cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Olahraga
  • jurnal-kesehatan-olahraga
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
PENGARUH SENAM ANAK INDONESIA TERHADAP KECEPATAN DAN KELINCAHAN(STUDI KASUS : SD ISLAM AL MUBAROK SURABAYA) PURNAMA, ADITYA
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan anak-anak merupakan faktor yang penting untuk meningkaatkan kecerdasan bangsa, untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka salah satunya dengan menerapkan Senam Anak Indonesia sebagai kegiatan rutin setiap pagi.Kecepatan dan kelincahan merupakan faktor pendukung yang utama dalam melakukan gerakan senam, Hal itu juga yang menjadikan kegiatan senam baik dilakukan oleh semua kalangan usia mulai dari anak-anak, dewasa hingga orang tua.Senam merupakan gerakan olahraga yang diiringi dengan musik atau lagu khusus pengiring senamnya. Pada umumnya sebagian besar orang sangat antusias mengikuti kegiatan ini terutama anak-anak.Hasil penelitian menggunaka SPSS,dan hasilnya menunjukan bahwa rata-rata kecepatan adalah 7,57 dengan nilai minimum 6,49,nilai maximum 8,3, dan standart deviasi 0,52.Rata-rata kelincahan adalah 17,6 dengan nilai minimum 16,13, nilai maximum 18,9, dan standart deviasi 1,07,maka bahwa besarnya nilai signifikansi kecepatan adalah0,933 >taraf kesalahan 0,05, sehingga dinyatakan berdistribusi normal.Besarnya besarnya nilai signifikansi kelincahanadalah 0,880 >taraf kesalahan 0,05, sehingga dinyatakan berdistribusi normal.Maka ada hasil hubungan kelincaha dan kecepatan
ANALISIS KAPASITAS KERJA MAKSIMAL (VO2MAX) ATLET PUTRI BOLAVOLI SIDOARJO JAYA PADA USIA 16-18 TAHUN SAIFUDIN ZUHRI, MUHAMMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kondisifisik adalah satu kesatuan utuh dari komponen-komponen yang tidak dapat dipisahkan, baik peningkatannya, maupun pemeliharaannya. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaiman tingkat kapasitas kerja maksimal (VO2 max) atlet putri cabor bolavoli pada usia 16 – 18 tahun progam pelatihan yang di adakan oleh Disporabudpar dalam mecetak atlet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kapasitas kerja maksimal () atlet putri cabor bolavoli pada usia 16 – 18 tahun.Populasi dalam penelitian ini adalah atlet putri Sidoarjo jaya dan sampelnya sebanyak 12 orang. Variabel dalam penelitian ini menggunakan tes kemampuan fisik cabang olahraga yaitu Multistage Fitnes Test (MFT),. Instrumen penelitian ini menggunakan meteran dan cd beeb test.Hasil penelitian tes menunjukkan kemampuan fisik dapat diperoleh Berdasarkan data distribusi frekuensiMultistage Fitnes test menunjukkan bahwa tingkat kondisi fisik atlet bola voli putri Sidoarjo Jaya tahun 2015 yang menunjukkan mempunyai kriteria sedang66,6%. Simpulan dalam penelitian ini adalah kondisi fisik atlet putri dalam program pembinaan bola voli pada usia 16-18 tahun dalam kategori sedang dan pola pembinaan latihan fisik tersebut belum mengenai sasaran yang di inginkan.dan di saran kan untuk menambah jam latihan dan memperbanyak variasi latihan untuk kondisi fisik. Kata Kunci : Dayatahan(VO2 max), Bolavoli ABSTRACT Phycycal condition is the unity many components wich can not be devided, including the progression and maintenance. The focus if this research is about maximum performance capacity (VO2 max) of 16-18 years old volleybal female athelete in Disporabudpar ( Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata) athelete building programs. The purpose is to analyse maximum performance capacity (VO2 max) of 16-18 years old volleybal female athelete.The population in this research is Sidoarjo Jaya’s female athelete and 12 of them become the sample. The variable in this research is MFT (Multistage Fitnes Test ) , the instrumen are meter and beep test cd.Teh result shows that atheletes in,66,6% in medium condition. The conclution of this research is 16-18 years old. Female athelete’ sphisical condition in Disporabudpar (Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata) athelete building program in medium condition and do not hit the point target and advisable to add an exercise and incrased varietyof exercises for physical conditions Keywords:Endurance (VO2 max), Volley ball.
