cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Prestasi Olahraga
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2019)" : 20 Documents clear
ANALISIS GERAK AKSELERASI SPRINT 100 METER (STUDI PADA ATLET LARI SPRINT 100 METER PUTRA PELATNAS B, DITINJAU DARI ASPEK BIOMEKANIKA) FAIZAH, AQIDATUL; HERDYANTO, YONNY
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Lari sprint adalah lari yang dilakukan dengan kecepatan maksimal dan menempuh jarak yang telah ditentukan. Pencapaian olahraga prestasi yang baik tidak terlepas dari berbagai macam komponen pendukung. Salah satu yang dinanti dan paling bergengsi dalam cabang olahraga atletik adalah lari jarak pendek nomor lari lari 100 meter.Metode penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Sumber penelitian ini adalah video akselerasi sprint 0-30 m. Dan teknis analisis data dengan menggunakan bantuan dari aplikasi analisis gerak yaitu software dartfish. Dartfish adalah salah satu software yang dapat dimanfaatkan untuk semua pengamatan, pengamatan dapat ddilakukan melalui video dari atlet yang sedang melakukan akselerasi sprint. Kemudian dengan menggunakan perangkat lunak (analyzer), video dapat diubah ke dalam potongan-potongan gambar (stromotion).Gerakan sprint yang dilakukan oleh subjek penelitian telah sesuai dengan teknik berlari dengan badan condong kedepan, tangan diayun membentuk sudut ±90? berlawanan dengan gerakan kaki. Gerakan akselerasi dengan waktu tempuh yang baik adalah gerakan kedua yang dilakukan oleh subjek kedua. Dengan panjang langkah tertinggi 2,45 m sudut badan 80,9?, rata-rata panjang langkah 2,22 m, dan kecepatan rata-rata tertinggi 7,37 m/s sehingga menghasilkan total frekuensi 17 steps. Kata kunci : Analisis Gerak, Panjang Langkah, Frekuensi Langkah, Sprint 100 Meter. ABSTRACT Sprint is run is done with maximum speed with a predetermined distance. Achievement of a good sport achievement can not be separated from varioussupporting componen. One favorite and popular prestigious athletics of sports is sprint with 100 meters track distance. The purpose of this study was to determine the biomechanical acceleration movement of 100 meters sprint. The research method used quantitative descriptive analysis method. This research data source is video acceleration 0-30 m. And technical data dartfish. Dartfish is one software that can be used for all the purpose of observation, observation can be made through videos of athlete who are doing sprint acceleration. Then using software (analyzer), the video is converted into image pieces (stromotion). Sprint movement carried out by the research were in accordance with the running technique with the body leaning forward, the hand swing to from a ±90? angle opposite to the foot movement. Acceleration movement with good travel time is the second movement carried out by the second subject. With the highest step length of 2,45 m, the body angle of 80,9?, the average step length of 2,22 m and the highest speed average of 7,73 m/s resulting in a total frequency of 17 steps. Keyword : Motion Analysis, Step Length, Frequency Step, Sprint 100 Meter.
ANALISIS KONDISI FISIK PEMAIN SEPAKBOLA WANITA PADA KLUB PERSIDA SIDOARJO TAHUN 2018 PUTRI NUR FATMALA, EKA; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Permainan sepakbola merupakan permainan yang mempunyai satu tujuan, yaitu menjadi pemenang dengan cara mencetak gol dan berusaha untuk mencegah lawan mencetak gol dengan cara yang sesuai dengan peraturan permainan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan kecepatan, kelincahan, daya ledak otot tungkai, daya tahan anaerobik, dan daya tahan aerobik pemain sepakbola wanita pada klub Persida Sidoarjo tahun 2018. Metode dalam analisis ini menggunakan metode desikriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis maka, dapat diambil kesimpulan yaitu: 1) Kecepatan pemain sepakbola putri Persida Sidoarjo mempunyai kategori baik sebesar 50%, berkategori sedang/cukup sebesar 22,22% dan berkategori kurang sebesar 27,78%. 2) Kelincahan pemain sepakbola putri Persida Sidoarjo mempunyai kategori baik sebesar 50% dan berkategori sedang/cukup sebesar 50%. 3) Daya ledak otot tungkai pemain sepakbola putri Persida Sidoarjo mempunyai kategori baik sebesar 38,89% dan berkategori sedang/cukup sebesar 61,11%. 4) Daya tahan anaerobik pemain sepakbola putri Persida Sidoarjo mempunyai kategori baik sebesar 38,89%, berkategori sedang/cukup sebesar 44,44% dan berkategori kurang sebesar 16,67%. 5) Daya tahan aerobik pemain sepakbola putri Persida Sidoarjo mempunyai kategori baik sebesar 50% dan berkategori sedang/cukup sebesar 50%. Kata Kunci: Analisis, Kondisi Fisik, Sepakbola.
