cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Olahraga
  • jurnal-kesehatan-olahraga
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
ANALISIS TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN DI SDN LIDAH WETAN IV/566 KECAMATAN LAKARSANTRI SURABAYA JANAH, ROUDHOTUL
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi seberapa besar tingkat kebugaran jasmani siswa putra usia 10-12 tahun di SDN Lidah Wetan IV/566 Kecamatan Lakarsantri Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa putra usia 10-12 tahun SDN Lidah Wetan IV/566 Surabaya berjumlah 29 orang. Adapun sampel untuk penelitian sebanyak 29 sampel yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang dilakukan 1 kali pertemuan. Hasil analisis data menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) 23.0 diketahui bahwa persentase hasil tingkat kebugaran jasmani siswa SDN Lidah Wetan IV/566 Surabaya yang termasuk dalam kategori baik sekali sebanyak 6 anak sebesar 20,69%, yang masuk dalam kategori baik sebanyak 14 anak sebesar 48,28%, yang masuk dalam kategori sedang sebanyak 5 anak sebesar 17,24%, yang masuk dalam kategori kurang sebanyak 3 anak sebesar 10,34%, yang masuk dalam kategori kurang sekali sebanyak 1 anak sebesar 3,45%. Maka disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani anak usia 10-12 tahun sebesar 18,14 termasuk dalam kategori baik (B).
PENGARUH SENAM TERA TERHADAP TINGKAT STRES PADA LANSIA DZIKRI ANSHORI, AHMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENGARUH SENAM TERA TERHADAP TINGKAT STRES PADA LANSIA ( Studi Posyandu Sawunggaling Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya)   Nama: Ahmad Dzikri Anshori NIM: 12060484038 Program Studi: S-1 Ilmu keolahragaan Jurusan: Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Fakultas: Ilmu Keolahragaan Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing: Dr. Noortje Anita Kumaat, M.Kes.   Lanjut usia merupakan suatu bagian dari tahap perjalanan hidup manusia yang keberadaannya senantiasa harus diperhatikan. Pandangan sebagian masyarakat yang menganggap lansia sebagai manusia yang tidak mampu, lemah, dan sakit-sakitan menyebabkan mereka memperlakukan lansia sebagai manusia yang tidak berdaya, sehingga segala aktivitasnya sangat dibatasi. Kondisi ini diperparah oleh tidak adanya waktu, tempat, dan kesempatan bagi lansia dalam melakukan aktivitas untuk mengisi sisa hidupnya. Oleh karena itu, para lansia perlu menjaga kondisi tubuhnya, salah satunya dengan melakukan senam Tera. Berdasarkan latar belakang tersebut, bisa diambil rumusan masalah yaitu: adakah pengaruh senam tera terhadap tingkat stres pada lansia?. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh senam tera terhadap tingkat stres pada lansia. Sehingga manfaat dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar manfaat senam tera terhadap tingkat stres pada lansia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan mengguakan pretest posttest design. senam dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sebagai subyek dalam penelitian ini adalah posyandu lansia sawunggaling Lidah Wetan, Surabaya dengan sampel sebanyak 30 orang lansia dengan kriteria usia 60 keatas dengan instrumen berupa angket untuk memperoleh data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk melihat perbedaan signifikan secara statistik dapat dilihat pada angka Thitung yaitu 18,34 dengan probabilitas .200 < ½ α (0,05), Thitung lebih besar dari Ttabel yaitu 18,34 > 2,045 untuk nilai minus diabaikan, karena hasil penelitian tidak memihak pada satu kemungkinan hipotesis nol ditolak yang berarti terdapat pengaruh senam Tera terhadap penurunan stres pada lansia. Kata Kunci : Lansia, Senam Tera, Stres               ABSTRACT TERA GYMNASTICS EFFECT OF STRESS LEVEL ON ELDERLY (Studies Sawunggaling Beautiful Morning, Lidah Wetan, Lakarsantri Surabaya) Name: Ahmad Dzikri Anshori NIM: 12060484038 Study program: S-1 sports science Department of : Health Education and Recreation Faculty: Sport Science Name of Institution: State University of Surabaya Supervisor: Dr. Noortje Anita Kumaat, M.Kes. Elderly people are a part of the developmental stages of human life whose existence must always be considered. The views of some people who regard the elderly as people who can not afford, weak, and sickly cause they treat the elderly as human beings are helpless, so that all its activities are very limited. This condition is exacerbated by a lack of time, place, and opportunity for the elderly in an activity to fill the rest of his life. Therefore, the elderly need to maintain body condition, one