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KEBUGARAN LANSIA DI PANTI WERDHA MAJAPAHIT MOJOKERTO DWI RAHARJO, RACHMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya masalah kesehatan terhadap lansia tersebut membuat perhatian pemerintah dan masyarakat, salah satunya adalah adanya panti werdha dan paguyuban lansia. Kondisi lansia yang ada dalam panti atau paguyuban tersebut sangat beragam karena berasal dari latar belakang yang berbeda. Oleh karena itu,lansia perlu melakukan penyesuain diri agar pemenuhan kebutuhan diri mereka dapat tercukupi dan terlaksana. Sehingga banyak kegiatan serta pengecekan kesehatan yang perlu diberikan terutama tentang masalah kebugaran. Rumusan Masalah penelitian ini adalah : Apakah ada pengaruh senam lansia terhadap kebugaran lansia di Panti Werdha Majapahit Mojokerto?. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pre eksperimental. Dikatakan pre eksperimental, karena desain penelitian yang belum merupakan eksperimen sesungguhnya. Karena masih ada variabel luar yang ikut berpengaruh terhadap terbentuknya variabel dependen. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh senam lansia terhadap kebugaran lansia yang dapat dilihat dari uji nilai thitung sebesar 3,943 dan nilai ttabel dengan taraf signifikansi 0,05 dan df = 19 adalah 2,093. Berdasarkan nilai t hitung dari masing-masing indicator menunjukkan bahwa senam lansia tidak terlalu berpengaruh pada indikator indeks massa tubuh (IMT), sedangkan pengaruh yang paling dominan senam lansia pada indikator kebugaran. The presence ofhealth problemsthatmake theelderlyagainstGovernment and publicattention, one of that’s attention are elderly home andassociations wereelderly.The condition oftheelderlythat are insuchassociationsorthevery diversesince itcomes froma different background.Therefore,theelderlyneed to makeadjustmentsin order to self fulfillment themselves can be implemented and would be sure. So many activities as well as the checking of health that need to be given especially about fitness problems. The Issue of this research are there is influence oftheelderlygymnastics againstelderly fitnessin elderly homeof Majapahit Mojokerto. This type of quantitative research with pra eksperimental approach. While the pre eksperimental design said because the design is not true experiment study because there are external variable that’s tak effect on the formation of dependent variable. The result showed are thereis influence of elderly gymnastic to elderly fitness. This can be seen onthe results that’s show’s the difference of average between obtainedtcounted of 3,943 and ttable valueswithsignificancelevel0.05anddf=19 is 2,093.Based on the valuetcalculateeachindicatorshows that theelderlydid not gymnasticstoo influentialindicatoron body mass indeks (IMT), whilethe influence of the dominant exercise elderly fitness indicators.
