cover
Contact Name
Usman
Contact Email
jupelunisi2019@gmail.com
Phone
+6285265639418
Journal Mail Official
usmanovsky13411@gmail.com
Editorial Address
Jl. Provinsi Parit 1 Tembilahan Hulu,Tembilahan - Indragiri Hilir Riau
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Perangkat Lunak
ISSN : -     EISSN : 26852594     DOI : https://doi.org/10.32520
Core Subject :
Focus and Scope of the Jurnal Perangkat Lunak namely Fields, Geographic Information Systems, Big Data, Bioinformatics, Block chains,Supply Chains, Industry Software, Product Engineering, E-Business Design, System Modeling, Industrial Automation, Computer Simulation, Fuzzy Logic, Robotica, Industrial Ergonomics Applications, Business processes, Case studies and experimental and theoretical evaluations, Cloud computing, Computer science applications, Computer vision, Data mining, Mobile processing, multimedia security , Network technology, Programming (programming methodologies and paradigms), quantum computing, Software development, Software engineering (software: life cycle, management, engineering processes, engineering tools and methods), Software systems, Machine Learning, AI, and Soft Computing
Arjuna Subject : -
Articles 192 Documents
PERBANDINGAN METODE NMC DENGAN K-NN UNTUK PEMILIHAN BIBIT KELAPA DALAM Muh. Rasyid Ridha; Amelia
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i2.3439

Abstract

Pemilihan bibit kelapa yang berkualitas tinggi sangat penting untuk mendukung produktivitas dan keberlanjutan pertanian kelapa. Dalam penelitian ini, kami membandingkan dua metode klasifikasi, yaitu Nearest Mean Classifier (NMC) dan K-Nearest Neighbors (K-NN), untuk mengidentifikasi bibit kelapa lokal yang unggul. NMC bekerja dengan menghitung rata-rata fitur dari setiap kelas dan mengklasifikasikan data uji berdasarkan kedekatan ke rata-rata ini. Sebaliknya, K-NN mengklasifikasikan data uji berdasarkan mayoritas label dari k tetangga terdekatnya dalam ruang fitur. Dataset yang terdiri dari berbagai parameter morfologi dan genetik bibit kelapa lokal, kemudian menerapkan kedua metode klasifikasi tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode NMC memberikan akurasi sebesar 0,56, sementara metode K-NN hanya mencapai akurasi sebesar 0,22. Hasil ini mengindikasikan bahwa NMC lebih unggul dalam mengklasifikasikan bibit kelapa lokal dibandingkan K-NN
AUDIO-VISUAL LEARNING MEDIA USING PECS (PICTURE EXCHANGE COMMUNICATION SYSTEM) METHOD IN PUBLIC SPECIAL SCHOOL (SLBN) 033 TEMBILAHAN Dwi Yuli Prasetyo; Asniati Bindas; Muhammad Akbar; Muhammad Iqbal
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i2.3440

