cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
RANCANG BANGUN MESIN PENCETAK PAKAN TERNAK "PELET" DARI AMPAS TAHU DILENGKAPI DENGAN PENGERING NUGROHO, DIMAS; HARTUTUK NINGSIH, TRI
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ampas tahu adalah salah satu bahan yang bisa dipakai sebagai bahan penyusun ransum. Sampai saat ini ampas tahu cukup mudah didapat dengan harga murah, bahkan bisa didapat dengan cara cuma-cuma. Ditinjau dari komposisi kimianya ampas tahu bisa digunakan sebagai sumber protein. Mengingat kandungan protein dan lemak pada ampas tahu yang cukup tinggi. Namun kandungan tersebut berbeda tiap tempat dan cara pemprosesannya. Terdapat laporan bahwa kandungan ampas tahu yaitu protein 8,66% lemak 3,79% air 51,63% dan abu 1,21%, maka sangat memungkinkan ampas tahu dapat diolah menjadi bahan makanan ternak. Maka pada perancangan Tugas Akhir (TA) DIII Teknik Mesin Produksi akan mencoba membuat alat/mesin dengan judul ?Rancang Bangun Mesin Pencetak Pelet Dari Bahan Ampas Tahu Dilengkapi Dengan Pengering?. Diharapkan dengan adanya mesin tersebut, sangat membantu peternak dalam memudahkan dan mempercepat pembuatan Pelet untuk pakan ternak mereka, dan menjadikan Ampas Tahu menjadi komoditi yang sangat menguntungkan dan bernilai jual tinggi, disamping itu pengolahanya pun sangat mudah.Tahap perancangan mesin pencetak pelet dari bahan ampas tahu dilengkapi dengan pengering ini adalah desain dan gambar kerja dari setiap bagian-bagian alat/mesin ini. Alat/mesin pencetak pelet dari bahan ampas tahu dilengkapi dengan pengering ini mempunyai spesifikasi antara lain: berdimensi 1200mm x 600mm x 1000mm, mempunyai daya motor listrik ½ HP, menggunakan speed reducer 50:1, sistem transmisi menggunakan v-belt. Kapasitas produksi pada mesin ini maksimal 2,5 kg pada hooper, dan pengering menggunakan elemen heater dengan temperature sampai dengan 100°c. Untuk mencapai dalam pembuatan alat/mesin, maka penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian R&D (Research and Developmennt) yaitu penelitian pengembangan berbasis eksperimen. Mengacu pada penentuan spesifikasi komponen, jenis komponen yang akan digunakan pada mesin pencetak pelet dari bahan ampas tahu dilengkapi dengan pengering. Kata Kunci: Rancang Bangun, Pencetak Pelet, Pengering.
ANALISA MASSA DAN KECEPATAN PUTARAN POROS TERHADAP WAKTU PENGERINGAN HASIL CETAKAN PAKAN TERNAK “PELET” DARI BAHAN AMPAS TAHU AFIF ROBBAANII, NAUFAL; HARTUTUK NINGSIH, TRI
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPakan merupakan salah satu komponen yang sangat menunjang kegiatan usaha budidaya dan peternakan, sehingga pakan yang tersedia harus memadai dan memenuhi kebutuhan ternak. Pada peternakan 60%-70% biaya produksi digunakan untuk biaya pakan. Peningkatan efisiensi pakan melalui pemenuhan kebutuhan nutrisi sangat dibutuhkan dalam rangka menekan biaya produksi Berdasarkan hal tersebut maka mendorong penulis membuat mesin pencetak pakan ternak ?pelet? di lengkapi pengering dari ampas tahu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk cetakan pelet yang diinginkan,tingkat kekeringan pakan ternak ?pelet?. Untuk mencapai dalam pembuatan mesin,maka penilitian menggunakan metode R&D (Research and Development) yaitu penelitian pengembangan berbasis eksperimen. Mengacu pada penentuan spesifikasi komponen,jenis komponen yang akan digunakan pada mesin pencetak pakan ternak ?pelet? dilengkapi pengering dari ampas tahu. Dengan menggunakan sistem pengeringan dengan rotary dryer yaitu Pengering kontak langsung yang beroperasi secara kontinyu, terdiri atas cangkang silinder yang berputar perlahan,biasanya dimiringkan beberapa derajat dari bidang horizontal untuk membantu perpindahan umpan basah yang dimasukkan pada atas ujung drum, Bahan kering dikeluarkan pada ujung bawah, Waktu pengeringan cukup cepat. Cocok untuk bahan yang berbentuk padat dan butiran. Dalam proses pembuatan pelet harus menyediakan bahan yang dibutuhkan, dan bahan yang digunakan untuk pembuatannya dengan ampastahu dan tepung kanji dengan rasio 1:4 dimana 800g ampas tahu dan 200g Tepung kanji dalam pembuatannya membuat kapasitas adonan mentah dengan berat 1kg dalam sekali pembuatan serta pengujiannya.Harapan dengan terwujudnya mesin pencetak pakan ternak ?pelet? dilengkapi pengering dari ampas tahu. maka proses produksi pembuatan pakan ternak ?pelet? dari ampas tahu menjadi lebih efektif dan efisien.Kata Kunci: pakan ternak,mesin pelet,sistem pengeringan,komponen