TINGKAT KECEMASAN ATLET BOLAVOLI PUTRA SURABAYA PADA KEJUARAAN LIGA REMAJA TINGKAT JAWA TIMUR TAHUN 2016 RACHMAD, ADAM
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia olahraga ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesiapan atlet saat menjelang pertandingan. Misalnya faktor fisik, teknik, taktik, mental. Dari segi psikologi seperti tingkat kecemasaan sangat pentinguntuk diperhatikan kondisinya karena akan menurunkan tingkat kosentrasi baik sebelum dan saat pertandingan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menggambarkan tingkat kecemasaan atlet Tim Bolavoli Putra Kota Surabaya pada pertandingan Kejuaraan Liga Remaja Tingkat Jawa Timur Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan rancangan metode deskriptif Alasan penggunaan tersebut disebabkan penelitian ini bertujuan menggambarkan kondisi tingkat kecemasaan yang sedang diteliti yaiti tingkat kecemasaan Tim bolavoli Putra Kota Surabaya pada pertandingan kejuaaraan Liga Remaja Tingkat Jawa Timur Tahun 2016. Subyek dalam penelitian ini adalah semua atlet Tim bolavoli putra Kota Surabaya. Penelitian Ini hanya memfokuskan pada tingkat kecemasaan atlet Tim bolavoli putra Kota Surabaya pada pertandingan kejuaaran liga remaja tingkat Jawa timur Tahun 2016. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuisioner menggunakan angket. Sedangkan teknik penganalisaan data yang digunakan yaitu hasil pengisian angket dijumlahkan dan hasil yang telah dijumblahkan nantinya akan dikategorikan dengan tingka kecemasaan atlet ringan, sedang, dan tinggi. Dari Hasil pengisian angketdiketahui bahwa 4 atlet Tim putra kota Surabaya memiliki tingkat kecemasaan dalam kategori rendah dan sebanyak 8 atlet Tim putra kota Surabayamempunyai tingkat kecemasaan dalam kategori sedang(rata-rata) . Pengkuran tingkat kecemasaan atlet tim putra kota Surabaya memiliki kategori tingkat kecemasaan atlet yang tidak telalu tinggi.tinggi rendah tingkat kecemasaan dipengaruhi oleh karateristik masing-masing atlet.dapat disimpulkan bahwa 12 atlet tim bolavoli putra kota Surabaya mengalami tingkat kecemasaan sedang/rata-rata untuk menghadapi kejuaraan liga remaja tingkat jawatimur tahun 2016. Kunci: Tingkat Kecemasaan Atlet Bolavoli.
ANALISIS PERMAINAN TIMNAS U-19 DALAM KEJUARAAN PIALA ASIA U-19 TAHUN 2014 DI MYANMAR FERRO ARGATUA SIANIPAR, DANIEL
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Timnas U-19 merupakan sebuah tim yang memiliki 29 pemain, 5 pelatih, 2 staf medis, 2 kit man merupakan tim yang sekiranya bisa dibanggakan oleh masyarakat besar bangsa ini. Didalam bermain sepak bola seorang pemain harus mempunyai kemampuan tentang ketrampilan dasar bermain bola (Ball Possesion). Perjalanan Timnas U-19 diawali dengan mengikuti ajang piala AFF, setelah berhasil menjuarai piala AFF Timnas U-19 berkesempatan mengikuti kualifikasi piala Asia U-19 tahun 2014 di Myanmar. Oleh karena itu rumusan masalah dari penelitian ini adalah Bagaimana proses terjadinya gol kemasukan dan memasukkan serta penguasaan bola (ball possession) timnas U-19 dalam kejuaraan piala Asia. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui proses terjadinya gol kemasukan dan memasukkan serta penguasaan bola (ball possession) timnas U-19 dalam kejuaraan Asia. Jenis penelitian adalah penelitian Expost Facto adalah suatu penelitian yang dilakukan untuk meneliti peristiwa yang telah terjadi dan kemudian merunut kebelakang untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menyebabkan timbulnya kejadian tersebut. Dari hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa kegagalan Timnas U-19 terletak pada tidak konsistennya formasi dan komposisi pemain. Masyarakat Indonesia mengetahui bagaimana perjalanan Timnas U-19 di Piala AFF yang berlangsung di Sidoarjo tahun 2013 lalu. Dalam setiap pertandingan di Piala AFF lalu starting eleven langganan Timnas U-19 selalu tetap , berbeda dengan penampilan Timnas U-19 di Piala Asia 2014 yang selalu kerap berganti setiap pertandingannya. Kata Kunci : Timnas U-19,Ball Possesion, Piala Asia (AFC) ABSTRACT   U-19 national teamisateam thathas29 players, fivecoaches, twomedical staff, twokitmanisthat ifthe teamcan be proud ofthegreatpeopleof this nation. In theplayfootballa player musthave the ability toplaythe ballonbasicskills(Ball Possession). U-19 national teamtripbeginsby following theAFF Cupevent, having won thetrophyAFFU-19 the opportunity