of them by doing gymnastics Tera. Based on this background, could be taken formulation of the problem is: is there any influence tera gymnastics on the level of stress on the elderly ?. In this study aimed to investigate the effect of exercise tera against stress levels in the elderly. So that the benefits of this research was to determine how beneficial exercise tera on the level of stress in the elderly. This study is a quasi-experimental research project with pretest posttest design. gymnastics by using a qualitative approach. As the subjects in this study were Posyandu Sawunggaling Tongue Wetan, Surabaya with a sample of 30 older people with a minimum age requirement of 60 or older with a questionnaire instrument to obtain data. The results showed that to see statistically significant differences can be seen in figure 18.34 Thitung ie with probability .200 <½ α (0.05), Thitung greater than Ttabel ie 18.34> 2.045 for a minus value is ignored, because the results the study did not take sides on the possibility of the null hypothesis is rejected, which means there are significant Tera gymnastics to decrease stress in the elderly. Keywords: Elderly, Tera Gymnastics, Stress
PENGARUH LATIHAN YOGA TERHADAP DAYA TAHAN AEROBIK MEMBER WANITA DI ANTARESFITNESS DAN AEROBICSURABAYA PRATAMA, ANAS
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yoga adalah suatu sistem kesehatan paripurna yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan fisik, memberikan ketenangan pikiran dan kedamaian jiwa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah latihan yoga terhadap daya tahan aerobik pada member wanita di Antares Fitness & Aerobic surabaya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan berjenis penelitian eksperimen semu dengan menggunakan pre-test dan post-test. Sampel penelitian sebanyak sampel. Hasil penelitian diperoleh rata-rata daya tahan aerobik pada pre-test sebesar dan pada post-test sebesar . Berdasarkan uji normalitas data pre-test diperoleh tabel lebih besar dari hitung () dan post-test (), sehingga data berdistribusi normal. Perhitungan uji perbedaan rata-rata daya tahan aerobik sebelum dan sesudah diberi latihan menggunakan senam yoga diperoleh thitung dan nilai ttabel dengan taraf signifikansi dengan . Karena thitung lebih kecil dari ttabel (), maka dapat disimpulkan Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak ada pengaruh terhadap daya tahan aerobik sebelum dan sesudah diberi latihan yoga.
TINGKAT KEPUASAN MEMBERS FITNESS TERHADAP PELAYANAN DI TEMPAT KEBUGARAN BALAI KESEHATAN OLAHRAGA DAN PUSAT INFORMASI PENCEGAHAN PENYAKIT METABOLIK (BKOR-PIPPM) KABUPATEN LUMAJANG FAKHRI AFRIANSYAH, MOHAMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan bagian utama dari strategi perusahaan untuk mendapatkan keunggulan. Balai Kesehatan Olahraga dan Pusat Informasi Pencegahan Penyakit Metabolik (BKOR-PIPPM) Kabupaten Lumajang memiliki fitness center yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Lumajang untuk melakukan aktivitas olahraga. Dengan semakin besarnya persaingan tempat kebugaran di Kabupaten Lumajang membuat peneliti menganggap perlu diadakan penelitian tentang tingkat kepuasan members fitness terhadap pelayanan di BKOR-PIPPM. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan members fitness di Balai Kesehatan Olahraga dan Pusat Informasi Pencegahan Penyakit Metabolik (BKOR-PIPPM) Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yaitu mengumpulkan data sebanyak-banyaknya mengenai faktor-faktor yang diteliti untuk dicari kebenarannya, sasaran penelitian adalah members fitness yang aktif berlatih dengan jumlah 25 orang. Sedangkan proses pengambilan data menggunakan instrumen observasi, wawancara dan angket penelitian tentang tingkat kepuasan pelayanan yang sudah divalidasi. Berdasarkan analisis data diperoleh nilai pada masing-masing dimensi kualitas pelayanan sebagai berikut: dimensi Bukti Langsung (Tangibless) sebesar 85% yang berarti sangat memuaskan, dimensi Kehandalan (Reliability) sebesar 83,6% yang berarti sangat memuaskan, dimensi Daya Tanggap (Responsiveness) sebesar 81,6% yang berarti sangat memuaskan, dimensi Jaminan (Assurance) sebesar 83,8% yang berarti sangat memuaskan, dan dimensi Empati (Empathy) sebesar 81,4% yang berarti sangat memuaskan. Sehingga dapat diketahui secara keseluruhan bahwa tingkat persentase kepuasan members fitness di Balai Kesehatan Olahraga dan Pusat Informasi Pencegahan Penyakit Metabolik (BKOR-PIPPM) Kabupaten Lumajang sebesar 83,08% yang berarti sangat memuaskan. Kata Kunci : Fitness center, Kualitas Pelayanan, Kepuasan.
