cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2018)" : 20 Documents clear
RANCANG BANGUN TRAINER TRAFO STEP UP DAN STEP DOWN DALAM SATU SISTEM ILHAM AL AFGANI, MUHAMMAD; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hasil observasi di Teknik Mesin Unesa, penggunaan alat peraga sebagai media pembelajaran khususnya untuk materi energi dan perubahannya masih jarang digunakan oleh dosen. Kebanyakan dosen lebih suka mengajarkan secara verbal kepada mahasiswa tanpa ada alat peraga yang mendukung. Salah satu penyebabnya adalah tidak tersedianya alat peraga seperti alat peraga Transformator. Tujuan dalam tugas akhir ini untuk terciptanya Trainer Trafo Step Up dan Step Down di Teknik Mesin UNESA. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang berbentuk rancang bangun berbasis eksperimen (experimental reseach).Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah terciptanya trainer Trafo Step Up dan Step Down dalam satu sistem di Teknik Mesin UNESA. ? maksimal yang dihasilkan adalah 75% pada trafo step down 110 volt sedangkan ? minimal yang dihasilkan adalah 8% pada trafo step down 13 volt. Kata Kunci : Trainer trafo, trafo step up,trafo step down, efisiensi.
PENGARUH VARIASI SUDUT KATUP PENDINGIN PADA PROSES GRINDING DAN PENAMBAHAN PASTA POLISH TERHADAP KUALITAS BENDA UJI GALIH SETIAWAN, FEBRI; HAFIZH AINUR RASYID, AKHMAD
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMetalografi merupakan ilmu yang mempelajari karakteristik struktur makro dan mikro pada suatu logam. Agar dapat diamati di bawah mikroskop, maka diperlukan tahapan proses persiapan yang harus dilakukan sebelum dilakukan pengujian metalografi seperti proses amplas (grinding) dan pemolesan (polishing). Untuk mengetahui tingkat kehalusan permukaan hasil dari proses grinding maka dilakukan pengujian kekasaran permukaan (surface roughness test) dan untuk mengetahui kualitas permukaan hasil polishing dapat dilakukan pengujian tingkat kekilapan menggunakan sinar laser (hukum snellius). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, yaitu untuk mengetahui sebab akibat berdasarkan perlakuan yang diberikan pada saat penelitian. Material yang digunakan yaitu baja ST 41 dan aluminium A5052. Variasi tanpa cairan pendingin, variasi air dengan sudut katup nozzle 40º, 60 º, 90 º, dan pasta poles. Hasil uji kekasaran baja ST 41 menghasilkan nilai kekasaran tanpa air dan diberi air dengan variasi sudut katup 40º, 60º, 90º mengalami penurunan 0,961µm, 0,457µm, 0,366µm, 0,296µm, sedangkan pada aluminium A5052 nilai kekasarannya adalah 0,711µm, 0,547µm, 0,378µm, 0,236µm. Nilai kekasaran paling tinggi tanpa menggunakan cairan pendingin, sedangkan nilai paling rendah diberi cairan pendingin dengan variasi katup nozzle 90º. Pada uji kekilapan baja ST 41 didapat tanpa pasta polish 35lux, 54lux, 60lux, 78lux setelah ditambah pasta polish mengalami peningkatan dengan nilai 43lux, 61lux, 69lux, 97lux, sedangkan pada aluminium A5052 dengan hasil 65lux, 89lux, 140lux, 178lux, setelah ditambahkan pasta polish menghasilkan 77 lux, 103lux, 177lux, 182lux. Kata Kunci: Proses Grinding, Proses Polish, Surface Roughness Test
RANCANG BANGUN TUNGKU PENGECORAN LOGAM NON FERRO (ALUMINIUM (AL) DAN TIMAH) DENGAN KAPASITAS 30 KG DILENGKAPI DIGITAL TEMPERATUR KONTROL DWI FEYZAR NOOR, FARIS; ARIF IRFAI, MOCHAMAD
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan alat peraga sebagai media pembelajaran khususnya untuk ilmu bahan masih jarang digunakan oleh dosen. Kebanyakan dosen lebih suka mengajarkan secara verbal kepada mahasiswa tanpa ada alat peraga yang mendukung. Salah satu penyebabnya adalah tidak berjalannya alat peraga seperti alat peraga tungku pengecoran atau dapur peleburan. Tujuan tugas akhir ini untuk menciptakan Tungku Pengecoran logam non ferro (aluminium (Al) dan timah) dengan kapasitas 30 kg dilengkapi digital temperatur kontrol. Berdasarkan latar belakang diatas perancangan ini menggunakan metode rekayasa. Metode rekayasa adalah metode yang menerapkan ilmu pengetahuan menjadi suatu rancangan guna mendapatkan kinerja sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. Hasil dalam perancangan ini adalah terciptanya Tungku Pengecoran logam non ferro (aluminium (Al) dan timah) dengan kapasitas 30 kg dilengkapi digital temperatur kontrol. Alat ini dapat menghasilkan pengecoran dengan temperatur logam aluminium 680 0C dan logam timah dengan temperatur 250 0C, alat ini juga dilengkapi digital temperatur kontrol (termokopel) sehingga dapat mengetahui temperatur yang tepat untuk meminimalisir cacat porositas.
