cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Prestasi Olahraga
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2018)" : 26 Documents clear
PROSENTASE PUKULAN DAN POLA PERMAINAN BULUTANGKIS GANDA PUTRA USIA 14-15 TAHUN RAMADHAN FIRMANSYAH, MUHAMMAD; WIRIAWAN, OCE
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penguasaan teknik dalam permainan bulutangkis sangat diperlukan oleh pemain. Teknik dasar yang harus dikuasai oleh setiap pemain yaitu cara memegang raket, pukulan forehand dan backhand, gerakan kaki (footwork), dan pemusatan pikiran serta konsentrasi. Terdapat juga teknik pukulan yang harus dikuasai meliputi pukulan service, netting, drive, dropshot, lob, dan smash. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui banyaknya pukulan yang dilakukan pada saat ertandingan dan pola permainan bulutangkis ganda putra usia 14-15 tahun pada Kejuaraan Sirkuit Nasional Milo Badminton Competation Jatim Open 2017. Jenis penelitian ini mengunakan statistik deskripsi. Teknik pengambilan data dilakukan dengan metode pengamatan dan pencatatan jenis pukulan serta pola permainan pemain saat bertanding dari babak perempat final sampai final. Hasil penelitian ini meliputi persentase pukulan selama bertanding pukulan drive sebesar 39,9%, persentase lob sebesar 24,0%, smash dengan presentase 14,8%, dropshot 11,7%, netting 9,7%, serta persentase pukulan service dengan mengunakan service pendek sebesar 98,3%, dan service panjang 1,7%. Pola permainan mengunakan pukulan lurus (baik saat netting, drive, dropshot, lob, dan smash) dengan persentase sebesar 65,0%, dan pukulan silang sebesar35,0%. Kata kunci : Pukulan, Teknik, Pola, Permainan, Bulutangkis. ABSTRAK Technical satisfaction in badminton games in needed by players. Basic techniques that must be mastered by echh player is how to hold the racket, forehand and backhand punches, foot movements footwork, and concentration of mind and concentration. There are also punch techiques that must be mastered include service blows, netting, drives, dropshot, lob, and smash. The purpose of this study is to know the number of stroke made during the game and the pattem of badminton games men?s age of beginner 14-15 yers at the National Circuit championship is Milo Badminton Jatim Open 2017. This type of research uses descriptive statistics. Technique of data retrieval is done by observation method and recording type of punch as well as game pattern of player when compete from round quater final to final. The results of this study include the percentage of stroke during the game blow drive of 39,9%, lob percentage of 24,0%, smash with a percentage of 14,8%, dropshot 11,7%, netting 9,7%, as well as the percentage of service blows by using a short service of 98,3% and long service 1,7%. The pattem of the game using a straight punch (both when netting, drive, dropshot, lob, and smash) with a percentage of 65,0%, and cross punch of 35,0%. Keywords: Punch, Technique, Pattem, Game, Badminton.