MOTIVASI BERPRESTASI SISWA UNTUK MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER FUTSAL(STUDI PADA SISWA PUTRA SMP NEGERI 11 SURABAYA) WISNU WARDANA, ARI
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua regu, yang masing-masing beranggotakan lima orang. Olahraga ini membentuk seorang pemain agar selalu siap menerima dan mengumpan bola dengan cepat dalam tekanan pemain lawan. Di SMP Negeri 11 merupakan salah satu SMP di Surabaya yang memiliki ekstrakurikuler futsal dengan peminat 35 siswa. dilihat dari segi pembinaan atau pelatih serta sarana dan prasarana yang tersedia ekstrakurikuler ini cukup menunjang. Oleh karenanya peneliti ingin melakukan penelitian dengan judul motivasi berprestasi (tingkat kedisiplinan) siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal (studi pada siswa SMP Negeri 11 Surabaya). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi berprestasi (tingkat kedisiplinan) dalam mengikuti ekstrakurikuler futsal. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan berupa angket tertutup yang diberikan kepada semua siswa putra yang mengikuti ekstrakurikuler. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan untuk menjawab rumusan masalah, diperoleh hasil perhitungan rata-rata persentase dari setiap indikator. Indikator tekun memperoleh hasil 87,5 dalam kategori sangat tinggi, indikator feed back / melakukan evaluasi 83,2 dalam kategori sangat tinggi, indikator inovatif-kreatif 82,8 dalam kategori sangat tinggi, indikator bertanggung jawab 77,2 dalam kategori tinggi dan untuk indikator pemilihan tugas yang menantang 74,25% dalam kategori tinggi. Maka dapat disimpulkan bahwa total rata-rata dari semua indikator memperoleh 80,99, ini menunjukkan bahwa motivasi berprestasi (tingkat kedisiplinan) pada siswa ekstrakurikuler futsal SMP Negeri 11 Surabaya dalam kategori tinggi. Kata Kunci: Motivasi, Berprestasi, Futsal
ANALISIS KEKALAHAN PEMAIN BULUTANGKIS GANDA PUTRA INDONESIA DARI PEMAIN GANDA PUTRA KOREA ALIF ARGANATA, MUHAMMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK ANALISIS KEKALAHAN PEMAIN BULUTANGKIS GANDA PUTRA INDONESIA DARI PEMAIN GANDA PUTRA KOREA Bulutangkis merupakan olahraga yang sangat kompleks di mana penggemar permainan ini terbanyak kedua didunia setelah sepakbola. Bulutangkis Indonesia merupakan salah satu cabang olahraga yang bisa berprestasi dan bersaing hingga kancah Internasional. Salah satu andalannya adalah di sektor ganda putra. Pasangan Muhamad Ahsan dan Hendra Setiawan yang menempati peringkat dua dunia sekarang ini menjadi tumpuan Indonesia untuk mengibarkan merah putih di berbagai even Asia hingga Dunia. Adapun pasangan Korea Lee Yong Dae dan Yoo Yean Seong yang menempati peringkat satu dunia merupakan pesaing utama dalam meraih gelar. Dari 12 pertemuan terakhir kedua pasangan ini sudah saling mengalahkan dengan agregat kemenangan 5 – 7 untuk Korea. Dari beberapa pertemuan kedua tim peneliti ingin menganalisis dari sisi teknik bermain tim ganda putra Indonesia dari Korea. Maka munculah rumusan masalah yaitu “Bagaimana analisis teknik bermain bulutangkis tim ganda putra Indonesia terhadap tim ganda putra Korea?”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil analisis teknik bermain bulutangkis tim ganda putra Indonesia terhadap tim ganda putra Korea. Analisis adalah proses pemecahan masalah ke dalam bagian – bagiannya berdasarkan metode yang konsisten untuk mencapai pengertian tentang prinsip – prinsip dasarnya. Dalam prosesnya dalam menjawab rumusan masalah yang ada, jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan informasi terkait dengan fenomena, kondisi atau variabel tertentu dan tidak dimaksudkan untuk melakukan pengujian hipotesis. Bentuk sederhana dari penelitian deskriptif adalah penelitian dengan satu variabel yang analisisnya biasa menggunakan statistic deskriptif seperti mean, media, presentase, grafik dan sebagainya. Hasil penelitian analisis teknik bermain bulutangkis antara tim ganda putra Indonesia dari tim ganda putra Korea menunjukan dominasi pasangan Lee/Yoo dalam penguasaan teknik bermain lebih unggul