cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
PERANCANGAN PLTS HYBRID MENGGUNAKAN MAXIMUM POWER POINT TRACKING (MPPT) SEBAGAI PEMAKSIMALAN DAYA PHOTOVOLTAIC (PV) DI GEDUNG ICT UNIVERSITAS DIPONEGORO DENGAN SOFTWARE MATLAB SIMULINK Singgih Mustiko Aji; Bambang Winardi; Sudjadi Sudjadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i2.370-376

Abstract

Penggunaan energi fosil yang terus menerus menyebabkan ketersediannya makin langka, sehingga dibutuhkan sumber energi terbarukan yang bersih dan ramah lingkungan, salah satunya energi matahari. Agar daya yang dihasilkan oleh fotovoltaik maksimal maka diperlukan MPPT. Sistem kendali MPPT akan mengatur produksi dan penyimpanan daya sistem fotovoltaik memanfaatkan DC-DC boost converter. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mendesain dan mensimulasikan PLTS dengan MPPT metode Perturb and Observe menggunakan software Matlab Simulink. Pengujian dilakukan dengan variasi iradiasi 200 W/m2, iradiasi 350 W/m2, iradiasi 500 W/m2, iradiasi 650 W/m2, iradiasi 800 W/m2, dan iradiasi 1000 W/m2 serta variasi suhu 22℃, 24℃, 25℃, 26℃, 27℃, 29℃. Hasil pengujian menunjukan, saat iradiasi 350 W/m2 dan suhu 24°C panel surya tanpa menggunakan MPPT menghasilkan daya sebesar 1038 W sedangkan dengan menggunakan MPPT  menghasilkan daya sebesar 1628 W. Saat iradiasi 800 W/m2 dan suhu 27°C panel surya tanpa menggunakan MPPT menghasilkan daya sebesar 2312 W sedangkan dengan menggunakan MPPT menghasilkan daya sebesar 3705 W. Sehingga dengan menggunakan algoritma MPPT Perturb and Observe daya yang dihasilkan lebih maksimal.
PERANCANGAN DAN PENGENDALIAN DIFFERENTIAL DRIVE ROBOT DENGAN MENGAPLIKASIKAN METODE A-STAR Ghanis Kauchya Nugraha; Iwan Setiawan; Hadha Afrisal
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i4.559-565

Abstract

Pandemi COVID-19 menyerang seluruh penduduk dunia. Pandemi COVID-19 juga menyebabkan banyaknya kematian tenaga medis di Indonesia dan dunia. Solusi yang dapat diterapkan untuk mengurangi jumlah tenaga medis yang terpapar virus SARS-CoV-2 adalah dengan menerapkan robot yang dapat membantu tenaga medis dalam bekerja. Robot harus bisa bergerak dari tempat satu ke tempat yang lain dan bisa membawa perlengkapan yang diperlukan seperti obat-obatan, alat medis, dll. Robot differential drive menggunakan 2 roda yang digerakkan oleh penggerak terpisah sebagai penggerak utama. Mobile robot membutuhkan path planning yang optimal dalam melakukan navigasi dari suatu koordinat ke koordinat lain. Dalam tugas akhir ini penulis merancang sistem navigasi robot tipe differential drive dengan menerapkan algoritma A*. Hasil pengujian menunjukkan data nilai galat maksimum adalah 0.073 meter atau 7.3 cm terjadi pada detik 138.8. Nilai rata-rata galat absolut robot dalam bernavigasi sebesar 0.017 meter atau sebesar 1.7 cm. Robot bernavigasi dengan kecepatan linear rata-rata 0.23 m/s. Waktu yang dibutuhkan program untuk menghasilkan rencana rute adalah 422.99 ms. Waktu yang dibutuhkan robot untuk melakukan navigasi dari titik awal ke titik target adalah 170.16 detik.
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI PERFORMA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) ON GRID STUDI KASUS SMP N 3 PURWODADI Imam Fajar Nur Diansyah; Susatyo Handoko; Jaka Windarta
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i4.701-708

