cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Olahraga
  • jurnal-kesehatan-olahraga
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
KONTRIBUSI TINGKAT KONSENTRASI TERHADAP KETEPATAN SHOOTING FUTSAL BUDI UTOMO, EKO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga futsal merupakan permainan beregu yang populer pada saat ini bahkan telah menjadi permainan nasional disetiap negara. Maraknya perkembangan olahraga futsal ini disebabkan karena cirinya yang memberikan kesempatan pada pemain untuk memperagakan keterampilannya dengan leluasa namun dengan masih tetap berpedoman kepada aturan permainan yang berlaku.Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim, yang masingmasing tim beranggotakan lima orang dengan tujuan untuk memasukkan bola ke gawang lawan. Shooting merupakan salah satu teknik penting dalam permainan futsal. Ketika melakukan shooting, diharapkan siswa fokus berkonsentrasi agar bisa lebih maksimal dalam melakukan ketepatan shooting ke gawang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi tingkat konsentrasi siswa terhadap ketepatan shooting dalam permainan futsal. Dan untuk mengetahui seberapa besar sumbangan tingkat konsentrasi siswa terhadap ketepatan shooting dalam permainan futsal. Jenis penelitian yang digunakan adalah non-eksperimen semu dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sedangkan desain penelitian yang digunakan adalahdesain penelitian korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta ekstrakurikuler futsal SMP PGRI 7 Sedati yang berjumlah 25 siswa. Cara memperoleh data menggunakan tes konsentrasi dan tes ketepatan service atas yang dilakukan 1 kali pertemuan. Dari hasil analisa menggunakan aplikasi komputer SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 21 dan perhitungan manual dapat diketahui untuk rata-rata dari angket konsentrasi siswa yaitu 21,72 dengan standar deviasi sebesar 2,337. Nilaiminimum variabel konsentrasi sebesar 17 dan maksimumnya sebesar 26. Sedangkan nilai rata-rata untuk variabel shooting yaitu sebesar 132,40 dengan standar deviasi 24,201. Nilai minimum skor ketepatan shooting sebesar 100 dan nilai maksimumnya sebesar 180. Berdasarkan hasil analisa data penelitian menunjukkan dari perhitungan korelasi product moment maka didapatkan nilai rhitung lebih besar dari rtabel (0,499 < 0,3961). Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut 1) Ada kontribusi antara tingkat konsentrasi siswa terhadap ketepatan shooting dalam permainan futsal pada peserta ekstrakurikuler futsal SMP PGRI 7 Sedati tahun ajaran 2015/2016. Hal ini ditunjukan dari hasil perhitungan analisis data dengan menggunakan korelasi product moment yang menunjukkan bahwa rhitung lebih besar dari rtabel (0,499 < 0,3961). 2) Besarnya sumbangan tingkat konsentrasi siswa terhadap ketepatan shooting dalam permainan futsal pada peserta ekstrakurikuler futsal SMP PGRI 7 Sedati tahun ajaran 2015/2016 yaitu sebesar 24,9% Kata kunci : Tingkat konsentrasi siswa, Ketepatan shooting futsal
PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK PEGAWAI PUSKESMAS KENDAL KEREP KOTA MALANG TENTANG KEBUGARAN DAYA TAHAN JANTUNG PARU ARYAPUTRA,
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tercapainya hasil tes kebugaran daya tahan jantung paru yang baik didukung oleh tindakan yang baik pula seperti melakukan latihan fisik atau berolahraga secara teratur dan tidak berlebihan. Tindakan yang baik ini dapat tercapai dengan memiliki pengetahuan dan sikap yang baik untuk berolahraga. Pengetahuan yang baik terhadap kebugaran daya tahan jantung paru dan mempunyai sikap yang positif dapat berpengaruh terhadap praktik seseorang terhadap kebugaran daya tahan jantung paru. Tujuan penelitan ini untuk mengetahui Pengetahuan, Sikap dan Praktik Pegawai Puskesmas Kendal Kerep Kota Malang Tentang Kebugaran Daya Tahan Jantung Paru sebanyak 50 pegawai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif yaitu mengumpulkan data kualitatif lalu menghasilkan angka atau diangkakan, sedangkan proses pengambilan data menggunakan instrumen observasi dan angket penelitian tentang pengetahuan, sikap dan praktik yang sudah divalidasi. Berdasarkan analisis data diperoleh nilai tingkat Pengetahuan pegawai Puskesmas Kendal Kerep Kota Malang Tentang Kebugaran Daya Tahan Jantung Paru sebagian besar termasuk dalam kategori baik. Sikap pegawai Puskesmas Kendal Kerep Kota Malang sebagian besar termasuk sangat baik, dan praktik pegawai Puskesmas Kendal Kerep Kota Malang sebagian besar melakukan praktik/tindakan yang positif.