to attendthe AsianCupqualifyingU-19 in 2014inMyanmar. Therefore theformulation of the problemofthis researchis how theprocess ofgoalsconcededandenterandpossession(ball possession) U-19 national teaminthe AsianCupchampionship. The purpose ofthis study was todeterminetheoccurrence ofgoalsconcededandenteringandpossession(ball possession) U-19 national teamin theAsian championship. This type of research is ex post facto research is a study conducted to investigate the events that have occurred and then trace backward to determine the factors that could cause the incident. From the results of research conducted, the result that the failure of the U-19 lies in the inconsistency of the formation and composition of players. Indonesian public knows how to travel the U-19 in the AFF Cup which takes place in Sidoarjo in 2013 ago. In every game in the last AFF Cup starting eleven subscriptions U-19 always remain, in contrast to the appearance of U-19 national team in the Asian Cup 2014 which is always often changed every game. Keywords :U-19 National Team, Ball Possession, the Asian Cup (AFC)
TINGKAT PEMAHAMAN PEMAIN SEPAK BOLA USIA 19 TAHUN TERHADAP PERATURAN SEPAK BOLA TAHUN 2014/2015 (STUDI KASUS PADA PEMAIN LIGA INTERNAL USIA 19 KLUB SEPAK BOLA DI KABUPATEN SAMPANG) WAHID, RAHMAN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepakbolamerupakanolahraga paling popular di dunia, tujuan utama permainan sepakbola memasukkan bola kegawang lawan, akan tetapi di setiap pertandingan sepakbola masih ada pemain yang memprotes keras keputusan wasit bahkan sampai memukul wasit, ini dikarenakan tingkat pemahaman pemain yang masih rendah atau kurang, sehingga pemain mudah melakukan protes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman pemain sepakbola usia 19 tahun terhadap peraturan sepakbola di kabupaten Sampang. Sasaran penelitian adalah pemain usia 19 tahun dari empat klub di kabupaten Sampang. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dimana penelitian ini menggunakan angka-angka yang dijumlahkan sebagai data, sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan pengisian angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tingkat pemahaman pemain usia 19 tahun terhadap peraturan sepakbola di kabupaten Sampang dikategorikan cukup baik dengan persentase skor 62,5%. Dengan skor tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pemahaman pemain terhadap peraturan sepakbola maka pertandingan di dalam lapangan akan menjadi indah dan bagus untuk dilihat tanpa protes yang berebihan terhadap wasit. Kata Kunci : Pemahaman peraturan sepakbola dan Sepakbola
ANALISIS SUPORTER SEPAKBOLA BONEK DI KOTA SURABAYA SYAHRUL RAMADHAN, MUHAMMAD
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 3 (2016): Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bonek (bondho nekat) merupakan suporter klub sepakbola Persebaya yang mempunyai loyalitas dan totalitas dalam mendukung Persebaya, dan merupakan kelompok suporter terbesar di Indonesia. Namun saat ini Persebaya sedang mati suri tidak mengkuti kompetisi resmi PSSI, Persebaya tidak lagi berkompetisi secara resmi sejak 2013 hingga saat ini, hal lain juga menimpa Persebaya yaitu masalah internal manajemen PT.Persebaya Indonesia berakibat tidak adanya tim sepakbola Persebaya dan gugatan atas merek dan logo Persebaya olehPT.MMIB(MutiaraMudaIntiBerlian). Berdasarkan masalah tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan aktivitas bonek di kota Surabaya saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian Arek Bonek 1927. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini yang di Arek Bonek 1927 menunjukan keberadaan bonek di kota Surabaya masih ada dengan aktivitas perjuangan mengembalikan Persebaya berkompetisi kembali, tidak hanya keberadaan yang ditunjukan dengan aktivitas perjuangan turun kejalan seperti unjuk rasa yang dilakukan ketika mengawal jalannya persidangan gugatan PT. MMIB atas merek dan logo Persebaya, tapi juga melalui sosial media. Keberadaan bonek hingga saat ini dengan segala aktivitasnya memperjuangkan kembalinya Persebaya merupakan bukti bahwa bonek adalah suporter yang loyal dan total dalam mendukung klub kebanggaan mereka.Persebaya memang harus diperjuangkan dan kembali berkompetisi karena merupakan ikon dan kebanggaan bonek dan warga kota Surabaya, dan itu perlu perbaikan di internal manajemen dan perhatian dari pemerintah kota.
