cover
Contact Name
Ahmad Very Fadli
Contact Email
Ahmadveryfadli@gmail.com
Phone
+6285735839128
Journal Mail Official
kotimah06@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Islam Hasanuddin Pare - Kediri Jl. Kelapa No. 84 Jombangan Tertek, Pare-Kediri, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah
ISSN : -     EISSN : 31105424     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah is a Journal of IAI Hasanuddin Pare Kediri as a medium for disseminating ideas that focus on writing about the field of Islamic Economics.
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
ARISAN ONLINE SISTEM MENURUN DALAM FIQIH MUAMALAH KONTEMPORER DI GRUP WHATSAPP: (Studi Kasus Pada Grup Arisan By.NAB di Grup Whatsapp di Dusun Jatisari Desa Krenceng Kecamatan Kepung) Dwi Andayani; Alfina Khoirun Nisak
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2 No. 2, Januari 2025
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstarct This research uses a qualitative field approach, meaning the researcher comes directly to the research location to collect data through interviews to find out the conditions directly, thus producing qualitative descriptive data. The objectives of this study are: 1) To determine the mechanism of online arisan with a descending system in the Arisanby.NAB WhatsApp group; 2) To determine the descending system of online arisan in WhatsApp groups according to contemporary muamalah fiqh. After conducting research on the practice of online arisan in the By.NAB WhatsApp group, it has fulfilled the requirements of qardh and the pillars of qardh, namely the presence of muqridh (lender), the presence of muqtaridh (people who owe), the presence of muqtaradh (goods lent) and sighat akad (agreement between two parties who owe). It can be seen that the owner, admin and all members have fulfilled the requirements, namely being baligh or mature and sane. However, in practice, there are things that deviate from the provisions, namely in the aspect of sighat requirements because in practice there are elements of usury and gharar. Keywords : Online Arisan, Contemporary Muamalah, Whatsapp
PENGARUH HEDONISME, LITERASI KEUANGAN DAN RELIGIUSITAS TERHADAP PERILAKU KONSUMSI: ( Studi Kasus Pada Mahasiswa Institut Agama Islam Hasanuddin Kec. Pare Kab. Kediri ) Danang Permadi; Muhammad Akbar Rais
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2 No. 2, Januari 2025
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakJenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi sebanyak 511 mahasiswa. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan cara penarikan sampel secara acak, angket tersebut dibagikan ke mahasiwa berjumlah 100 orang dan yang dibutuhkah 70 angket. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data ialah dengan metode angket, observasi, wawancara. Peneliti menganalisis data dengan cara uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinieritas, dan uji heteroskedastisitas), uji regresi berganda, uji hipotesis. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1) nilai F yang diperoleh sebesar 7.289> nilai F tabel sebesar 3,962 maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya Hedonisme, berpengaruh tehadap perilaku konsumsi mahasiswa. Koefisien regresi sebesar 0,118 menyatakan bahwa setiap penambahan 1 skor hedonisme akan menambah nilai perilaku konsumsi sebesar 0,118; 2) nilai F yang diperoleh sebesar 7.289> nilai F tabel sebesar 3,962 maka H0 ditolak dan H2 diterima artinya Literasi Keuangan berpengaruh tehadap Perilaku Konsumsi Mahasiswa. Koefisien regresi sebesar -0,236 menyatakan bahwa setiap pengurangan (karena tanda negatif (-) 1 skor literasi keuangan akan mengurangi nilai perilaku konsumsi sebesar -0,236; 3) nilai F yang diperolah sebesar 7.289> nilai F tabel sebesar 3,962 maka H0 ditolak dan H3 diterima artinya Religiusitas berpengaruh tehadap Perilaku Konsumsi Mahasiswa. Koefisien regresi sebesar 0,015 menyatakan bahwa setiap penambahan 1 skor religiusitas akan menambah nilai perilaku konsumsi sebesar 0,01. Kata Kunci : Hedonisme, Literasi Keuangan, Religiusitas, Perilaku Konsumsi Abstract This research is quantitative. The population was 511 students. Data were obtained through random sampling. The questionnaires were distributed to 100 students, with 70 questionnaires required. The data collection methods included questionnaires, observation, and interviews. The researchers analyzed the data using validity tests, reliability tests, classical assumption tests (normality tests, multicollinearity tests, and heteroscedasticity tests), multiple regression tests, and hypothesis tests. The results of the study concluded that: 1) the F value obtained was 7.289, which is higher than the F table value of 3.962. Therefore, H0 is rejected and H1 is accepted, indicating that hedonism influences student consumption behavior. The regression coefficient of 0.118 indicates that every 1 increase in hedonism score will increase consumption behavior by 0.118. 