EFEK LATIHAN AKUT ERGOCYCLE TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA MEMBER WANITA USIA 40-60 TAHUN DI ATLAS SPORTS CLUB SURABAYA SHOLAHUDDIN AL AYYUBY, A.
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari efek dari latihan akut (sekali latihan) dengan menggunakan ergocycle terhadap kadar glukosa darah. Subjek yang di teliti berjenis kelamin wanita yang berusia antara 40 sampai 60 tahun. Penelitian dilakukan di Atlas Sports Club Surabaya. Jenis penelitian ini berupa penelitian kuantitatif dengan metode penelitian berupa metode pre eksperimental , serta menggunakan rancangan desain satu kelompok dengan tes awal dan tes akhir (One-Group Pretest-Postest Design). Pemilihan dalam penelitian ini menggunakan tehnik purposive sampling. Didapatkan hasil sebanyak 10 orang yang memenuhi syarat sebagai subyek penelitian. Subyek di tes glukosa darahnya sebelum dan sesudah dilakukan treatment berupa latihan ergocycle selama 40 menit dengan pengulangan sebanyak dua kali. Hasil data di analisis menggunakan uji normalitas yaitu uji Kolmogorof-Smirnov. Karena data distribusi normal maka dilanjutkan dengan uji-t berpasangan (paired sample t-test) dengan taraf signifikansi sebesar 0,05. Hasil penelitian didapatkan rata-rata kadar glukosa darah pre test sebesar 156.00 mg/dl, sedangkan rata-rata kadar glukosa darah post test sebesar 97.70 mg/dl. Rata-rata selisih penurunan glukosa pre test dan post test sebesar 55,8 mg/dl. Dapat disimpulkan bahwa latihan dengan ergocycle secara signifikan dapat menurunkan kadar glukosa darah pada wanita usia 40-60 tahun di Atlas Sports Club Surabaya. Kata kunci : Ergocycle, Kadar Glukosa Darah, Wanita Usia 40-60 Tahun This study aimed to explore the effects of acute exercise (all exercises) using Ergocycle on blood glucose levels. Subjects who researched was women aged between 40 to 60 years. The study was conducted at Atlas Sports Club Surabaya. This type of research in the form of quantitative research with research methods such as pre-experimental methods, as well as using the draft design of a group with the initial test and final test (One-Group Pretest-Posttest Design). Selection in this study using purposive sampling technique. Showed as many as 10 people who qualifies as research subjects. Subjects in blood glucose tests performed before and after treatment in the form of Ergocycle Exercise for 40 minutes with repetition twice. The results of the data analysis using normality test is Kolmogorof-Smirnov test. Because the normal distribution of data then followed by paired sample t-test with a significance level of 0.05. The result showed the average blood glucose levels pre-test of 156.00 mg/dl, while the average post-test blood glucose levels of 97.70 mg/dl. The average difference in glucose lowering pre-test and post-test of 55.8 mg/dl. It can be concluded that ergocycle exercise can significantly lower blood glucose levels in women aged 40-60 years at Atlas Sports Club Surabaya . Keywords : Ergocycle, Blood Glucose Levels, Woman Age 40-60 Years Old
PERBANDINGAN ANTARA PEMULIHAN AKTIF (JALAN) DAN PEMULIHAN PASIF (COLD WATER IMMERSION) TERHADAP TINGKAT KELELAHAN OTOT PASCA LATIHAN SUBMAKSIMAL FAJAR AGASI, IMAM
