entire system, the result of height and weight are valid, as well as BMI calculation and classification of the patient's condition are matched with the prescribed criteria. The maximum error occurs in the calculation of BMI, which amounted to 2.6%. Error rate of height, weight, and BMI respectively by 0,56%, 1,01%, and 1,02%. Keywords : Body Mass Index, load cell sensor, ultrasonic sensor, LCD.
OPTIMASI KAPASITAS DG PADA SISTEM DISTRIBUSI UNTUK MENGURANGI RUGI DAYA MENGGUNAKAN ANT COLONY OPTIMIZATION Hia, Fa’ano; Juningtyastuti, Juningtyastuti; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.138 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.335-340

Abstract

Abstrak DG merupakan penerapan pembangkit yang terhubung pada jaringan distribusi tenaga listrik. Pemanfaatan DG selain sebagai alternatif penyediaan pasokan energi listrik dapat pula memberikan pengaruh pada penurunan rugi daya sistem, peningkatan kualitas tenaga dan keandalan sistem. Pada Penelitian ini, dilakukan optimasi kapasitas DG menggunakan Ant Colony Optimization untuk melihat pengaruh pemasangan DG terhadap rugi daya sistem distrbusi tenaga listrik. Parameter fungsi objektif pada metode Ant Colony Optimization ini adalah miminimalisasi rugi daya aktif sistem yang diperoleh dari pemasangan DG berkapasitas yang tepat sehingga profil tegangan pada tiap bus memenuhi standar. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan pada variasi pengujian pemasangan DG pada bus kritis 8, 14, 15 sistem distribusi IEEE 15 bus diperoleh penurunan nilai rugi daya aktif total sebesar 0,102 MW dari 0,133 MW sebelum pemasangan DG menjadi 0,031 MW setelah pemasangan DG. Kata kunci : Sistem distribusi tenaga listrik, DG, Ant Colony Optimization  Abstract Disributed Generation (DG) relates to generation applied at electrical distribution network. DG utilization other than as an electrical energy supply also to reduce system losses, improve power quality and reability. On this research, capacity optimization of DG using Ant Colony Optimization performed to observe  it’s use to of  power grid losses reduction. The function on this Ant Colony Optimization is to minimize the total power grid losses by installing DG with it’s optimal capacity so that effect on system profile voltage. The results shows the optimal capacity of DG installation at critical buses 8, 14, 15 causes to decrease power grid losses to 0,102 MW from 0,133 MW to 0,031 MW. Keywords : Power distribution network, DG, Ant Colony Optimization
PERANCANGAN REGISTER DAN MEMORI PADA PROSESSOR RISC 16-BIT DENGAN TEKNOLOGI 600 nm MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK ELECTRIC Putra, Akbar Kurnia; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.689 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.284-288

Abstract

Abstrak Array memori adalah blok penting dalam sistem digital. Array memori biasanya diimplementasikan dalam register dan memori utama dalam prosesor. Sebagian besar ruang dalam sebuah sirkuit terpadu adalah memori. Pertimbangan utama desain SRAM adalah meningkat kecepatan dan mengurangi area layout. Proyek ini bertujuan untuk menciptakan SRAM yang efisien dan kompak. Desain menggunakan Electric untuk desain floorplan dan LT-Spice untuk menguji layout. Teknologi 600 nm digunakan dalam proyek ini. Penelitian ini menghasilkan desain 2 array SRAM berbeda diimplementasikan dalam register dan memori utama prosesor RISC 16 bit. Delapan register 16-bit dengan 3 bit alamat memiliki kecepatan clock 167 MHz dan luas area 1.170 x 2.350,5, atau 247.507,65 μm2. Sedangkan enam puluh empat memori 16-bit dengan 6 bit alamat memiliki kecepatan clock 100MHz dan luas area 4.731,5 x 1.312,5 lamda, atau 558.908,4375 μm2. Kata kunci : SRAM 12T, Register, Memori  Abstract Memory arrays are essential building block in any digital system. Memory arrays are usually  implemented in a register and main memory in a processor. The majority of space taken in an integrated  circuit  is the memory. Key considerations of SRAM design are increased speed and reduced layout area. This project aims to create an efficient and compact SRAM. Design uses Electric for floorplan design and LT-Spice for test the layout. 600 nm technology was used in this project. This research produced design of 2 different SRAM arrays implemented in a register and main memory of RISC 16 bit processor. The eight 16-bit registers with 3 bit addresses have 167MHz clock speed and 1.170 x 2.350,5 lamda, or 247.507,65 μm2 area. While the sixty four 16-bit memorys with 6 bit addresses have 100MHz clock speed and 4.731,5 x 1.312,5 lamda, or 558.908,4375 μm2 large area. Keywords : SRAM 12T, Register, MemoriKeywords : SRAM 12T, Register, Memori
PERANCANGAN ALAT PENGUKUR INDEKS MASSA TUBUH (IMT) ORANG DEWASA MENGGUNAKAN RASPBERRY PI Saputra, Destyawan; Riyadi, Munawar Agus; Sudjadi, Sudjadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.971 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.369-377