2) The F value obtained is 7.289 > the F table value of 3.962, so H0 is rejected and H2 is accepted, meaning that financial literacy influences student consumption behavior. The regression coefficient of -0.236 indicates that every 1 reduction (due to the negative sign (-) of the financial literacy score) will reduce the consumption behavior score by -0.236; 3) The F value obtained is 7.289 > the F table value of 3.962, so H0 is rejected and H3 is accepted, meaning that religiosity influences student consumption behavior. The regression coefficient of 0.015 indicates that every 1 increase in the religiosity score will increase the consumption behavior score by 0.01. Keywords: Hedonism, Financial Literacy, Religiosity, Consumption Behavior
PENGARUH CONSCIENTIOUSNESS DAN RELIGIUSITAS TERHADAP IMPULSIF BUYING MAHASISWA IAI HASANUDDIN Kotimah; Mohamad Habibi Fuad
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2 No. 2, Januari 2025
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKonsumen muslim yang telah mengonsumsi berbagai barang konsumsi sekaligus mampu merasakannya sebagai nikmat karunia Allah, akan berkontribusi besar dalam mengaksesnya untuk senantiasa menunaikan ibadah dengan berlandaskan atas syukur akan nikmat karunia Allah. Ibadah yang dilakukan berulang-ulang dengan berdasarkan atas rasa syukur akan nikmat karunia Allah, secara otomatis akan membentuk pelakunya menjadi ahli ibadah dengan tingkat kualitas pengamalan ibadah yang paling tinggi nilainya di mata Allah. Allah mengisyaratkan, bahwa dalam melakukan ibadah-ibadah kepadanya, hendaknya didasarkan atas rasa syukur akan nikmat karunia-Nya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menguji hubungan conscientiousness terhadap impulsive buying mahasiswa Institut Agama Islam Hasanuddin Pare-Kediri 2) Untuk menguji hubungan religiusitas terhadap impulsive buying mahasiswa Institut Agama Islam Hasanuddin Pare-Kediri Metode yang digunakan adalah kuanttatifdengan mmenggunakan 52 sampel.untuk pengolahan darta digunakan metode korealsi pearson dengan menggunakan SPSS untuk mengolahnya.Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Penelitian ini membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara conscientiousness terhadap impulsive buying mahasiswa Institut Agama Islam Hasanuddin Pare-Kediri. Variabel Conscientiousness dengan Impulsif Buying diperoleh harga koefesien sebesar -0,171 dengan nilai signifikansi 0.226 2) Penelitian ini membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara religiusitas terhadap impulsive buying mahasiswa Institut Agama Islam Hasanuddin Pare-Kediri. Variabel Religiusittas dengan variabel Impulsif Buying diperoleh harga koefesien sebesar -0,270 dengan nilai signifikansi 0,052. Kata Kunci : Conscientiousness, Religiusitas, Impulsive Buying Abstract Muslim consumers who have consumed various consumer goods and are able to experience them as the blessings of Allah's grace, will contribute greatly in accessing them to always carry out their worship based on gratitude for the blessings of Allah's grace. Worship that is carried out repeatedly based on gratitude for the blessings of Allah's grace will automatically shape the practitioner into a worship expert with a level of quality in the practice of worship that is of the highest value in the eyes of Allah. Allah indicates that when performing worship to Him, it should be based on gratitude for His blessings. This study aims to 1) test the relationship between conscientiousness and impulsive buying of students at the Hasanuddin Islamic Institute of Pare-Kediri. 