Abstract

Anak autis dikarakteristikan dengan kesulitan dalam berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visual tentang technopreneurship sablon baju yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa tunarungu di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 033 Tembilahan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah sebuah video pembelajaran yang menggunakan metode Picture Exchange Communication System (PECS) dan bahasa isyarat pada tahap awal, dilanjutkan dengan multimedia seperti video, animasi, teks, dan contoh desain sablon karya siswa. Video ini dirancang secara khusus dengan mempertimbangkan kebutuhan komunikasi siswa tunarungu. Peneliti berperan sebagai pengembang tunggal yang menangani seluruh aspek pembuatan video. Produk akhir penelitian adalah baju sablon dengan desain karya siswa tunarungu yang diproduksi di tempat usaha Sablon Padaidi. Media pembelajaran audio visual ini diharapkan dapat memfasilitasi proses pembelajaran yang lebih efektif dan menarik serta mendorong minat siswa tunarungu untuk mengembangkan keterampilanwirausaha dalam bidang sablon dengan memanfaatkan teknologi digital. Keywords: Media Pembelajaran, Audio Visual,Technopreneurship, Sablon
Penerapan Model Pengembangan Luther Dalam Pembuatan Video Promosi Kampus Jumriah Alfiani; Muh. Rasyid Ridha; Fitri Yunita; Rosliana Rosliana
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i2.3441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video promosi kampus menggunakan model pengembangan multimedia Luther yang terbagi dalam enam tahap: Konsep, Perancangan, Pengumpulan Bahan, Pembuatan, Pengujian, dan Pendistribusian. Dari sepuluh jurnal pembanding, mayoritas menggunakan metode Villamil-Molina dan teknik motion graphic, di mana 60% hasil penelitian berbasis video. Penelitian ini menghasilkan kombinasi animasi dan video dengan perbedaan dalam proses pembuatan animasi karakter pembantu yang hanya muncul beberapa kali dalam frame tertentu. Model pengembangan Luther terbukti efektif dalam pembuatan video promosi kampus yang kreatif dan informatif, memberikan wawasan tentang promosi pendidikan tinggi dan pemasaran program studi kepada calon mahasiswa serta masyarakat umum. Hasil perancangan multimedia video promosi ini berdurasi 100 detik dengan video kombinasi animasi sebagai karakter narrator.
ANALISIS KEAMANAN WEBSITE SEKOLAH SMAN 1 TEMPULING DENGAN MENGGUNAKAN OPEN WEB APPLICATION SECURITY PROJECT (OWASP) Nurjannah; Abdul Muni
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i2.3442

Abstract

Keamanan website merupakan satu hal penting dalam perancangan sebuah website, namun masih banyak pengembang website yang kurang berhati-hati dalam meningkatkan keamanan website nya. Pengembang situs web harus menerapkan keamanan situs web yang baik di awal perancangan situs web, karena mungkin suatu saat situs web yang telah dibangun akan menjadi target kerusakan oleh peretas. Selain itu, pengembang situs web harus sering mengikuti tren serangan terbaru agar dapat menjaga dan meningkatkan situs web dari hal-hal yang tidak diinginkan. Vulnerability assessment merupakan sebuah keretanan, kekurangan atau celah pada sistem, yang dapat dimanfaatkan oleh satu atau lebih penyerang untuk melakukan serangan yang dapat membahayakan kerahasiaan, integritas, atau ketersediaan suatu sistem. Oleh karena itu peneliti akan melakukan pengujian mengenai keamanan website yang ada pada salah satu sekolah yaitu SMAN 1 Tempuling, SMAN 1 Tempuling merupakan Sekolah Menengah Atas Negeri yang ada di Provinsi Riau Kabupaten Indragiri Hilir Kecamatan Tempuling Kelurahan Sungai Salak yang beralamat di Jalan 21 Maret RT 006 RW 003 Sungai Salak, menggunakan aplikasi OWASP-ZAP, sebagai bahan percobaan untuk menguji bagaimana kerentanan website tersebut tehadap serangan-serangan yang dilakukan melalui aplikasi OWASP-ZAP.
TANTANGAN ETIS DALAM PENGGUNAAN JEJARING SOSIAL: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Dery Athallah Afif; Annisa Tasya Ferina; Akmal Fahmi; Muhammad Ulil Albab; Evy Nurmiati
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i3.3570