ANALISA KENDALA DAN SOLUSINYA PADA MESIN PENGUPAS KULIT TELUR PUYUH YANG DILENGKAPI DENGAN AUTOWASHER ROSIDI, GUFRON; , DEWANTO
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari analisa ini, adalah untuk mengetahui kendala yang menyebabkan kurang maksimalnya proses pengupasan telur puyuh di setiap bagian utamanya, yaitu spinner, talang distribusi telur, dan screw pengupas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Dengan menggunakan penelitian deskriptif yang bersifat kuantitatif yang berwujud angka-angka hasil perhitungan atau pengukuran dapat diproses dengan cara dijumlahkan, dibandingkan dengan jumlah yang diharapkan dan di peroleh persentase. Hasil yang diinginkan dalam analisa ini adalah diketahuinya faktor yang menjadi kendala yang selama ini menyebabkan terlemparnya telur puyuh keluar dari spinner peremuk, yang menyebabkan jatuhnya telur dari spinner ke talang distribusi tidak tepat sehingga telur terlempar keluar, dan juga kendala yang menyebabkan telur puyuh hancur ketika masuk ke dalam proses pengupasan oleh screw pengupas.
ANALISA KINERJA HASIL PERANCANGAN ALAT REDUKSI DAN KLASIFIKASI UKURAN PENGGERUSAN TIPE SCREENER BALL MILL ARMAN HIDAYAT, DENDI; MAHENDRA SAKTI, ARYA
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Screener Ball mill merupakan alat industri yang sangat berperan penting dalam bidang produksi terutama industri semen. Ball mill merupakan bola penggiling yang digunakan dalam proses pembuatan semen yang memiliki karakteristik keras seperti silica, kapur, alumina, dan besi oksida yang masih berbentuk bongkahan batu. Screener berfungsi sebagai klasifikasi ukuran material yang di reduksi menjadi mesh. Prinsip kerja mesin screener ball mill dimulai dari perputaran tubuh barel yang kemudian menghasilkan gaya sentrifugal, steel ball akan terbawa pada ketinggian tertentu dan jatuh untuk membuat material tergiling. Setelah proses penggilingan maka tahap selanjutnya serbuk dipisahkan dengan bola baja dengan menggunakan sebuah screening. Secara Umum proses reduksi melalui dua proses berbeda dari ball mill kemudian screening untuk menghasilkan mineral yang lebih halus. Mesin ini sudah dirancang oleh teman saya sendiri yaitu Saudara Naswan Dwi Suharsono di tahun 2018, dan saya berkeinginan untuk menindaklanjuti dengan menganalisa kinerja alat tersebut. Dari proses pengujian diperoleh massa paling banyak tertampung yaitu pada kecepatan screening 50 rpm dengan massa 985 gram dengan jumlah 45 bola baja. Sedangkan massa paling sedikit tertampung yaitu pada kecepatan screening 40 rpm dengan massa 810 gram dengan jumlah 30 bola baja yang digunakan sebagai media penghancur pada proses milling. Kata Kunci : Screneer, Ball mill
PENGARUH KECEPATAN PUTAR MESIN GRINDING DAN POLISH TERHADAP KUALITAS BENDA UJI PRADIPTO, BIMO; HAFIZH AINUR RASYID, AKHMAD
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metalografi merupakan pengujian untuk melihat struktur permukaan, salah satunya adalah pengujian menggunakan mesin grinding dan polish. Pengujian ini untuk menghilangkan ketidakrataan dan untuk mengkilapkan permukaan pada benda uji sebelum dilakukan pengujian menggunakan pengujian kekasaran dan pengujian Kekilapan menggunakan sinar laser dan light meter. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Obyek penelitian adalah besi baja karbon rendah ST41 Ø 30mm panjang 40mm dan Aluminium A5052 Ø 22mm panjang 40mm berbentuk silindris dengan kekasaran kertas amplas 800 menggunakan motor AC dengan variasi kecepatan 100rpm, 200rpm, 300rpm, 400rpm, dan waktu yang sudah ditentukan yaitu 125 second. Setelah diratakan permukaan benda uji dilakukan proses polishing dengan menggunakan kain bludru dan diberi pasta autosol dengan kecepatan yang sama. Dari pengujian grinding dan polishing ini didapat pada permukaan benda uji material baja karbon rendah St 41. Hasil terendah pengujian grinding terdapat pada spesimen pertama 1,135 µm dan hasil tertinggi terdapat pada spesimen keempat dengan 0,878 µm. Kemudian pengujian grinding dan polish pada material aluminium A5052 pada pengujian grinding hasil terendah terdapat pada spesimen pertama dengan 0,534 µm dan hasil tertinggi pada spesimen keempat dengan 0,302 µm. Dengan kekasaran kertas amplas 800 maka didapat permukaan benda uji semakin tinggi putaran mesin maka permukaan benda uji akan semakin rata dan mengkilap. Kata Kunci: kekasaran permukaan, kekilapan permukaan.
RANCANG BANGUN TRAINER VARIASI KECEPATAN AWAL PADA GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK HC-SR04 ADI PERMANA PUTRA, IVAN; RIANDADARI, DYAH
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fisika adalah ilmu mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Pembelajaran Fisika memerlukan pemahaman yang serius, pada materi-materi tertentu. Untuk lebih memudahkan pemahaman terhadap materi dalam ilmu fisika bisa menggunakan atau mamanfaatkan alat paraga. Salah satu penyebabnya adalah tidak tersedianya alat peraga seperti alat peraga gerak lurus. Tujuan dalam tugas akhir ini untuk terciptanya trainer variasi kecepatan awal pada gerak lurus beraturan dengan menggunakan sensor ultrasonik Hc-Sr04. Dari pengamatan pada laboratorium fisika dengan belum adanya alat peraga gerak lurus berubah beraturan (GLBB) memperhitungkan kecepatan, jarak, waktu, energi potensial , serta konstanta pegas. Berdasarkan penelitan yang didapatkan spesifikasi alat trainer menggunakan sensor ultrasonic Hc-Sr04, dengan dioperasikan menggunakan Arduino uno R3 , diameter luar pegas 2 mm mm dan menggunakan encorder untuk mengetahui kecepatan, jarak, dan waktu. Ticker timer digunkan untuk menngetahui perubahan kecepatan yang terjadi dengan menggunakan power supply dengan ketentuan 6 v ac/dc. Kata kunci: Gerak Lurus Berubah Beraturan, Ticker timer, Ultrasonik Hc-Sr04, Kecepatan, Jarak, Waktu
DESAIN KONSEP ALAT POLES SEMI OTOMATIS UNTUK KAP MOBIL HANAN ERITAMA, MUHAMMAD; YASA UTAMA, FIRMAN
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik mesin adalah salah satu jurusan di Universitas Negeri Surabaya yang memiliki konsentrasi diploma otomotif dan produksi. Teknologi pengecatan dan praktikum pengecatan dan perbaikan bodi menjadi salah satu mata kuliah untuk konsentrasi otomotif. Adapun dalam mata kuliah ini mempelajari berbagai perkembangan teknologi pengecatan sampai terbaru guna menciptakan keahlian dalam praktik pengecatan dan body repair pada kendaraan. Adapun urutan proses pengecatan yaitu bersihkan bagian yang akan dicat, pendempul, pengamplasan, cat dasar, cat inti, varnish, dan terakhir finishing pemolesan dengan compound. Khusus pada proses finishing menggunakan compound selama ini masih menggunakan sistem konvensional. Disini kami memiliki ide melalui tugas akhir untuk mendesain alat bantu polishing yaitu desain konsep alat poles semi otomatis untuk kap mobil. Adapun metode pelaksanaan tugas akhir ini, dengan melakukan observasi lapangan menggunakan instrumen angket kuisioner dan wawancara. Obyek pengambilan data adalah bengkel pengecatan dan body repair sebanyak 5 lokasi di sidoarjo. Hasil yang didapat dalam pelaksanaan tugas akhir ini, terciptanya desain konsep alat poles semi otomatis untuk kap mobil. Adapun data analisis yang kami lakukan menggunakan software inventor, diperoleh kekuatan material yang menggunakan pipa baja bulat D 75 mm dengan perhitungan dalam 2 titik tumpu yang dihasilkan adalah 49 N, beban dikedua sisi penyangga masing-masing 24,5 N = 15 kg.