dibanding dengan pasangan Hendra/Ahsan. Hal itu bisa dilihat dari pencapaian total pukulan teknik service, drive, lob, dropshot dan smash yang dilakukan serta beberapa kesalahan yang terjadi pada kedua tim. Dan hasil analisis kedua tim bisa dilihat dari grafik secara kesuluruhan pada lima pertandingan. Dalam lima pertemuan terakhir antara Indonesia dan Korea, pasangan Hendra/Ahsan hanya mendominasi dalam melakukan teknik dropshot. Sedangkan pasangan Lee/Yoo mendominasi pada penguasaan teknik service, drive, lob dan smash. Kata Kunci : Bulutangis, Teknik bulutangkis, Analisis ABSTRACT ANALYSIS ABOUT DEFEAT INDONESIAN MEN’S DOUBLES BADMINTON PLAYER OF THE KOREAN MEN’S DOUBLES BADMINTON PLAYER Badminton is a sport that very complex in which a fan this game was the second largest in this world after football. Indonesia badminton was one of sports that can get achievement and do compete to the international arena. One of the top sector was in men’s doubles. Indonesian couples, Muhamad Ahsan and Hendra Setiawan who ranks number two of the world today has become the pillar of Indonesia to hoist red and white flag at various even Asia until the world. As Korean couples, Lee Yong Dae and Yoo Yean Seong who ranks number one of the world was their main competitors to win the champion. Of 12 last meeting, both of the couple has been mutually beat with victory aggregate 5-7 for korea. From the several meetings both of team, researchers want to analyze about technique of the doubles team of Indonesian’s game from Korea. So, the researcher find the problem namely “ How was the analysis technique of playing badminton from Indonesian men’s doubles team towards Korean men’s doubles team?”. The purpose of this research is to find the results of the analysis technique about playing badminton from Indonesian men’s doubles team towards Korean men’s doubles team. Analysis is the process of problem solving into parts of its based on the consistent method to reach the meaning of the basic principles. On the process to answer the formulation problem, this research used the kind of the research namely descriptive quantitative method where the research undertaken to gain information relating to the phenomenon, the condition or certain variables and not intended to do the testing of hypotheses. A simple form of descriptive research is a research with one variables that the analysis normally use statistic descriptive as mean, media, the percentage, charts and forth. The results of the research about analysis technique of play badminton between Indonesian doubles team and Korean doubles team showed that couples Lee/Yoo in their mastery of technique play badminton was more superior than couples Hendra/Ahsan. It can be seen from the attainment of total a blow technique service, drive, lob, dropshot and smash that has been done and some faults that occurred on both of teams. And the analysis both of teams can be seen from the charts totally on five games. At five last meeting between Indonesia and Korea, couples Hendra/Ahsan only dominated in doing technique dropshot. While couples Lee/Yoo dominated in mastery technique service, drive, lob and smash. Keywords : Badminton, Technique of badminton, Analysis
KONTRIBUSIPOWER OTOT TUNGKAI KEKUATAN OTOT LENGAN DANFLEKSIBILITAS PERGELANGAN TANGAN TERHADAPKEMAMPUAN SMASHPADA PEMAINBOLAVOLI DWI ANGGRIAWAN, REVANDI
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga bolavoli merupakan olahraga yang membutuhkan kelengkapan kondisi fisik. Selain itu untuk dapat bermain bolavoli dengan mahir dan profesional harus dapat menguasai teknik-teknik dasar dalam permainan bolavoli. Salah satu teknik yang harus dikuasai adalah Smash. Smash merupakan teknik dasar pukulan yang digunakan untuk menyerang diatas net yang efektif untuk mendapatkan point. Smash harus dilakukan dengan keras, terarah, tepat, dan lawan sulit menerimanya, dengan cara menempatkan bola smash ke area yang sulit dijangkau oleh para pemain lawan. Untuk dapat melakukan smash dengan baik diperlukan Power otot tungkai, kekuatan otot lengan, dan fleksibilitas pergelangan tangan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi power otot tungkai, kekuatan otot lengan, dan fleksibilitas pergelangan tangan terhadap kemampuan smash pada pemain bolavoli. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Dengan maksud memberikan gambaran ada tidaknya dan seberapa besar kontribusi antara variabel bebas terhadap variabel terikat. Dalam penelitian yang dijadikan subjek penelitian adalah pemain putri pembinaan dan pembibitan olahragawan berbakat cabang olahraga bolavoli “Sidoarjo Jaya” sebanyak 30 pemain. Pada uji normalitas dalam penelitian ini semua variabel dinyatakan berdistribusi normal karena nilai signifikansi lebih besar dari α yaitu 0,05. Dari tabel korelasi menunjukkan terdapat Kontribusi yang lemah antara Power otot tungkai (X1) terhadap kemapuan smash (Y) sebesar 36,7 %. Pada kekuatan otot lengan (X2)terhadap kemampuan smash (Y) terdapat kontribusi yang cukup sebesar 43,7 %. Pada fleksibilitas pergelangan tangan (X3)terhadap kemampuan smash (Y) terdapat kontribusi yang sangat lemah sebesar 8,9 %. Pada Kontribusi power otot tungkai (X1), Kekuatan otot lengan (X2), dan fleksibilitas pergelangan tangan (X3) terhadap kemampuan smash Y secara bersama-sama (simultan) terdapat kontribusi yang kuat sebesar 60,1 %. Sedangkan sisanya 39,9 % dipengaruhi oleh variabel lain. Pada uji signifikansi individu antara power otot tungkai terhadap kemampuan smash terdapat kontribusi yang signifikan karena nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari taraf kesalahan α yaitu 0,0033. Pada kekuatan otot lengan terhadap kemampuan smash juga terdapat kontribusi yang signifikan karena nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari taraf kesalahan α yaitu 0,0033. Pada fleksibilitas pergelangan tangan terhadap kemampuan smash tidak terdapat kontribusi yang signifikan karena nilai signifikansi 0,109 lebih besar dari taraf kesalahan α yaitu 0,0033. Sedangkan pada power otot tungkai, kekuatan otot lengan, dan fleksibilitas pergelangan tangan secara bersama-sama terhadap kemampuan smash terdapat kontribusi yang signifikan karena nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari taraf kesalahan α yaitu 0,01. Agar ketepatan dalam melakukan gerakan smash mendapatkan hasil yang optimal maka faktor fleksibilitas pergelangan tangan pemain perlu mendapatkan perhatian yang lebih serius, disamping kekuatan otot lengan, dan power otot tungkai.
MINAT ANGGOTA KOMUNITAS OLAHRAGA FREELETICS TERHADAP KOMUNITAS OLAHRAGA FREELETICS DI KOTA SURABAYA RENATO, ADRIAN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK MINAT ANGGOTA KOMUNITAS OLAHRAGA FREELETICS TERHADAP KOMUNITAS OLAHRAGA FREELETICS DI KOTA SURABAYA   Penelitian ini menguji bagaimana minat anggota komunitas olahraga Freeletics terhadap komunitas olahraga Freeletics di kota Surabaya. Minat adalah ketertarikan pada sesuatu hal ataupun aktifitas tanpa ada yang menyuruh. Minat diperoleh dari hasil pengamatan, kemudian timbul dorongan untuk berpartisipasi di dalamnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat anggota komunitas olahraga Freeletics terhadap komunitas olahraga Freeletics di kota Surabaya. Sasaran penelitian adalah anggota aktif komunitas olahraga Freeletics di kota Surabaya dengan jumlah subjek penelitian sebesar 40 responden. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif dengan analisis data dan proses pengambilan data dilakukan dengan pengisian angket tertutup. Berdasarkan dari hasil penelitian dan pembahasan, maka didapat hasil perhitungan persentase. Hasil tersebut antara lain: 1) Dimensi pengetahuan olahraga Freeletics 87.8% 2) Dimensi pengenalan aplikasi Freeletics 85% 3) Dimensi manfaat olahraga Freeletics 88.5% 4) Dimensi komunitas olahraga Freeletics di kota Surabaya 79% 5) Dimensi minat saya bergabung dengan komunitas olaharaga Freeletics di kota Surabaya 84.3% Dimensi dominan yang mempengaruhi minat anggota komunitas olahraga Freeletics terhadap komunitas olahraga Freeletics di kota Surabaya terdapat pada dimensi manfaat olahraga Freeletics dengan hasil persentase tertinggi