cover
Contact Name
Joel Panjaitan
Contact Email
joel.pandjaitan@gmail.com
Phone
+6281262669426
Journal Mail Official
karyaunggul.atds@gmail.com
Editorial Address
Jl. Medan - Lubuk Pakam Km. 16,5 No. 51, Tj. Morawa A, Kec. Tj. Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20362
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28281829     DOI : -
Core Subject :
KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang berisi tentang publikasi hasil Pengabdian kepada Masyarakat. KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan oleh LPPM Akademi Teknik Deli Serdang. KARYA UNGGUL - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Desember dan Juni. Artikel yang dikirim ke redaksi harus merupakan naskah asli dan tidak pernah dipublikasi di tempat lain. Artikel dalam setiap penerbitan merupakan tanggungjawab penulis.
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
Literasi Artificial Intelligence (AI) bagi Pemuda/i Gereja: Peluang, Tantangan, dan Etika di Era Digital Joel Panjaitan; Arnold Pakpahan; Regina Sirait; Yunni Rianawati; Stephanie Christina Yolanda Pardede; Thea Fitri Astarani; Moh Muchlishiin
Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, pekerjaan, pelayanan gereja, dan aktivitas sosial masyarakat. Namun demikian, masih banyak kalangan pemuda gereja yang belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai pemanfaatan AI secara bijaksana dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, tim dosen Akademi Teknik Deli Serdang berkolaborasi dengan dosen Politeknik Negeri Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Literasi Artificial Intelligence (AI) bagi Pemuda/i Gereja: Peluang, Tantangan, dan Etika di Era Digital” di GPdI Maranatha Matiti, Desa Matiti, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan pada tanggal 28 Juni 2026. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi penggunaan berbagai aplikasi AI, diskusi interaktif, tanya jawab, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test sederhana. Materi yang diberikan mencakup pengenalan konsep AI, peluang pemanfaatan AI dalam pendidikan dan pelayanan gereja, risiko penyalahgunaan AI, serta etika penggunaan AI berdasarkan nilai-nilai moral dan tanggung jawab sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep AI, manfaat AI dalam kehidupan sehari-hari, serta kesadaran mengenai pentingnya penggunaan AI secara etis. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dan mampu mengidentifikasi berbagai bentuk penggunaan AI yang positif maupun negatif. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya generasi muda gereja, sehingga mampu memanfaatkan teknologi AI secara produktif, bertanggung jawab, dan sesuai dengan nilai-nilai etika.
Sosisalisasi Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di MIS Al Marwa Medan Nurlaili; Zulfitri; Ika Sandra Dewi Fasya Nadia
Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) memerlukan pemahaman yang baik dari guru agar pembelajaran dapat berlangsung secara efektif, berpusat pada peserta didik, dan sesuai dengan capaian pembelajaran. Hasil observasi di MIS Al Marwa Jln. Jermal X Medan menunjukkan bahwa sebagian guru masih memerlukan penguatan pemahaman mengenai konsep, perangkat ajar, dan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, demonstrasi penggunaan PMM, dan pendampingan penyusunan perangkat ajar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep Kurikulum Merdeka, penyusunan modul ajar, serta pemanfaatan PMM sebagai sumber belajar dan pengembangan kompetensi profesional. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kesiapan guru dalam menerapkan pembelajaran yang lebih inovatif, berpusat pada peserta didik, dan sesuai dengan prinsip Implementasi Kurikulum Merdeka.

Page 4 of 4 | Total Record : 32