ANALISIS GERAK TOLAK PELURU GAYA OBRIEN PADA ATLET PPLP JATIM (STUDI PADA ATLET TOLAK PELURU PPLP JATIM, DITINJAU DARI ASPEK BIOMEKANIKA) MARGI TIRTA RAMADHANI, RIZKI; HERDYANTO, YONNY
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada ilmu olahraga juga sudah sangat dikenal suatu disiplin ilmu yang secara khusus mempelajari gerakan. Ilmu tersebut dikenal dengan nama biomekanika.Biomekanika kerja adalah suatu bidang yang fokus pada proses mekanika (gaya, momen, kecepatan, percepatan serta tekanan) yang terjadi pada tubuh manusia, terkait dengan aktifitas fisik yang dilakukan pekerja. Semua aplikasi biomekanika kerja memiliki tujuan utama, yaitu memperbaiki performasi manusia dalam bekerja serta mengurangi risiko cedera pada system otot rangka. Oleh karena itu, rumusan masalah yang diajukan penelitian ini adalah Bagaimana rangkaian gerak tolak peluru gaya o?brien pada atlet PPLP Jatim ditinjau dari aspek biomekanika ? yang berkaitan dengan posisi awalan, gerak, luncuran sampai dengan release, sehingga dapat memberikan saran perbaikan gerakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif deskriptif analisis menggunakan prinsip-prinsip dan bantuan aplikasi software dartfish. Jika mulai fase persiapan sampai fase gerakan terjadi percepatan maka pada saat peluru lepas dari tangan juga terjadi percepatan. Semakin kuat tungkai menjejak tanah untuk gerakan ekstensi makin besar pula tenaga yang diperoleh untuk mendorong peluru ke atas. subjek NH pada saat peluru lepas dari tangan dengan percepatan 1:96 sec menghasilkan jarak lemparan 14.96m. Sedangkan subjek MD, pada saat peluru lepas dari tangan dengan percepatan 1:36 menghasilkan jarak lemparan 12.26m. Kata Kunci : Biomekanika, Tolak peluru
TINGKAT BIOMOTOR DAN ANTROPOMETRI ATLET BOLAVOLI PANTAI PUTRA JAWA TIMUR GILANG ANZARI, JUANDA; , MUHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Olahraga bolavoli pantai dikenal luas oleh masyarakat sebagai sebuah modifikasi permainan bolavoli yang dimainkan di pantai, oleh karena itu permainan tersebut dikenal sebagai voli pantai, salah satu jenis permainan yang lahir setelah adanya permainan bolavoli dalam ruangan. Permainan bolavoli pantai dimainkan di atas lapangan pasir yang terdiri dari dua tim yang masing ? masing tim terdiri atas dua pemain yang dipisahkan oleh net setinggi 2,43 m dan lebar lapangan 16 m x 8 m, peraturan permainan bolavoli pantai adalah menjatuhkan bola di area lapangan lawan, tim yang di nyatakan menang yang sudah memenangkan 2 set setiap set harus mencapai angka 21. Dari karakteristik permainan bolavoli pantai dapat disimpulkan bahwa atlet bolavoli pantai harus memiliki tinggi badan yang ideal dilihat dari ada pembatas net di tengah lapangan setinggi lebih dari 2 meter dan didukung komponen biomotorik seperti kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, daya ledak otot tungkai, kelentukan, kecepatan, dan daya tahan yang bagus untuk menjadi atlet bolavoli pantai professional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat biomotorik dan antropometri atlet bolavoli pantai putra Jawa timur yang atletnya banyak memperoleh juara dalam negeri maupun luar negeri dan menjadikan data yang sudah didapatkan sebagai standar atau acuan untuk pembinaan atlet bolavoli pantai di Indonesia. Dari hasil penelitian tentang tingkat biomotorik dan antropometri atlet bolavoli pantai Jawa timur dapat disimpulkan, bahwa hal terpenting menjadi atlet bolavoli pantai yang handal adalah memiliki tinggi badan dan kondisi tubuh yang ideal, untuk komponen ? komponen biomotoriknya dapat di capai dengan latihan secara teratur dan intensif sesuai dengan program latihan yang telah dibuat. Kata kunci : bolavoli pantai, biomotor dan antropometri, bolavoli pantai putra Jawa timur
SURVEI PENGETAHUAN PEMAIN TERHADAP RESIKO, PENCEGAHAN, DAN PENANGANAN PERTAMA TERHADAP CEDERA AKUT PADA CLUB BOLA VOLI JUNIOR PUTRI BANK JATIM ANAS, AKMAL; ROCHMANIA, AZIZATI