2) To test the relationship of religiosity to impulsive buying of students of the Hasanuddin Islamic Institute of Pare-Kediri. The method used is quantitative using 52 samples. Data processing was used for data processing. Pearson correlation method using SPSS to process it. The research results can be concluded that 1) This research proves that there is no relationship between conscientiousness and impulsive buying of students at the Hasanuddin Pare-Kediri Islamic Institute. The Conscientiousness variable with Impulsive Buying obtained a coefficient of -0.171 with a significance value of 0.226 2) This research proves that there is no relationship between religiosity and impulsive buying of students at the Hasanuddin Pare-Kediri Islamic Institute. The Religiosity variable with the Impulsive Buying variable obtained a coefficient of -0.270 with a significance value of 0.052. Keywords: Conscientiousness, Religiosity, Impulsive Buying
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DALAM MENGATASI PENGANGGURAN MELALUI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR BERBASIS EKONOMI ISLAM: ( Studi Kasus Desa Canggu Kecamatan Badas Kabupaten Kediri ) Abi Tri Ihwan; Ahmad Very Fadli
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2 No. 2, Januari 2025
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ekonomi di Kabupaten Kediri menunjukkan peningkatan yang positif, dengan penurunan jumlah pengangguran dan peningkatan jumlah penduduk bekerja. Pemberdayaan ekonomi masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor perikanan, khususnya budidaya ikan air tawar. Dusun Surowono di Desa Canggu telah melakukan upaya pengembangan potensi lokal melalui budidaya ikan air tawar sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan dukungan infrastruktur dan pariwisata, pemberdayaan ekonomi berbasis perikanan memiliki daya ungkit yang besar terhadap kesejahteraan warga. Oleh karena itu, pengembangan sektor perikanan di Desa Canggu dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi pengangguran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui budidaya ikan air tawar berbasis ekonomi islam di Dusun Surowono, Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Lokasi penelitian dipilih karena potensi besar kegiatan ekonomi di bidang perikanan di daerah tersebut. Pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Canggu, Kabupaten Kediri, dilakukan melalui budidaya ikan air tawar dengan membentuk komunitas IHC yang bekerja sama dengan dinas perikanan dan pemerintah desa. Program ini telah terbukti menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mencerminkan prinsip syariah seperti ta'awun dan keadilan. Dengan demikian, pemberdayaan ekonomi melalui sektor perikanan dapat menjadi solusi strategis untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan, serta menjadi bagian dari ibadah kepada Allah SWT.
EKONOMI KREATIF DAN INDUSTRI HALAL SEBAGAI MOTOR PERTUMBUHAN EKONOMI PASCA-PANDEMI DI INDONESIA Fikri Novrial Azhar
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 No. 1, Juli 2025
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Covid-19 pandemic has had a significant impact on the Indonesian economy, but at the same time it has opened up opportunities for certain sectors to become the engine of economic recovery. The creative economy and the halal industry are considered to have a strategic role because both are based on creativity, innovation, and cultural and sharia values. This study uses a qualitative approach with a literature review method, focusing on analyzing the potential, challenges, and synergies between the creative economy and the halal industry in driving post-pandemic economic growth. The results of the study show that the creative economy is capable of creating added value through innovation, design, and the use of digital technology, while the halal industry provides quality assurance and certainty of product halalness. The synergy between the two strengthens the competitiveness of local products, expands domestic and global markets, and accelerates economic recovery. However, a number of challenges remain, including low halal literacy, limited access to financing, complex certification bureaucracy, and low digital literacy among MSMEs. Therefore, multi-stakeholder collaboration, strengthening of a research and technology-based innovation ecosystem, and regulatory and financing support are needed for Indonesia to solidify its position as a global halal economic center. Keywords : Creative Economy, Halal Industry, Economic Growth, Post-Pandemic
Analisis Mekanisme Prinsip 5C dalam Meminimalisir Risiko Pembiayaan Bermasalah di BMT NU KEDIRI NU Kediri Khairan; Hisam Asngari
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 No. 1, Juli 2025
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembiayaan merupakan salah satu fungsi utama Baitul Maal wat Tamwil (BMT). Namun, tingginya risiko pembiayaan bermasalah (non-performing financing) menuntut adanya mekanisme analisis yang tepat. Artikel ini menganalisis penerapan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition) sebagai instrumen mitigasi risiko di BMT NU Kediri. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah bagaimana BMT NU Kediri menilai kelayakan nasabah melalui wawancara, observasi lapangan, dan telaah dokumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa prinsip 5C efektif dalam menyaring nasabah yang layak menerima pembiayaan. Karakter dan kapasitas usaha menjadi aspek dominan dalam mencegah risiko moral hazard dan kegagalan usaha, sementara modal dan agunan berfungsi sebagai jaring pengaman. Kondisi eksternal memberikan perspektif tambahan bagi BMT NU Kediri dalam mengantisipasi fluktuasi pasar dan tantangan regulasi. Meski demikian, BMT NU Kediri menghadapi kendala berupa keterbatasan data keuangan nasabah, agunan bernilai kecil, serta faktor eksternal yang sulit dikendalikan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pendampingan usaha, literasi keuangan, dan inovasi produk agar penerapan prinsip 5C semakin efektif dalam meminimalisir risiko pembiayaan. Kata kunci: BMT, pembiayaan syariah, risiko pembiayaan, prinsip 5C, lembaga keuangan mikro Abstract Financing is one of the main functions of Baitul Maal wat Tamwil (BMT). However, the high risk of non-performing financing requires an appropriate analysis mechanism. This article analyzes the application of the 5C principle (Character, Capacity, Capital, Collateral, and Condition) as a risk mitigation instrument at BMT NU Kediri. Using a descriptive qualitative approach, this study examines how BMT NU Kediri assesses customer eligibility through interviews, field observations, and document reviews. The results of the analysis show that the 5C principle is effective in screening customers who are eligible for financing. Character and business capacity are dominant aspects in preventing moral hazard and business failure, while capital and collateral serve as safety nets. External conditions provide additional perspectives for BMT NU Kediri in anticipating market fluctuations and regulatory challenges. However, BMT NU Kediri faces obstacles in the form of limited customer financial data, low-value collateral, and external factors that are difficult to control. Therefore, business assistance strategies, financial literacy, and product innovation are needed to make the application of the 5C principles more effective in minimizing financing risks. Keywords: BMT, sharia financing, financing risks, 5C principles, microfinance institutions
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DALAM PERSPEKIF EKONOMI ISLAM: (Studi Kasus Petani Budidaya Ikan Air Tawar Dusun Surowono Desa Canggu Kecamatan Badas) Eka Ratna Febrianti; Dwi Andayani
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 No. 1, Juli 2025
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui budidaya ikan air tawar guna meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Dalam penelitian peneliti menggunakan metode wawancara observasi, dan dokumentasi. Pada penelitian ini peneliti mewawancarai peternak ikan air tawar selaku pemilik usaha perikanan dan pekerja di usaha perikanan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui budidadaya ikan ar tawar, berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat secara signifikat. Dari usaha perikanan yang dijalanlan masyarakat di dusun Surowono Desa Canggu Kecamatan Badas membawa pengaruh positif bagi masyarakat sekitar karena dari usaha perikanan para pembudidaya ikan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain sehingga dapat mengurangi pengangguran. Hasil dari pemberdayaan melaui budidaya ikan air tawar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat secara keseluruhan cukup efektif dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat dan memberikan peluang usaha yang baik. Kata Kunci : Pemberdayaan, Ekonomi Masyarakat, Budidaya Ikan Air Tawar, Pendatan Masyarakat, Ekonomi Islam