Abstract

Jejaring sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari di era digital saat ini, menawarkan banyak manfaat, namun juga menimbulkan berbagai tantangan etis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan-tantangan etis utama dalam penggunaan jejaring sosial, termasuk privasi dan keamanan data, penyebaran informasi yang menyesatkan, cyberbullying, kecanduan sosial media, dan pengaruh algoritma. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan PRISMA (Preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses), yang mencakup tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan etis ini memerlukan solusi yang melibatkan peningkatan kesadaran dan pendidikan, pengaturan dan kebijakan yang lebih ketat, pengembangan teknologi anti-cyberbullying, promosi keseimbangan penggunaan sosial media, dan penyempurnaan algoritma untuk diversifikasi informasi. Dengan pendekatan yang holistik dan kolaboratif, tantangan etis dalam penggunaan jejaring sosial dapat diminimalkan, menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan etis bagi semua pengguna.
PENGKLASIFIKASI BIBIT KELAPA MENGGUNAKAN ALGORITMA DEEP LEARNING CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK Muhammad Amin; Asniati Bindas
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i3.3654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem klasifikasi bibit kelapa menggunakan CNN, target khususnya yaitu menyusun sistem klasifikasi bibit kelapa menggunakan CNN, melakukan identifikasi bibit kelapa yang berdasarkan warna RGB dan bentuk, membangun sistem klasifikasi bibit kelapa menggunakan CNN, melakukan evaluasi sistem klasifikasi yang dibangun, memberikan gambaran teknik pengolahan citra digital dan CNN untuk klasifikasi bibit kelapa, memberikan informasi klasifikasi bibit kelapa ke dalam bentuk kelas grade A1, A2, B1 dan, B2 sebagai bentuk luaran dari sistem klasifikasi bibit kelapa, mengevaluasi sistem klasifikasi yang dibangun. Hasil penelitian menunjukkan nilai loss = 0.0965, dengan accuracy = 0.973, validation loos = 0.087, dan validation accuracy = 0.965. Karena akurasi mendekati nilai 1, maka proses training, validasi, dan testing dinyatakan berhasil dalam mengklasifikasikan bibit kelapa. Selain itu, pengujian lapangan menunjukkan hasil yang memuaskan dengan tingkat keberhasilan deteksi bibit kelapa 99% akurasi. CNN dengan model Mobile Net versi 2 mampu mengklasifikasikan citra gambar dengan efektif, menunjukkan kemampuan pengolahan informasi yang optimal. Penelitian ini diharapkan dapat membantu petani dalam mengenali klasifikasi bibit kelapa mereka dengan lebih mudah.
DETEKSI DAN KLASIFIKASI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN KELAPA MENGGUNAKAN NEAREST MEAN CLASSIFIER DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Abdul Muni; Muhammad Amin
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i3.3655

Abstract

Tanaman kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir menghadapi masalah serius akibat serangan hama dan penyakit (OPT) yang mengakibatkan penurunan produktivitas dan kerugian ekonomi bagi petani. Kendala utama dalam penanganan OPT adalah sulitnya melakukan deteksi dan klasifikasi secara cepat dan akurat. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengembangkan sistem klasifikasi OPT pada tanaman kelapa menggunakan metode Nearest Mean Classifier (NMC). Metode ini menggunakan citra digital tanaman kelapa untuk menghitung kemiripan antara citra uji dan data latih berdasarkan jarak Euclidean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu mengklasifikasikan OPT dengan akurasi tinggi. Pada kelas Bercak Daun, rata-rata jarak yang dihasilkan adalah 75,54 dengan simpangan baku 24,74, sedangkan pada kelas Akar Jatuh, rata-rata jaraknya adalah 22,97 dengan simpangan baku 6,20. Secara keseluruhan, sistem menunjukkan persentase akurasi tertinggi sebesar 89,87% untuk kelas Bercak Daun dan 14,12% untuk kelas Busuk Daun. Sistem ini memberikan solusi yang efisien bagi petani dalam mendeteksi OPT dan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir.
ANALISIS SUMBERDAYA LAHAN PERTANIAN MELALUI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS KECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR) nina sawitri; Yeni Afiza
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i3.3660