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Melakukan kegiatan, aktivitas, ataupun berolahraga penuh dengan resiko, apalagi saat bermain bola voli, resiko cedera yang terjadi karena berolahraga atau bermain bola voli di sebabkan oleh banyak hal, antara lain : kondisi alam atau lingkungan yang kondusif, kurangnya pemanasan atau streaching, taktik atau teknik yang salah, beban latihan yang berlebihan (overload), kelelahan atau (overtraining), dan kurangnya pendinginan setelah bermain voli (cooling down). Oleh karena itu resiko, pencegahan dan penanganan pertama pada cedera olahraga merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui masing ? masing individu untuk menjaga performa agar tetap dalam kondisi yang baik dan prima. Resiko dan pencegahan kadang masih sangat di sepelekan bagi kalangan pemula atau pelajar, sehingga banyak terjadi permasalahan yang menjadi kesalahan fatal dan mengakibatkan hal ? hal yang tidak diinginkan terjadi dan akhirnya mengganggu aktifitas dan performa saat latihan atau pertandingan. Sebaiknya kita harus mewaspadai dan meminimalisir itu sejak awal karena lebih baik mencegah dari pada mengobati. Pemilihan penanganan kondisi cedera haruslah sesuai dengan kebutuhannya sehingga dapat memberikan penanganan yang baik, cepat dan efisien. Dan tak hanya sampai di penangannya saja tetapi pemulihan dengan terapi yang baik akan mempercepat pemulihan dan melatih tubuh yang cedera untuk cepat beradaptasi dengan aktifitas atau kegiatan yang sebelumnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor cedera paling sering terjadi pada bagian jari tangan yaitu 57,1% dan lutut 51,4% masuk pada skala yang cukup karena lebih dari 40%, untuk pengetahuan resiko cedera atlet meminimalisir cedera menggunakan pakaian khusus 100% dan memperhatikan medan lapangan 100% menunjukan bahwa pengetahuan atlet sangat baik karena melebihi 80%. Sedangkan upaya untuk pencegahan cedera lewat pemanasan joging 82,8% dan pendinginan senam 90% masuk dalam katagori skala penegtahuan sangat baik karena lebih dari 80%. pertolongan pertama pada pencegahan cedera dengan metode RICE menggunakan Ice memperoleh hasil 91% dan menggunakan obat semprot 77,1 % masuk dalam katagori skala pengetahuan baik karena lebih dari 60%.. Kata kunci: Resiko, Pencegahan, dan Penanganan Cedera Olahraga.
IDENTIFIKASI FAKTOR PENUNJANG DAN PENGHAMBAT PRESTASI BOLA BASKET PUTRI DI SMKN 1 BOYOLANGU KABUPATEN TULUNGAGUNG YASIROH, UMI; SIANTORO, GIGIH
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK Negeri 1 Boyolangu adalah salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Tulungagung yang telah mendapatkan banyak prestasi melalui tim bola basket putri. Salah satu faktor penunjang dalam meningkatkan prestasi bola basket adalah program latihan. Prestasi cabang olahraga bola basket dalam pelatihannya juga dipengaruhi oleh faktor kualitas latihan yang terdiri dari kepribadian pelatih, fasilitas sarana dan prasarana latihan, kompetisi, sumbangan dari ilmu pengetahuan, dan atlet yang terdiri dari bakat dan motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penunjang dan penghambat prestasi bola basket putri yang ada di SMK Negeri 1 Boyolangu. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tape recorder, catatan-catatan, serta dokumen pendukung seperti kamera. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan pengamatan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif. Sedangkan metode penelitian menggunakan metode partisipasi pasif. Hasil penelitian diperoleh melalui hasil wawancara terhadap kepala sekolah, pembina, pelatih, 5 atlet, dan 5 orang tua atlet. Bola basket putri di SMK Negeri 1 Boyolangu merupakan salah satu tim berprestasi. Hal ini dibuktikan dengan memperoleh gelar juara dalam berbagai kejuaraan. Berdasarkan hasil analisis data maka penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor pendukung kualitas latihan tim bola basket putri di SMK Negeri 1 Boyolangu adalah : (1) Fasilitas sarana dan prasarana yang memadai, (2) Pelatih yang profesional, (3) Kompetisi, (4) Motivasi internal maupun eksternal dari atlet untuk mengikuti latihan, (5) Dukungan dari orang tua, (6) Jadwal latihan yang rutin, (7) Sumbangan dari ilmu pengetahuan, dan (8) Pendanaan. Dan faktor yang menghambat prestasi bola basket putri di SMK Negeri 1 Boyolangu adalah : (1) Jadwal sekolah yang full day, (2) Tidak adanya forum evaluasi untuk komunikasi antara kepala sekolah, pembina, pelatih, dan orang tua atlet.