Abstract

Abstrak Kesadaran manusia akan pentingnya kesehatan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan perkembangan teknologi pada bidang kesehatan sangat maju. Parameter kesehatan manusia yang sederhana adalah berat dan tinggi badan, parameter tersebut digunakan untuk menghitung nilai Indeks Massa Tubuh (IMT).  IMT adalah metode yang digunakan untuk mendiagnosa keadaan tubuh manusia, dengan menghitung keseimbangan antara berat dengan tinggi badan. IMT berfungsi memberikan informasi tentang kriteria keadaan tubuh berdasarkan berat dan tinggi badan pasien. Informasi tersebut adalah keadaan obesitas, gemuk (overweight), sangat kurus (underweight), kurus atau normal. Pada keadaan obesitas dan sangat kurus (underweight,) pasien akan memiliki resiko penyakit yang tinggi. Oleh karena itu, pada penelitian ini diciptakan alat pengukur IMT dengan kemampuan mengukur tinggi badan, berat badan, menghitung IMT serta menentukan kriteria IMT secara otomatis. Alat pengukur IMT ini menggunakan Raspberry Pi sebagai mikrokontroler yang mengatur keseluruhan sistem. Kemampuan alat tersebut adalah melakukan pengukuran berat badan dengan range dari 0 Kg hingga 150 Kg dan range pengukuran tinggi badan dari 0 m hingga 2m.  Setiap masing-masing pengukuran dilakukan sebanyak 3 kali dengan interval 0.1 S, dengan tujuan meningkatkan akurasi. Keluaran yang ditampilkan pada alat pengukur IMT adalah berupa keadaan tubuh beserta nilai IMT, berat badan dalam Kg dan tinggi badan dalam meter. Kata Kunci: Indeks Massa Tubuh, Underweight, Overweight, ,Obesitas, Raspberry Pi  Abstract Humans’ consciousness toward the importance of health is one of the factors driving the advancement of technological development in the field of health. Height and weight is a simple parameter for humans’ health. This parameters is used to calculate Body Mass Index (BMI).  BMI is a method used to diagnose condition of human body by calculating  the balance between wight and height. BMI provides informations about condition of human body based on their weight and height. The information given by BMI is obese, overweight, underweight or ideal. In case of  obese and underweight, the patient will have a high risk of disease. Therefore, the aim of this research is designing devices to measure BMI that comes with the ability to measure height and weight, calculate the BMI,as well as determine the BMI criteria  automatically. Raspberry pi used as microcontroller which controll entire activity of device. The ability of this device is to measure the height within range from 0 to 2 m and the weight within range from 0 to 150 Kg. Every measurements is performed 3 times by 0,1 S intervals in order to increase the accuracy. The output  of the device are criteria of body condition, weight on Kg, height on m. Keywords : Body Mass Index, Underweight, Overweight, Obese, Raspberry Pi.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS HOTEL KOTA SEMARANG BERBASIS ANDROID PADA FRONT END DAN BERBASIS WEB DENGAN RANGKA KERJA YII PADA BACK END Riyalda, Bondan Fiqi; Somantri, Maman; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.172 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.401-409