Abstract

Indonesia memiliki potensi energi surya yang tinggi yaitu sebesar 207 GWp. Upaya yang dapat dijalankan untuk memaksimalkan potensi energi surya secara efisien adalah menerapkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lokasi yang memiliki potensi energi matahari yang tinggi. Daerah Purwodadi di Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi energi surya yang cukup tinggi sebesar 1,92 MWh/m2 per tahun. Tugas akhir ini dilaksanakan untuk merancang, mengimplementasikan, dan menganalisis kinerja PLTS sistem on grid dengan kapasitas 1350 Wp di SMP N 3 Purwodadi. Tugas akhir ini dimulai dengan perancangan dan pengimplementasian kemudian dilakukan pengujian komponen sistem PLTS selanjutnya dilakukan analisis produksi listrik oleh PLTS. Pengujian komponen dilakukan untuk mengetahui nilai daya input dan daya ouput sehingga nilai efisiensi dapat ditentukan. Berdasarkan hasil pengujian, didapatkan hasil bahwa larik panel surya memiliki efisiensi sebesar 15,3% dimana nilai efisiensi panel surya masih lebih rendah dari nilai pada datasheet yang disebakan karena suhu panel surya yang lebih tinggi dari suhu standar STC, sedangkan inverter memiliki efisiensi sebesar 97% yang mana sesuai dengan datasheet. Berdasarkan hasil monitoring selama dua bulan, PLTS mampu membangkitkan listrik hingga 361 kWh dengan rata-rata harian sebesar 5,92 kWh. Kemudian sistem PLTS memiliki nilai performance ratio 83% yang menandakan bahwa PLTS beroperasi dengan cukup baik dalam membangkitkan listrik.
ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN PLTS TERPUSAT DENGAN PLTS TERDITRIBUSI PADA ATAP KANDANG AYAM CLOSED HOUSE DI TUALANG KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Ricky Ricky; Susatyo Handoko; Denis Denis
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i2.335-344

Abstract

Pemakaian energi listrik untuk setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan bangunan yang dialiri listrik agar kegiatan dapat dilakukan. Bangunan yang menggunakan energi listrik adalah kandang ayam di Tualang Kabupaten Serdang Bedagai. Salah satu energi yang bisa dipakai adalah menggunakan energi dari cahaya matahari (solar energy). Pemasangan panel surya dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan sistem terpusat dan terditribusi. Penelitian membahas perbandingan hasil investasi awal untuk membangun PLTS terpusat dan terditribusi. Berdasarkan hasil perhitungan yang didapatkan drop tegangan DC ada 0,58V untuk sistem terpusat dan terditribusi dari panel surya menuju ke solar charge controller (SCC) dan AC dari inverter ke beban adalah 5V untuk sistem terpusat dan 1,04V untuk kandang 1, kandang 2 2,6V dan kandang 3 2,05V untuk sistem terditribusi. Drop tegangan yang dihasikan sesuai dengan standar operasi. Berdasarkan perhitungan yang didapatkan hasil berupa penggunaan panel surya sebanyak 32 buah dengan daya 250wp untuk PLTS terpusat dan 8 buah panel surya untuk kandang 1, kandang 2 16 panel dan kandang 3 12 buah panel untuk sistem terditribusi. Dengan diketahui material, maka dapat dihitung modal investasi awal untuk membangun PLTS terpusat sebesar Rp241.615.000,00 sedangkan untuk PLTS terditribusi sebesar Rp248.534.000,00. Selisih modal investasi antara PLTS terpusat dan terdistribusi Rp6.919.000,00.
ANALISIS GANGGUAN DAN SISTEM PROTEKSI KELISTRIKAN PADA STUDI PENYAMBUNGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO DENGAN KE JALA-JALA SISTEM DISTRIBUSI 20 KV JAWA TENGAH Hikma Sisintito; Mochammad Facta; Enda Wista Sinuraya
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i4.664-669

Abstract

Aliran daya, analisis gangguan dan setting/resetting proteksi yang dilakukan pada makalah ini dilakukan pada saluran distribusi 20 kV Batang 10 sebelum adanya PLTM dan setelah adanya PLTM. Aliran daya, analisis gangguan dan setting/resetting proteksi serta menganalisis koordinasi proteksi dilakukan dengan simulasi pada software ETAP 16.0, Setelah melakukan analisis aliran daya didapatkan hasil dengan voltage drop paling besar adalah 3,09% yaitu , ferekuensi masih dalam rentang 48,5 -51 Hz, power factor ­rata-rata adalah 93,5%. Sistem proteksi tenaga listrik sangat berguna dalam hal melindungi komponen komponen tenaga listrik, demi menghasilkan koordinasi yang bagus harus dilakukan setting/reseting yang bagus. Setting dan resetting yang dilakukan sudah berdasarkan IEC 60255, Hasil Analisis dari sistem proteksi PLTM Kambangan sampai ke jala jala adalah sudah bagus dikarenakan waktu pemutusan CB yang berkaitan dengan PLTM sudah dibawah batas maksimum waktu pemutusan, Dapat dilihat pada waktu pemutusan kritis CB 30 yang didekat PLTM adalah 0,233 s sedangkan waktu putus CB 30 setelah dilakukan setting relay adalah 0,03 s, hal itu membuat generator yang ada pada PLTM akan aman dari peristiwa lepas sinkron.
ANALISIS UNJUK KERJA ISOLATOR POLIMER 20 kV RESIN EPOKSI BAHAN PENGISI SiO2 (SILICONE DIOXIDE) DENGAN SIRIP SERAGAM PADA KONDISI KONDUKTIVITAS YANG BERVARIASI Faris Cahya Priambada; Abdul Syakur; Hermawan Hermawan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i2.300-305