PROFIL HIDRASI ATLET PENCAK SILAT PUSLATCAB KABUPATEN BANGKALAN PADA SESI LATIHAN RADITIYA MAHAYUNI, APRILIA; ASHADI, KUNJUNG
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hidrasi adalah kecukupan cairan dalam tubuh manusia untuk menunjang berjalannya metabolisme. Hidrasi komponen penting bagi seorang atlet, yang dimana atlet lebih banyak melakukan aktifitas fisik daripada yang bukan atlet.Dampaknya hidrasi bisa menyebabkak atlet cepat kelelahan pada saat latihan, kehilangan konsentrasi bahkan bisa menyebabkan cidera. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui rata-rata nilai hidrasi atlet sebelum latihan, mengetahui rata-rata nilai hidrasi sesudah latihan dan mengetahui perbedaan rata-rata nilai hidrasi atlet sebelum dan sesudah latihan. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif.Sasaran penelitian ini menggunakan 14 atlet kategori remaja.Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian soal piihan ganda sebagai penunjang kebenaran data dan mengetahui rata-rata pengetahuan atlet, kemudian cek urine untuk mengetahui hasil hidrasi atlet. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan atlet Pencak Silat tentang hidrasi adalah 65,00 yang termasuk dalam kategori baik, dengan rincian kategori baik sebesar 57% atau 8 atlet, kategori cukup sebesar 36% atau 5 atlet dan kategori kurang sebesar 7% atau 1 atlet. Hasil cek urine sebelum latihan rata-rata nilainya sebesar 3,43 yang termasuk dalam kategori terhidrasi sedangkan sesudah latihan rata-rata nilainya sebesar 3,93 yang termasuk dalam kategori dehidrasi. Hasil nilai uji mann whitney Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,063 hidrasi sebelum dan sesudah latihan, karena nilai tersebut lebih dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan nilai hidrasi sebelum dan sesudah latihan. Kata kunci : Hidrasi, Pencak Silat, Atlet ABSTRACT Hydration is the adequacy of the fluids in the human body in order to support the operation of metabolism. Hydration important components for an athlete, that is where athletes are doing more physical activity than not athletes. Its effects can be menyebabkak hydration athletes quickly exhausted at the time of exercise, the loss of concentration can even cause injuries. The purpose of this research is to know the average athlete hydration before exercise, knowing the average value of hydration after exercise and knowing the difference of the average value of the hydration of athletes before and after exercise. In this study using a descriptive quantitative research methods. Objectives this study using 14 athletes category teens. Data collection was done by charging problem piihan double as supporting the truth of the data and to know the average athletes knowledge, then check the urine to find out the results of the hydration of athletes. Based on the results of the study showed that the average knowledge about Pencak Silat athletes hydration is 65.00 which is included in both categories, with details of both categories of 57% or 8 athletes, a category simply amounted to 36% or 5 athletes and categories less of 7% or 1 athlete. Results of urine checks before practice average value of 3.43 is included in the category of hydrated after exercise while the average value of 3.93 is included in category dehydration. The results of the mann whitney test Asymp value. SIG (2-tailed) of 0.063 hydration before and after exercise, because such values over 0.05 then it can be concluded that there is no significant difference value of hydration before and after exercise. Key words: hydration, Pencak Silat, Athlete
ANALISIS BACKSWING DAN RELEASE SHOOTING CARREAU JARAK 7 METER OLAHRAGA PETANQUE PADA ATLET JAWA TIMUR , NURKHOLIS; EKO CAHYONO, RENDI