PROFIL KONDISI FISIK ATLET EKSTRAKURIKULER FUTSAL SMA NEGERI 4 BOJONEGORO ROSYIDI, M.IQBAL; WIRIAWAN, OCE
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak kondisi fisik adalah satu kesatuan yang utuh dari komponen-komponen kondisi fisik yang tidak dapat dipisahkan begitu saja, baik peningkatan maupun pemeliharaanya. Artinya bahwa didalam usaha peningkatan kondisi fisik, seluruh komponen kondisi fisik tersebut juga harus dikembangkan, walaupun disana-sini dilakukan dengan sistem prioritas sesuai dengan keadan setiap komponen yang diperlukan. Mengingat perminan futsal termasuk jenis olahraga yang mengandalkan kemampuan fisik, maka kondisi fisik sangat penting dalam menunjang efektivitas pemain.Tujuan Dari penelitian ini adalah untk mengetahui seberapa besar tingkat kondisi fisik siswa putra yang mengikuti ekstrakurikuler futsal putra di SMA Negeri 4 Bojonegoro. Hasil penenlitian ini dapat dijadikan evaluasi keberhasilan pembelajaran ekstrakurikuler dan untuk meningktkan prestasi futsal di SMA Negeri 4 Bojonegoro. Metode dalam penelitian ini adalah menggunkan tes kecepatan (sprint 35 meter), kelincahan (T Drill Test), Kelentukan (sit and reach), kekuatan tinggi lompatan otot tungkai (Jump MD). Penelitian ini dilakukan berdasarkan data yang diperoleh berjumlah 16 siswa putra yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 4 Bojonegoro.Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa rata-rata daya tahan VO2Max pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal putra SMA Negeri 4 Bojonegoro nilai 44,81 ml/kg/min masuk dalam kategori kurang. Sedangkan rat-rata kecepatan pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal putra SMA Negeri 4 Bojonegoro nilai 5,15 detik masuk dalam kategori rata-rata. Sedangkan rata-rata kelincahan pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal putra SMA Negeri 4 Bojonegoro nilai 12,62 detik masuk dalam kategori kurang. Sedangkan rata-rata kelentukan pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal putra SMA Negeri 4 Bojonegoro nilai 29,43 cm masuk dalam kategori baik. Sedanglan rata-rata kekuatan tinggi lompatan otot tungkai pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal putra SMA Negeri 4 Bojonegoro nilai 51,375 cm masuk dalam kategori cukup. Hal tersebut dikarenakan latihan atau aktifitas fisik yang dilakukan melalui ekstrakurikuler disekolah relatif sama tetapi peneliti tidak dapat memantau kegiatan atau aktivitas fisik siswa diluar sekolah. Kata kunci : Tingkat Kondisi Fisik, Ekstrakurikuler Futsal, Daya Tahan VO2Max, Kecepatan, Kelincahan, Kelentukan, daya Ledak. Abstract physical condition is a whole unit of physical condition components which cannot be separated, both improvement and maintenance. This means that in an effort to improve physical conditions, all components of the physical condition must also be developed, although here and there is done with a priority system in accordance with the nature of each component needed. Given that futsal is a type of sport that relies on physical abilities, physical conditions are very important in supporting the effectiveness of players.The purpose of this study is to find out how much the physical condition of male students who take part in mens futsal extracurricular activities at Bojonegoro 4 State High School. The results of this study can be used as an evaluation of the success of extracurricular learning and to improve the achievements of futsal at SMA 4 Bojonegoro. The speed (35 meter sprint), agility (T Drill Test), Determination (sit and reach), high strength leg muscle jump (Jump MD) . This research was conducted based on the data obtained amounting to 16 male students who participated in futsal extracurricular activities at Bojonegoro 4 State High School. Based on the results of the above research it can be concluded that the average durability of VO2Max for students who take part in futsal extracurricular activities at SMA Negeri 4 Bojonegoro is 44.81 ml / kg / min in the poor category. While the average speed of students who take part in futsal extracurricular activities at SMA Negeri 4 Bojonegoro is 5.15 seconds in the average category. While the average agility in students who take futsal extracurricular activities at SMA Negeri 4 Bojonegoro, the value of 12.62 seconds is in the less category. While the average flexibility in students who take futsal extracurricular activities at SMA Negeri 4 Bojonegoro is 29.43 cm in the good category. While the average high strength leg muscle jump for students who take part in futsal extracurricular activities at Bojonegoro State Senior High School 4 is 51.375 cm in the sufficient category. This is because training or physical activities carried out through extracurricular activities at school are relatively the same but researchers cannot monitor the activities or physical activities of students outside of school. Keywords: Level of Physical Condition, Futsal Extracurricular, Endurance VO2Max, Speed, Agility, Modification, Explosive Power.