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan penduduk dan industri harus disertai dengan suplai energi listrik yang memadai dan sistem distribusi energi listrik yang handal. Salah satu komponen penting untuk menunjang kehandalan sistem adalah isolator. Isolator berfungsi untuk mengisolir suatu konduktor bertegangan dengan kerangka penyangga yang dikembumikan sehingga tidak ada arus listrik mengalir dari konduktor tersebut ke tanah. Berbagai jenis bahan untuk isolator telah dikembangkan. Salah satunya adalah isolator dengan bahan resin epoksi. Isolator dengan bahan resin epoksi memiliki kelebihan dibandingkan dengan isolator porselen dan gelas, salah satunya memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan bahan porselen dan gelas. Namun isolator jenis ini masih tergolong baru, sehingga untuk meningkatkan performa dari isolator ini, salah satu caranya adalah dengan menambahkan bahan pengisi. Pada penelitian ini, dipaparkan pengaruh variasi tegangan pada kondisi kering dan basah serta penambahan SiO2 (Silikon Dioksida). Hasil pengujian menunjukkan bahwa perubahan tegangan dan konduktivitas mempengaruhi nilai arus bocor dan tahanan isolasi. Pada variasi konduktivitas, nilai arus bocor dan tahanan isolasi meningkat seiring dengan kenaikan nilai konduktivitas.
ANALISIS PENAMBAHAN RECLOSER PADA LOKASI YANG TEPAT GUNA MEMINIMALKAN NILAI SAIDI DAN SAIFI PENYULANG FORD BARU PT. PLN(PERSERO) UP3 PALEMBANG Bagas Aji Sasongko; Karnoto Karnoto; Darjat Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i4.620-625

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi dalam semua bidang menyebabkan kebutuhan akan energi lisrtik meningkat sehingga diperlukan sistem tenaga listrik dengan keandalan tinggi untuk menjaga kualitas kekontinyusan listrik. Pemasangan recloser merupakan salah satu cara dalam membantu peningkatan keandalan. Recloser berfungsi untuk memutus dan menyambungkan kembali aliran listrik secara otomatis. Pemasangan recloser akan mendapatkan hasil baik apabila didasari dengan perhitungan yang benar. Parameter yang digunakan dalam keandalan sistem tenaga listrik adalah SAIFI dan SAIDI. Nilai SAIFI dan SAIDI dapat dihitung dari tingkat laju kegagalan dan waktu pemadaman dari setiap komponen pada sistem. Semakin kecil nilai SAIFI dan SAIDI maka keandalannya akan semakin bagus. Pada penelitian ini akan dibuat program simulasi panambahan recloser menggunakan metode genetic algorithm pada software MATLAB R2016a. Dari hasil simulasi diperoleh bahwa SAIFI dan SAIDI setelah penambahan lebih kecil dari pada sebelum penambahan. Nilai SAIFI dan SAIDI sebelum penambahan recloser adalah 2,2756 kali/tahun dan 6,9454 jam/tahun. Setelah dilakukan perhitungan didapatkan nilai SAIFI dan SAIDI yang baik untuk 1 recloser yang berada pada lokasi 16 yaitu 0,69439 kali/tahun dan 2,2411 jam/tahun
PENGENDALIAN CERAH LAMPU PADA RUMAH CERDAS Taufiq Qurohman; Wahyudi Wahyudi; Muhammad Arfan
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i4.595-603