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKShooting dalam olahraga petanque adalah upaya dalam menjauhkan bola target dengan tujuan mengurangi poin lawan dan menambah poin pada tim. Analisis gerakan shooting dilakukan untuk menggambarkan karakteristik teknik dasar dalam melakukan shooting. Analisis biomekanik digunakan untuk menggambarkan secara terukur dan terhitung untuk memperoleh pemahaman efektivitas teknik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui diskripsi rangkaian gerak shooting dari analisis biomekanik. Untuk memperoleh efektifitas dan efisiensi dalam melakukan shooting jarak 7 meter perlu diketahui sudut backswing, kecepatan swing, release bola, dan ketinggian maksimal bola. Penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan pendekatan diskriptif, yaitu mendiskripsikan hasil rekaman video shooting carreau jarak 7 meter yang telah dianalisis menggunakan sofware analisis biomekanik yaitu kiniovea. Kiniovea adalah salah satu software yang dapat digunakan untuk menganalisi gerak, dengan menggunakan kiniovea kita dapat memutar video yang telah diambil, dan dapat membuat video lebih lambat dari pada video aslinya sehingga kita dapat lebih mudah untuk menganalisis gerakannya. Penelitian ini dilakukan berdasarkan data yang diperoleh dari 3 subjek (N..3) atlet Petanque Jawa Timur. Dari data penelitian yang diperoleh disimpulkan bahwa gerakan shooting pada jarak 7 meter dihasilkan shooting yang efektif yaitu dengan sudut backswing 78 o - 80 o, rata-rata kecepatan swing 3,66 m/s, sudut release 80 o - 82 o, dan tinggi maksimal bola 1,45 - 1,64 meter, yang menghasilkan shooting carreau pada jarak 7 mater dengan bola berhenti tidak jauh dari titik sasaran berada. Kata Kunci : Shooting Carreau, Petanque, Biomekanik, Analisis Gerak. AbstractShooting in a petanque sport is an effort to keep the target ball away with the goal of reducing the opponents points and adding points to the team. Shooting motion analysis is performed to describe the basic technique characteristics in shooting. Biomechanical analysis is used to describe measurably and calculated to gain an understanding of the effectiveness of the technique. This study aims to find out the description of motion shooting sequence from biomechanical analysis. To obtain the effectiveness and efficiency in shooting 7 meters distance need to know the angle of backswing, swing speed, release ball, and maximal height of the ball.This research is Quantitative research with descriptive approach, that is to describe the result of video recording of 7 meters distance carreau video which have been analyzed by using biomechanical analysis software that is nowovaa. Kiniovea is one software that can be used to analyze motion, by using now we can play videos that have been taken, and can make the video slower than the original video so we can more easily analyze the movement. This research was conducted based on data obtained from 3 subjects (N .. 3) Petanque athletes East Java.From the research data, it can be concluded that the shooting movement at 7 meters distance resulted in effective shooting with the backswing angle of 78 o - 80 o, the average swing speed of 3.66 m / s, the release angle of 80 o - 82 o, and the maximum height ball 1.45 - 1.64 meters, resulting in shooting a carreau at a distance of 7 mater with the ball stopping not far from the target point locatedKeywords: Carreau Shooting, Petanque, Biomechanics, Motion Analysis.
ANALISIS KONDISI FISIK DAN ANTROPOMETRI TIM BOLAVOLI PUTRA MAGETAN YUNIOR VIDYA PUTRI, YUNIAR; JATMIKO, TUTUR
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi belum adanya data yang diambil mengenai kondisi fisik dan antropometri Tim bolavoli putra Magetan Yunior. Tim Bola voli Putra Magetan Yunior merupakan Klub bola voli di Magetan, dalam naungan Dinas Pemuda dan olahraga. Tim bola voli Magetan Yunior memiliki atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing dalam kejuaraan ditingkat daerah. Dalam perkembangannya bola voli memiliki teknik dan taktik yang semakin berkembang. Club Magetan Yunior memiliki atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing dalam kejuaraan ditingkat daerah. Kondisi fisik dan antropometri yang bagus akan membantu atlet utuk mencapai prestasi yang maksimal, dalam penguasaan teknik dan taktik . komponen kondisi fisik yang dimiliki atlet adalah Kecepatan reaksi, Kelentukan, Kelincahan, Kekuatan otot peras tangan, Kekuatan otot punggung, Kekuatan daya ledak otot tungkai, dan komponen antropometri yang dimiliki atlet adalah Tinggi Badan, Berat Badan, Panjang Lengan dan Panjang Tungkai. Metode dalam analisa ini menggunakan kuantitatif dengan analisis pendekatan deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan bukti data ilmiah tentang keadaan atlet terutama pada kondisi fisik olahraga bola voli, sehingga pelatih dan atlet memperoleh acuan untuk pembuatan progam latihan serta dapat mengembangkan prestasi atlet baik pada saat latihan maupun saat bertanding. Metode penelitian ini adalah atlet tim bolavoli putra Magetan Yunior yang sejumlah 12 orang. Kesimpulan: 1.) Kondisi fisik kelentukan tim bolavoli Putra Magetan Yunior tergolong sedang. 