RANCANG BANGUN ALAT CHARGER OTOMATIS BATERAI 12 V 35 AH AMNA, MUSTAFID; WULANDARI, DIAH
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenggunaan alat charger baterai otomatis ini menggunakan sistem auto cut On/Off dengan menggunakan variasi dua travo beda jenis yaitu Travo Non CT dan Travo CT agar dapat mengahasilkan output luaran yang berbeda dari masing ? masing travo, tujuan dibuatnya alat ini supaya mahasiswa dapat merancang sebuah perangkat charger baterai otomatis dan menghitung efisiensi travo tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang berbentuk rancang bangun berbasis eksperimen (experimental reseach) dengan metode perancangan sebuah perangkat pengisian baterai secara otomatis. Hasil yang didapatkan dalam pengambilan data pada alat di dapatkan efisiensi dari kedua trafo tersebut untuk travo CT efisiensinya sebesar kurang lebih 10% sedangkam efisiensi dari travo non CT sebesar 9%, untuk output luaran kedua travo tersebut tidak beda jauh sekitar 2-3 Amper untuk arus luarannya dan tegangan luaranya sekitar 13-15 Volt. Perbedaan jenis travo tersebut juga mempengruhi output luaran charger sehingga mempengaruhi lama pengecasan. Kata Kunci : Pengisian baterai, travo CT dan non CT, efisiensi travo
ANALISIS TORSI PADA TRAINER SISTEM STARTER MARITA, DONA; GRUMMY WAILANDUW, A.
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis sistem starter bertujuan untuk menganalisis kondisi motor starter pada saat diberikan beban bervariasi. Sistem kerja motor starter ini membutuhkan suatu rangkaian untuk menyalakan motor starter yang berfungsi untuk menggerakkan flywheel yang nantinya diberikan beban. Dari motor starter bisa didapat besarnya torsi mekanik. Untuk itu desain yang dibuat diberikan beban yang bervariasi dengan menguji dari beban terkecil, sedang hingga terbesar. Metode rekayasa yang akan dilakukan oleh peneliti dalam upaya mendesain trainer analisis torsi pada sistem starter dimulai dari merencanakan, merancang dan membuat trainer tersebut, menguji coba trainer, menganalisis hasil dari uji coba trainer. Analisis torsi pada trainer sistem starter umumnya digunakan sebagai media pembelajaran dengan diberikan beban agar mengetahui torsi yang dihasilkan pada motor starter tersebut. Setelah membuat desain trainer analisis sistem starter ini, dilanjutkan dengan uji coba untuk mengetahui karakteristik motor starter. Hasil pengujian pada trainer motor starter saat tidak menggunakan beban dan menggunakan beban dari 0,5 kg, 1kg, 1,5 kg, 2kg torsi yang dihasilkan pada motor starter jika beban semakin berat maka torsi yang dihasilkan motor starter tersebut juga akan semakin besar.

Page 2 of 2 | Total Record : 20