Abstract

Abstrak Kota Semarang adalah kota niaga yang menjadi tempat singgah dan berkumpulnya para pelaku usaha, untuk melakukan aktivitasnya. Hotel menyediakan layanan akomodasi bagi para pendatang. Namun, terdapat kendala yang umum dihadapi para pendatang dalam mencari informasi hotel dan lokasinya, apalagi jika baru pertama kali datang ke Kota Semarang. Di sisi lain, seiring perkembangan jaman, umumnya para pendatang membawa perangkat informasi bergerak dalam kesehariannya. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah membuat Sistem Informasi Geografis Hotel (SiGeotel) Kota Semarang pada perangkat bergerak berbasis Android pada front end dan berbasis Web pada back end. SiGeotel Kota Semarang dibangun menggunakan MySQL sebagai basis data, bahasa pemrograman PHP dengan rangka kerja Yii pada back end dan java pada front end. Editor text yang digunakan adalah sublime pada back end dan eclipse pada front end. Aplikasi ini digunakan untuk mecari lokasi dan informasi hotel-hotel yang terdapat di Kota Semarang, dan juga terdapat fasilitas pencarian informasi dan lokasi tempat penting dan tempat asik yang terdapat di Kota Semarang. Aplikasi ini menerapkan manajemen startup Alexander Osterwalder Business Model Canvas dalam perancangannya. Terdapat tempat jenis pengujian, yaitu komunikasi data, fungsional, perangkat keras, dan index. Hasil keempat pengujian tersebut menunjukkan bahwa aplikasi SiGeotel Kota Semarang yang dibangun sudah sesuai dengan perancangannya. Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis, Hotel, Android, Yii, Alexander Osterwalder Business Model Canvas  Abstract Semarang is a commercial city which became a haven and gathering place for entrepreneurs, in order to perform its activities. Hotels provide accommodation service for the newcomers. However, there are common problems faced by newcomers in finding hotel information and location, especially if they are first time came to the city. On the other hand, as the developing time, generally the migrants bring mobile devices communication in their daily life. The solution to overcome this problem is to make a Semarang Geographic Information Hotel System (SiGeotel) wih Android-based mobile devices on the front end and web-based at the back end. SiGeotel of Semarang built using MySQL as the database, PHP’s programming language with Yii framework at the back end and java. Text editor used sublime on the back end and eclipse at the front end . This application is used to look for the hotel location and information inside the city, and also can search the location of important place and cool place in Semarang. It applying the startup management of Alexander Osterwalder Business Model Canvas in its design. There are four kind of the test, there are data communication, functional, hardware, and index. The fourth test’s results showed that the application of Semarang’s SiGeotel built is in conformity with the design. Keyword : Geographic Information System, Hotel, Android, Yii, Alexander Osterwalder Business Model Canvas
PERANCANGAN ALAT PENGUKUR DETAK JANTUNG DENGAN SENSOR FOTODIODA BERBASIS PHOTOPLETHYSMOGRAPHY (PPG) MENGGUNAKAN ATMEGA32A Hidayatulah, Sidiq; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.639 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.312-316