KONTRIBUSI TINGGI BADAN, PANJANG LENGAN, KESEIMBANGAN, KONSENTRASI DAN PERSEPSI KINESTETIK TERHADAP KETEPATAN SHOOTING PADA OLAHRAGA PETANQUE WARTA KUSUMA CUCU PRAD, SYAHRUDIN; , NURKHOLIS
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Petanque adalah olahraga yang dimainkan diatas bidang tanah yang rata menggunakan boules dengan prinsip mendekatkan ke jack dan menjauhkan boules lawan dan dilakukan dari dalam lingkaran. Petanque mempunyai dua teknik, yaitu pointing dan shooting. Pointing adalah teknik mendekatkan boules ke target. Shooting adalah menembak boules lawan. Dalam melakukan shooting dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti faktor fisik, teknik, taktik dan mental. Faktor ini merupakan indikator keberhasilan prestasi seorang atlet.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar sumbangan dari tinggi badan, panjang lengan, keseimbangan, konsentrasi dan persepsi kinestetik terhadap ketepatan shooting. Dengan diketahui besar sumbangan masing-masing, maka sebagai pelatih kita mampu mengetahui karakter dan metode latihan yang harus diterapkan. Hasil dari penelitian ini diharpakan mampu menambah wawasan para pelaku petanque di Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis korelasional dan menggunakan metode deskriptif, karena menggambarkan berapa besar sumbangan dari masing ? masing variabel. Data dari penelitian ini diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS Windows Release 20. Data dari penelitian ini diambil dari 15 atlet petanque di Jawa Timur.Dari data yang sudah diolah, secara keseluruhan memberikan kontribusi sebesar 64,2 %. Sumbangan terbesar adalah variabel tinggi badan dengan nilai 45,1% dan sumbangan kedua yaitu variabel konsentrasi dengan nilai 26,5%. Sedangkan ketiga variabel lainnya mempunyai nilai negatif, yaitu keseimbangan dengan nilai -0,5%, persepsi kinestetik dengan nilai -0,9%, dan panjang lengan dengan nilai -5,9%. Kata Kunci: Tinggi Badan, Panjang Lengan, Keseimbangan, Konsetrasi, Persepsi Kinestetik, Ketepatan, Shooting, Petanque.