2.) Kondisi fisik kekuatan otot peras tangan kanan dan kiri tim bola voli Putra Magetan Yunior tergolong sedang. 3.) Kondisi fisik kekuatan otot punggung tim bola voli Putra Magetan Yunior tergolong sedang. 4.) Kondisi fisikdaya ledak otot tungkai tim bola voli Putra Magetan Yunior tergolong sedang. 5.) Kondisi fisik kelentukan tim bola voli Putra Magetan Yunior tergolong baik. 6.) Kondisi antropometri berat badan dan tinggi badan tim bolavoli Putra Magetan Yunior mempunyai rata-rata 62.42 Kg dan 171.42 cm. 8.) Kondisi antropometri panjang lengan tim bola voli Putra Magetan Yunior tergolong Kurang. 9). Kondisi antropometri panjang tungkai tim bola voli Putra Magetan Yunior tergolong baik.Kata kunci: Analisis, Kondisi Fisik, Antropometri, BolavoliAbstrack Volleyball Team Son Magetan Yunior is a Volleyball Club in Magetan, under the auspices of Youth and Sports Department. The Magetan Junior volleyball team has outstanding athletes capable of competing in regional championships. In its development the volleyball has a growing technique and tactics. Club Magetan Yunior has outstanding athletes capable of competing in regional championships. Good physical and anthropometric conditions will help the athlete to achieve maximum performance, in mastery of technique and tactics. the components of the physical condition of the athlete are the speed of the reaction, the elasticity, the agility, the muscle strength of hand squeeze, the strength of the back muscles, the force of explosive muscles of the limbs, and the anthropometric components of the athlete are height, weight, arm length and limb length. Methods in this analysis use quantitative analysis with descriptive approach. The purpose of this study is to provide evidence of scientific data about the athletes condition, especially on the physical condition of volleyball, so that trainers and athletes get a reference for the preparation of training programs and can develop athletes achievements both during training and during matches. This research method is athlete of team of Bolet Junior Mens bolavoli that number 12 people. Conclusion: 1.) The physical condition of bolavoli team of youngster Son of Magetan Yunior is moderate. 2.) Physical strength of muscle strength squeezed right hand and left of volleyball team Son of Magetan Yunior classified moderate. 3.) The physical condition of the back muscle power of the Junior Youth Son volleyball team is moderate. 4.) The physical condition of muscular power of muscle limbs of the Junior Youth Son Volleyball team is moderate. 5.) The physical condition of the youth football team volleyball of the Junior Youth Magetan is quite good. 6.) The anthropometric condition of body weight and height of the Junior Youth Magistrates bolavoli team has an average of 62.42 kg and 171.42 cm. 8.) The anthropometric condition of the length of the arms of the Junior Youth Son Volleyball team is less. 9). The long anthropometric condition of the foot of the Junior Youth Son volleyball team is quite good.Keywords: Analysis, Physical Condition, Anthropometry, Volleyball
ANALISIS MANAJEMENT SEKOLAH BOLABASKET CAHAYA LESTARI SURABAYA ENDI ARFIANTO, RIO; SIANTORO, GIGIH
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan fungsi manajemen yang terdiri dari Perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing),kepemimpinan (leading), pengawasan (controlling), perekrutan tenaga kerja (staffing), pendanaan (budgeting) di Sekolah Bolabasket Cahaya Lestari Surabaya. Fokus dalam penelitian ini adalah memaparkan penerapan fungsi manajemen Sekolah Bolabasket Cahaya Lestari Surabaya. Penelitian ini melibatkan 4 orang subjek yang terdiri dari pengurus Sekolah Bolabasket Cahaya Lestari Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan (non eksperimen) kualitatif. Hasil penelitian analisis manajemen Sekolah Bolabasket Cahaya Lestari Surabaya diketahui bahwa dari enam aspek fungsi manajemen telah diterapkan dengan baik oleh Sekolah Bolabasket Cahaya Lestari Surabaya. Hanya terdapat beberapa kekurangan yaitu tidak ada struktur organisasi yang baku, tidak ada kurikulum tetap, serta adanya inkonsitensi dalam pembukuan keuangan. Kata Kunci: Analisis Manajemen, Fungsi Manajemen, Sekolah Bolabasket ABSTRACT This study aimed to describe management functions consisting of planning, organizing, leadership (leading), controlling, staffing, and budgeting at School Basketball Cahaya Lestari Surabaya. The focus in this research is to describe the implementation of School Basketball Cahaya Lestari Surabaya management function. The study involved 4 people consisting of School Basketball Cahaya Lestari Surabaya administrators. This research uses a qualitative (non experimental) approach. The result of School Basketball management analysis is known that from six aspects of management function has been applied well by School Basketball Cahaya Lestari Surabaya. There are only a few flaws: no standard organizational structure, no fixed curriculum, and inconsistencies in financial accounting. Keywords: Management Analysis, Management Function, School Basketball
TINGKAT KECEMASAN PEMAIN FUTSAL SMK TARUN JAYA PRAWIRA TUBAN SEBELUM PERTANDINGAN BUPATI CUP SUMARTONO, HERRY; YETI WULANDARI, FIFIT
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey, yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kecemasan pemain futsal SMK Taruna Jaya Prawira Tuban Sebelum Pertandingan Bupati Cup. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan kuesioner, teknik pengambilan sampel adalah dengan cara purposive sampling. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah pemain futsal putra SMK Taruna Jaya Prawira Tuban yang akan bertanding pada pertandingan Bupati Cup yang berjumlah 15 pemain. Untuk melakukan pengumpulan data peneliti dengan cara membagikan lembar angket kepada peserta, teknik penelitian data dilakukan mempergunakan teknik statistik deskriptif yang berupa presentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bahwa tingkat kecemasan pemain futsal putra SMK Taruna Jaya Prawira Tuban sebelum menghadapi pertandingan Bupati Cup termasuk dalam kategori sedang dengan presentase sebesar 46,7 % (7 pemain). Sedangkan sisanya pada kategori sangat tinggi sebesar 13,3 % (2 pemain), kategori tinggi sebesar 6,7% (1 pemain), kategori rendah sebesar 26,7% (4 pemain), dan kategori sangat rendah sebesar 6,7 % (1 pemain). Kata Kunci: Tingkat Kecemasan, Pemain Futsal, Bupati Cup Abstract This research is a quantitative research with survey method, which aims to find out how big anxiety level futsal players SMK Taruna Jaya Prawira Tuban Before Cup Regent Match. The level of anxiety that is meant in this research is the psychological condition of futsal players in the form of feelings of worry, hesitation, decreased concentration, depressed feelings from the voices of audience shouts, feelings of mistrust yourself. Data collection in this study by using questionnaires, sampling technique is by way of purposive sampling. The sample in this study is the players futsal son of SMK Taruna Jaya Prawira Tuban who will compete in the match Regent Cup which amounted to 15 players. Data collection was done by circulating questionnairesito respondents, data analysis techniques were conducted using descriptive statistical techniques with percentage. The results showed that the anxiety level of players futsal son of SMK Taruna Jaya Prawira Tuban before facing the Bupati Cup match is included in medium category with a precentage of 46.7% (7 players). While the remaining category is very high at 13.3% (2 players), high category of 6.7% (1 player), low category of 26.7% (4 players), and very low category of 6.7% 1 player). Keywords: Anxiety Level, Futsal Player, Regent Cup
PROFIL PERKEMBANGAN EKSTRAKURIKULER BALAP SEPEDA DI SMP NEGERI 20 SURABAYA AZIZAH SUYUT, TYAS; JANUARUMI MARHAENDRA, FRANSISCA
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mencari jawaban dari rumusan masalah yang telah ditentukan, yaitu Ekstrakurikuler merupakan salah satu tempat bagi peserta didik untuk mengembangkan minat dan bakat mereka sehingga mampu menjadi peserta didik yang kreatif, inovatif, trampil dan berprestasi. Ekstrakurikuler sendiri juga meenjadi salah stu cara untuk pembentukan karakter suatu peserta didik. SMP Negeri 20 Surabaya adalah satu-satunya sekolah yang memiliki ekstrakurikuler balap sepeda khususnya di daerah Surabaya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui perkembangan ekstrakurikuler dari tahun 2010-2018 serta menganalisa faktor apa saja yang