ANALISIS EKONOMI DALAM PRAKTIK MANIPULASI PERDAGANGAN SAHAM: STUDI KASUS DI PT JIWASRAYA Fara Shinta Nuriyah Wahidayati; Ahmad Very Fadli
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 No. 1, Juli 2025
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus manipulasi saham yang terjadi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menunjukkan lemahnya tata kelola internal perusahaan dan kurang efektifnya pengawasan pasar modal di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya praktik manipulatif tersebut serta menganalisisnya melalui perspektif ekonomi Islam. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis terhadap data sekunder yang bersumber dari laporan resmi OJK, BEI, dan berbagai jurnal nasional. Hasil penelitian mengungkap bahwa praktik manipulasi saham di Jiwasraya dipengaruhi oleh konflik kepentingan, moral hazard, serta ketimpangan informasi antara pelaku pasar dan publik. Dalam tinjauan ekonomi syariah, tindakan ini termasuk dalam kategori gharar (ketidakpastian), tadlis (penipuan), dan maysir (spekulasi), yang bertentangan dengan prinsip keadilan (‘adl) dan amanah (amanah). Oleh karena itu, diperlukan penerapan tata kelola berbasis maqaṣid al-syari‘ah dan penguatan nilai etika investasi guna menjaga integritas pasar modal nasional.
ANALISIS PROBLEMATIKA RENDAHNYA LITERASI KEUANGAN SYARIAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP PARTISIPASI INVESTOR DI PASAR MODAL SYARIAH INDONESIA Moh. Zulfa Abdul Basith; Ahmad Very Fadli
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 No. 1, Juli 2025
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia menjadi tantangan serius dalam upaya penguatan ekosistem pasar modal syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam problematika rendahnya literasi keuangan syariah dan dampaknya terhadap partisipasi investor di pasar modal syariah Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, berdasarkan analisis data sekunder yang diperoleh dari laporan resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), serta publikasi ilmiah dan berita ekonomi terpercaya seperti CNBC Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa rendahnya literasi keuangan syariah disebabkan oleh keterbatasan edukasi dan sosialisasi, kurangnya akses informasi yang memadai, serta rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis syariah. Kondisi ini berdampak pada minimnya minat dan partisipasi investor dalam instrumen pasar modal syariah. Solusi yang ditawarkan meliputi penguatan program literasi digital, sinergi antara perguruan tinggi dengan lembaga pasar modal, serta pengembangan platform edukasi syariah yang inovatif dan inklusif. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap investasi syariah sebagai langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi Islam di Indonesia.
KEPASTIAN HUKUM PADA CROWDFUNDING SYARIAH BERBASIS AKAD WAKALAH Imam Mahmudi; Danang Permadi; Rizki Hidayat
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 No. 1, Juli 2025
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan financial technology mendorong munculnya crowdfunding sebagai alternatif pembiayaan yang semakin diminati, termasuk dalam bentuk crowdfunding syariah. Namun, praktik ini menuntut adanya kepastian hukum agar tetap sejalan dengan prinsip syariah dan ketentuan hukum positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kepastian hukum crowdfunding syariah berbasis akad wakalah di Indonesia dengan menelaah regulasi Otoritas Jasa Keuangan dan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Adapun terkait dengan metode yang digunakan oleh peneliti menggunakan pendekatan kulitatif dengan metode analisi literatur, serta komparasi fatwa ulama mengenai crowdfunding syariah. asil penelitian menunjukkan bahwa kepastian hukum crowdfunding syariah telah ditopang oleh regulasi OJK sebagai landasan hukum formal dan fatwa DSN-MUI sebagai pedoman kepatuhan syariah, khususnya dalam penerapan akad wakalah dan wakalah bil ujrah. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan dalam implementasi, terutama terkait konsistensi penerapan akad dan pengawasan kepatuhan syariah. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi dan penguatan pengawasan syariah guna menjamin praktik crowdfunding syariah yang adil, transparan, dan berkelanjutan.