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Exhausted is one of the factors that is able to decrease the performance of an athlete. It is important to implement a recovery from exhausted effectively and efficiently so when the athlete goes into the field, the athlete has completely recovered and performs at his/her best condition. The goal of this study is to reveal the comparison between passive recovery (cold water immersion) and active recovery in their effects to the post-submaximal exercise muscle exhausted level. This research uses experiment with one group pre-test and post-test design. The number of samples of the research is 10 samples.The result of the research finds the average of lactic in blood at the pre-test is 4.15 mmol/L and 2.26 mmol/L at the post-test (active recovery). In the other hand, the result of the pre-test is 4.75 mmol/L and 2.99 mmol/L at the post test (passive recovery). The average of the lactic acid decrease in the active recovery is 1.89 mmol/L and in the passive recovery is 1.76 mmol/L. According to pre-test data normality test, it is found that ?2table is bigger than ?2count (7,815 > 0,331) and post test (7,815 > 0,386) for active recovery. The passive recovery also reveal that pre test data ?2table is bigger than ?2count (7,815 > 0,164) and post test (7,815 > 0,325), both data have normal distribution. The calculation test of the average difference of lactic acid in the blood after submaximal exercise and after both passive and active recovery is given, the obtained data is tcount 5,449 and the value of ttable 2,262 with level of significanceix0,05 with df = 9 (active recovery) and tcount 3,500 and the value of ttable 2,262 with level of significance 0,05 with df = 9 (passive recovery). Because tcount is bigger than ttabel , it can be concluded that Ho is rejected and Ha is received which means there is an effect between active recovery and passive recovery (cold water immersion) to the decrease of the lactic acid level. From the t count value between active and passive recovery it can be concluded that active t count (5.449) > t passive count (3.500) which, in other words, the active recovery has bigger effect than passive recover
HUBUNGAN ANTARA KECEPATAN DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUANMENGGIRING PADA PEMAIN SEPAKBOLA GPD SIDOARJO U - 15 ALFIAN HALIM F, MOH
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui adakah hubungan antara kecepatan dengan kemampuan menggiring pada pemain sepakbola GPD Sidoarjo U-15. 2) Untuk mengetahui adakah hubungan antara kelincahan dengan kemampuan menggiring pada pemain sepakbola GPD Sidoarjo U-15. 3) Untuk mengetahui adakah hubungan antara kecepatan dan kelincahan terhadap kemampuan menggiring pada pemain sepakbola GPD Sidoarjo U-15. 4) Untuk mengetahui seberapa besar sumbangan (koefisien determinasi) kecepatan dan kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola. Sampel penelitian ini adalah para pemain SSB GPD Sidoarjo U-15 yang berjumlah 25 pemain, dengan menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah jenis penelitian deskriptif – kuantitatif dengan desain korelasional hubungan sebab akibat. Berdasarkan hasil perhitungan analisis data maka didapatkan hasil nilai R hitung sebesar 0,918; dan diperoleh hasil F hitung sebesar 5,89, dari hasil tersebut maka didapatkan nilai F hitung > F tabel (5,89 > 3,44), yang berarti terdapat korelasi signifikan antara kecepatan dan kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola. Besarnya sumbangan koefisien determinasi antara kecepatan dan kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola sebesar 84,27%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kecepatan dan kelincahan terhadap kemampuan menggiring pada pemain sepakbola GPD Sidoarjo U-15, semakin besar kecepatan dan kelincahan pemain sepakbola semakin besar pula kemampuan menggiring bola pemain sepakbola tersebut.