KONTRIBUSI TINGKAT KECEMASAN TERHADAP KETEPATAN PASING BAWAH PADA CABANG OLAHRAGA BOLAVOLI(STUDI PADA TIM EKSTRAKURIKULER SMAN 1 MENGANTI) KRISNA SARI, RIZA
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RIZA KRISNA SARI rizakrisnasari@yahoo.com Soni Sulistyarto ABSTRAK Kecemasan merupakan factor psikologis yang dapat mempengaruhi performa atlet dalam suatu pertandingan, yakni seperti perasaan khawatir, tegang, dan juga ketakutan menghadapi suatu bahaya atau masalah. Kecemasan juga memiliki pengaruh terhadap ketepatan pasing bawah pada cabang olahraga bolavoli. Tujuan penelitian ini sendiri untuk menggambarkan kontribusi tingkat kecemasan terhadap ketepatan pasing bawah pada cabang olahraga bolavoli, untuk mengetahui besarnya sumbangan dari kecemasan pemain bolavoli yang mempengaruhi kemampuan ketepatan pasing bawah pada SMAN 1 Menganti. Metode dalam penelitian ini adalah non-eksperimen, sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan memberikan angket tentang kecemasan Sport Competition Anxiety Test (SCAT) dan hasil tingkat ketepatan pasing bawah bolavoli dengan media dinding. Berdasarkan hasil perhitungan secara manual dan SPSS Statistic 16.0 maka di dapatkan nilairhitung lebih besar dari rtabel (0,827>0,666), maka data korelasi antara kecemasan terhadap hasil ketepatan pasing bawah bolavoli dapat dikatakan signifikan. Besarnya kontribusi kecemasan terhadap ketepatan pasing bawah pada cabang bolavoli yaitu sebesar 68,39%. Hal ini dapat dikatakan bahwa ada kontribusi tingkat kecemasan terhadap ketepatan pada cabang olahraga bolavoli tim ekstrakurikuler putra SMAN 1 Menganti. Kata Kunci :Kontribusi, Kecemasan, dan Ketepatan Pasing Bawah ANXIETY LEVEL DOWN ON BRANCH PASSINGVOLLEYBALLSPORTS (Extracurricular Team Men’s Volleyball SMAN 1 Menganti) RIZA KRISNA SARI rizakrisnasari@yahoo.com Soni Sulistyarto ABSTRACT Anxiety is a psychological factor that can affect the performance of athletes in a game, which is like feeling worried, tense, and also fear of facing a danger or problem. Anxiety also has an influence on the accuracy of pasing under the sport volleyball. The purpose of this study itself to describe the contribution pasing anxiety level of accuracy under the sports volleyball, to determine the contribution of anxiety that affects the ability of volleyball players pasing accuracy down at SMAN 1 Menganti. The method in this study was non-experimental, while the process of data collection is done by giving questionnaires about anxiety Sport Competition Anxiety Test (SCAT) and the result of lower levels of accuracy pasing volleyball with media wall. Based on calculations manually and SPSS Statistics 16.0 then obtained rhitung value greater than rtabel (0.827> 0.666), then the data correlation between the anxiety about the accuracy of the results pasing under volleyball can be said to be significant. The amount of the contribution to the accuracy pasing anxiety under the branch of volleyball that is equal to 68.39%.It can be said that there is a contribution to the level of anxiety about the accuracy of the sport ektrakurikuler men's volleyball team SMAN 1 Menganti. Keywords: Contributions, Anxiety, and Precision Passing Down
KAJIAN KECEMASAN ATLET HOCKEY PUTRAKABUPATEN GRESIK SEBELUM BERTANDINGDI PORPROV JAWA TIMUR V TAHUN 2015 EFENDI, HILDAN
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia olahraga ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesiapan atlet saat akan menjelang pertandingan. Misalnya seperti fisik, teknik, taktik, dan mental. Dari ke empat faktor tersebut selain fisik, segi psikologis juga sangat penting untuk diperhatikan kondisinya. Seperti mental, misal rasa cemas, kecemasan adalah salah satu faktor yang dapat menjatuhkan mental atlet. Tujuan penelitian ini adalah, untuk menggambarkan tingkat kecemasan Atlet Hockey Putra Kabupaten Gresik sebelum bertanding.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitaif, sedangkan subyek dalam penelitian ini adalah atlet hockey putra Kabupaten Gresik. Penelitian ini hanya memfokuskan pada tingkat kecemasan atlet hockey putra Kabupaten Gresik pada saat sebelumpertandingan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan kuisioner menggunakan angketSCAT (Sport Competition Anxiety Test). Sedangkan teknik penganalisaan data yang digunakan yaitu hasil dari pengisian angket yang diperoleh dari angket SCAT (Sport Competition Anxiety Test) tersebut dihitung sesuai penskoran angket SCAT dan dirata-ratakan dengan rumus mean, kemudian dicari skor tingkat kecemasan atlet yang tertinggi dan terrendah. Berdasarkan hasil penelitian terhadap tingkat kecemasan atlet hockey putra Kabupaten Gresik sebelum bertanding di PORPROV Jawa Timur V tahun 2015 di Banyuwangi menyatakan bahwa rata-rata tingkat kecemasan atlet putra hockey berada pada kategori tingkat kecemasan rendah dengan skor rata-rata 16,8. Sementara skor tingkat kecemasan paling tinggi adalah 24 dengan kategori tingkat kecemasan sedang dan paling rendah adalah 11 dengan kategori tingkat kecemasan rendah. Kata kunci : kecemasan,hockey, sebelum bertanding. In sports, there are several factors affecting athlete’s preparation before match.For example, the physical, technical, tactical, and mental preparation. Apart from those four factors, there is also psychological preparedness which is also important.The psychological state, such as anxiety, is one of the factors that could lead to deterioration of mental state. This study aims to determine anxiety level of male hockey athletes of Gresik district before game.The study uses quantitative descriptive method, and then the subject of this study are male hockey athletes of Gresik district. This study only focus on examining pre-game anxiety level of male hockey athletes of Gresik district. The data collection method used in this study is questionnaire, by implementing SCAT (Sport Competition Anxiety Test) questionnaire. The data then analysed by calculating the score result of SCAT (Sport Competition Anxiety Test) questionnaire by applying SCAT procedure and then applying mean which then used to obtain the highest and lowest level of athlete anxiety. According to the result of this study of pre-game anxiety of male hockey athlete of Gresik district in 5th East Java PORPROV 2015 in Banyuwangi, the athletes have low category of anxiety in average, with the score of 16,8.Meanwhile, the highest anxiety score is 24 in moderate category of anxiety, and the lowest anxiety score is 11 in low category of anxiety. Keywords: anxiety, hockey, pre-game.
TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN DI GOOL FUTSAL MANGGA DUA SURABAYA TERHADAP MEMBERS FIRMAN PERMADI, DONY
Jurnal Kesehatan Olahraga Vol 4, No 4 (2016): Edisi November 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Page 9 of 41 | Total Record : 408