mempengaruhi perkembangan ekstrakurikuler balap sepeda tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif. Menggunakan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara serta dokumentasi dan menganalisis penelitian menggunakan model Miles dan Huberman. Berdasar hasil penelitian perkembangan ekstrakurikuler balap sepeda di SMPN 20 Surabaya mengalami penurunan dilihat dari tidak adanya prestasi yang semakin baik, sarana prasarana yang tidak bertambah serta efektifits peserta didik berlatih. Penurunan hal diatas dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti perubahan regulasi jam sekolah, kondisi siswa dan peran serta orang tua. Maka dapat dikatakan bahwa perkembangan ekstrakurikuler balap sepeda di SMPN 20 Surabaya cenderung menurun nmun tidak tergolong jelek. Kata Kunci : Profil, Ekstrakurikuler, Balap Sepeda Abstrack Extracurricular is one place for the student to develop their interests and talents, so that studen can become creative, innovative, skilled and achievers. Extracurricular is also one way to educate the character of learners. SMP Negeri 20 Surabaya is the only one school that has an bicycle racing Extracurricular in Surabaya area. The purpose of this study is to determiine the development of the year 2010 ? 2018 and analyze what factors affect the development of the bike race. The types used in this study are qualitative. Using data collection techniques such as, observation, interview and documentation and data analysis using Miles and Huberman model. Based on the results of research, the development of bicycle racing extracurricular at SMPN 20 Surabaya has decreased seen from the absence of better achievement, not improving facilities and the effectiveness of the practicing learners. The decrease factors above are influenced by several factors such as changes in school hours regulation, the condition of the students and the participation of parents. So it can be said that the development of bicycle racing extracurricular in SMPN 20 Surabaya tends to decline but not classified as bad. Key Words : Profil, Extracurricular, Bicycle racing.
ANALISIS TINGKAT PEMAHAMAN PEMAIN PUTRA SERTA WASIT BOLA TANGAN JAWA TIMUR TERHADAP PERATURAN PERMAINAN BOLA TANGAN HARRYANTO, MUHAMAD; SIANTORO, GIGIH
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Bola tangan adalah permainan yang dimainkan 2 regu/tim terdiri dari 7 orang pemain mereka melempar, menembak. Sasaran pertandingan adalah melemparkan bola kearah gawang tim lawan. Bola tangan olahraga berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing tujuh orang yang saling bertanding mencetak goal dengan memasukkan bola kedalam gawang lawan. Permainan yang dilaksanakan secara beregu (tim), dimana tiap tim terdiri dari 7 orang, putra menggunakan bola ukuran 3 dan putri menggunakan bola ukuran 2 yang bertujuan memasukan bola kedalam gawang lawan sebanyak-banyaknya, dan mencegah bola masuk kegawang permainan sendiri. Olahraga bola tangan memiliki aturan dalam pertandingannya, untuk aturan Internasional diatur olehIHF(International Handball Federation) sedang di Indonesia menggunakan ABTI (Asosiasi Bola Tangan Indonesia) terjemahan dari IHF. Untuk peraturan Internasional adalah"IHFHandball Rules 2010", sedang di Indonesia adalah "Peraturan Resmi Bola Tangan 2016". jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain putra Bolatangan Jawa Timur yang berjumlah 14 orang. Diklasifikasikan sesuai dengan kategorinya maka didapatkan yaitu pemain dan wasit memahami peraturan permainan dengan kategori baik sebanyak 39 angket atau sebesar 48,75% sedangkan pemain dan wasit yang memahami peraturan permainandengan kategori cukup sebanyak 25 angket atau sebesar 32,25%. Sedangkan pemain dan wasit yang memahami peraturan permainandengan kategori kurang baik sebanyak 13 item angket atau sebesar 16,25% sedangkan pemain dan wasit yang memahami peraturan permainan dengan kategori tidak baik sebanyak 3 item angket atau sebesar 3,75%.Responden yang memiliki tingkat pemahaman baik 14 orang dengan persentase 63,64%. Responden yang memiliki kategori cukup adalah 8 responden dengan persentase 36,36% sedangkan responden yang memiliki katerori kurang baik tidak ada dan responden yang memiliki kategori tidak baik juga tidak ada. Kata Kunci: Tingkat Pemahaman ,Pemain Putra Serta Wasit, Handball Jawa Timur, Peraturan Permainan Bolatangan.
MANAJEMEN DAN SISTEM PEMBINAAN PADA SEKOLAH SEPAKBOLA HIZBUL WATHAN BABAT-LAMONGAN MIFTAH ZAMZAMI, MOHAMMAD; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kepengurusan, sistem pembinaan, serta pencapaian prestasi yang telah didapatnya. Penelitian ini mempunyai fokus penelitian tentang bagaimana manajemen kepengurusan, bagaimana sistem pembinaanya, dan bagaimana pencapaian prestasi yang telah didapatkan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu dengan cara pengamatan serta wawancara langsung di lapangan. Sumber data penelitian adalah Sekolah Sepakbola Hizbul Wathan (HW) Babat-Lamongan, dengan narasumber pengurus, pelatih, wali murid dan atlet pihak tersebut. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini membuktikan bahwa di dalam sebuah sekolah sepakbola dibutuhkan beberapa aspek untuk menjalankan dan melaksanakan fungsi dari SSB semestinya. Salah satu fungsi utama SSB adalah menjadi tempat pembinaan usia dini di bidang sepakbola, oleh karena itu di dalam sistem pembinaan tersebut harus dilakukan dan diterapkan dengan benar, baik dan sesuai dengan kebutuhan para atlet sesuai kelompok umur. Sekolah sepakbola Hizbul Wathan sendiri manajemen kepengurusan sudah berjalan dan terstruktur dengan baik dapat dilihat dari adanya pembaharuan petinggi-petinggi setiap lima tahun sekali. Sistem pembinaanya juga sudah diterapkan dan dijalankan menyesuaikan dengan kebutuhan atlet, seperti sudah mempunyai kurikulum sepakbola meskipun kurikulum dari hasil diskusi antar pelatih. Kemudian untuk proses pelatih dalam melatih juga sudah dijalankan sesuai apa yang didapat di penataran pelatih yang diikutinya. Para pemain juga sudah tidak dibuat pusing seumpama ada pemain yang dianggap berpotensi akan disalurkan kepada klub yang lebih profesional untuk jenjang kedepan bagi atlet tersebut. Prestasi sangat dibutuhkan di setiap SSB atau sejenisnya, karena sebuah prestasi yang didapat bisa jadi sebagai tolak ukur untuk perkembangan atlet di bidang sepakbola. Prestasi juga dijadikan sebagai bukti bahwa SSB tersebut bagus dan berkualitas. Hizbul Wathan sendiri sudah meraih prestasi-prestasi yang didapat dari partisipasi di turnamen-turnamen yang diikutinya. Selain prestasi pencapaian trofi juara prestasi lain yang dimiliki adalah menyumbangkan beberapa pemain asli pembinaan Hizbul Wathan kepada klub-klub profesional di persepakbolaan Indonesia. Kata kunci: Manajemen, Sistem Pembinaan, Sekolah Sepakbola. Abstract This research aims to determine of structure management, development system, and performance to get achievements that have been obtained. This research has a focus about on how of structure management, how abaut the development system, and how to get performance of achievements that have been obtained. This research uses qualitative research type with descriptive approach, that is by observation and direct interview in the field, and the source of research data is Hizbul Wathan Football School, with the informant, coach, management and athlete of that. Based on the results of this research analysis proves that in a football school required several aspects to run and implement the functions of SSB should. One of the main functions of SSB is to be an early age coaching place in the field of football, therefore in the development system must be done and applied correctly, both and in accordance with the needs of athletes according to age group. Hizbul Wathan football school itself management stewardship has been running and well structured can be seen from the renewal of high-ranking officials every five years. The development system has also been implemented and adapted to suit the needs of athletes, such as already having a soccer curriculum despite the curriculum of the results of inter-trainer discussions. Then for the process of coach in the train has also been executed according to what is obtained in the upgrading trainers who followed. The players also have not made a headache as there are players who are considered potentially will be channeled to a more professional club for the future for the athlete. Achievements are needed in every football school or the like, because a achievement that can be obtained as a benchmark for the development of athletes in the field of football, achievement is also used as evidence that the football school is so good and quality. Hizbul Wathan himself has achieved the achievements gained from participation in the tournaments he attended. In addition to performance get of achievement trophy other achievements champion is to donate some original players Hizbul Wathan to professional clubs in Indonesian football. Keyword: Manageement, Development System, Football School