Abstract

Abstrak Dalam dunia kesehatan salah satu organ yang sering mendapatkan perhatian adalah jantung. Jantung yang akan selalu berdetak setiap saat selama manusia hidup.  Pengukuran detak jantung secara konvensional dilakukan dengan cara mendengarkan detakan  jantung dengan menggunakan stetoskop atau meraba denyut nadi. Namun dalam pengukuran secara konvensional hasil dipengaruhi tingkat kepekaan orang yang mengukur dan juga harus memastikan waktu pengukuran tepat 1 menit. Pada penelitian ini, dibuat pengukuran detak jantung  berdasarkan prinsip photoplethysmography (PPG) menggunakan LED  inframerah sebagai sumber cahaya, dan  fotodioda sebagai detektor cahaya  dengan mikrokontrloter ATmega32a sebagai pengolah data. Hasil validasi dengan pengukuran manual menunjukan angka yang hampir mendekati dengan rata-rata error 1,60%. Kata Kunci :detak  jantung, photoplethysmography (PPG), inframerah, fotodioda  Abstract In medical world one of organs that often get attention is the heart. The heart always beats every time for a life of human. The  conventional measurement of heart rate are using a stethoscope to hear heartbeat or feel the pulse. However, the conventional measurement result is influenced by the level of sensitivy of the measure and also must ensure the time of measurement  proper one minute.  At this research,has created a heartbeat measurement  base on the principle of photoplethysmography (PPG) by using LED  infrared  as  light source, and  photodiode as light detector  with microcontroler ATmega32a as a data processor. The validation result by manual methode  shows number that almost close to the error average 1,60%. Keywords: heartbeat, photoplethysmography (PPG), infrared, photodiode
PERANCANGAN KONVERTER DC-DC TOPOLOGI BUCK BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA8535 UNTUK APLIKASI HEATER EKSTRAKSI BIJI KAPUK Vernandez, Aggie Brenda; Facta, Mochammad; Sukmadi, Tejo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.266 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.253-260

Abstract

Abstrak Ekstraksi minyak biji kapuk secara umum masih diproduksi secara konvensional dengan pemanasan menggunakan bahan bakar fosil, maka dari itu diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk membuat proses ekstraksi menjadi modern. Salah satu metode adalah menggunakan pemanas listrik. Pemanas listrik diharapkan dapat mempertahankan suhu ekstraksi, sehingga perlu adanya sitem umpan balik. Solusi yang ditawarkan salah satunya adalah dengan membuat konverter DC-DC buck dengan mikrokontroller. Mikrokontroller ATmega8535 bertindak sebagai pusat pengendali tegangan dan daya keluaran dc chopper agar dapat mempertahankan suhu ekstraksi. Kombinasi dari pengaturan duty cycle MOSFET (Metal Oxide Semiconductor Field Effect Transistor) sebagai pensaklaran elektronika daya, mikrokontroller, dan kontroller PID (Proportional Integral Derivative) di dalam DIC (Digital Indicating Controller) dipilih sebagai kontroller utama dalam sistem yang diajukan. Mikrokontroller mendapat sinyal umpan balik dari sensor termokopel tipe K melalui DIC. Berdasarkan hasil eksperimen, proses pemanasan sukses mempertahankan suhu di 650C dengan variasi duty 70%, 75%, 80% , dan air sebagai beban pengganti. Eksperiment kedua sukses mempertahankan suhu ekstraksi pada suhu 600C dengan campuran 3,6 liter n-heksane dan 144gr biji kapuk. Kata kunci: buck , MOSFET, mikrokontroller, Digital Indicating Controller, termokopel.  Abstract Cotton seed oil extraction in general conventionally produced by heating using fossil fuel., therefore it required further development to make the extraction process become modern. One of the methods is the use of electric heater. Electric heater is expected to maintain the temperature of the extraction, so it needs a feedback system. One of the solutions offered was to create a buck DC-DC converter with microcontroller. ATmega8535 microcontroller acted as the control center for output voltage and power in order to maintain the temperature of extraction. The combination of duty cycle adjustment of MOSFET (Metal Oxide Semiconductor Field Effect Transistor) as power electronic switching, microcontroller, and PID (Proportional Integral Derivative) controller inside DIC (Digital Indicating Controller) was chosen as major controller in the proposed system. Microcontroller got feedback signal from type K thermocouple sensor through DIC. Based on the experimental result, the heating process was successfully maintain the temperature at 650C with 70%, 75%, 80% duty variety, and water as dummy load. The second experiment was successfully maintain the temperature of extraction at 600C with 3.6 liters of n-heksane mixed with 144gr cotton seeds. Keywords : buck, MOSFET, microcontroller Digital Indicating Controller, thermocouple

Page 1 of 3 | Total Record : 28


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue