cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Olahraga
  • jurnal-kesehatan-olahraga
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
EVALUASI PEMBINAAN CABANG OLAHRAGA BOLAVOLI SURABAYA UNTUK MENGHADAPI KEJURPROV REMAJA 2016(STUDI PADA ATLET KEJURPROV BOLAVOLI PUTRA SURABAYA) TRIMUKTI HARLIANDES, SIDU
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembinaan olahraga merupakan faktor yang sangat penting dalam memajukan serta meningkatkan prestasi olahraga, karena berkembang tidaknya dunia olahraga itu tergantung pada pembinaan olahraga itu sendiri, dalam prosesnya pemerintah Kota Surabaya melakukan pembinaan salah satunya pada cabang olahraga bolavoli yang dipersiapkan untuk menghadapi kejuaraan provinsi bolavoli tingkat remaja U-16 tahun 2016 melalui proses seleksi dari kejuaraan piala Koni Surabaya. Dalam konteks penelitian ini penulis meninjau dan melakukan observasi dimulai dari kiprah atlet Kejurprov bolavoli remaja edisi – edisisebelumnya, tim bolavoli remaja putraSurabaya tidak dapat berbuat banyak, dalam dua edisi Kejurprov terakhir tidak mampu untuk menembus 4 besar, akan tetapi yang terpenting dari pembinaan itu sendiri memberikan jam terbang tinggi bagi atlet untuk berkompetisi pada tingkatan selanjutnya, terbukti pada pada kejuaraanbolavoli tingkat junior putra kota Surabaya pada tahun 2012,2014 dan 2015 tim bolavoli junior putra Surabaya berhasil mendapatkan peringkat pertama yang merupakanhasil dari pembinaanpemkot Surabaya serta Surabaya sendiri merupakan baromater bolavoli Jawa Timur yang para atletnya menyumbang 75 % di puslatdauntuk bertanding di PON sedangkan di event yang lebih tinggi internasional SEA GAMES menyumbang 60 % atlet Evaluasi pembinaan merupakan kata-kata yang tepat untuk menjadi topik hangat dalam pembahasan lebih lanjut tentang hal diatas, Oleh karena itu dilihat dari latar belakang Surabaya yang merupakan barometer bolavoli Jawa Timur, terdapat permasalahan yang harus dirumuskan secara jelas, tegas dan bersifat operasional agar dapat dipertanggungjawabkan. Adapun rumusan masalah yang dapat diajukan dalam penilitian ini tentang pola pembinaan atlet bolavoli putraKota Surabaya untuk menghadapi Kejurprov bolavoli tingkat remaja dengan tujuan Untuk memperoleh informasi secara nyata tentang pembinaan cabang olahraga bolavoli di Kota Surabaya untuk menghadapi Kejurprov bolavoli tingkat remajaJenis penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process dan Product) (Stufflebeam, 1985; Slamet, 1999; Suharsimi & Cepi, 2004).Arikunto (2010) menyatakan bahwa jenis penelitian deskritif kuantitatif menjelaskan tentang hasil penelitian berdasarkan data kuantitatif berupa angka – angka yang diperoleh dari penelitian, baik secara manual mapun dengan menggunakan jasa komputer.Model CIPP ini dipilih karena merupakan model evaluasi program yang mencakup seluruh komponen sistem pengelolaan, sehingga hasil evaluasi dapat menyajikan informasi tentang kelemahan dan kelebihan setiap komponen sistem Berdasarkan analisis data dapat disajikan simpulan hasil penelitian yang mencakup 4 permasalahan yang menjadi fokus evaluasi dalam penelitian ini, Contex, Input, Process, Product (CIPP) hasil program pembinaan bolavoli putra dalam mengikuti kejuaraan provinsi Jawa Timur tingkat remaja diantaranya : Contextprogrampembinaan bolavoli putra dalam mengikuti kejuaraan provinsi Jawa Timur tingkat remaja tahun 2016 sangat sesuai dengan persentase 100 % karena telahmendapatkan dukungan dari berbagi pihak diantaranya dari pemkot Surabaya, sponsor (PT. Samator, Bank Jatim), Klub (Nanggala, Samator, Porkes, Amfibi) Inputprogram pembinaanbolavoli putra dalam mengikuti kejuaraan provinsi Jawa Timur tingkat remaja tahun 2016yaitu SDM pelatih, atlet dan pengurus denganmengacu pada persepsi terhadap fasilitas dan program latihan memiliki nilai persentase tertinggi sebesar S = 50,7 % dan S = 53,8 % untuk kategori pelatih sehingga dapat dikatakan cukup sesuai atas persepsi terhadap fasilitas dan progam latihan yang ada, untuk kategori atlet memiliki nilai persentase tertinggi sebesar S = 48,17 % dan SS =50,4 % sehingga dapat dikatakan cukup sesuai atas persepsi atlet terhadap fasilitas dan program latihan yang ada dan untuk pengurus memiliki nilai tertinggi sebesar TS =43,30 % sehingga dapat dikatakan cukup sesuai atas persepsi pengurusterhadap fasilitas Process program pembinaan bolavoli putra dalam mengikuti kejuaraan provinsi Jawa Timurtingkat remaja tahun 2016sangat sesuai dengan prosedur yang sistematis karena telah menjalani kriteria proses (seleksi atlet, pelaksanaan pelatihan, try in, dan post test) walaupun pelaksanaan pelatihan sangat singkat Product program pembinaan bolavoli putra dalam mengikuti kejuaraan provinsi Jawa Timur tingkat remaja tahun 2016 cukup sesuai dikarenakanhanya masuk pada babak 16 besar atau sama dengan hasil yang diraih pada edisi sebelumnyadan tidak dapat dikatakan sangat sesuai mengingat target awal menjadi juara. Dari hasil penelitian dengan mengunakan model CIPP (Context, Input, Process dan Product)maka dapatditarik kesimpulan bahwa pola pembinaan cabang olahraga bolavoli U-16Surabaya untuk menghadapi kejurprov remaja 2016 sudah berjalan dengan kesesuaian kriteria model CIPP yang menghasilkan regenerasi atlet Surabaya untuk menghadapi kejuaraan bolavoli tingkat selanjutnya.
PENGARUH LATIHAN SPLIT SQUAT WITH CYCLE TERHADAP KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN POWER OTOT TUNGKAI (STUDI PADA SISWA PUTRA SMA AIRLANGGA SIDOARJO) RIDO ATAQI, HANIF
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latihan adalah proses penyempurnaan kualitas atlet secara sadar utnuk mencapai pretasi maksimal dengan diberi beban fisik dan mental secara teratur, terarah, bertahap, meningkat dan berulang-ulang waktunya. Plyometric merupakan teknik pelatihan yang digunakan oleh atlet disemua jenis olahraga untuk meningkatkan kekuatan dan daya ledak, untuk mengembangkan kekuatan otot tungkai, dan power otot tungkai maka diperlukan latihan Split Squat With Cycle. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang: (1) pengaruh latihan Split Squat With Cycle terhadap kekuatan otot tungkai; (2)pengaruh latihan Split Squat With Cycle terhadap power otot tungkai. Sasaran penelitian ini adalah siswa putra SMA Airlangga Sidoarjo dengan jumlah populasi sebanyak 30 orang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Rancangan penelitian ini menggunakan matching only design, dengan analisis data menggunakan Uji T. Proses pengambilan data dilakukan dengan leg dynamometer dan tes standing broad jump pada saat pretest dan posttest. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan bantuan SPSS seri 17.0. Hasil penelitian menunjukkan: (1) . Karena t hitung = 6.948 > t tabel = 2.23 dan nilai signifikansi p sebesar 0.000 < 0.05, berarti ada pengaruh yang signifikan program latihan Split Squat With Cycle terhadap otot tungkai.; (2) karena t hitung = 12.681 < t tabel = 2.23 dan nilai signifikansi p 0.000 < 0.05, berarti ada pengaruh yang signifikan program latihan Split Squat With Cycle terhadap power otot tungkai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan kekuatan otot tungkai, dan power otot tungkai setelah diberikan latihan. Kata Kunci : Latihan, Split Squat With Cycle, Kekuatan Otot Tungkai, Power Otot Tungkai ABSTRACT Exercise is the process of improving the quality of athletes consciously separately reached a maximum with a given interpretation of the physical and mental burden on a regular basis, purposeful, gradual increases and repetitive time. Plyometric training is a technique used by athletes in all types of exercise to increase strength and explosive power, to develop the muscle strength back, leg muscle strength and leg muscle power it is necessary to exercise the split squat with cycle The purpose of this study is to analyze about: (1) the effects of exercise on the split squat with cycle front leg muscle strength; (2) the effects of exercise on the split squat with cycle front leg muscle power. The targets of this research is the son of high school students Airlangga Sidoarjo with a total population of 30 people. This type of research used in this research is quantitative with a quasi-experimental methods. The design of this research use only matching design, with data analysis using T Test. The process of data collection is done with back dynamometer, leg dynamometer and standing broad jump test during the pretest and posttest. Furthermore, the data were analyzed using SPSS 17.0 series The result showed: (1) Because t count = 6,948 > t table = 2.23 and p significance value 0.000 < 0.05 means there is a significant effect of exercise program Split Squat With Cycle to the leg muscles .; ( 2 ) for t = 12 681 < t table = 2.23 and 0.000 significance value of p < 0.05 means there is a significant effect of exercise program Split Squat With Cycle to power leg muscle. The conclusion from this study is that there is an increase in muscle strength leg muscle strength, and leg muscle power for each after being given workout. In addition. Keywords : Exercise, Split Squat With Cycle, Muscle Strength Legs, Muscle Power Legs
TINGKAT MOTIVASI SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENGIKUTI OLAHRAGA SENAM(STUDY PADA SISWA KELAS IV, V DAN VI SDN WONOAYU 1 MEILINI WITANTA, MELKA
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK TINGKAT MOTIVASI SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENGIKUTI OLAHRAGA SENAM (Study pada siswa kelas IV, V dan VI SDN Wonoayu 1) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat motivasi siswa kelas IV, V dan VI dalam mengikuti olahraga senam di SDN Wonoayu I, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian dekriptif kuantitatif, dengan metode yang di gunakan adalah metode survey, instrument yang di gunakan dalam penelitian ini adalah angket. Melalui hasil uji validitas mendapat nilai sebesar 0,913 dan melalui uji rehabilitas mendapat nilai sebesar 0,939. Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas IV, V dan VI di SDN Wonoayu I yang berjumlah 154. Untuk menganalisis data digunakan statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan motivasi siswa kelas IV, V dan VI di SDN Wonoayu I dalam mengikuti olahraga senam secara keseluruhan pada katagori tinggi sebesar 46,10%, pada katagori sedang sebesar 39,61%, pada katagori sangat tinggi sebesar 8,44%, pada katagori rendah sebesar 5,84% dan padakatagori sangat rendah sebesar 0%. Tingkat motivasi siswa kelas IV, V dan VI di SDN Wonoayu I dalam mengikuti olahraga senam adalah tinggi. Kata kunci: Motivasi, Senam
EVALUASI PEMBINAANCABANG OLAHRAGA BOLAVOLI SURABAYAUNTUK MENGHADAPI KEJURPROV REMAJA 2016(STUDI PADA ATLET KEJURPROV BOLAVOLI PUTRI SURABAYA WILDAN ZEN, MUHAMMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kiprah atlet remajabolavoli putri kota Surabaya dalam gelaran kejuaraan yang sama pada tahun 2015 menjadi meningkat hal ini terbukti setelah atlet remajabolavoli putri kota Surabaya menjadi Juara I yang pada tahun 2013 surabaya tidak mendapatkan gelar juara, tentu hal ini menjadi bukti bahwa surabaya merupakan baromater bolavoli Jawa Tmur yang para atletnya menyumbang 75 % di puslatdasurabaya (PON) sedangkan di event yang lebih tinggi nasional (SEA GAMES) menyumbang 60 % atlet. Kota Surabaya yang merupakan barometer bolavoli Jawa Timur,muncullah sebuah wacana yaitumampukah tim bola voli remaja putri Surabaya mempertahankan posisinya sebagai juara pada pagelaran KEJURPROV bolavoli remaja pada tahun 2016 Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan sumber daya manusia yang bermutu untuk meraih prestasi yang optimal dalam olahraga bolavoli ditingkat regional dan nasional serta membentuk tim bolavoli yang tangguh dan memperoleh informasi secara nyata tentang pembinaan cabangolahraga bolavoli di Kota Surabaya untuk menghadapi Kejurprov bolavoli tingkat remaja, menjadikanpembinaan prestasi bola voli yang dilaksanakan di Klub bola voli Kota Surabaya. Baik dari segi organisasi, program latihan, sarana dan prasarana, prestasi dan pendanaanya Jenis penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian evaluasi.Arikunto (2010) menyatakan bahwa jenis penelitian evaluasi dapat diterapkan pada objek-objek jika peneliti ingin mengetahui kualitas dari suatu kegiatan, karena penelitian ini ingin melihat kualitas pembinaan bolavoli Putri Kota Surabaya untuk mengikuti kejurprov bolavoli remaja tahun 2016. Disain penelitian yang dipilih yaitu model CIPP (Context, Input, Process dan Product) Hasil program pembinaan bola voli putri dalam mengikuti kejuaraan provinsi Jawa Timur tingkat remaja diantaranya. Contextprogrampembinaan bola voli putri dalam mengikuti kejuaraan provinsi Jawa Timur tingkat remaja tahun 2016 sangat sesuai karena telah mendapatkan dukungan dari berbagi pihak. Inputprogram pembinaanvoli putri dalam mengikuti kejuaraan provinsi Jawa Timur tingkat remaja tahun 2016yaitu SDM pelatih, atlet dan pengurus telah sesuai dengan standar pola pembinaan olahraga. Process program pembinaan voli putri dalam mengikuti kejuaraan provinsi Jawa Timur tingkat remaja tahun 2016sangat sesuai dengan prosedur yang sistematis.Product program pembinaan voli putri dalam mengikuti kejuaraan provinsi Jawa Timur tingkat remaja tahun 2016 sangat sesuai karena dapat mempertahankan gelar juara.
PENGARUH SENAM YOGA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN WANITA PRA MENOPAUSE RANGGA BISTARA SAPUTRA, DHYMAZ; Irawan, Roy Januardi
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senam yoga adalah suatau usaha atau cara untuk menyatukan kekuatan jiwa danraga serta alam sebagai sarana penyembuhan berbagai penyakit jasmani ataupun rohani melalui gerakan anggota gerak tubuh yang luwes. Kecemasan merupakan suatu masalah psikologis yang dirasakan setiap manusia, wanita pada umumnya selalu mencemaskan sesuatu yang memang akan terjadi seperti (menopause). Menopause adalah sudah berakhirnya masa-masa haid dan menstruasi, atau proses ovulasi atau pembuahan sel telur juga turut berhenti. Berdasarkan permasalahan pada tingkat kecemasan pada usia menopause didapatkan rumusan masalah sebagai berikut : Ada pengaruh senam yoga terhadap tingkat kecemasan pada pra menapouse. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebarapa besar pengaruh senam yoga terhadap tingkat kecemasan. Metode penelitian ini menggunakan metode diskriptif kuantitatif, sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode angket dengan memberikan pertanyaan yang terdapat poin-poin di dalamnya.Dari hasil penelitian dapat disimpulan dan diperoleh nilai Thitung sebesar 486,667 > Ttabel sebesar 1,84, karena nilai dari Thitung> Ttabel maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak sedangkan Ha diterima yang berarti terdapat perubahan pada tingkat kecemasan wanita pra menopause.
KONTRIBUSI KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KESEIMBANGAN TERHADAPKEMAMPUAN AKURASI TENDANGAN(STUDI TERHADAP PEMAIN SSB MITRA KRIAN 14-15 TAHUN) SETIAWAN, RENDIK
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan akurasi tendangan yang baik sangat mutlak harus dimiliki oleh setiap pemain sepakbola.Akurasi tendangan yang tepat dan akurat dalam sepakbola menunjukkan kualitas pemain dalam bermain sepakbola.Melalui unsur ini, pemain bisa berkoordinasi dan bekerja sama dengan sesama pemain lain dalam satu tim untukmembangun serangan ke gawang lawan sehingga menciptakan peluang untuk memenangkan sebuah pertandingandengan cara mencetak gol sebanyak-banyaknya ke gawang lawan.Agar kemampuan tersebut bisa dikuasai dengan baik,maka setiap pemain haruslah dibekali dengan komponen-komponen fisik dan mental untuk menunjang kemampuantersebut, yakni kekuatan otot tungkai, konsentrasi dan keseimbangan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi yang akurat dan terukur tentang kontribusiantara kekuatan otot tungkai,dan keseimbangan terhadap kemampuan akurasi tendangan, baik secara individual maupunsecara serentak (bersama-sama). Sasaran penelitian ini adalah pemain SSB Mitra Krian usia 14-16 tahun yangberjumlah 20 atlet. Metode yang digunakan dalam analisa ini adalah metode statistik deskriptif kuantitatif denganpendekatan korelasional, sedangkan proses pengumpulan data dengan melakukan tes kekuatan otot tungkai, teskonsentrasi, tes keseimbangan, dan tes akurasi tendangan.Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Variabel kekuatan otot tungkai(X1) secara individual memiliki tingkat kontribusi yang kuat terhadap kemampuan akurasi tendangan (Y). nilai rhitung(0,881) > rtabel (0,444) dengan koefisien determinasi 46,37 %, sesuai kriteria pengujian maka, dapat dikatakan bahwakekuatan otot tungkai mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan akurasi tendangan. (2) Variabelkeseimbangan (X2) secara individual memiliki tingkat kontribusi yang rendah terhadap kemampuan akurasi tendangan(Y). nilai rhitung (0,205) <rtabel (0,444) dengan nilai koefisien determinasi 4,23%, sesuai kriteria pengujian maka, dapatdikatakan bahwa keseimbangan mempunyai kontribusi yang tidak signifikan terhadap kemampuan akurasi tendangan.(4) variabel kekuatan otot tungkai (X1),, keseimbangan (X2), secara bersama-sama mempunyai tingkat kontribusi yangkuat terhadap jauhnya tendangan. Hasil uji F menyatakan bahwa nilai Fhitung (9,25) > Ftabel (3,24) dengan nilai koefisiendeterminasi sebesar 35%. Hal ini berarti terdapat kontribusi yang signifikan antara kekuatan otot tungkai, konsentrasi,keseimbangan terhadap kemampuan akurasi tendangan.Kata Kunci : Kekuatan Otot Tungkai, Keseimbangan, Akurasi Tendangan, Sepakbola
MINAT SISWA UNTUK MENGIKUTI EKSTRAKULIKULER TAE KWON DO(STUDI PADA SMPN 40 SURABAYA PERUM BANGKINGAN) IRAWAN NUGRAHA, RONI
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dialami siswa belum bisa maksimal untuk meraih prestasi dalam ekstrakurikuler taewondo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar minat siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Tae Kwon Do di SMPN 40 Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII, VIII dan IX yang mengikuti ekstrakurikuler Tae Kwon Do di SMPN 40 Surabaya sebanyak 63siswa. Dengan menggunakan instrument angket, analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan hasil penelitian diketahui minat siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Tae Kwon Do di SMPN 40 Surabaya dalam kategori “Tinggi” dengan nilai persentase sebesar 72,6%. Dari 63 responden kategori persentase dari setiap individu yaitu kategori “Sangat Rendah” sebanyak 0 siswa, kategori “Rendah” sebanyak 0 siswa, kategori “Sedang” sebanyak 18 siswa, kategori “Tinggi” sebanyak 34 siswa dan kategori “Sangat Tinggi” sebanyak 11 siswa. Dalam hal ini diartikan bahwa siswa SMPN 40 Surabaya memiliki minat untuk mengikuti ekstrakurikuler Tae Kwon Do. Adanya minat yang tinggi pada individu akan menjadikan dorongan untuk mengoptimalkan potensi diri dan mencapai prestasi yang membawa nama baik sekolah.
TES KEBUGARAN JASMANI INDONESIAPADA PEMAIN BOLABASKET(STUDI PADA SMP NEGERI 1 SUKODONO) HASAN, KHOLID
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK TES KEBUGARAN JASMANI INDONESIA PADA PEMAIN BOLABASKET (Studi Pada SMP Negeri 1 Sukodono) Kholid Hasan  Dr. Himawan Wismanadi, M.Pd Banyak cabang olahraga di dunia yang melibatkan seluruh organ tubuh untuk bekerja. Dan bolabasket adalah salah satunya karena bolabasket tidak hanya dituntuk untuk memiliki kemampuan fisik saja tetapi juga kemampuan teknik untuk barmain dan memperoleh kemenangan. Kebugaran jasmani merupakan aspek fisik dari kebugaran total yang tidak dapat dipisahkan. Sedangkan aspek lain dari kebugaran jasmani adalah kebugaran intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kebugaran jasmani pemain bolabasket putra SMP Negeri 1 Sukodono.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan cara purposive sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 12 pemain, pemain tersebut aktif mengikuti latihan dan sudah pernah mengikuti kompetisi dan kejuaraan. Tes yang digunakan pada tingkat kebugaran jasmani meliputi lari 60 meter, pull up, sit up, vertical jump, dan lari 1200 meter. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan perhitungan deskripsi presentase menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani pemain bolabasket putra SMP Negeri 1 Sukodono menunjukkan kriteria baik sebesar 41,7% (5 orang), kriteria sedang sebesar 50% (6 orang), dan kriteria kurang sebesar 8,3% (1 orang). Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani pemain bolabasket SMP Negeri 1 Sukodono memiliki kriteria sedang. Kata Kunci : Tingkat Kebugaran Jasmani, Bolabasket.
PENGARUH SENAM ANAK INDONESIA TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK SISWA(STUDI PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR ISLAM AL MUBAROK DI SURABAYA) HARI INDRIANI, ALFIAN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui jelas pengaruh latihan Senam Anak Indonesia terhadap Kemampuan Motorik pada siswa SD Islam Al Mubarok Surabaya. Hasil penelitian diharapkan bermanfaat bagi guru penjaskes sebagai bahan rujukan yang berguna sebagai pedoman dalam menggambarkan keadaan siswa tentang kemampuan motorik. Metodologi peneliti menggunakan metode eksperimen, melaksanakan treatment yaitu latihan senam irama 4 kali seminggu atau 24 kali pertemuan. Sampel yang digunakan adalah sampel total. Seluruh siswa kelas IV sebanyak20 siswa dan 12 orang kelas eksperimen. Teknik pengumpulan dengan tes kemampuan motorik teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes pengukuran, latihan Senam Anak Indonesia empat kali seminggu berpengaruh terhadap kemampuan motorik secara bermakna, hasil uji signifikan menunjukan angka sebesar 1.11500.
MOTIVASI EKSTRINSIK SISWA SDN GRINTING 152 TULANGAN SIDOARJO UNTUK MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI PUTRO UTOMO, PRASETYO
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi Motivasi ekstrinsik siswa SDN Grinting 152 Tulangan Sidoarjo untuk mengikuti ekstrakurikuler bolavoli.Rancangan penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakanpendekatan kuantitatif untuk dapat mengetahui Bagaimana Motivasi ekstrinsik siswa SDN Grinting 152 Tulangan Sidoarjo untuk mengikuti ekstrakurikuler bolavoli.Sampel pada penelitian ini adalah 15 sampel yang dianggap bisa dibuat penelitian yang langsung dipilihkan dari pihak Sekolahnya. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuantitatif, angket dan observasi menggunakan audio visual.Hasil analisis data menggunakan teknik analisis kuantitatifdiperoleh adanya motivasi ekstrinsik siswa SDN Grinting 152 Tulangan Sidoarjo yaitu motivasi ekstrinsik yang sangat tinggi Kata kunci :MotivasiEkstrinsik, Ekstrakurikuler.

Page 8 of 41 | Total Record : 408