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL (VO2MAX) PADA MAHASISWA JURUSAN PENKESREK UNESA ANGKATAN 2015 JAKFAR ZUHDI, ALEX
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The total number of smokers has been increasing, teenagers nowadays especially. The increasing total numbers of smokers is caused by teenagers’ mindset that smoking is a part of social life and life style, meanwhile there are varied effects caused by smoking habit for example lung cancer, chronic bronchitis, asthma, and many more. Once our lung is attacked by disease, our lung cannot work well anymore, the VO2 max will be decreasing either. The aim of this research is that to identify whether there is any correlation between smoking habit and VO2 max. In this research, correlative approach and quantitative descriptive reasearch would be applied. There are 160 State University of Surabaya students of Health Education and Recreation Department generation 2015 would be the population of this research. The 30 samples would be gained by using Purposive Sampling Technique. Questionnaire method would also be apllied in this research to know the degree of the active smokers and MFT test to know the degree of VO2 max. The result of this research shows that the average of smoking habit degree of the active smokers is around 41,27 and the degree of VO2 maxis 36,88. Based on the correlation test, it is known that the coefficient of correlation itselft is -0,45, so we can claim that it they have medium correlation. While, the minuteness sign on the coefficient degree shows that there is a contrary correlation between active smoking habit and VO2 max degree. In order to examine the coefficient of correlation, T-Test pattern with significance level would be applied. Based on the counted result, it is known that value of t-count = 2,667 and we gain 1,701 from t-table with df =28. Due to the value of t-count > t-table (2,667 > 1,701), it is a kind of significant correlation coefficient. Based on the calculation of coefficient determination, actively smoking gives such a contribution towards VO2 max in the amount of 20,25%. Therefore, the researcher conclude that smoking habit of the State University of Surabaya students of Health Education and Recreation Department generation 2015 as the population in this research bring some effects towards VO2 max. From the two variables of this research, we can know that there is a significant correlation between that two variables which is significantly contrast, so it is suggested for everyone to stop smoking.
SURVEY MANAJEMEN CLUB BOLAVOLI PUTRA NANGGALA KOTA SURABAYA PUTRA MULYAWAN, DWI
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang pada penelitian ini adalah Manajemen merupakan bagian tidak terpisahkan dari aktivitas suatu organisasi yang menyeluruh, termasuk untuk prestasi dalam sebuah club bolavoli Nanggala Kota Surabaya, khususnya tim putra. Manajemen yang baik dalam sebuah club bolavoli dapat memperlancar atau mempertahankan kegiatan club serta mengembangkan bakat atlet agar lebih berprestasi. Sejak tahun 2014 sampai 2015 club bolavoli putra Nanggala Kota Surabaya menjadi juara bertahan dengan membawa piala bergilir KONI Surabaya. Dari hasil pengamatan langsung pada Kejuaraan Piala KONI bolavoli yang diadakan di GOR BIMA Universitas Negeri Surabaya. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana manajemen Club Bolavoli Putra Nanggala Kota Surabaya dan memiliki tujuan untuk mengetahui manajemen di club bolavoli tersebut. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif kualitatif. Sasaran dalam penelitian ini adalah pelaksanaan manajemen club bolavoli putra Nanggala Kota Surabaya, dan subjek penelitian ini adalah 12 atlet, 1 pelatih dan 1 pengurus club, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sample. Variabel dalam penelitian ini adalah pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen club bolavoli putra Nanggala Kota Surabaya. Analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif persentase. Jenis instrumen yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen club bolavoli putra Nanggala Kota Surabaya adalah sangat baik, Dari hasil analisis data yang diperoleh melalui angket menunjukan bahwa sistem perencanaan sangat baik dengan persentase 98%, indikator pengorganisasian sangat baik dengan persentase 84,33%, indikator fungsi kepemimpinan sangat baik dengan persentase 99% , indikator fungsi pengawasan 93% dan dalam manajemen club sangat baik dengan persentase 93,58%. Dapat disimpulkan bahwa dari empat aspek di atas manajemen club bolavoli putra Nanggala Kota Surabaya sudah sangat baik. Pengurus, pelatih dan atlet selalu berkoordinasi. Pelatih telah memiliki lisensi kepelatihan. Memang sarana dan prasarana yang dimiliki club bolavoli Nanggala Kota Surabaya belum cukup lengkap akan tetapi dengan sistem manajemen, yang telah ada dapat dibuktikan dengan prestasi yang mereka raih selama ini The background of this study is management is an inseparable part of the overall organization activities, for example achievements in a Nanggala volleyball club Surabaya, especially the men's team. A Good management in a volleyball club can accelerate or maintain the activitiesof the cluband develope talent of the athletes for performing better. Since 2014 to 2015 Nanggala volleyball men’s club becomes champions by bringing the KONI trophy. From that research of observation of KONI volleyball, where it held at GOR BIMA State University of Surabaya.Formulation of the problem in this research is how the management of Nanggalavolleyballmen’s club Surabaya and the aim of this research is to determine the management in the volleyball club.This research use descriptive qualitative research. The target in this research is the implementation of the management in Nanggala volleyballMen’s club of Surabaya, and the subject of this research are 12 athletes, one coach and one club organizer. it use purposive sample.The variable in this research is the implementation of the management functions of Nanggalavolleyball men's club Surabaya. Data Analysis of this research is using descriptive data analysis percentage techniques.This research use questionnaire instrument.The results showed that the management of Nanggala volleyballmen's club Surabaya is very good. Based the data analysis obtained by questionnaire show that Nanggala volleyball men's club Surabaya has a very good planning system with a percentage of 98%, has a very good indicator of the organization with the percentage of 84.33%, has a very good indicator of leadership functions with the percentage of 99%, 93% for indicator supervisory function and the very good club management with the percentage of 93.58%.We can conclude that four aspect of the management in Nanggala volleyball men’s club of Surabaya has been very good, athletes, one coach and one organizer are able to coordinate well. The coach has had a coaching license. Evenhough the facilities and the infrastructure aren’t quite complete but with with a management. System, which already exists can be envidenced by the achievements that they have acieved during this times.
ANALISIS PEMBINAAN CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS PADA KLUB PERSATUAN BULUTANGKIS TRI DHARMA DI KABUPATEN TUBAN NIFKHANUL ASFIYANI, MOCH.
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu cabang olahraga dibutuhkan pembinaan olahraga yangbertujuan untuk mengembangkan olahragawan secara terencana, berjenjang, dan berkelanjutan melalui kompetisi untuk mencapai prestasi dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui atau memperoleh informasi secara nyata dalam pembinaan cabang olahraga bulutangkis pada PB. Tri Darma di Kabupaten Tuban sertamenjadikan PB. Tri Darma sebagai Rool Model pembinaan cabang olahraga bulutangkis di Kabupaten Tuban. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif kualititatif. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan metode SWOT (strenght, weakness, oppurtunity, threat). Dengan menggunakan metode SWOT diharapkan mendapat hasil yang optimal dalam mengamati pembinaan bulutangkis pada PB. Tri Darma di Kabupaten Tuban. Jenis instrumen yang digunakan adalah angket. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa pembinaan bulutangkis pada PB. Tri Darma di Kabupaten Tuban adalah sangat baik dengan persentase 89,91%. Dengan sarana dan Prasarana yang memadai dengan mempunyai gedung sendiri yang di dalamnya terdapat empat lapangan dua diantaranya lapangan karpet dengan mempunyai ruang fitrnes yang digunakan untuk kebugaran atlet saat latihan. Program pembinaan yang jelas yang dengan mempunyai pelatih yang mempunyai sertifikat kepelatihan dan perwasitan untuk di ajarkan pada atletnya tersebut. Dengan semua fasilitas (sarana prasarana) yang memadai dan program latihan yang baik PB. Tri Darma dapat meraih prestasi ditingkat Kabupaten maupun tingkat Provinsi. Kata kunci : pembinaan bulutangkis, PB. Tri Darma, SWOT.
PEMBINAAN CABANG OLAHRAGA PANJAT TEBING DI FEDERASI PANJAT TEBING INDONESIA KOTA SURABAYA KURNIAWAN ABADI, ANANG
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga panjat tebing di Surabaya merupakan salah satu cabang olahraga yang saat ini mulai digemari masyarakat mulai dari kalangan usia dini hingga dewasa. Olahraga ini di Surabaya dari tahun ke tahun selalu berkembang dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan pencapaian prestasi dari FPTI Kota Surabaya yang selalu menjadi juara umum di beberapa kejuaraan tahun-tahun terakhir ini. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembinaan atlet di FPTI Kota Surabaya ditinjau dari segala aspek pendukungnya, mulai dari sumber daya manusia, program latihan, dan sarana prasarana. Penelitian yang akan dilakukan adalah berjenis penelitian kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka. Sedangkan pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu dari data angka untuk kemudian didapatkan deskripsi atau penjelasan tentang sebuah fenomena atau peristiwa yang hanya fokus pada apa yang sedang terjadi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa untukpembinaan cabang olahraga di FPTI Kota Surabaya mempunyai rata-rata mencapai 79 dengan persentase 79% yaitu dalam kategoribaik. Hal tersebut bisa dilihat dari segi sumber daya manusia, sarana prasarana dan program latihan yang sangat menunjang untuk pembinaan cabang olahraga panjat tebing sehingga FPTI Kota Surabaya bisa dibilang adalah kota atau kontingen yang tangguh terutama dari segi prestasi di setiap kompetisi atau kejuaraan. Dari mulai pengurus, pelatih, dan atlet di FPTI Kota Surabaya adalah mereka-meraka yang berkompeten dan berkualitas. Pelatih telah memiliki lisensi kepelatihan walaupun hanya beberapa saja, akan tetapi hal tersebut dapat ditutupi dengan pengalamannya di bidang panjat tebing dan ditunjang dengan loyalitas serta kemampuan untuk menganyomi atlet-atletnya. Sarana dan prasarana yang dimiliki oleh FPTI Kota Surabaya sangat memadai untuk melakukan pembinaan prestasi. Kata kunci : Pembinaan,Cabang Olahraga Panjat Tebing,FPTI Kota Surabaya
MANAJEMEN PEMBINAAN PRESTASI ATLET OLAHRAGA RENANG DI DELTA SWIMMING CLUB SUSANTO, HERMAWAN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sebuah club renang yang berprestasi tidak lepas dari manajemen pembinaan prestasi untuk mencetak dan membina para atletnya agar memperoleh juara dalam setiap perlombaan, untuk mencapai prestasi yang tinggi tidaklah mudah dibutuhkan kedisiplinan dan latihan yang keras, kualitas latihan yang diberikan juga sebagai penentu prestasi untuk atlet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana program pembinaan prestasi di Delta Swimming Club Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara pengamatan (Observasi), Wawancara (Interview) dan Dokumentasi. Hasil dari penelitian menejemen pembinaan prestasi atlet di delta Swimming Club Kabupaten Sidoarjo sangat baik. Dengan adanya pelatih yang berkompeten, melakukan evaluasi pada saat selesai latihan maupun perlombaan, memiliki sarana dan prasarana yang memadai dan juga sumber dana yang sudah mencakup beberapa aspek untuk proses jalannya program latihan.