sebesar 88.5%. Kata Kunci : Freeletics, Komunitas, Anggota, Minat. ABSTRACT THE PASSION OF FREELETICS SPORT COMMUNITY MEMBER TOWARDS FREELETICS SPORT COMMUNITY IN SURABAYA   This study examines passion within the members of Freeletics sport community toward this community in Surabaya. Passion is an enticing desire into something or any activities done by their own will. Passion comes from observation and then encouragement which arises to participate inside it. This study aims to find out passion within the members of Freeletics sport community toward this community in Surabaya. The objective of this study is active members of Freeletics sport community in Surabaya with total research subject 40 respondents. This study uses descriptive qualitative method with data analysis and the process of collecting data uses closed questionnaire. Based on the result of analysis and discussion, then the writer got the result of percentage. The results are: 1)The dimension of Freeleticssport science is 87,8% 2)The dimension of Freeleticsapplication introduction is 85% 3)The dimension of Freeleticssport advantage is 88,5% 4)The dimension of Freeleticssport community in Surabaya is 79% 5)The dimension of my passion in joining Freeletics sport community in Surabaya is 84,3% The dominant dimension that influences the passion of Freeletics sport community members toward Freeletics sport community in Surabaya is in the dimension of Freeleticssport advantage with the highest result 88.5%. Keywords : Freeletics, Community, Member, Passion.  
STATUS GIZI ATLET RENANG GOLONGAN USIA 12-15 TAHUN (STUDI KASUS DI KLUB RENANG PETROKIMIA GRESIK (KRPG)) ALANWARI, YOGA
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

NUTRIONAL STATUS OF SWIMMER ATHLETE IN RANGE OF 12 UNTIL 15 YEARS OLD (A Cace Study Of Swimming Club In Petrokimia Gresik)
DESKRIPSI TINGKAT KONSUMSI ENERGI DENGAN KEBUGARAN JASMANI (PADA SISWA PUTRA KELAS V DAN VI SDN PACING KAB. MOJOKERTO) AJI MAULANA, MOHAMMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebugaran jasmani sangat berperan untuk menunjang segala aktivitas fisik. Untuk melakukan aktivitas fisik manusia membutuhkan energi yang digunakan sebagai bahan bakar penggerak dari otot dan organ-organ tubuh yang lain. Energi diperoleh dari asupan zat-zat gizi seperti karbohidrat, protein dan lemak. Sasaran kebugaran jasmani bagi siswa sekolah dasar adalah untuk mempertinggi kemampuan dan kemauan belajar yang berorentasi pada prestasi keberhasilan studi. Berdasarkan hasil observasi peneliti dan kenyataan yang ada bahwa rata-rata siswa SDN Pacing Kabupaten Mojokerto mempunyai keadaan tubuh yang kurang ideal seperti kondisi tubuh yang kurus, rambut kering dan kulit bersisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat konsumsi energi dengan kebugaran jasmani. Serta untuk mengetahui hubungan tingkat konsumsi energi dengan kebugaran jasmani pada siswa putra kelas V dan VI SDN Pacing Kabupaten Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif deskriptif yaitu melakukan analisis hanya sampai pada taraf deskripsi. Instrumen yang digunakan adalah food recall 24 jam dan tes kebugaran jasmani Indonesia. Hasil penelitian ini adalah diketahui AKG tingkat konsumsi energi dari perorangan dan tingkat kebugaran jasmani dari setiap siswa. Terdapat 4 (20%) siswa tergolong baik, 1 (5%) siswa tergolong sedang, 5 (25%) siswa tergolong kurang dan 10 (50%) siswa tergolong defisit. Untuk kebugaran jasmani terdapat 8 (40%) siswa memiliki tingkat kebugaran sedang, 8 (40%) siswa memiliki tingkat kebugaran kurang, 4 (20%) siswa memiliki tingkat kebugaran kurang sekali. Simpulan yang diperoleh adalah tidak ada hubungan antara tingkat konsumsi energi dengan kebugaran jasmani pada siswa putra kelas V dan VI SDN Pacing Kabupaten Mojokerto. Tingkat konsumsi energi sendiri memberikan kontribusi sebesar 3,5% pada kebugaran jasmani siswa putra kelas V dan VI SDN Pacing Kabupaten Mojokerto. Hal ini dikarenakan banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kebugaran jasmani setiap orang. Kata kunci: Tingkat konsumsi energi, kebugaran jasmani