SURVEI KETEPATAN PASSING BAWAH DI PBV PETROKIMIA GRESIK REZA PAHLEVI, MUHAMMAD; , MUHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Passing bawah merupakan teknik dasar yang penting untuk dikuasai pemain bolavoli. Tujuannya yaitu untuk mengetahui seberapa besar kemampuan atlet melakukan ketepatan passing bawah di PBV Petrokimia Gresik junior. Penelitian ini merupakan metode penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 atlet putri. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus index persentase. Data hasil tes passing bawah arah kanan dari 12 atlet, 2 atlet mendapatkan skor 7-8 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 16.7% dalam kategori baik, 7 atlet mendapatkan skor 5-6 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 58.3% dalam kategori cukup, 3 atlet mendapatkan skor 3-4 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 25% dalam kategori kurang hal ini disebabkan ketiga atlet tersebut belum begitu menguasai ketrampilan passing bawah, serta tidak ada atlet yang mendapatkan skor 9-10 dan 1-2 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 0% dalam kategori sangat baik untuk skor 9-10 dan sangat kurang untuk skor 1-2. Data hasil tes passing bawah arah kiri dari 12 atlet, 1 atlet mendapatkan skor 9-10 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 8.3% dalam kategori sangat baik, 2 atlet mendapatkan skor 7-8 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 16.7% dalam kategori baik, 6 atlet mendapatkan skor 5-6 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 50% dalam kategori cukup, 3 atlet mendapatkan skor 3-4 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 25% dalam kategori kurang hal ini disebabkan ketiga atlet tersebut belum begitu menguasai ketrampilan passing bawah dan tidak ada atlet yang mendapatkan skor 1-2 sehingga diperoleh hasil persentase sebesar 0% dalam kategori sangat kurang. Berdasarkan hasil analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa: Hasil tes passing bawah arah kanan yang dominan dalam kategori cukup yaitu 7 atlet yang mendapatkan skor 5-6 dan jika dipersentasekan sebesar 58.3%. Sedangkan hasil tes passing bawah arah kiri yang dominan dalam kategori cukup yaitu 6 atlet yang mendapatkan skor 5-6 dan jika dipersentasekan sebesar 50%. Kemampuan atlet melakukan ketepatan passing bawah arah kanan dan arah kiri di PBV Petrokimia Gresik junior adalah dalam kategori cukup baik. Kata kunci : ketepatan, passing bawah, dan PBV ABSTRACT Passing down is an important technique which is dominated by volleyball player. The goal is to know as much as athletes ability doing passing down accuracy in Junior PBV Petrokimia Gresik. This research is a quantitative research method. The subjects in this research are 12 female athletes. Data analysis uses the index percentage formula. The results of passing down in the right side from 12 athletes, 2 athletes got score 7-8 or 16.7% in good category, 7 athletes got score 5-6 or 58.3% in enough category, 3 athletes got score 3-4 or 25% in less category. The due of this problem is because three of them are not dominating passing down skill yet. So, we got 0% result in very good category for 9-10 score and less for 1-2 score. Test results of passing down in the left side from 12 athletes, 1 athlete got score 9-10 or 8.3% in very good category, 2 athletes got score 7-8 or 16.7% in good category, 6 athletes got score 5-6 or 50% in enough category, 3 athletes got score 3-4 or 25% in less category. The due of this problem is because three of them are not dominating passing down skill yet and no athletes who got score 1-2 or 0% in less category. Based on the results of the analysis of the data, then it can be concluded that: test result of passing down in the right side is 7 athletes who got score 5-6 or 58.3%. While the results of passing down in the left side is 6 athletes who got score 5-6 or 50%. So, the ability of the athletes to passing down accuracy in the right and the left side in Junior PBV Petrokimia Gresik is good enough. Keywords: accuracy, passing down, and PBV
ANALISIS PASSING PERTANDINGAN FUTSAL TIM PUTRI UPI ANTAM BANDUNG DAN TIM COSMIR UNJ PADA LIGA PROFESIONAL INDONESIA 2016 PUTRI WULANDARI, DEVI; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Olahraga adalah suatu aktifitas fisik yang dihasilkan dari suatu olahan gerak dari anggota tubuh yang menghasilkan keringat dan dapat menyehatkan tubuh. Olahraga yang benar dan teratur akan menghasilkan manfaat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh. Banyak macam-macam olahraga yang sudah dikenal oleh kalangan masyarakat luas. Umumnya olahraga futsal yang pada saat ini sedang mengalami perkembangan yang sagat pesat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa banyak long pass dan short pass yang dilakukan. Mengetahui perbandingan long pass dan short pass pertandingan Futsal Tim Putri Upi Antam Bandung dan Tim Cosmir UNJ Pada Liga Profesional Indonesia 2016 dalam satu pertandingan. Metode dalam penelitian ini dengan pendekatan deskriptif dengan cara mengamati vidio pertandingan Futsal Tim Putri Upi Antam Bandung dan Tim Cosmir UNJ Pada Liga Profesional Indonesia 2016 dalam satu pertandingan di stadion Bung Tomo Surabaya. Hasil dari Tim Putri Upi Antam Bandung penelitian ini menunjukkan bahwa total pertandingan long pass 9%, Short pass 91% dalam satu pertandingan. Hasil dari Tim Cosmir UNJ penelitian ini menunjukkan bahwa total pertandingan long pass 34%, Short pass 66% dalam satu pertandingan. Keywords: Knowledge, Futsal, Long Pass, Short Pass.

Page 1 of 2 | Total Record : 20