cover
Contact Name
Ahmad Very Fadli
Contact Email
Ahmadveryfadli@gmail.com
Phone
+6285735839128
Journal Mail Official
kotimah06@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Islam Hasanuddin Pare - Kediri Jl. Kelapa No. 84 Jombangan Tertek, Pare-Kediri, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah
ISSN : -     EISSN : 31105424     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah is a Journal of IAI Hasanuddin Pare Kediri as a medium for disseminating ideas that focus on writing about the field of Islamic Economics.
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
ANALISIS KEBIJAKAN EKONOMI PEMERINTAH DALAM DINAMIKA PASAR UANG DAN PASAR MODAL DI INDONESIA Riza Sofiana Dewi; Fara Shinta Nuriyah Wahidayati; Kotimah Kotimah
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 No. 1, Juli 2026
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan ekonomi pemerintah memiliki peran strategis dalam memengaruhi stabilitas dan dinamika pasar uang serta pasar modal di Indonesia. Perubahan kondisi ekonomi global, volatilitas pasar keuangan, dan meningkatnya kompleksitas sistem keuangan menuntut kebijakan fiskal dan moneter yang adaptif serta didukung oleh sistem pengawasan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan ekonomi pemerintah dalam dinamika pasar uang dan pasar modal di Indonesia dengan menitikberatkan pada permasalahan sistem pengawasan pasar keuangan, hubungan sebab-akibat yang melatarbelakanginya, serta perumusan solusi kebijakan yang inovatif dan aplikatif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain analisis kebijakan, berbasis studi kepustakaan terhadap jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan publikasi resmi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa permasalahan utama dalam dinamika pasar uang dan pasar modal bersumber dari ketidaksinkronan kebijakan fiskal dan moneter, fragmentasi kelembagaan pengawasan, serta keterbatasan kapasitas pengawasan dalam merespons dinamika pasar. Temuan ini mengindikasikan pentingnya penguatan koordinasi kebijakan dan integrasi sistem pengawasan untuk menjaga stabilitas pasar keuangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian kebijakan ekonomi serta implikasi praktis bagi perumusan kebijakan pasar keuangan yang berkelanjutan dan stabil.
KESADARAN HALAL TRACEABILITY PADA INDUSTRI KULINER TRADISIONAL: ANALISIS PERSEPSI PEDAGANG KAKI LIMA DI DESA SAMBONGDUKUH PASCA KEWAJIBAN SERTIFIKASI HALAL Wahyu Styabudi
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 No. 1, Juli 2026
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractHalal certification has become an important issue for food and beverage business actors in Indonesia, especially after the implementation of mandatory halal certification under the Halal Product Assurance regulation. However, the discussion on halal certification is often focused on formal businesses, while traditional culinary traders and street vendors still face practical limitations in understanding halal traceability. This article aims to analyze the awareness of halal traceability among street food vendors in Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. This study uses a qualitative descriptive approach through literature review, regulatory analysis, and a proposed field-based interview framework for street vendors. The findings show that halal awareness among traditional culinary traders tends to be understood mainly as the use of permissible ingredients, while traceability is not yet fully understood as documentation of raw materials, suppliers, processing tools, storage, and serving practices. The main challenges include limited knowledge of certification procedures, lack of written records, cost perception, digital literacy barriers, and dependence on informal supply chains. This article argues that halal traceability for street vendors should be developed through simple documentation, local assistance, and gradual education. Keywords : halal traceability, halal certification, street vendors, traditional culinary industry, micro enterprises, Desa Sambongdukuh