Abstract

Pencahayaan ruangan merupakan aspek yang penting dalam mengatur suasana ruangan. Intensitas cahaya yang diperlukan akan berbeda ketika melakukan aktivitas yang berbeda. Dengan adanya dimmable light, pengaturan suasana ruangan akan menjadi lebih mudah. Selain mempermudah pengaturan suasana ruangan, dengan adanya lampu yang bisa diatur kecerahannya, penggunaan energi juga bisa lebih ditekan. Beberapa industri sudah ada yang memproduksi produk dengan fitur dimmable light, namun produk tersebut tidak mampu untuk mempertahankan kecerahan ruangan karena lampu tidak dilengkapi oleh sensor dan sistem kontrol. Dalam Tugas Akhir ini dirancang prototipe untuk mengendalikan kecerahan lampu pada rumah cerdas dengan menggunakan kontroler fuzzy metode Sugeno. Modul pengendali yang dirancang terdiri dari mikrokontroler Arduino Nano, sensor intensitas cahaya GY-30, sensor arus ACS712, dan modul RobotDyn dimmer. Setelah dilakukan pengujian, sistem yang dirancang mempunyai performa yang bagus dalam mempertahankan kestabilan, yaitu hanya terdapat error steady state rata-rata sebesar 0,65%.
PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) HYBRID DI GEDUNG ICT UNIVERSITAS DIPONEGORO MENGGUNAKAN SOFTWARE PVSYST 7.0 Ragil Adi Nugroho; Bambang Winardi; Sudjadi Sudjadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v10i2.377-383

Abstract

Indonesia berada di wilayah khatulistiwa sehingga memiliki potensi energi surya yang dapat dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Menurut Power Data Acces Viewer NASA pada tahun 2019 Gedung ICT Universitas Diponegoro mempunyai tingkat radiasi rata-rata yang relatif tinggi yaitu sebesar 5,52 kWh/m2/hari, sehingga dapat memanfaatkan area rooftop dan area parkir terbuka menjadi siteplan PLTS. PLTS ini menggunakan sistem Hybrid yang mengandalkan energi matahari sebagai sumber utama dan baterai sebagai cadangan. Selain itu juga terdapat Automatic Transfer Switch (ATS) yang dapat menghubungkan ke jaringan PLN jika baterai dalam kondisi limit. Melalui software PVSyst 7.0, dengan komponen yang terdiri dari 132 modul berkapasitas 310 Wp/modul, 144 baterai dengan kapasitas 12v200 Ah/baterai, 1 unit inverter 50 kW dan 4 unit SCC 100 A/unit, energi listrik yang dihasilkan sebesar 91,5 MWh setiap tahunnya. Setelah melalui proses konversi energi listrik berkurang menjadi 65,383 MWh dengan  pembagian 57,181 MWh mensuplai beban dan 8,202 MWh dikirim ke baterai sebagain cadangan dengan effisiensi sebesar 68,5%.
ANALISIS POTENSI DAN UNJUK KERJA PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) UNTUK MENSUPLAI LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM DI UNIVERSITAS DIPONEGORO MENGGUNAKAN SOFTWARE PVSYST 6.43 Widhi Prakoso; Bambang Winardi; Agung Nugroho
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.v8i3.218-225

Abstract

Indonesia merupakan negara yang secara geografis terletak tepat berada di garis khatulistiwa dan memberikan beragam keuntungan serta potensi besar dalam hal pemanfaatan energi matahari. Hal ini dikarenakan besarnya radiasi matahari bergantung pada letak garis lintang, kondisi atmosfer, dan posisi matahari terhadap garis khatulistiwa. Indonesia mempunyai tingkat radiasi rata-rata yang relatif tinggi. Hal ini merupakan sebuah keuntungan besar bagi Indonesia dalam hal pemanfaatan dan pembangkitan energi matahari menjadi energi listrik (PLTS). Universitas Diponegoro, sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia memiliki sebuah lahan kosong terletak disamping Departemen Teknik Elektro yang belum teroptimalkan dengan baik. Tingkat radiasi matahari yang cukup tinggi tiap harinya, menjadikan lahan kosong samping Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro yang terletak di Tembalang, Semarang, Jawa Tengah ini dapat dimanfaatkan sebagai sebuah siteplan PLTS yang cukup besar guna mensuplai beban LPJU di kawasan Universitas Diponegoro sehingga lahan kosong tersebut memiliki nilai guna dan manfaat yang tinggi. Melalui software PVSyst 6.43, potensi dan kinerja dari perencanaan PLTS untuk mensuplai LPJU di kawasan Universitas Diponegoro ini menghasilkan energi sebesar 119,645 MWh tiap tahun nya. Dengan sistem PLTS yang tanpa terhubung jaringan (OffGrid), PLTS ini mampu untuk mensuplai beban LPJU di malam hari yaitu sebesar 74,810 MWh tiap tahun nya.

Page 99 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue