cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Prestasi Olahraga
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
PERBANDINGAN DAYA TAHAN VO2MAX, KECEPATAN, DAN POWER PADA ATLET BULUTANGKIS PB FIFA SIDOARJO U17 DAN ATLET BULUTANGKIS PB SPORTIF NGANJUK U17 WIDYA ASMARA UTOMO PUTRA, ANGGORO; WIRIAWAN, OCE
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa PKO
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga bulutangkis sudah menjadi olahraga sangat populer dan mampu bersaing dengan negara lain di dunia, dengan konsekuensi dari prestasi yang dicapai tersebut sehingga para atlet dituntut selalu meraih prestasi yang maksimal. Sehubung dengan itu atlet dan pelatih harus menjalankan progam yang bisa meningkatkan kondisi fisik para pemainnya yang meliputi kelincahan, power, dan dan VO2Max. Pada saat ini bulutangkis lebih pada daya tahan VO2Max, kecepatan, dan power lebih dominan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi; adakah perbedaan kondisi fisik yang terfokus pada tingkat daya tahan VO2Max, kecepatan, dan power pada atlet bulutangkis PB Fifa Sidoarjo U17 yang sudah memiliki prestasi di tingkat Nasional maupun di Jawa Timur dan atlet bulutangkis PB Sportif Nganjuk U17 yang belum memiliki prestasi di tingkat Nasional dan Jawa Timur.Kesimpulan : (1) Rata ? rata tingkat daya tahan VO2Max dari atlet bulutangkis PB Fifa Sidoarjo U17 sebesar 50,34 dan rata ? rata tingkat daya tahan VO2Max atlet bulutangkis PB Sportif Nganjuk U17 sebesar 46,14. (2) rata ? rata kecepatan atlet bulutangkis PB Fifa Sidoarjo U17 sebesar 5,05 detik, dan rata ? rata kecepatan atlet bulutangkis PB Sportif Nganjuk U17 sebesar 5,93 detik. (3) rata ? rata power atlet bulutangkis PB Fifa Sidoarjo U17 sebesar 81,45 watt, dan rata ? rata power atlet bulutangkis PB Sportif Nganjuk U17 sebesar 67,06 watt. (4) Terdapat perbedaan kondisi fisik antara atlet Bulutangkis PB Fifa Sidoarjo U17 dengan atlet bulutangkis PB Sportif Nganjuk U17. Kata kunci : Tingkat Daya tahan VO2Max, Kecepatan, dan Power
PERBANDINGAN KOMPONEN KONDISI FISIK BULUTANGKIS PADA ATLET PB FIFA SIDOARJO DAN ATLET PB SATRIA MUDA SIDOARJO U17 HARI ANDARA, EDO; WIRIAWAN, OCE
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa PKO
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulutangkis merupakan permainan yang kompleks. Pemain yang bagus atau pun hebat harus memiliki penguasaan fisik, teknik dan taktik yang baik sebagai penunjang performanya dalam bertanding agar dapat memenangkan suatu pertandingan. Pada permainan bulutangkis ada beberapa faktor yang sangat mendukung terwujudnya kemampuan bermain yang bagus, baik itu faktor fisik, teknik maupun faktor taktik seperti yang telah dikatakan di atas. Faktor fisik sangat dominan dan penting sebagai unsur dasar yang harus dimiliki para pemain. Pada saat ini bulutangkis lebih pada daya tahan VO2Max, kecepatan, dan power lebih dominan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi; adakah perbedaan kondisi fisik yang terfokus pada tingkat Tinggi Lompatan, Kekutan Otot Perut, Daya Tahan Otot Lengan, Kecepatan, Kelincahan dan VO2Max. pada atlet bulutangkis PB Fifa Sidoarjo yang Sudah lama berdiri dan atlet bulutangkis PB Satria Muda U17 yang baru berdiri. Kesimpulan : (1) tinggi lompatan dari atlet bulutangkis PB Fifa Sidoarjo lebih baik daripada tinggi lompatan atlet bulutangkis PB Satria muda Sidoarjo, (2) kekuatan otot perut atlet bulutangkis PB Fifa Sidoarjo lebih baik daripada kekuatan otot perut atlet bulutangkis PB Satria muda Sidoarjo, (3) kekuatan lengan atlet bulutangkis PB Fifa lebih baik daripada kekuatan lengan atlet bulutangkis PB Satria muda Sidoarjo, (4) kecepatan atlet bulutangkis PB Fifa Sidoarjo lebih cepat daripada kecepatan atlet bulutangkis PB Satria muda Sidoarjo, (5) kelincahan atlet bulutangkis PB Fifa Sidoarjo lebih baik daripada kelincahan atlet bulutangkis PB Satria muda Sidoarjo, (6) daya tahan Vo2Max atlet bulutangkis PB Fifa Sidoarjo lebih lama daripada daya tahan Vo2Max atlet bulutangkis PB Satria muda Sidoarjo. Kata Kunci: Tinggi lompatan, Kekuatan otot perut, Kekuatan lengan, Kecepatan, Kelincahan, Daya tahan Vo2Max.
SURVEI KONDISI FISIK ATLET MOTOCROSS TEAM INDAH JAYA RACING FORUM BOJONEGORO KRISTIANDY, WILLY; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa PKO
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik, taktik, mental dan kondisi fisik pemain merupakan unsur penting dalam Motocross yangsaling berhubungan. Seorang atlet membutuhkan kondisi fisik yang baik untuk meningkatkan kualitasteknik. Atlet yang menguasai teknik dengan baik, tetapi kondisi fisiknya tidak baik akan berpengaruhpada permainannya saat bertanding. Kondisi fisik yang baik dapat dicapai dengan latihan fisik yangterprogram dengan baik. Oleh karena itu, peneliti bermaksud untuk mengetahui kondisi fisik atletMotocross Indah Jaya Racing Forum Bojonegoro.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kondisi fisik atlet Motocross Indah Jaya RacingForum Bojonegoro.Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan diskriptif yaitu penelitian yang tujuan utamanyaadalah mendiskripsikan atau menggambar fenomena - fenomena yang ada, penelitian dilakukan pada atletMotocross.Hasil dari prosentase komponen kondisi fisik daya tahan (MFT) excellent 25% , poor 25% , good50% . Daya tahan otot lengan Push Up, kategori cukup 75%, dan sedang 25% . Daya tahan otot perut SitUp kategori sedang 25%, dan kurang 75%. Keseimbangan tubuh kategori baik sekali 25%, baik 75%.Kesimpulan bahwa tingkat kondisi fisik atlet Motocross Indah Jaya Racing Forum Bojonegoromempunyai kondisi fisik dengan kategori baik, dilihat dari hasil keseluruhan yaitu MFT, Daya TahanOtot Lengan, Daya Tahan Otot Perut, dan Keseimbangan.Kata Kunci: Kondisi Fisik, Daya Tahan, Motocross.
PROFIL KONDISI FISIK ATLET PUTRA UKM JU-JITSU UNESA DWI PRASNANTO, DEFRI; RIZANUL WAHYUDI, ACHMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa PKO
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor penting untuk meraih suatu prestasi dalam olahraga selain penguasaan teknik, taktik,dan kemampuan mental adalah kondisi fisik. Secara keseluruhan setiap cabang olahraga membutuhkan penguasaan kondisi fisik, teknik, dan mental seperti dalam Ju-Jitsu. Adapun komponen kondisi fisik Ju-Jitsu dominan yaitu kelentukan, kekuatan, daya ledak, kecepatan, kelincahan, daya tahan, keseimbangan, dan koordinasi. Dalam Ju-Jitsu gerakan yang terampil dapat dilakukan apabila kemampuan kondisi fisiknya memadai. Kondisi fisik seseorang akan sangat mempengaruhi bahkan menentukan gerak penampilannya. Dengan demikian kondisi fisik merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap pencapaian prestasi olahraga. Semakin baik kondisi fisik yang dimiliki oleh atlet maka semakin tinggi pula kemampuan untuk melakukan gerak. Dari fenomena tersebut, bahwa kondisi fisik atlet Ju-Jitsu Unesa merupakan salah satu pondasi untuk mencapai prestasi maksimal, serta kondisi fisik atlet Ju-Jitsu UKM Unesa sendiri masih dipertanyakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fisik atlet putra Ju-Jitsu Dojo UKM Universitas Negeri Surabaya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan diskriptif yang merupakan metode penelitian yang berusaha menggambarkan objek yang diteliti sesuai dengan apa adanya tujuan menggambarkan sistematis fakta dan karakteristik objek yang diteliti secara tepat. Proses pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes kecepatan, kelincahan, kelentukan, kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, daya tahan, daya ledak otot tungkai, keseimbangan, dan koordinasi mata dan tangan. Setelah di teliti dapat disimpulkan : bahwa kecepatan 7 atlet (58%) masuk dalam kategori baik, kelincahan 6 atlet (50%) masuk dalam kategori baik, kekuatan otot perut 6 atlet (50%) masuk dalam kategori sedang, kekuatan otot lengan 4 atlet (33%) masuk dalam kategori kurang, daya tahan 6 atlet (50%) masuk dalam kategori kurang, daya ledak otot tungkai 6 atlet (50%) masuk dalam kategori sedang, keseimbangan 6 atlet (50%) masuk dalam kategori kurang, kelentukan 9 atlet (75%) masuk dalam kategori baik, dan koordinasi 7 atlet (58%) masuk dalam kategori kurang. KATA KUNCI : Profil, Atlet, Kondisi Fisik, Ju-Jitsu.
SURVEI KONDISI FISIK ATLET KARATE PUTRI JUNIOR PERGURUAN INKANAS DOJO WLINGI, KABUPATEN BLITAR LUSY WULAN SARI, DIYAH; , WIJONO
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa PKO
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi fisik merupakan unsur yang penting dan menjadi dasar dalam mengembangkan teknik, taktik, maupun strategi dalam olahraga beladiri karate. Beberapa kondisi fisik yang harus dimiliki seorang atlet karate adalah daya tahan, kekuatan, kecepatan, kelincahan, kelentukan dan daya ledak otot. Tujuan penelian ini adalah untuk mengetahui tingkat kondisi fisik atlet karate Dojo Wlingi, meliputi daya tahan, keekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, kecepatan, kelincahan, kelentukan, dan Daya ledak otot tungkai. Subyek penelitian ini adalah 6 Atlet Putri Junior perguruan Inkanas Dojo Wlingi. Hasil penelitian : (1) Daya tahan atlet karate putri junior perguruan Ikanas Dojo Wlingi rata-rata 31,15 ml/kg/min. (2) Kekuatan otot lengan atlet putri junior perguruan Inkanas Dojo Wlingi rata-rata 15,833 kg/detik. (3) Kekuatan otot perut atlet putri junior perguruan Inkanas Dojo Wlingi rata-rata 19 kg/detik. (4) Kecepatan atlet putri junior perguruan Inkanas Dojo Wlingi rata-rata 5,388 detik. (5) Kelincahan atlet putri junior perguruan Inkanas Dojo Wlingi 12,455 detik. (6) Kelentukan atlet putri junior perguruan Inkanas Dojo Wlingi rata-rata 18,4667 cm. (7) Daya ledak otot tungkai atlet putri junior perguruan Inkanas Dojo Wlingi rata-rata 42,333 joule. Jadi dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa keadaan kondisi fisik atlet putri junior perguruan Inkanas Dojo Wlingi dalam keadaan baik yakni kelincahan dan kelentukan, sedangkan kekuatan otot lengan dan kekuatan otot perut masuk dalam kategori sedang, daya tahan, kecepatan, dan daya ledak masing-masing masuk kategori kurang baik dan kurang. Kata Kunci : survei, karate, kondisi fisik
INDIKATOR PERMAINAN BOLAVOLI PUTRA TOP DUNIA DAN INDONESIA MISBAHUL MUNIR, RIFQI; , MUHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa PKO
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan permainan bolavoli modern terlihat begitu pesat, sehingga memotivasi untuk menciptakan metode-metode melatih baru dengan kombinasi teknik-teknik baru yang lebih efektif dan efisien . Indikator sangat diperlukan agar setiap pelaku sebuah kegiatan dapat mengetahui sejauh mana kegiatan yang dilakukannya telah berkembang/berubah. Tujuan dari penelitian ini adalah agar dapat mengetahui perkembangan indikator permainan tim bola voli putra top Indonesia yang diambil dari 4 tim putra yang masuk dalam putaran final four proliga 2017 diantaranya yaitu: Surabaya Bhayangkara samator, Palembang Bank Sumsel Babel, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta BNI Taplus. Penelitian ini berpedoman pada buku laporan dari FIVB tentang aspek bolavoli moderen. Dalam penelitian ini ada sembilan indikator yang di teliti antara lain yaitu: Durasi reli, bola terbang, kegagalan reli, satukali serangan reli, satukali serangan atau gagal reri, rata-rata kontak bola selama satu reli, struktur reli, keseimbangan menyerang dan bertahan, memenangkan reli dari servis sendiri. Indikator rata-rata durasi reli tim top Indonesia 5,05 detik sedangkan tim top Dunia 5,51 detik. Indikator rata-rata durasi reli tanpa pseudo reli tim top Indonesia 7,01 detik sedangkan tim top Dunia 6,9 detik . Indikator bola terbang dari total durasi semua set tim top Indonesia 16,48% sedangkan tim top Dunia 15,43% . Indikator bola terbang dari total durasi pertandingan tim top Indonesia 12,88% sedangkan top Dunia 13,05. Indikator kegagalan reli tim top Indonesia 30% sedangkan top dunia 23%. Indikator satukali serangan reli tim top Indonesia 42% sedangkan tim top Dunia 53%. Indikator satu kali serangan atau gagal reli tim top Indonesia 72% sedangkan tim top Dunia 76%. Indikator rata-rata kontak bola selama satu reli tim top Indonesia 4,6 sedangkan tim top Dunia 6,5. Indikator struktur reli meliputi tiga bagian yaitu kegagalan reli, satukali serangan reli, dua atau lebih serangan reli, kegagalan reli tim top Indonesia 30% sedangkan tim top Dunia 28%. Satu kali serangan reli tim top Indonesia 42% sedangkan tim top Dunia 53%. Dua atau lebih serangan reli tim top Indonesia 28% sedangkan tim top Dunia 24%. Indikator keseimbangan menyerang dan bertahan tim top Indonesia 1,7% sedangkan tim top Dunia 2%. Indikator memenangkan reli dari servis sendiri tim top Indonesia 37% sedangkan tim top Dunia 33%. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa indikator rata-rata durasi reli tim top indonesia lebih pendek dibandingkan dengan tim top dunia dengan selisih 0,5 detik. Indikator rata-rata durasi reli tanpa pseudo reli tim top indonesia lebih panjang dibandingkan dengan tim top Dunia dengan selisih 0,11 detik. Indikator bola terbang dari total durasi semua set tim top Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan tim top Dunia dengan selisih 1,05%. Indikator bola terbang dari total durasi pertandingan tim top Indonesia lebih rendah dibandingkan dengan tim top Dunia dengan selisih 0,17%. Indikator struktur reli yang meliputi kegagalan reli tim top Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan tim top Dunia dengan selisih 7%. Satukali serangan reli tim top Indonesia lebih rendah dibandingkan dengan tim top Dunia dengan selisih 11%. Dua atau lebih serangan reli tim top Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan tim top Dunia dengan selisih 4%. Indikator rata-rata kontak bola selama satu reli tim top Indonesia lebih sedikit dibandingkan dengan tim top dunia dengan selisih 1,9%. Indikator keseimbangan menyerang dan bertahan tim top Indonesia lebih rendah dibandingakan dengan tim top Dunia dengan selisih 0,3%. Indikator memenangkan reli dari servis sendiri tim top indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan tim top Dunia dengan selisih 4% Kata kunci : indikator permainan bola voli FIVB olimpiade rio 2016 dan proliga 2017.
PENGARUH INTERVAL TRAINING TERHADAP VO2MAX ATLET UKM GULAT UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ZOLA SEPTIAN, LAZOARDY; JATMIKO, TUTUR
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa PKO
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH INTERVAL TRAINING TERHADAP VO2MAX ATLET UKM GULAT UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA LAZOARDY ZOLA SEPTIAN S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya e-mail: lazoardyzzoolla@gmail.com TUTUR JARMIKO, S.Pd., M.Kes. Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya e-mail: tuturjatmiko@yahoo.co.id ABSTRAKDaya tahan merupakan faktor dasar dalam setiap cabang olahraga terutama olahraga bela diri untuk mendukung performa saat pertandingan agar dapat maksimal. Pengertian daya tahan sendiri adalah keadaan atau kondisi tubuh yang mampu untuk bekerja untuk waktu yang lama, tanpa mengalami kelelahan yang berlebih setelah menyelesaikan pekerjaan tersebut. Beberapa cabang olahraga tentunya memerlukan VO2max untuk menunjang dalam pertandingan. Salah satu cabang olahraga yang memerlukan VO2max adalah cabang olahraga gulat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan interval training terhadap peningkatan Vo2Max dan seberapa besarkah pengaruh latihan interval training terhadap peningkatan Vo2Max pada atlet UKM Gulat Universitas Negeri Surabaya. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode praeksperimen dengan latihan interval training. Hal ini subyek yang diteliti adalah manusia yang memiliki perbedaan aktivitas, bakat, motivasi, gizi, kondisi fisik dan lingkungan yang di pengaruhi. Penelitian yang melibatkan satu variable bebas yaitu: latihan interval training, serta variabel terikat yaitu Vo2Max. Desain penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah pre-test post-test Group desigh. Dengan subjek Subyek dalam penelitian ini adalah atlet UKM gulat Universitas Negeri Surabaya dengan jumlah 9 atlet putra. Hasil penelitian menujukkan bahwa rata-rata(mean), standar deviasi(SD), dan VO2max dari masing-masing data pre test yang terendah 31,9 dan tertinggi 40,9 dan post test yang terendah 37,1 dan yang tertinggi 44,5. Kemudian rata-rata (mean) ­pre test kemampuan daya tahan adalah 35,5 , dan post test adalah 39,9. Standar deviasi (SD) pre test sebesar 3,17 dan post test sebesar 2,64. Perubahan (D) sebesar 36,5. Maka kesimpulannya terdapat pengaruh yang signifikan antara interval training terhadap VO2max atlet putra UKM gulat Universitas Negeri Surabaya sebesar 6,8 %.
EVALUASI PEMBINAAN PRESTASI HOKI KABUPATEN MOJOKERTO AGUNG PRASETYO, ABID; WIDYAH KUSNANIK, NINING
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa PKO
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abid Agung Prasetyo (11060474221)
ANALISIS KEGAGALAN KETERAMPILAN BERMAIN BOLAVOLI TIM PUTRA BHAYANGKARA SURABAYA SAMATOR DI FINAL PGN LIVOLI DIVISI UTAMA DI BLORA JAWA TENGAH TAHUN 2016 SYAIIN, ANANG; IRSYADA, MACHFUD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa PKO
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Olahraga mempunyai arti penting dalam usaha untuk meningkatkan kualitas sumber daya masnusia. Olahraga itu sendiri tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, karena kehidupan manusia terdiri dari dua aspek, yaitu aspek jasmani dan rohani yang tidak dapat dipisah ? pisahkan. Jika kedua aspek berkembang dan tumbuh secara selaras maka akan timbul kehidupan yang harmonis. Keselarasan kehidupan jasmani dan rohani pada manusia dapat dicapai antara lain dengan olahraga. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dari data-data observasi pada final PGN livoli divisi utama di Blora Jawa Tengah tahun 2016 tanggal 11 Desember 2014 di GOR Mustika Blora Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data melalui video rekaman pertandingan pada final PGN livoli divisi utama di Blora Jawa Tengah tahun 2016 dan tim yang bertanding yaitu Bhayangkara Surabaya Samator dan Jakarta TNI AU. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Volleyball Information System (VIS), persentase aktifitas kegagalan. Aktifitas kegagalan yang paling sering terjadi pada pertandingan final PGN livoli divisi utama di Blora Jawa Tengah tahun 2016 adalah block sebanyak 52 kali dengan persentase sebesar 48.14%, kegagalan block yang paling sering terjadi bola dari block masuk dan menyentuh lapangan pada block posisi 3 sebanyak 26 kali dengan persentase (50%). Hal ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan kelemahan tim yang berlaga pada final PGN livoli divisi utama Blora Jawa Tengah tahun 2016 terletak pada keterampilan block. Hasil penelitian dapat disimpulkan kegagalan Bhayangkara Surabaya Samator untuk merai Juara 1 dipengaruhi oleh kegagalan block sebanyak 52 kali dengan persentase sebesar 48.14%, kegagalan block yang paling sering terjadi bola dari block masuk dan menyentuh lapangan pada block posisi 3 sebanyak 26 kali dengan persentase (50%). Hal ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan kelemahan tim yang berlaga pada final PGN livoli divisi utama Blora Jawa Tengah tahun 2016 terletak pada keterampilan block dengan total aktifitas kegagalan tim putra Bhayangkara Surabaya Samator sebanyak 108 poin dari total aktifitas 716 kali. Kata Kunci : Keterampilan Bermain, bolavoli, putra PGN livoli divisi utama 2016
ANALISIS PASSING SUKSES INDONESIA SOCCER ACADEMY DI LIGA MANDIRI U-14 2017 DESTIANTO P, RAMON; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa PKO
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak passing, jumlah passing sukses dan banyaknya presentase passing sukses yang dilakukan tim ISA dalam pertandingan di Liga Mandiri U-14 2017. Hasil dari penelitian dapat dijadikan sebagai salah satu refrensi bagi masyarakat dalam bidang olahraga sepakbola. Dan memudahkan pelatih sepakbola dalam menganalisa passing dalam permainan sepakbola. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan metode ekspos fakto. Metode deskriptif bertujuan untuk membuat gambaran secara sistematis mengenai fakta ? fakta keberhasilan passing dan passing sukses yang dilakukan oleh tim ISA sesuai dalam pertandingan Liga Mandiri U-14 2017. Metode penelitian ekspos fakto merupakan metode penelitian yang digunakan untuk meneliti peristiwa yang telah terjadi. Sasaran pada penelitian ini adalah seluruh pemain ISA yang mengikuti turnamen Liga Mandiri U-14 2017. Hasil penelitian passing yang berhasil dilakukan oleh tim Indonesia Soccer Academy di turnamen Liga Mandiri U-14 2017 yaitu sebanyak 1410 kali melakukan passing dalam 6 pertandingan. Jumlah passing yang paling banyak dilakukan oleh tim Indonesia Soccer Academy di turnamen Liga Mandiri U-14 2017 adalah saat melawan Semen Indonesia sebanyak 322 kali passing yang dilakukan dalam pertandingan tersebut. Jumlah passing sukses yang berhasil dilakukan oleh tim Indonesia Soccer Academy di turnamen Liga Mandiri U-14 2017 yaitu sebanyak 1089 kali melakukan passing sukses dalam 6 pertandingan. Jumlah passing sukses yang paling banyak dilakukan oleh tim Indonesia Soccer Academy di turnamen Liga Mandiri U-14 2017 adalah saat melawan Semen Indonesia sebanyak 271 kali melakukan passing sukses yang dilakukan dalam pertandingan tersebut. Dalam turnamen Liga Mandiri U-14 2017 jumlah presentase passing sukses yang paling tinggi dilakukan oleh tim Indonesia Soccer Academy adalah saat melawan Semen Indonesia dengan presentase passing sukses sebanyak 84%. Kata Kunci : Statistik, Analisa, Sepakbola, Indonesia Soccer Academy, Passing, Passing Sukses.