MANAJEMEN PENGEMBANGAN PRESTASI FUTSAL DI KLUB BINTANG TIMUR SURABAYA DWI NUGRAHA, AFIF; HAFIDZ, ABDUL
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pencapaian sebuah prestasi tinggi bukan sesuatu yang mudah, tetapi bukan berarti tidak bisa diraih. Dalam olahraga futsal pengembangannya sama dengan cabor yang lain, dasar dari latihan yang merupakan menjadi penentu prestasi atlet juga dipengaruhi oleh beberapa faktor. Selain itu ada sejumlah faktor yang mempengaruhi keberhasilan prestasi atlet yaitu faktor manajemen organisasi. Salah satu organisasi olahraga atau klub Olahraga yang ada di bidang pengembangan dan sudah diketahu orang banyak di Jawa timur yang paling besar adalah klub Futsal Bintang Timur Surabaya. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui manjemen perkembangan prestasi futsal di Klub Bintang Timur Surabaya. Sumber data penelitian ini adalah berjumlah 7 orang atau lebih, yaitu 5 Pemain, 1 pelatih dan 1 manager. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan menggunakan penelitian kualitatif, subjek penelitian perilaku, presepsi, motivasi, tindakan dan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, pengamatan. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif analisis. Teknik deskriptif analisis dilakukan dengan mendeskripsikan data-data yang ada kemudian disusul dengan analisis data. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyelesaian masing ? masing tahap. Hasil penelitian di Bintang Timur Surabaya dapat disimpulkan bahwa proses pengembangan prestasi di Bintang Timur Surabaya berjalan baik karena didukung dengan program latihan yang tersusun dengan rapi, Sarana dan prasarana yang mendukung sehingga pemain bisa berlatih dengan semangat, Pendanaan yang sehat, dan Managemen yang terstruktur. Saran yang dapat disampaikan kepada pengurus seperti kedisipilinan pemain yang harus di perketat lagi dan harus menyiapkan program latihan cadangan ketika kompetisi yang berlangsung mengalami perubahan. Kata kunci: Prestasi Futsal, Pengembangan, Manajemen Abstract To achieve high performance not light work, nothing can?t be achieved. The performance of futsal sport in its development is not different from other sports, the basic quality of the exercise which is the determinant of athlete achievement also by many factors. other factors that support the success of an athlete achievement that is the factor of organizing management. One of the sports organizations engaged in the development of futsal sports and has been known to many people in the eastern region of East Java is the most Futsal Team Bintang Timur Surabaya. This study aims to determine the management of development.This study aims to determine the development of futsal development in Club Bintang Timur Surabaya. The data source of this research is 7 people or more, that is 5 people Players, 1 person trainer and 1 manager.The type of research used in this study is qualitative research, using qualitative research, the subject of behavior research, perception, motivation, action and how the description in the form of words and language. Data completion technique using technique. Data analysis technique using descriptive analysis technique. Descriptive technique of analysis is done by descripting data data then followed by data analysis. The research procedure is done through three stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the completion stage of each stage.The result of the research in Bintang Timur Surabaya can be concluded that the development process in Bintang Timur Surabaya runs well because it is supported by a well-structured training program, the training process is not tense so the players are not bored, and the facilities and infrastructure that support the players can practice with passion. Suggestions that can be conveyed to the board such as discipline players who must be tightened again and must prepare an exercise program that is undergoing a change.Keywords: Futsal achievement, Development, Management

Page 1 of 3 | Total Record : 26