Abstract

Penggunaaan lahan yang tepat serta sesuai dengan kemampuan lahan akan menentukan keberhasilan kegiatan produksi pertanian. Sistem Informasi Geografis atau GIS dapat digunakan untuk memfasilitasi analisis spasial sehinga dapat digunakan untuk memetakan sebaran lahan pertanian dan aktivitas yang ada di dalamnya. Wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir yang berkembang disektor pertanian adalah Kecamatan Kempas. Tujuan penelitian ini adalah untuk pemetaan sumber daya lahan pertanian dan mengetahui potensi sumber daya lahan pertanian melalui pemanfaatan sistem informasi geografis di Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir. Metode penelitian berupa Pemanfaatan GIS untuk analisis potensi sumber daya lahan pertanian tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lahan di Kecamatan Kempas terdiri dari lahan pertanian tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan, pemukiman, fasilitas publik dan lahan kosong yang berupa semak belukar. Lahan pertanian menempati posisi pertama untuk penggunaan lahan paling besar di Kecamatan Kempas. Lahan perkebunan adalah lahan tanaman pertanian terluas yang ada di Kecamatan Kempas dengan luas lahan 44.359,48 hektar. Sedangkan tanaman pangan memiliki luas lahan 3.863,29 hektar dan tanaman hortikultura dengan luas lahan 45,34 hektar. Komoditas perkebunan yang dibudidayakan di Kecamatan Kempas adalah kelapa sawit, kelapa, karet dan pinang. Komoditas perkebunan terluas di Kecamatan Kempas adalah kelapa sawit dengan luas lahan 35.323,31 hektar. Tanaman pangan yang dibudidayakan di Kecamatan Kempas ini terdiri dari padi, singkong dan jagung. Tanaman padi merupakan komoditas tanaman pangan terluas di Kecamatan Kempas. Luas lahan tanaman padi di Kecamatan Kempas adalah 3.857,27 hektar. Komoditas hortikutura yang diusahakan di Kecamatan Kempas adalah nenas, pisang, durian, jengkol, kacang panjang, cabe, terong, timun dan pare. Komoditas hortikultura dengan lahan paling luas adalah nenas yaitu 30,17 hektar.
PENGUJIAN BLACKBOX PADA WEB E-COURSE MENGGUNAKAN KATALON STUDIO Rahmat Fauzan; Totok Chamidy
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v7i2.3663

Abstract

Pendidikan digital kini memungkinkan pembelajaran dilakukan kapan saja dan di mana saja melalui platform e-course. Seiring meningkatnya kompleksitas fitur dan interaksi pada platform ini, pengujian perangkat lunak yang efisien dan efektif menjadi penting. Penelitian ini menguji fungsionalitas e-course berbasis web menggunakan metode pengujian blackbox dengan Katalon Studio. Pengujian dilakukan pada 24 test case yang mencakup login, registrasi, penambahan paket oleh admin, dan pembelian paket oleh user. Hasil menunjukkan semua test case berjalan sesuai harapan, membuktikan bahwa Katalon Studio efektif dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pengujian.
KOMPARASI PENGGUNAAN PUSH NOTIFICATION DENGAN TELESALES UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS KAMPANYE UPSELLING Irfan Ardiansah; Muhammad Rafli; Efri Mardawati; Selly Harnesa Putri; Devi Maulida Rahmah
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i3.3669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi penerapan Push Notification (PN) dan telesales sebagai media komunikasi dalam kampanye upselling perusahaan edutech yang menyediakan paket belajar berlangganan. Analisis dilakukan berdasarkan data pengguna premium PT XYZ, dimana 73,1% pengguna memilih paket belajar kategori rendah karena keraguan ketika membeli paket dengan harga yang tinggi. Dampak dari banyaknya pengguna paket rendah adalah rendahnya pendapatan yang diperoleh perusahaan, sehingga membutuhkan intervensi untuk meningkatkan pendapatan. Penelitian ini menunjukkan bahwa telesales secara signifikan lebih efektif daripada aplikasi PN + Inbox dalam kampanye upselling, dengan tingkat konversi sebesar 0,93% untuk telesales, 0,13% untuk aplikasi PN + Inbox, dan 0% untuk kelompok kontrol. Segmentasi pasar yang efektif dalam kampanye ini melibatkan berbagai kategori paket, dengan tingkat konversi yang berbeda antara telesales dan aplikasi PN + Inbox. Berdasarkan temuan ini, disarankan untuk mengirimkan aplikasi PN + Inbox yang diikuti dengan pendekatan telesales kepada pengguna yang tidak melakukan pembelian setelah menerima aplikasi PN + Inbox, untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kampanye upselling PT XYZ. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi keilmuan yang penting dalam memahami strategi implementasi upselling dalam konteks perusahaan edutech, dengan fokus pada penggunaan PN dan telesales sebagai media komunikasi..